<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>program readsi Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/program-readsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/program-readsi/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Dec 2024 10:12:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>program readsi Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/program-readsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Bupati Pohuwato Resmi Tutup Program READSI: Komitmen pada Keberlanjutan Sektor Pertanian</title>
		<link>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian</link>
					<comments>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 10:12:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[program readsi]]></category>
		<category><![CDATA[Suharsi igirisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24139</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/">Wakil Bupati Pohuwato Resmi Tutup Program READSI: Komitmen pada Keberlanjutan Sektor Pertanian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/">Wakil Bupati Pohuwato Resmi Tutup Program READSI: Komitmen pada Keberlanjutan Sektor Pertanian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, secara resmi membuka kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja, Pelaksanaan, dan Eksplorasi Keberlanjutan Program READSI (Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative), menandai pengakhirannya setelah berlangsung selama enam tahun. Acara ini digelar di Hotel MER pada Kamis, (05/12/2024). Dalam sambutannya, Suharsi Igirisa menyambut hangat kehadiran Tim IFAD, Bappenas, DJPK Kemenkeu RI, dan NPMO Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Pohuwato. Ia mengapresiasi dampak positif program READSI yang berhasil meningkatkan kapasitas petani lokal melalui teknologi pertanian, kemitraan usaha, akses pasar, dan modal. \"Sektor pertanian adalah potensi unggulan masyarakat Kabupaten Pohuwato. Pemerintah daerah berkomitmen memaksimalkan pengelolaannya, terutama dengan program yang tepat untuk setiap komoditas,\" ujar Suharsi Igirisa. Program READSI, menurut Wakil Bupati, telah berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hasil pertanian, dan kesejahteraan petani, sekaligus memberikan pendampingan teknis oleh penyuluh untuk menunjang produktivitas. \"Program ini telah membantu menciptakan petani dengan kapasitas tinggi, yang mampu memanfaatkan teknologi informasi terbaru, membangun kemitraan usaha, dan meningkatkan daya saing,\" tambahnya. Wakil Bupati menegaskan pentingnya keberlanjutan program serupa untuk mendukung pembangunan sektor pertanian. Ia berharap evaluasi ini dapat menjadi langkah strategis bagi pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan sektor pertanian yang lebih baik ke depan. \"Kami berkomitmen untuk melanjutkan inisiatif-inisiatif yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani. Sektor ini tetap menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Pohuwato,\" jelasnya. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pihak penting, seperti: Tim IFAD: Nurul Farida, Mr. Fen, Miss Yumi Bappenas RI DJPK Kemenkeu RI Irfan Saleh (Kepala Bappeda Pohuwato) Kamri Alwi (Kepala Dinas Pertanian Pohuwato) Tim Pendamping READSI dan pejabat daerah terkait Dengan berakhirnya Program READSI pada September 2024, pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk merancang program pembangunan pertanian yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Sinergi antar pemangku kepentingan akan terus didorong untuk menciptakan ekosistem pertanian yang produktif dan berdaya saing tinggi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Pohuwato &#8211; Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, secara resmi membuka kegiatan Evaluasi Capaian Kinerja, Pelaksanaan, dan Eksplorasi Keberlanjutan Program READSI (Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative), menandai pengakhirannya setelah berlangsung selama enam tahun. Acara ini digelar di Hotel MER pada Kamis, (05/12/2024).</p>
<p>Dalam sambutannya, Suharsi Igirisa menyambut hangat kehadiran Tim IFAD, Bappenas, DJPK Kemenkeu RI, dan NPMO Kementerian Pertanian RI di Kabupaten Pohuwato. Ia mengapresiasi dampak positif program READSI yang berhasil meningkatkan kapasitas petani lokal melalui teknologi pertanian, kemitraan usaha, akses pasar, dan modal.</p>
<p><em>&#8220;Sektor pertanian adalah potensi unggulan masyarakat Kabupaten Pohuwato. Pemerintah daerah berkomitmen memaksimalkan pengelolaannya, terutama dengan program yang tepat untuk setiap komoditas,&#8221;</em> ujar Suharsi Igirisa.</p>
<p>Program READSI, menurut Wakil Bupati, telah berhasil meningkatkan kualitas sumber daya manusia, hasil pertanian, dan kesejahteraan petani, sekaligus memberikan pendampingan teknis oleh penyuluh untuk menunjang produktivitas.</p>
<p><em>&#8220;Program ini telah membantu menciptakan petani dengan kapasitas tinggi, yang mampu memanfaatkan teknologi informasi terbaru, membangun kemitraan usaha, dan meningkatkan daya saing,&#8221;</em> tambahnya.</p>
<p>Wakil Bupati menegaskan pentingnya keberlanjutan program serupa untuk mendukung pembangunan sektor pertanian. Ia berharap evaluasi ini dapat menjadi langkah strategis bagi pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan sektor pertanian yang lebih baik ke depan.</p>
<p><em>&#8220;Kami berkomitmen untuk melanjutkan inisiatif-inisiatif yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani. Sektor ini tetap menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Pohuwato,&#8221;</em> jelasnya.</p>
<p>Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pihak penting, seperti:</p>
<ul>
<li>Tim IFAD: Nurul Farida, Mr. Fen, Miss Yumi</li>
<li>Bappenas RI</li>
<li>DJPK Kemenkeu RI</li>
<li>Irfan Saleh (Kepala Bappeda Pohuwato)</li>
<li>Kamri Alwi (Kepala Dinas Pertanian Pohuwato)</li>
<li>Tim Pendamping READSI dan pejabat daerah terkait</li>
</ul>
<p>Dengan berakhirnya Program READSI pada September 2024, pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk merancang program pembangunan pertanian yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Sinergi antar pemangku kepentingan akan terus didorong untuk menciptakan ekosistem pertanian yang produktif dan berdaya saing tinggi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/">Wakil Bupati Pohuwato Resmi Tutup Program READSI: Komitmen pada Keberlanjutan Sektor Pertanian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/">Wakil Bupati Pohuwato Resmi Tutup Program READSI: Komitmen pada Keberlanjutan Sektor Pertanian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/wakil-bupati-pohuwato-resmi-tutup-program-readsi-komitmen-pada-keberlanjutan-sektor-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim IFAD dan Bappenas Tinjau Program READSI di Kabupaten Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 10:48:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Ifad]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[program readsi]]></category>
		<category><![CDATA[Suharsi igirisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=18898</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/">Tim IFAD dan Bappenas Tinjau Program READSI di Kabupaten Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/">Tim IFAD dan Bappenas Tinjau Program READSI di Kabupaten Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Tim dari International Fund for Agriculture Development (IFAD) bersama dengan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pertanian RI, DJPK, Sekretariat BPPSDMP, dan READSI National Project Management Office (NPMO) melakukan misi pengawasan terkait program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative (READSI) di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kedatangan tim IFAD ini disambut oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Kamri Alwi, Kepala Bapppeda, Irfan Saleh, dan Kabid Penyuluhan Distan, Punguanta Roganda Pandeangan. Acara berlangsung di Mangrove Eco Resort (MER) Marisa pada Kamis, (2/11/2023). Andi Suswinarto, perwakilan NPMO Pusat Program READSI, menjelaskan tujuan kedatangan tim adalah untuk mereview kegiatan, terutama READSI, di tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo. Program READSI dijalankan di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Pohuwato. Misi tim adalah mengevaluasi manfaat READSI dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Selain itu, tim IFAD juga akan melakukan peninjauan langsung di lapangan untuk memahami implementasi program READSI dan mencari aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dan dievaluasi untuk masa depan. Wakil Bupati Suharsi Igirisa menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat petani melalui program READSI di Kabupaten Pohuwato bertujuan menciptakan kondisi di mana petani dan keluarganya memiliki kapasitas yang tinggi dalam berusaha pertanian. Program ini juga membantu petani dalam menguasai teknologi pertanian terbarukan dan membangun kemitraan usaha dengan pihak lain, terutama dalam mengakses modal usaha dan pemasaran hasil. Suharsi Igirisa menambahkan bahwa program READSI memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Penguatan dan peningkatan kapasitas petani dilakukan melalui pendampingan teknis oleh penyuluh, yang bekerja sama dengan petani dalam meningkatkan produksi pertanian. Program ini telah berjalan sejak tahun 2019 dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Tim dari International Fund for Agriculture Development (IFAD) bersama dengan perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pertanian RI, DJPK, Sekretariat BPPSDMP, dan READSI National Project Management Office (NPMO) melakukan misi pengawasan terkait program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-Up Initiative (READSI) di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Kedatangan tim IFAD ini disambut oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Kamri Alwi, Kepala Bapppeda, Irfan Saleh, dan Kabid Penyuluhan Distan, Punguanta Roganda Pandeangan. Acara berlangsung di Mangrove Eco Resort (MER) Marisa pada Kamis, (2/11/2023).</p>
<p>Andi Suswinarto, perwakilan NPMO Pusat Program READSI, menjelaskan tujuan kedatangan tim adalah untuk mereview kegiatan, terutama READSI, di tiga kabupaten di Provinsi Gorontalo. Program READSI dijalankan di Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Pohuwato. Misi tim adalah mengevaluasi manfaat READSI dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya.</p>
<p>Selain itu, tim IFAD juga akan melakukan peninjauan langsung di lapangan untuk memahami implementasi program READSI dan mencari aspek-aspek yang perlu ditingkatkan dan dievaluasi untuk masa depan.</p>
<p>Wakil Bupati Suharsi Igirisa menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat petani melalui program READSI di Kabupaten Pohuwato bertujuan menciptakan kondisi di mana petani dan keluarganya memiliki kapasitas yang tinggi dalam berusaha pertanian. Program ini juga membantu petani dalam menguasai teknologi pertanian terbarukan dan membangun kemitraan usaha dengan pihak lain, terutama dalam mengakses modal usaha dan pemasaran hasil.</p>
<p>Suharsi Igirisa menambahkan bahwa program READSI memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian. Penguatan dan peningkatan kapasitas petani dilakukan melalui pendampingan teknis oleh penyuluh, yang bekerja sama dengan petani dalam meningkatkan produksi pertanian. Program ini telah berjalan sejak tahun 2019 dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/">Tim IFAD dan Bappenas Tinjau Program READSI di Kabupaten Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/">Tim IFAD dan Bappenas Tinjau Program READSI di Kabupaten Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tim-ifad-dan-bappenas-tinjau-program-readsi-di-kabupaten-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
