<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>provinsi gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/provinsi-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/provinsi-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Dec 2025 01:26:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>provinsi gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/provinsi-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejarah Baru! RS Aloei Saboe Sukses Gelar Operasi Jantung Terbuka Pertama di Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 12:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah jantung terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[Gawat darurat jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur medis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemandirian rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi 4 DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan kardiovaskular]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RS Jantung Harapan Kita]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Aloei Saboe]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Darsianti Tuna]]></category>
		<category><![CDATA[Yanti Tuna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28771</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/">Sejarah Baru! RS Aloei Saboe Sukses Gelar Operasi Jantung Terbuka Pertama di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/">Sejarah Baru! RS Aloei Saboe Sukses Gelar Operasi Jantung Terbuka Pertama di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Keberhasilan RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe (RSAS) melaksanakan operasi bedah jantung terbuka perdana pada Desember 2025 menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia medis di Provinsi Gorontalo. Capaian ini tidak hanya membanggakan tenaga medis setempat, tetapi juga menandai babak baru kemandirian pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Prestasi monumental ini menuai apresiasi mendalam dari jajaran legislatif, khususnya Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo yang membidangi sektor kesehatan. Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna atau yang akrab disapa dr. Yanti Tuna, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tindakan medis berisiko tinggi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah sinergi antara komitmen tenaga medis dan dukungan kebijakan anggaran pemerintah daerah. “Alhamdulillah, secara pribadi dan sebagai anggota Komisi 4 yang membidangi kesehatan, saya sangat bersyukur operasi bedah jantung pertama ini berjalan sukses. Ini adalah kado istimewa bagi masyarakat Gorontalo,” ujar dr. Yanti. Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengungkapkan, pihaknya bersama Komisi 4 DPRD telah bekerja keras mengawal penganggaran sebesar Rp1,8 miliar untuk memenuhi kebutuhan alat-alat kesehatan yang selama ini masih terbatas di RSUD Aloei Saboe. “Kami memperjuangkan anggaran ini demi memastikan fasilitas medis kita memadai. Kami juga mengapresiasi Bapak Gubernur yang tetap mengalokasikan dana tersebut di tengah kebijakan efisiensi daerah. Meski realisasinya belum sempurna, hal itu tidak menyurutkan semangat para dokter spesialis jantung untuk memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya. Sebagai tenaga medis, dr. Yanti menegaskan bahwa keberadaan layanan bedah jantung di Gorontalo merupakan kebutuhan mendesak. Selama ini, pasien dengan penyakit jantung harus dirujuk ke luar daerah, yang kerap berisiko tinggi akibat keterlambatan penanganan. “Kasus jantung adalah kondisi gawat darurat. Dengan adanya pelayanan ini di RS Aloei Saboe, pasien tak lagi perlu dirujuk ke luar daerah. Perjalanan jauh hanya akan membuang waktu dan memperbesar risiko terhadap nyawa pasien. Kini, kita bisa menekan risiko tersebut seminimal mungkin,” tegasnya. Operasi perdana ini terlaksana berkat kolaborasi antara tim medis RS Aloei Saboe dan tim ahli dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta. dr. Yanti berharap, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota terus memberikan dukungan berkelanjutan melalui pengalokasian anggaran secara konsisten. “Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut. Di tengah kebijakan efisiensi, pelayanan kesehatan yang menyangkut nyawa harus tetap menjadi prioritas utama. Apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh tim dokter dan manajemen RS Aloei Saboe yang telah membuktikan bahwa Gorontalo mampu mandiri dalam layanan bedah jantung,” pungkasnya. Dengan suksesnya operasi bedah jantung terbuka ini, Gorontalo kini resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang mampu menyelenggarakan layanan bedah pintas arteri koroner secara mandiri. Keberhasilan ini memberi harapan baru bagi ribuan pasien jantung di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Keberhasilan <strong>RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe (RSAS)</strong> melaksanakan operasi <strong>bedah jantung terbuka perdana</strong> pada Desember 2025 menjadi tonggak sejarah baru bagi dunia medis di Provinsi Gorontalo. Capaian ini tidak hanya membanggakan tenaga medis setempat, tetapi juga menandai babak baru kemandirian pelayanan kesehatan di daerah tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prestasi monumental ini menuai <strong>apresiasi mendalam dari jajaran legislatif</strong>, khususnya <strong>Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo</strong> yang membidangi sektor kesehatan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Gorontalo, <strong>dr. Sri Darsianti Tuna</strong> atau yang akrab disapa <strong>dr. Yanti Tuna</strong>, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tindakan medis berisiko tinggi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah <strong>sinergi antara komitmen tenaga medis dan dukungan kebijakan anggaran pemerintah daerah</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Alhamdulillah, secara pribadi dan sebagai anggota Komisi 4 yang membidangi kesehatan, saya sangat bersyukur operasi bedah jantung pertama ini berjalan sukses. Ini adalah kado istimewa bagi masyarakat Gorontalo,” ujar dr. Yanti.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Legislator dari <strong>Partai Persatuan Pembangunan (PPP)</strong> ini mengungkapkan, pihaknya bersama Komisi 4 DPRD telah bekerja keras mengawal <strong>penganggaran sebesar Rp1,8 miliar</strong> untuk memenuhi kebutuhan alat-alat kesehatan yang selama ini masih terbatas di RSUD Aloei Saboe.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Kami memperjuangkan anggaran ini demi memastikan fasilitas medis kita memadai. Kami juga mengapresiasi Bapak Gubernur yang tetap mengalokasikan dana tersebut di tengah kebijakan efisiensi daerah. Meski realisasinya belum sempurna, hal itu tidak menyurutkan semangat para dokter spesialis jantung untuk memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai tenaga medis, dr. Yanti menegaskan bahwa keberadaan layanan bedah jantung di Gorontalo merupakan <strong>kebutuhan mendesak</strong>. Selama ini, pasien dengan penyakit jantung harus dirujuk ke luar daerah, yang kerap berisiko tinggi akibat keterlambatan penanganan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Kasus jantung adalah kondisi gawat darurat. Dengan adanya pelayanan ini di RS Aloei Saboe, pasien tak lagi perlu dirujuk ke luar daerah. Perjalanan jauh hanya akan membuang waktu dan memperbesar risiko terhadap nyawa pasien. Kini, kita bisa menekan risiko tersebut seminimal mungkin,” tegasnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Operasi perdana ini terlaksana berkat <strong>kolaborasi antara tim medis RS Aloei Saboe dan tim ahli dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta</strong>. dr. Yanti berharap, pemerintah provinsi maupun pemerintah kota terus memberikan dukungan berkelanjutan melalui <strong>pengalokasian anggaran secara konsisten</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut. Di tengah kebijakan efisiensi, pelayanan kesehatan yang menyangkut nyawa harus tetap menjadi prioritas utama. Apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh tim dokter dan manajemen RS Aloei Saboe yang telah membuktikan bahwa Gorontalo mampu mandiri dalam layanan bedah jantung,” pungkasnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan suksesnya operasi bedah jantung terbuka ini, <strong>Gorontalo kini resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang mampu menyelenggarakan layanan bedah pintas arteri koroner secara mandiri</strong>. Keberhasilan ini memberi <strong>harapan baru bagi ribuan pasien jantung</strong> di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/">Sejarah Baru! RS Aloei Saboe Sukses Gelar Operasi Jantung Terbuka Pertama di Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/">Sejarah Baru! RS Aloei Saboe Sukses Gelar Operasi Jantung Terbuka Pertama di Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sejarah-baru-rs-aloei-saboe-sukses-gelar-operasi-jantung-terbuka-pertama-di-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momentum Bersejarah! DPRD Provinsi Gorontalo Peringati HUT ke-25 dengan Capaian Mengesankan</title>
		<link>https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan</link>
					<comments>https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Dec 2025 22:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[angka kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[capaian pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo maju]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Gorontalo ke-25]]></category>
		<category><![CDATA[Idrus M. Thomas Mopili]]></category>
		<category><![CDATA[IPM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[PDRB Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[rapat paripurna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28573</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/">Momentum Bersejarah! DPRD Provinsi Gorontalo Peringati HUT ke-25 dengan Capaian Mengesankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/">Momentum Bersejarah! DPRD Provinsi Gorontalo Peringati HUT ke-25 dengan Capaian Mengesankan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Paripurna ke-64 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo, Jumat (5/12/2025). Agenda istimewa ini berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Provinsi Gorontalo dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Idrus M. Thomas Mopili. Hadir dalam rapat tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Sejak awal acara, suasana khidmat terasa kuat, terlebih ketika Ketua DPRD menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Kami menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat diberikan ketabahan,” ujar Idrus dalam sambutannya. Rapat paripurna tersebut secara resmi dibuka berdasarkan Peraturan DPRD Provinsi Gorontalo Nomor 1 Tahun 2025, yang mengatur bahwa sidang paripurna peringatan HUT provinsi bersifat pengumuman, sehingga tidak mensyaratkan quorum untuk pelaksanaannya. Dalam pidatonya, Idrus menyoroti perjalanan pembangunan Provinsi Gorontalo yang telah memasuki usia seperempat abad. Ia memaparkan sejumlah capaian strategis sebagai bukti kemajuan nyata daerah. Beberapa capaian penting yang disampaikan antara lain: APBD meningkat dari Rp150,61 miliar pada tahun 2002 menjadi Rp1,75 triliun pada 2025. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 71,48 persen pada 2001 menjadi 13,24 persen pada 2025. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita melonjak dari Rp2,8 juta pada 2003 menjadi Rp44,43 juta pada 2024. Pertumbuhan ekonomi tetap stabil positif, mencapai 5,49 persen pada triwulan III tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat hingga menyentuh angka 72,62 pada tahun ini. Idrus menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama mendorong pembangunan Gorontalo. “DPRD akan terus memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran untuk memastikan kemajuan pembangunan daerah. Kami berkomitmen mendukung percepatan pembangunan demi mewujudkan Gorontalo yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya. Rapat paripurna ditutup dengan penuh harapan. Momentum ini menjadi refleksi dan tekad bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan pembangunan Gorontalo memasuki usia 25 tahun menuju masa depan yang lebih baik.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Paripurna ke-64 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo, Jumat (5/12/2025). Agenda istimewa ini berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD Provinsi Gorontalo dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, <strong>Idrus M. Thomas Mopili</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hadir dalam rapat tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sejak awal acara, suasana khidmat terasa kuat, terlebih ketika Ketua DPRD menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di tiga provinsi tersebut. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat diberikan ketabahan,” ujar Idrus dalam sambutannya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rapat paripurna tersebut secara resmi dibuka berdasarkan <strong>Peraturan DPRD Provinsi Gorontalo Nomor 1 Tahun 2025</strong>, yang mengatur bahwa sidang paripurna peringatan HUT provinsi bersifat pengumuman, sehingga tidak mensyaratkan quorum untuk pelaksanaannya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pidatonya, Idrus menyoroti perjalanan pembangunan Provinsi Gorontalo yang telah memasuki usia seperempat abad. Ia memaparkan sejumlah capaian strategis sebagai bukti kemajuan nyata daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Beberapa capaian penting yang disampaikan antara lain:</p>
<ul class="marker:text-quiet list-disc">
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>APBD</strong> meningkat dari Rp150,61 miliar pada tahun 2002 menjadi Rp1,75 triliun pada 2025.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Angka kemiskinan</strong> berhasil ditekan dari 71,48 persen pada 2001 menjadi 13,24 persen pada 2025.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita</strong> melonjak dari Rp2,8 juta pada 2003 menjadi Rp44,43 juta pada 2024.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pertumbuhan ekonomi</strong> tetap stabil positif, mencapai 5,49 persen pada triwulan III tahun 2025.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Indeks Pembangunan Manusia (IPM)</strong> terus meningkat hingga menyentuh angka 72,62 pada tahun ini.</p>
</li>
</ul>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Idrus menegaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama mendorong pembangunan Gorontalo.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“DPRD akan terus memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran untuk memastikan kemajuan pembangunan daerah. Kami berkomitmen mendukung percepatan pembangunan demi mewujudkan Gorontalo yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rapat paripurna ditutup dengan penuh harapan. Momentum ini menjadi refleksi dan tekad bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melanjutkan pembangunan Gorontalo memasuki usia 25 tahun menuju masa depan yang lebih baik.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/">Momentum Bersejarah! DPRD Provinsi Gorontalo Peringati HUT ke-25 dengan Capaian Mengesankan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/">Momentum Bersejarah! DPRD Provinsi Gorontalo Peringati HUT ke-25 dengan Capaian Mengesankan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/momentum-bersejarah-dprd-provinsi-gorontalo-peringati-hut-ke-25-dengan-capaian-mengesankan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Serius! KPK dan DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Dugaan Ketidakadilan di Perkebunan Sawit</title>
		<link>https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit</link>
					<comments>https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 14:48:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[inspeksi lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[isu plasma]]></category>
		<category><![CDATA[kebun plasma]]></category>
		<category><![CDATA[ketimpangan hasil]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalisasi petani]]></category>
		<category><![CDATA[lahan sawit Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[petani sawit]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pulubala]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola sawit]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[umar karim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28157</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/">Langkah Serius! KPK dan DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Dugaan Ketidakadilan di Perkebunan Sawit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/">Langkah Serius! KPK dan DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Dugaan Ketidakadilan di Perkebunan Sawit</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo turut mendampingi tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam kegiatan peninjauan lahan dan dialog bersama petani sawit di Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/11/2025). Kegiatan tersebut diawali dengan pertemuan KPK bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kantor Inspektorat. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke perkebunan sawit di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, untuk meninjau langsung kondisi lapangan. Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menyampaikan bahwa kehadiran lembaganya merupakan bentuk dukungan terhadap langkah KPK dalam memastikan tata kelola perkebunan sawit di Gorontalo berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat. “Kami dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menyambut baik kehadiran KPK yang datang langsung melihat kondisi di lapangan. Ini penting agar persoalan tata kelola sawit, khususnya yang berkaitan dengan kebun plasma, dapat memperoleh solusi yang adil bagi petani,” ujar Umar Karim. Menurutnya, selama ini banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait ketidakjelasan status kebun plasma, ketimpangan hasil kerja sama antara petani dan perusahaan, hingga dugaan kriminalisasi terhadap petani sawit. “Kami mendengar langsung aspirasi para petani sawit, dan hal ini menjadi perhatian serius kami di DPRD. Kami berharap langkah KPK dapat membantu mempercepat penyelesaian masalah ini secara menyeluruh dan berkeadilan,” tambahnya. Usai meninjau lahan, rombongan KPK bersama perwakilan DPRD dan Pemerintah Daerah melanjutkan kegiatan dengan berdialog dengan kelompok petani plasma di Balai Desa Toyidito, Kecamatan Pulubala. Dalam dialog tersebut, sejumlah petani dari Kabupaten Gorontalo dan Boalemo mengungkapkan berbagai persoalan, mulai dari pembagian hasil yang tidak transparan hingga pengelolaan plasma oleh pihak perusahaan yang dinilai merugikan petani. KPK menegaskan komitmennya untuk membantu mengurai persoalan tata kelola sawit agar lebih transparan, adil, dan selaras dengan prinsip kesejahteraan masyarakat. Umar Karim berharap hasil kunjungan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret oleh pemerintah daerah, DPRD, dan pihak-pihak terkait. “Kami akan terus mengawal proses ini agar hasilnya benar-benar dirasakan langsung oleh petani sawit di Gorontalo,” tutup Umar.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo turut mendampingi tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam kegiatan peninjauan lahan dan dialog bersama petani sawit di Kabupaten Gorontalo, Rabu (12/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan tersebut diawali dengan pertemuan KPK bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo di Kantor Inspektorat. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke perkebunan sawit di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, untuk meninjau langsung kondisi lapangan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menyampaikan bahwa kehadiran lembaganya merupakan bentuk dukungan terhadap langkah KPK dalam memastikan tata kelola perkebunan sawit di Gorontalo berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menyambut baik kehadiran KPK yang datang langsung melihat kondisi di lapangan. Ini penting agar persoalan tata kelola sawit, khususnya yang berkaitan dengan kebun plasma, dapat memperoleh solusi yang adil bagi petani,” ujar Umar Karim.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, selama ini banyak keluhan yang disampaikan masyarakat terkait ketidakjelasan status kebun plasma, ketimpangan hasil kerja sama antara petani dan perusahaan, hingga dugaan kriminalisasi terhadap petani sawit.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami mendengar langsung aspirasi para petani sawit, dan hal ini menjadi perhatian serius kami di DPRD. Kami berharap langkah KPK dapat membantu mempercepat penyelesaian masalah ini secara menyeluruh dan berkeadilan,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Usai meninjau lahan, rombongan KPK bersama perwakilan DPRD dan Pemerintah Daerah melanjutkan kegiatan dengan berdialog dengan kelompok petani plasma di Balai Desa Toyidito, Kecamatan Pulubala.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam dialog tersebut, sejumlah petani dari Kabupaten Gorontalo dan Boalemo mengungkapkan berbagai persoalan, mulai dari pembagian hasil yang tidak transparan hingga pengelolaan plasma oleh pihak perusahaan yang dinilai merugikan petani.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">KPK menegaskan komitmennya untuk membantu mengurai persoalan tata kelola sawit agar lebih transparan, adil, dan selaras dengan prinsip kesejahteraan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Umar Karim berharap hasil kunjungan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret oleh pemerintah daerah, DPRD, dan pihak-pihak terkait.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami akan terus mengawal proses ini agar hasilnya benar-benar dirasakan langsung oleh petani sawit di Gorontalo,” tutup Umar.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/">Langkah Serius! KPK dan DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Dugaan Ketidakadilan di Perkebunan Sawit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/">Langkah Serius! KPK dan DPRD Provinsi Gorontalo Soroti Dugaan Ketidakadilan di Perkebunan Sawit</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/langkah-serius-kpk-dan-dprd-provinsi-gorontalo-soroti-dugaan-ketidakadilan-di-perkebunan-sawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tutup Peran Saka Nasional Pakai Batik, Adhan: Gubernur Bikin Malu Daerah</title>
		<link>https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah</link>
					<comments>https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 14:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[bubohulawa]]></category>
		<category><![CDATA[bupan]]></category>
		<category><![CDATA[busana acara]]></category>
		<category><![CDATA[contoh kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[gusnar ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Publik]]></category>
		<category><![CDATA[limboto]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[peran saka]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[saka nasional]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28094</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/">Tutup Peran Saka Nasional Pakai Batik, Adhan: Gubernur Bikin Malu Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/">Tutup Peran Saka Nasional Pakai Batik, Adhan: Gubernur Bikin Malu Daerah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Penutupan Peran Saka Nasional tahun 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, menimbulkan rasa kecewa di kalangan warga Gorontalo. Bukan karena kegiatan, melainkan pilihan pakaian yang dikenakan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat menutup acara pada Sabtu (08/11/2025). Menurut Adhan Dambea, busana yang dipakai Gusnar dinilai tidak memberi contoh yang baik kepada peserta dan justru memalukan daerah. Adhan menegaskan bahwa sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Pramuka Gorontalo, seharusnya Gusnar mengenakan pakaian Pramuka pada penutupan acara. Ia menyatakan, “Itu memalukan Gorontalo, pakai batik, baru sekadar pakai kacu. Dan dia justru menutup kegiatan itu.” Adhan menambahkan meski tidak terlalu aktif di organisasi non formal yang dipimpin Budi Waseso tersebut, ketika pernah mengikuti kegiatan Pramuka dulu, biasanya pembuka dan penutup kegiatan mengenakan seragam Pramuka lengkap. “Ini hanya pakai batik. Sebagai warga Gorontalo saya sangat malu, karena ada 34 perwakilan provinsi yang mengikuti Peran Saka ini,” ujar Adhan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Penutupan Peran Saka Nasional tahun 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, menimbulkan rasa kecewa di kalangan warga Gorontalo. Bukan karena kegiatan, melainkan pilihan pakaian yang dikenakan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat menutup acara pada Sabtu (08/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Adhan Dambea, busana yang dipakai Gusnar dinilai tidak memberi contoh yang baik kepada peserta dan justru memalukan daerah. Adhan menegaskan bahwa sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Pramuka Gorontalo, seharusnya Gusnar mengenakan pakaian Pramuka pada penutupan acara. Ia menyatakan, “Itu memalukan Gorontalo, pakai batik, baru sekadar pakai kacu. Dan dia justru menutup kegiatan itu.”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Adhan menambahkan meski tidak terlalu aktif di organisasi non formal yang dipimpin Budi Waseso tersebut, ketika pernah mengikuti kegiatan Pramuka dulu, biasanya pembuka dan penutup kegiatan mengenakan seragam Pramuka lengkap. “Ini hanya pakai batik. Sebagai warga Gorontalo saya sangat malu, karena ada 34 perwakilan provinsi yang mengikuti Peran Saka ini,” ujar Adhan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/">Tutup Peran Saka Nasional Pakai Batik, Adhan: Gubernur Bikin Malu Daerah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/">Tutup Peran Saka Nasional Pakai Batik, Adhan: Gubernur Bikin Malu Daerah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tutup-peran-saka-nasional-pakai-batik-adhan-gubernur-bikin-malu-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD-Gubernur Gorontalo Teken Nota KUA-PPAS, Siap Ajukan RAPBD Lebih Awal</title>
		<link>https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal</link>
					<comments>https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 15:38:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Gorontalo 2026]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Anggaran Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[KUA PPAS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Nota Kesepakatan Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Paripurna DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Thomas mopili]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26541</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/">DPRD-Gubernur Gorontalo Teken Nota KUA-PPAS, Siap Ajukan RAPBD Lebih Awal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/">DPRD-Gubernur Gorontalo Teken Nota KUA-PPAS, Siap Ajukan RAPBD Lebih Awal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - DPRD Gorontalo menyepakati nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 melalui rapat paripurna ke-39 yang digelar di ruang paripurna gedung DPRD Gorontalo. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gorontalo, Thomas Mopili, dan dihadiri Gubernur Gorontalo beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Thomas Mopili menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen antara pemerintah daerah dan DPRD demi kepentingan masyarakat. Ia menegaskan, setiap anggaran yang dikeluarkan harus mengarah pada kebijakan yang berpihak pada rakyat. “Angka ini adalah instrumen berkelanjutan dan mengarahkan roda pembangunan di Provinsi Gorontalo,” ujarnya. Sementara itu, Gubernur Gorontalo menilai kesepakatan ini menjadi langkah awal penting sebelum pembahasan lebih lanjut hingga tahap pengajuan Rancangan APBD (RAPBD). “Semoga ini lebih cepat, karena kita akan konsultasikan ke Kemendagri. Dengan begitu kita bisa menempati urutan awal pengajuan APBD, dan itu menjadi keuntungan bagi kita,” ungkapnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="172" data-end="446">DEPROV &#8211; DPRD Gorontalo menyepakati nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 melalui rapat paripurna ke-39 yang digelar di ruang paripurna gedung DPRD Gorontalo.</p>
<p data-start="448" data-end="598">Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gorontalo, Thomas Mopili, dan dihadiri Gubernur Gorontalo beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>
<p data-start="600" data-end="844">Thomas Mopili menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen antara pemerintah daerah dan DPRD demi kepentingan masyarakat. Ia menegaskan, setiap anggaran yang dikeluarkan harus mengarah pada kebijakan yang berpihak pada rakyat.</p>
<p data-start="848" data-end="957"><em>“Angka ini adalah instrumen berkelanjutan dan mengarahkan roda pembangunan di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.</em></p>
<p data-start="959" data-end="1126">Sementara itu, Gubernur Gorontalo menilai kesepakatan ini menjadi langkah awal penting sebelum pembahasan lebih lanjut hingga tahap pengajuan Rancangan APBD (RAPBD).</p>
<p data-start="1130" data-end="1314"><em>“Semoga ini lebih cepat, karena kita akan konsultasikan ke Kemendagri. Dengan begitu kita bisa menempati urutan awal pengajuan APBD, dan itu menjadi keuntungan bagi kita,” ungkapnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/">DPRD-Gubernur Gorontalo Teken Nota KUA-PPAS, Siap Ajukan RAPBD Lebih Awal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/">DPRD-Gubernur Gorontalo Teken Nota KUA-PPAS, Siap Ajukan RAPBD Lebih Awal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dprd-gubernur-gorontalo-teken-nota-kua-ppas-siap-ajukan-rapbd-lebih-awal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Provinsi Gorontalo Yang Mencemaskan</title>
		<link>https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan</link>
					<comments>https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Dec 2023 07:44:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[funco tanipu]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[the gorontalo institute]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19233</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/">Provinsi Gorontalo Yang Mencemaskan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/">Provinsi Gorontalo Yang Mencemaskan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Oleh : Funco Tanipu (Founder The Gorontalo Institute) \"Di sini kami berdiri di ambang subuh jaman baru, jaman yang akan membawakan terang ke seluruh tanah air. Dan sekali jaman itu terbit, akan lebih banyak dituntut perjuangan, penderitaan, berperang dan memenangkannya\" ——- Kartini, Een Gouverneur-Generaalsdag Surat Kartini begitu tepat. Ia telah mengerjakan sesuatu yang begitu berharga bagi bangsa ini. Ia menubuahkan adanya kebebasan, sebuah yang lapang. Kartini adalah seonggok sejarah yang menjadi inspirasi kita untuk merdeka, tepatnya bebas. Kronik Provinsi Tepat 5 Desember 2000, inspirasi dari ambang subuh jaman baru Kartini telah berbuah hasil. Provinsi ini genap berusia 21 tahun. Banyak hal yang telah terjadi, banyak hal yang telah dilakukan. Di samping itu, banyak pula kenangan dan kepahitan yang telah kita lalui bersama. Kita, dan sebagian besar rakyat Gorontalo telah berada dalam strip kebebasan yang telah lama kita nantikan. Kebebasan yang juga kemerdekaan, adalah tanah air dan laut semua suara, kata Toto Sudarto Bachtiar. Kita, di 23 tahun yang lalu pernah bersama melahirkan ‘ambang subuh jaman baru’. Di tengah kepedihan himpitan kolonial baik koloni sesama maupun koloni asing. Kita, melewati “ambang subuh jaman baru” ini dengan penuh lebam. Semenjak era Matoduladaa, Eyato, Botutihe, hingga Nani Wartabone, telah banyak pejuang tanah ini dipenjarakan, hilang tak tentu rimbanya, atau diterjang peluru tajam karena berpikir merdeka, mereka saling genggam tangan, coba satukan suara dan pikiran, lalu melangkah maju. Mereka berjuang hingga berkalang tanah. Ketika Orde Lama yang durjana kita lewati, kita mempererat genggaman jari. Pun dimana kita mesti melewati Orde Baru yang penuh dusta, kita dengan keyakinan menjanjikan bahwa ‘tirani harus tumbang!’. Telah 23 tahun yang lalu sejak kemerdekaan \"administratif\" ini dipekikkan, sejak banyak ibu relakan uang beli susu anaknya untuk membayar ongkos pembentukan Provinsi, sejak derap kaum muda (Presnas, KP3G, HPMIG, HMI, PMII, IMM, GMNI dan berbagai organisasi kaum muda dan masyarakat) menggetarkan jalan-jalan utama dengan ‘bergerak dan bersatu, mendirikan Gorontalo baru’. Dan di 23 tahun yang silam, kita pernah buka paksa gembok jeruji pagar RRI untuk menyiarkan kemerdekaan ini. Kita kuasai ruang-ruang terbuka dan penuhi mereka dengan impian dan harapan kita tentang Provinsi Gorontalo. Kita berkejaran dengan aparat. Kita ditelikung politisi oportunis (yang ingin menggagalkan Provinsi) dan jengkal demi jengkal mereka terdesak ke pinggir. Di lubuk hati terdalam kita percaya bahwa Tuhan berpihak pada kemanusiaan dan demokrasi. Dan, seketika itulah Gorontalo secara administratif mampu menjejakkan identitas di negeri yang bernama Indonesia. Kita membukukan sejarah pemekaran tanpa tumpahan darah. Kita melalui itu dengan sungguh hati dan tekad yang kuat. Mencemaskan Gorontalo Tentu, saya tidak sedang mengajak Anda sekadar bernostalgia. Kronik yang baru saya sampaikan mengandung pertanyaan tak terhingga. Kita baru sadar bahwa saat ini kita sedang ditelikung oleh kekuatan-kekuatan yang memanfaatkan sepenuhnya ruang-ruang yang sudah kita buka dengan susah payah, kekuatan-kekuatan yang selalu berniat memenjarakan pikiran dan tubuh kita. Bagi kita sekalian, proses selama 23 tahun tak bisa dilewatkan begitu saja. Ada banyak peristiwa, ada kisah, ada memori, ada darah dan juga air mata. 23 tahun bukan usia yang singkat. Ada 4 kali Pemilu, ada 4 kali pilgub, ada belasan kali pilkada di tingkat kabupaten/kota. Ada beberapa Gubernur dan Wakil Gubernur, ada beberapa Bupati dan Wakil Bupati serta puluhan hingga ratusan anggota legislatif yang dilahirkan dalam kurun waktu 23 tahun ini. Ada puluhan Profesor dan ratusan Doktor serta ribuan Master dan puluhan ribu Sarjana yang lahir setelah 23 tahun berjalan. Dalam kurun waktu itu, ada puluhan triliun yang mengalir dan membasahi tanah ini. Tanah ini dikunjungi berkali kali oleh Presiden dan Wakil Presiden Indonesia dan ratusan kali kunjungan Mentri. Pun ada ribuan studi banding Pemerintah Daerah ke jazirah ini. Hingga puluhan dan bahkan ratusan ribu manusia datang ke Gorontalo baik sebagai wisatawan maupun urusan lainnya. Selama ini pula, Gorontalo telah memproduksi jutaan ton beras dan jagung serta hasil bumi lainnya. Gorontalo juga telah memproduksi banyak hasil ternak, juga jutaan ton hasil laut. Pada 23 tahun yang berjalan ini , bermilyar milyar paket data internet dan pulsa yang telah dihabiskan, jutaan daya lisrik yang telah terpakai, hingga milyaran meter kubir air yang telah habis untuk segala keperluan. Di sisi lain, ada ratusan ribu hektar hutan telah dikonversi menjadi areal perkebunan sawit, tambang dan tanaman industri lainnya. Pada saat yang sama, selama kurun waktu ini, ribuan anak berada dalam kondisi gizi buruk, puluhan ribu anak yang putus sekolah, ratusan ribu anak yang tidak menikmati pendidikan yang berkualitas. Dalam pada itu, ribuan remaja mengkonsumsi narkoba, ribuan remaja melakukan seks bebas, puluhan hingga ratusan ribu lainnya dengan gaya hidup yang mengkhawatirkan. Lebih miris lagi jika kita membaca data mengenai puluhan milyar kerugian keuangan negara yang hangus dibakar nafsu, hingga ribuan orang terlibat kasus korupsi. Selama ini pula, ratusan orang kehilangan nyawa, ribuan lainnya harus masuk tahanan karena kasus kriminal. Serta puluhan ribu liter minuman keras yang telah membasahi tenggorokan manusia Gorontalo. Hingga pada titik 23 tahun berjalan, jumlah jamaah masjid berkurang drastis, jumlah yang menghadiri majelis taklim pun makin turun. Perayaan Dikili dan Meeraji pun hanya dihadiri kalangan uzur. Setelah 23 tahun, sepertinya banyak kisah dan peristiwa yang telah kita lalui. Banyak lorong kehidupan yang kita lewati, baik gelap maupun terang. Semua bercampur keharuan dalam menjalani 23 tahun Provinsi Gorontalo. Setelah 23 tahun ini, banyak hal yang bisa kita banggakan, tapi hampir setara dengan apa yang membuat kesal. Tentu, saya tidak sedang mengajak anda sekadar bernostalgia. Kronik yang baru saya sampaikan mengandung kenyataan dan pertanyaan tak terhingga. Kita baru sadar bahwa saat ini kita sedang ditelikung oleh kekuatan-kekuatan yang memanfaatkan sepenuhnya ruang-ruang yang sudah kita buka dengan susah payah, kekuatan-kekuatan yang selalu berniat memenjarakan pikiran dan tubuh kita. Saya mengajukan kenyataan ini karena saya melihat bahwa gagasan-gagasan yang kita tawarkan dalam proyek masa depan Gorontalo berbenturan dengan sikap curang sebagian orang yang hendak memperdagangkan apa yang kita cita-citakan dulu. Mereka menelikung kita di tikungan administrasi, prosedur demokrasi. Mereka membabat harapan kita dengan kekuatan modal yang bergelimang. Kita, secara tidak langsung telah membiarkan mereka mengoyak-ngoyak kain renda masa depan tanah ini. Sekelompok manusia bengis memanfaatkan kesusahan kita membuka jeruji kebebasan ini. Saya mengajukan ini di tengah kecemasan yang melanda. Masa depan Provinsi ini cukup mencemaskan. Bukankah hanya dengan mencemaskan kita bisa melakukan refleksi akan kekurangan, keteledoran dan kebingungan kita selama 23 tahun ini? Saya cukup cemas dengan Provinsi ini. Di 23 tahun yang telah lalu, Gubernur dan Bupati di negeri ini tak pernah dipilih langsung. Kini, kita bisa memilih mereka secara terbuka. Kini pula kita hanya bisa cemas mobilisasi kapital telah merusak akar nurani politik lokal. Uang telah menjadi alat jual beli dalam praktik demokrasi. Kita juga mahfum bahwa Provinsi tidak menjanjikan adanya kesempurnaan. Provinsi tentu bukan untuk menyempurnakan segala sesuatu. Provinsi adalah keinginan untuk memperbaiki diri selalu. Provinsi dimulai dari kekurangan. Kita akui bahwa 23 tahun ini belumlah ada yang sempurna. Provinsi ini kita lahirkan untuk membuka jalan ke arah perbaikan yang damai dan teratur. Dan sesungguhnya bukan untuk melahirkan kesempurnaan. Dan saya kira itu yang sedang terjadi sekarang. Namun, angin kecemasan mesti ditiupkan. Mesti ada semangat kecemasan. Tetap perlu ada orang yang mengeluh. Keadaan tidak akan sempurna, memang. Seperti sekarang, Pemerintah Daerah abai dengan kekurangan yang selama ini terjadi. Mereka salah karena tidak antisipasi. Tapi menyalahkannya pada Pemerintah Daerah sepenuhnya? Tidak bisa. Dengan kata lain, Gorontalo yang sekarang masuk dalam satu arena yang berbeda, tidak bisa dibandingkan dengan daerah yang telah berdiri lebih dulu. Tapi tak berarti kita tidak salah. Kita menikmati angin segar desentralisasi, yang juga merupakan revolusi diam-diam dari Indonesia. Provinsi ini berubah, tapi orang tidak sadar kalau itu perubahan besar. Kalau dibilang 23 tahun itu tidak menghasilkan, itu tidak benar. “jangan kutuk kegelapan, nyalakan lilin”. Tetapi, harapan kita jangan pula seperti lilin, awalnya terang, ujungnya padam dan meleleh. Memang, dunia tak akan berubah drastis. Tapi, dunia kan memang tidak pernah berubah drastis. Saya ingin menegaskan bahwa ancaman yang kita hadapi saat ini bukanlah Gorontalo yang baik atau buruk. Kita seharusnya tidak terjebak dalam perang wacana itu, karena sekali lagi Provinsi yang kita perjuangkan adalah proses menuju yang lebih baik. Yang kita hadapi adalah pertarungan politik dan kultural. Kita sedang berebut ruang dan pengaruh untuk menentukan rambu-rambu kekuasaan politik dan merumuskan ke-Gorontalo-an. Dalam arena pertarungan ini kita perlu membangun gerakan kebudayaan yang memungkinkan tumbuhnya imajinasi tentang dunia baru yang kita dambakan dengan cita-cita politik yang jelas. Kita tidak bisa bertahan dengan posisi-posisi anti a atau b sebagai reaksi terhadap provokasi ‘pihak sana’. Kita tidak boleh membiarkan gerak kita ditentukan oleh manuver-manuver yang mereka rancang untuk mengacak-acak kesatuan dan keteraturan derap kita. Kita harus tegaskan posisi kita terhadap hal-hal fundamental yang menjadi landasan dan kerangka tegaknya Provinsi ini. Sekali lagi, kita bukan makhluk lemah yang tak berakal-budi. Kita bukan obyek penerima amplop sedekah dan tindakan karitatif lainnya untuk dukungan politik sempit. Kita mesti tolak mereka mulai menghancurkan urat nadi demokrasi yang telah kita buka paksa di sepuluh tahun silam. Sepanjang sejarah peradaban manusia Gorontalo, kita selalu punya cara untuk bertahan, melawan dan mencari celah-celah pembebasan. Kalau tidak, kita sudah punah sebagai spesies. Minimal, perlawanan yang terbaik adalah melawan lupa. Bahwa kita tidak melupakan Provinsi ini didirikan diatas nurani dan setumpuk keyakinan pada tegaknya kemanusiaan Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Oleh : Funco Tanipu (Founder The Gorontalo Institute)</p>
<p>&#8220;Di sini kami berdiri di ambang subuh jaman baru, jaman yang akan membawakan terang ke seluruh tanah air. Dan sekali jaman itu terbit, akan lebih banyak dituntut perjuangan, penderitaan, berperang dan memenangkannya&#8221;<br />
&#8212;&#8212;- Kartini, Een Gouverneur-Generaalsdag</p>
<p>Surat Kartini begitu tepat. Ia telah mengerjakan sesuatu yang begitu berharga bagi bangsa ini. Ia menubuahkan adanya kebebasan, sebuah yang lapang. Kartini adalah seonggok sejarah yang menjadi inspirasi kita untuk merdeka, tepatnya bebas.</p>
<p>Kronik Provinsi</p>
<p>Tepat 5 Desember 2000, inspirasi dari ambang subuh jaman baru Kartini telah berbuah hasil. Provinsi ini genap berusia 21 tahun. Banyak hal yang telah terjadi, banyak hal yang telah dilakukan. Di samping itu, banyak pula kenangan dan kepahitan yang telah kita lalui bersama. Kita, dan sebagian besar rakyat Gorontalo telah berada dalam strip kebebasan yang telah lama kita nantikan. Kebebasan yang juga kemerdekaan, adalah tanah air dan laut semua suara, kata Toto Sudarto Bachtiar.</p>
<p>Kita, di 23 tahun yang lalu pernah bersama melahirkan ‘ambang subuh jaman baru’. Di tengah kepedihan himpitan kolonial baik koloni sesama maupun koloni asing. Kita, melewati “ambang subuh jaman baru” ini dengan penuh lebam. Semenjak era Matoduladaa, Eyato, Botutihe, hingga Nani Wartabone, telah banyak pejuang tanah ini dipenjarakan, hilang tak tentu rimbanya, atau diterjang peluru tajam karena berpikir merdeka, mereka saling genggam tangan, coba satukan suara dan pikiran, lalu melangkah maju. Mereka berjuang hingga berkalang tanah. Ketika Orde Lama yang durjana kita lewati, kita mempererat genggaman jari. Pun dimana kita mesti melewati Orde Baru yang penuh dusta, kita dengan keyakinan menjanjikan bahwa ‘tirani harus tumbang!’.</p>
<p>Telah 23 tahun yang lalu sejak kemerdekaan &#8220;administratif&#8221; ini dipekikkan, sejak banyak ibu relakan uang beli susu anaknya untuk membayar ongkos pembentukan Provinsi, sejak derap kaum muda (Presnas, KP3G, HPMIG, HMI, PMII, IMM, GMNI dan berbagai organisasi kaum muda dan masyarakat) menggetarkan jalan-jalan utama dengan ‘bergerak dan bersatu, mendirikan Gorontalo baru’.</p>
<p>Dan di 23 tahun yang silam, kita pernah buka paksa gembok jeruji pagar RRI untuk menyiarkan kemerdekaan ini. Kita kuasai ruang-ruang terbuka dan penuhi mereka dengan impian dan harapan kita tentang Provinsi Gorontalo. Kita berkejaran dengan aparat. Kita ditelikung politisi oportunis (yang ingin menggagalkan Provinsi) dan jengkal demi jengkal mereka terdesak ke pinggir.</p>
<p>Di lubuk hati terdalam kita percaya bahwa Tuhan berpihak pada kemanusiaan dan demokrasi. Dan, seketika itulah Gorontalo secara administratif mampu menjejakkan identitas di negeri yang bernama Indonesia. Kita membukukan sejarah pemekaran tanpa tumpahan darah. Kita melalui itu dengan sungguh hati dan tekad yang kuat.</p>
<p>Mencemaskan Gorontalo</p>
<p>Tentu, saya tidak sedang mengajak Anda sekadar bernostalgia. Kronik yang baru saya sampaikan mengandung pertanyaan tak terhingga. Kita baru sadar bahwa saat ini kita sedang ditelikung oleh kekuatan-kekuatan yang memanfaatkan sepenuhnya ruang-ruang yang sudah kita buka dengan susah payah, kekuatan-kekuatan yang selalu berniat memenjarakan pikiran dan tubuh kita.</p>
<p>Bagi kita sekalian, proses selama 23 tahun tak bisa dilewatkan begitu saja. Ada banyak peristiwa, ada kisah, ada memori, ada darah dan juga air mata. 23 tahun bukan usia yang singkat. Ada 4 kali Pemilu, ada 4 kali pilgub, ada belasan kali pilkada di tingkat kabupaten/kota. Ada beberapa Gubernur dan Wakil Gubernur, ada beberapa Bupati dan Wakil Bupati serta puluhan hingga ratusan anggota legislatif yang dilahirkan dalam kurun waktu 23 tahun ini. Ada puluhan Profesor dan ratusan Doktor serta ribuan Master dan puluhan ribu Sarjana yang lahir setelah 23 tahun berjalan.</p>
<p>Dalam kurun waktu itu, ada puluhan triliun yang mengalir dan membasahi tanah ini. Tanah ini dikunjungi berkali kali oleh Presiden dan Wakil Presiden Indonesia dan ratusan kali kunjungan Mentri. Pun ada ribuan studi banding Pemerintah Daerah ke jazirah ini. Hingga puluhan dan bahkan ratusan ribu manusia datang ke Gorontalo baik sebagai wisatawan maupun urusan lainnya. Selama ini pula, Gorontalo telah memproduksi jutaan ton beras dan jagung serta hasil bumi lainnya. Gorontalo juga telah memproduksi banyak hasil ternak, juga jutaan ton hasil laut.</p>
<p>Pada 23 tahun yang berjalan ini , bermilyar milyar paket data internet dan pulsa yang telah dihabiskan, jutaan daya lisrik yang telah terpakai, hingga milyaran meter kubir air yang telah habis untuk segala keperluan. Di sisi lain, ada ratusan ribu hektar hutan telah dikonversi menjadi areal perkebunan sawit, tambang dan tanaman industri lainnya.</p>
<p>Pada saat yang sama, selama kurun waktu ini, ribuan anak berada dalam kondisi gizi buruk, puluhan ribu anak yang putus sekolah, ratusan ribu anak yang tidak menikmati pendidikan yang berkualitas. Dalam pada itu, ribuan remaja mengkonsumsi narkoba, ribuan remaja melakukan seks bebas, puluhan hingga ratusan ribu lainnya dengan gaya hidup yang mengkhawatirkan.</p>
<p>Lebih miris lagi jika kita membaca data mengenai puluhan milyar kerugian keuangan negara yang hangus dibakar nafsu, hingga ribuan orang terlibat kasus korupsi. Selama ini pula, ratusan orang kehilangan nyawa, ribuan lainnya harus masuk tahanan karena kasus kriminal. Serta puluhan ribu liter minuman keras yang telah membasahi tenggorokan manusia Gorontalo. Hingga pada titik 23 tahun berjalan, jumlah jamaah masjid berkurang drastis, jumlah yang menghadiri majelis taklim pun makin turun. Perayaan Dikili dan Meeraji pun hanya dihadiri kalangan uzur.</p>
<p>Setelah 23 tahun, sepertinya banyak kisah dan peristiwa yang telah kita lalui. Banyak lorong kehidupan yang kita lewati, baik gelap maupun terang. Semua bercampur keharuan dalam menjalani 23 tahun Provinsi Gorontalo. Setelah 23 tahun ini, banyak hal yang bisa kita banggakan, tapi hampir setara dengan apa yang membuat kesal.</p>
<p>Tentu, saya tidak sedang mengajak anda sekadar bernostalgia. Kronik yang baru saya sampaikan mengandung kenyataan dan pertanyaan tak terhingga. Kita baru sadar bahwa saat ini kita sedang ditelikung oleh kekuatan-kekuatan yang memanfaatkan sepenuhnya ruang-ruang yang sudah kita buka dengan susah payah, kekuatan-kekuatan yang selalu berniat memenjarakan pikiran dan tubuh kita.</p>
<p>Saya mengajukan kenyataan ini karena saya melihat bahwa gagasan-gagasan yang kita tawarkan dalam proyek masa depan Gorontalo berbenturan dengan sikap curang sebagian orang yang hendak memperdagangkan apa yang kita cita-citakan dulu. Mereka menelikung kita di tikungan administrasi, prosedur demokrasi. Mereka membabat harapan kita dengan kekuatan modal yang bergelimang. Kita, secara tidak langsung telah membiarkan mereka mengoyak-ngoyak kain renda masa depan tanah ini. Sekelompok manusia bengis memanfaatkan kesusahan kita membuka jeruji kebebasan ini.</p>
<p>Saya mengajukan ini di tengah kecemasan yang melanda. Masa depan Provinsi ini cukup mencemaskan. Bukankah hanya dengan mencemaskan kita bisa melakukan refleksi akan kekurangan, keteledoran dan kebingungan kita selama 23 tahun ini? Saya cukup cemas dengan Provinsi ini. Di 23 tahun yang telah lalu, Gubernur dan Bupati di negeri ini tak pernah dipilih langsung. Kini, kita bisa memilih mereka secara terbuka. Kini pula kita hanya bisa cemas mobilisasi kapital telah merusak akar nurani politik lokal. Uang telah menjadi alat jual beli dalam praktik demokrasi.</p>
<p>Kita juga mahfum bahwa Provinsi tidak menjanjikan adanya kesempurnaan. Provinsi tentu bukan untuk menyempurnakan segala sesuatu. Provinsi adalah keinginan untuk memperbaiki diri selalu. Provinsi dimulai dari kekurangan. Kita akui bahwa 23 tahun ini belumlah ada yang sempurna. Provinsi ini kita lahirkan untuk membuka jalan ke arah perbaikan yang damai dan teratur. Dan sesungguhnya bukan untuk melahirkan kesempurnaan. Dan saya kira itu yang sedang terjadi sekarang.</p>
<p>Namun, angin kecemasan mesti ditiupkan. Mesti ada semangat kecemasan. Tetap perlu ada orang yang mengeluh. Keadaan tidak akan sempurna, memang. Seperti sekarang, Pemerintah Daerah abai dengan kekurangan yang selama ini terjadi. Mereka salah karena tidak antisipasi. Tapi menyalahkannya pada Pemerintah Daerah sepenuhnya? Tidak bisa. Dengan kata lain, Gorontalo yang sekarang masuk dalam satu arena yang berbeda, tidak bisa dibandingkan dengan daerah yang telah berdiri lebih dulu. Tapi tak berarti kita tidak salah.</p>
<p>Kita menikmati angin segar desentralisasi, yang juga merupakan revolusi diam-diam dari Indonesia. Provinsi ini berubah, tapi orang tidak sadar kalau itu perubahan besar. Kalau dibilang 23 tahun itu tidak menghasilkan, itu tidak benar. “jangan kutuk kegelapan, nyalakan lilin”. Tetapi, harapan kita jangan pula seperti lilin, awalnya terang, ujungnya padam dan meleleh. Memang, dunia tak akan berubah drastis. Tapi, dunia kan memang tidak pernah berubah drastis.</p>
<p>Saya ingin menegaskan bahwa ancaman yang kita hadapi saat ini bukanlah Gorontalo yang baik atau buruk. Kita seharusnya tidak terjebak dalam perang wacana itu, karena sekali lagi Provinsi yang kita perjuangkan adalah proses menuju yang lebih baik. Yang kita hadapi adalah pertarungan politik dan kultural. Kita sedang berebut ruang dan pengaruh untuk menentukan rambu-rambu kekuasaan politik dan merumuskan ke-Gorontalo-an.</p>
<p>Dalam arena pertarungan ini kita perlu membangun gerakan kebudayaan yang memungkinkan tumbuhnya imajinasi tentang dunia baru yang kita dambakan dengan cita-cita politik yang jelas. Kita tidak bisa bertahan dengan posisi-posisi anti a atau b sebagai reaksi terhadap provokasi ‘pihak sana’. Kita tidak boleh membiarkan gerak kita ditentukan oleh manuver-manuver yang mereka rancang untuk mengacak-acak kesatuan dan keteraturan derap kita. Kita harus tegaskan posisi kita terhadap hal-hal fundamental yang menjadi landasan dan kerangka tegaknya Provinsi ini.</p>
<p>Sekali lagi, kita bukan makhluk lemah yang tak berakal-budi. Kita bukan obyek penerima amplop sedekah dan tindakan karitatif lainnya untuk dukungan politik sempit. Kita mesti tolak mereka mulai menghancurkan urat nadi demokrasi yang telah kita buka paksa di sepuluh tahun silam.</p>
<p>Sepanjang sejarah peradaban manusia Gorontalo, kita selalu punya cara untuk bertahan, melawan dan mencari celah-celah pembebasan. Kalau tidak, kita sudah punah sebagai spesies. Minimal, perlawanan yang terbaik adalah melawan lupa. Bahwa kita tidak melupakan Provinsi ini didirikan diatas nurani dan setumpuk keyakinan pada tegaknya kemanusiaan Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/">Provinsi Gorontalo Yang Mencemaskan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/">Provinsi Gorontalo Yang Mencemaskan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/provinsi-gorontalo-yang-mencemaskan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BP-DAS HL Bagikan 1 Juta Bibit Buah Ke Masyarakat Untuk Jaga Hutan Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 06:58:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[hutan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[idris rahim]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=1513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gorontalo &#8211; Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BP-DAS HL) Provinsi Gorontalo mencatat sudah sekitar 75 Hektare lahan mangrove yang di rehabilitasi untuk pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Provinsi Gorontalo pada tahun 2019 ini. Selain 75 hektar lahan mangrove, BP-DAS HL juga telah mencanangakan 80 unit pembuatan kebun bibit rakyat&#160; dan pembangunan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/">BP-DAS HL Bagikan 1 Juta Bibit Buah Ke Masyarakat Untuk Jaga Hutan Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/">BP-DAS HL Bagikan 1 Juta Bibit Buah Ke Masyarakat Untuk Jaga Hutan Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gorontalo &#8211; Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BP-DAS HL) Provinsi Gorontalo mencatat sudah sekitar 75 Hektare lahan mangrove yang di rehabilitasi untuk pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Provinsi Gorontalo pada tahun 2019 ini.</p>
<p>Selain 75 hektar lahan mangrove, BP-DAS HL juga telah mencanangakan 80 unit pembuatan kebun bibit rakyat&nbsp; dan pembangunan percontohan usaha pelestarian SDA berkisar 25 hektare.</p>
<p>Hal itu dikemukakan Kepala BP-DAS HL M. Tahir saat menyampaikan laporan pada kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) di Halaman Museum Gorontalo, Selasa (17/12/2019).</p>
<p>Kegiatan yang mengusung Tema &#8220;Pulihkan Lahan Membangun Masa Depan&#8221; itu turut dihadiri Wakil Gubernur Idris Rahim, sejumlah Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, unsur Forkopimda, Pelajar SMA, serta Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi.</p>
<p>Menurut M.Tahir, kergiatan GNPDAS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran memulihkan hutan dan lahan guna menyelamtkan sumberdaya air, produktivitas lahan, perubahan iklim dan Pencegahan bencana alam.</p>
<p>Kegiatan tersebut dirangkaikan pula dengan senam masal, Penanaman pohon secara simbolis dan penyerahan bibit kepada peserta GNPDAS.</p>
<p>&#8220;Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dilaksanakan di Provinsi Gorontalo. Sebelumnya kami telah melaksanakan GNPDAS ditingkat kabupaten dimulai dari&nbsp; Bone bolango,&nbsp; Gorontalo Utara, Pohuwato dan Boalemo, sedangkan untuk kabupaten Gorontalo akan kami laksanakan Besok tanggal 18 Desember.&#8221; Ungkapnya</p>
<p>Ia juga berpesan dengan adanya pembagian 1 juta bibit gratis produktif berupa bibit durian, jambu biji, manggis, dan rambutan, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Bibit-bibit yang dibagikan tersebut kata dia sejatinya berrtujuan untuk memulihkan kembali kondisi hutan dan lahan yang rusak.</p>
<p>&#8220;semua bibit yang kami bagikan ke masyarakat dengan gratis bertujuan untuk mengembalikan kondisi hutan dan lahan yang rusak sehingga pulih kembali dan akhirnya bisa bermanfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&#8221; jelas M Tahir.</p>
<p>Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Nasir Majid mengungkapkan dampak dari kerusakan hutan dan lahan saat ini telah dirasakan. Indikasinya nampak seperti pemanasan global dan kerap terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.</p>
<p>Nasir berharap dengan adanya kegiatan GNPDAS, Masyarakat bisa memanfaatkan bibit yang di bagikan oleh BP-DAS HL untuk meningkatkan nilai ekonomi, dan yang terpenting adalah kepedulian dengan Alam.</p>
<p>&#8220;Ini sangat penting, dan semata mata untuk keberlangsungan hidup anak cucu kita nanti. &#8221; Pungkas Nasir</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/">BP-DAS HL Bagikan 1 Juta Bibit Buah Ke Masyarakat Untuk Jaga Hutan Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/">BP-DAS HL Bagikan 1 Juta Bibit Buah Ke Masyarakat Untuk Jaga Hutan Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bp-das-hl-bagikan-1-juta-bibit-buah-ke-masyarakat-untuk-jaga-hutan-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingkar Janji Bayar Iklan, Mimoza TV Somasi Humas Pemprov Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Dec 2019 06:37:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[mimoza tv]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[rusli habibie]]></category>
		<category><![CDATA[somasi]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=1466</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belum memenuhi kewajibannya sehubungan dengan perjanjian kerja sama, PT Mimoza Mitra Media melayangkan surat somasi kepada Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Gorontalo. Adapun bunyi Surat Somasi Nomor 12/MMZ/XI/2019 tersebut berisi tentang kerjasama operasional produksi dan penayangan liputan pemberitaan, dimana Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Gorontalo telah melakukan perbuatan wanprestasi atau inkar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/">Ingkar Janji Bayar Iklan, Mimoza TV Somasi Humas Pemprov Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/">Ingkar Janji Bayar Iklan, Mimoza TV Somasi Humas Pemprov Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Belum memenuhi kewajibannya sehubungan dengan perjanjian kerja sama, PT Mimoza Mitra Media melayangkan surat somasi kepada Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Gorontalo. Adapun bunyi Surat Somasi Nomor 12/MMZ/XI/2019 tersebut berisi tentang kerjasama operasional produksi dan penayangan liputan pemberitaan, dimana Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Gorontalo telah melakukan perbuatan wanprestasi atau inkar janji atas perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati dalam kerja sama. Dalam surat somasi itu juga tertulis, Humas Pemprov Gorontalo belum membayar sisa advetorial sebanyak 23 kali, yakni sebesar 23 juta rupiah. Dimana, dari keseluruhan yang mencapai 149 berita tersebut, ada 126 advetorial yang sudah terbayarkan.Sehingga ada 23 berita senilai 23 juta rupiah yang belum terbayarkan. Hal lainnya juga tertulis dalam somasi tersebut, bahwa berdasarkan rincian tersebut pihak Mimoza Mitra Media meminta kepada Humas Pemprov Gorontalo untuk segera membayarkan sisa 23 berita senilai Rp 23 juta. Hal tersebut sebagaimana diatur berdasarkan pada Pasal 4 Huruf C yang berbunyi “ Jika Jumlah liputan dan penayangan pada bulan berjalan tidak mencukupi dari ketentuan, sebagaimana dimaksud pada Ayat (B), maka pihak pertama (Humas Pemprov Gorontalo, berkewajiban membayar tagihan sesuai dengan bukti siar yang dimasukkan oleh pihak ke dua dan apabila melebihi diperhitungkan pada bulan berjalan,untuk kegiatan produksi peliputan dan penayangan liputan sejak ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini oleh para pihak. Dalam keterangannya, Direktur Mimoza Mitra Media, Hadi Sutrisno Daud menilai, Karo Humas Pemprov Gorontalo tidak pantas menjabat sebagai Karo Humas, karena tidak mampu menengahi masalah dengan media yang seharusnya jadi mitra kerjanya. “Mestinya ketika dari awal ada salah paham, diundang media yang bersangkutan untuk memperjelas duduk masalah. Apalagi kerja sama ini nerlangsung dari pejabat sebelumnya. Maka harus di cari tau bagaimana pembicaraan antara media dengan pejabat sebelumnya. Bukannya hanya mendengar masalah sepihak, terus merasa diri paling benar,” kata Hadi. Menurut dia hal yang seperti itu justru bisa merusak nama baik gubernur. “Saya berharap pak gubernur bisa mengevaluasi pejabat-pejabat yang tidak paham dengan tupoksi seperti ini,” tegasnya. Pada somasi yang kedua juga Hadi berharap agar Humas Pemrov Gorontalo bersikap koperatif dalam menyelesaikan masalah tersebut. Tertuang juga dalam somasi kedua tersebut, apabila pihak Humas belum dan tidak mau melakukan pembayaran sebagaimana ketentuan, maka pihak MImoza Mitra Media akan melakukan tuntutan hukum perdata (Wanprestasi) disertai ganti kerugian (materil maupun imateril) melalui Pengadilan Negeri Gorontalo maupun tuntutan hukum lainnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Belum memenuhi kewajibannya sehubungan dengan perjanjian kerja sama, PT Mimoza Mitra Media melayangkan surat somasi kepada Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Gorontalo.<br />
Adapun bunyi Surat Somasi Nomor 12/MMZ/XI/2019 tersebut berisi tentang kerjasama operasional produksi dan penayangan liputan pemberitaan, dimana Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi Gorontalo telah melakukan perbuatan wanprestasi atau inkar janji atas perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati dalam kerja sama.</p>
<p>Dalam surat somasi itu juga tertulis, Humas Pemprov Gorontalo belum membayar sisa advetorial sebanyak 23 kali, yakni sebesar 23 juta rupiah. Dimana, dari keseluruhan yang mencapai 149 berita tersebut, ada 126 advetorial yang sudah terbayarkan.Sehingga ada 23 berita senilai 23 juta rupiah yang belum terbayarkan.</p>
<p>Hal lainnya juga tertulis dalam somasi tersebut, bahwa berdasarkan rincian tersebut pihak Mimoza Mitra Media meminta kepada Humas Pemprov Gorontalo untuk segera membayarkan sisa 23 berita senilai Rp 23 juta. Hal tersebut sebagaimana diatur berdasarkan pada Pasal 4 Huruf C yang berbunyi “ Jika Jumlah liputan dan penayangan pada bulan berjalan tidak mencukupi dari ketentuan, sebagaimana dimaksud pada Ayat (B), maka pihak pertama (Humas Pemprov Gorontalo, berkewajiban membayar tagihan sesuai dengan bukti siar yang dimasukkan oleh pihak ke dua dan apabila melebihi diperhitungkan pada bulan berjalan,untuk kegiatan produksi peliputan dan penayangan liputan sejak ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini oleh para pihak.</p>
<p>Dalam keterangannya, Direktur Mimoza Mitra Media, Hadi Sutrisno Daud menilai, Karo Humas Pemprov Gorontalo tidak pantas menjabat sebagai Karo Humas, karena tidak mampu menengahi masalah dengan media yang seharusnya jadi mitra kerjanya.</p>
<p>“Mestinya ketika dari awal ada salah paham, diundang media yang bersangkutan untuk memperjelas duduk masalah. Apalagi kerja sama ini nerlangsung dari pejabat sebelumnya. Maka harus di cari tau bagaimana pembicaraan antara media dengan pejabat sebelumnya. Bukannya hanya mendengar masalah sepihak, terus merasa diri paling benar,” kata Hadi. Menurut dia hal yang seperti itu justru bisa merusak nama baik gubernur.</p>
<p>“Saya berharap pak gubernur bisa mengevaluasi pejabat-pejabat yang tidak paham dengan tupoksi seperti ini,” tegasnya.</p>
<p>Pada somasi yang kedua juga Hadi berharap agar Humas Pemrov Gorontalo bersikap koperatif dalam menyelesaikan masalah tersebut. Tertuang juga dalam somasi kedua tersebut, apabila pihak Humas belum dan tidak mau melakukan pembayaran sebagaimana ketentuan, maka pihak MImoza Mitra Media akan melakukan tuntutan hukum perdata (Wanprestasi) disertai ganti kerugian (materil maupun imateril) melalui Pengadilan Negeri Gorontalo maupun tuntutan hukum lainnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/">Ingkar Janji Bayar Iklan, Mimoza TV Somasi Humas Pemprov Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/">Ingkar Janji Bayar Iklan, Mimoza TV Somasi Humas Pemprov Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ingkar-janji-bayar-iklan-mimoza-tv-somasi-humas-pemprov-gorontalo-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ikut Paripurna HUT Di DPRD, Wagub Idris Kenakan Pakaian Adat Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2019 17:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HUT gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=1459</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gorontalo-Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Provinsi Gorontalo berlangsung hikmad, Kamis, (5/12/19). Paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sofyan Puhi, ST dan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim. Menariknya, pelaksanaan Paripurna DPRD ini dihadiri pula seluruh jajaran Forkopimda dilingkungan Pemprov Gorontalo dengan mengenakan pakaian adat khas Gorontalo sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/">Ikut Paripurna HUT Di DPRD, Wagub Idris Kenakan Pakaian Adat Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/">Ikut Paripurna HUT Di DPRD, Wagub Idris Kenakan Pakaian Adat Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gorontalo-Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Provinsi Gorontalo berlangsung hikmad, Kamis, (5/12/19).</p>
<p>Paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sofyan Puhi, ST dan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim.</p>
<p>Menariknya, pelaksanaan Paripurna DPRD ini dihadiri pula seluruh jajaran Forkopimda dilingkungan Pemprov Gorontalo dengan mengenakan pakaian adat khas Gorontalo sebagai bentuk identitas daerah. Tak ketinggalan Wagub Indris juga tampil bersahaja dengan berbalut pakaian Adat Gorontalo.</p>
<p>Sofyan Puhi mengungkapkan, berdasarkan peraturan daerah provinsi Gorontalo No.9 tahun 2015, HUT Provinsi Gorontalo jatuh setiap tanggal 5 Desember.</p>
<p>&#8220;Olehnya, setiap tanggal 5 desember akan digelar Rapat Paripurna DPRD Provinsi untuk memperingati hari ulang tahun provinsi,&#8221; kata Sofyan.</p>
<p>Ia menjelaskan, peringatan hari jadi daerah yang dilaksanakan dalam bentuk Paripurna DPRD sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas semua anugerah yang diberikan dalam membangun Gorontalo. Peringatan HUT sejatinya bukan semata-mata mengenang berbagai cerita, bukan pula sekedar bergembira atau seremonial belaka.</p>
<p>&#8220;Tetapi sebagai wujud introspeksi,&#8221; ungkapnya</p>
<p>Ia menuturkan di usianya yang ke 19, Provinsi Gorontalo telah banyak mewujudkan harapan-harapannya. Hal itu ditandai dengan semakin tumbuhnya kesedaran seluruh lapisan maupun elemen untuk membangun daerah.</p>
<p>Di wilayah pemerintahan, sinergitas antara eksekutif dan legislatif terus meningkat.</p>
<p>&#8220;Dengan potensi kekuatan besar yakni persatuan dengan semangat huyula agar tercapai cita cita perjuangan pembentukan Provinsi Gorontalo, dan dalam kurun waktu 19 tahun terakhir pembangunan Provinsi Gorontalo dari tahun ketahun semakin meningkat.&#8221; Ujar Sofyan.</p>
<p>Sofyan berharap bahwa kedepannya, semangat perayaan HUT Provinsi Gorontalo diimplementasikan dalam bentuk karya untuk membangun daerah tercinta.</p>
<p>&#8220;Ini bukan hanya ajang seromonial belaka tapi rakyat harus berperan aktif,&#8221; Pungkasnya.</p>


<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/">Ikut Paripurna HUT Di DPRD, Wagub Idris Kenakan Pakaian Adat Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/">Ikut Paripurna HUT Di DPRD, Wagub Idris Kenakan Pakaian Adat Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ikut-paripurna-hut-di-dprd-wagub-idris-kenakan-pakaian-adat-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tempat Pemakaman Umum Kapasitas 1.323 Makam Mulai Dikerjakan</title>
		<link>https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan</link>
					<comments>https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2019 04:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[tpu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Provinsi Gorontalo yang berkapasitas 1.323 makam, pembangunannya sudah mulai dikerjakan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, didampingi Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai, Kabid Tata Ruang dan Pertanahaan Sultan Kalupe, melakukan peninjauan pembangunan TPU yang terletak di kelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo tersebut, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/">Tempat Pemakaman Umum Kapasitas 1.323 Makam Mulai Dikerjakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/">Tempat Pemakaman Umum Kapasitas 1.323 Makam Mulai Dikerjakan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Provinsi Gorontalo yang berkapasitas 1.323 makam, pembangunannya sudah mulai dikerjakan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, didampingi Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai, Kabid Tata Ruang dan Pertanahaan Sultan Kalupe, melakukan peninjauan pembangunan TPU yang terletak di kelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo tersebut, Senin (19/8/2019). “Kami sudah meninjau lokasi TPU Muslim Provinsi Gorontalo yang berada dikelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo. Untuk tahun ini pelaksanaan pembangunan baru sebatas pembangunan gerbang dan pagar,” kata Yuliana Rivai usai meninjau lokasi TPU. Lebih lanjut Yuliana menjelaskan, peninjauan  pembangunan yang dilakukan oleh dinas PUPR untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Gorontalo terkait penyediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Provinsi Gorontalo. Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Raih Treasury Awards Kategori Fiskal Regional Terbaik Pada perencanaannya tahun ini, bukan hanya gerbang dan pagar saja, akan tetapi ada fasilitas umum lainnya yang akan dibangun dan jika proses pekerjaannya sudah selesai, maka lahan pekuburan itu tahun ini juga sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain pembangunan gerbang dan pagar, Kabid Cipta Karya itu juga memaparkan, sejumlah fasilitas penunjang yang masuk pada perencanaan akan dibangun pada lokasi TPU tersebut, dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 yang ada pada dinas PUPR provinsi Gorontalo. Diantaranya pembangunan tempat parkir, pos jaga, rumah jaga, kantor pengelola, gazebo, taman dan masjid, bahkan jalannya pun akan dipaving. Dari total lahan TPU seluas 27.766 m2 yang sudah dibebaskan sekitar 70%. Dinas PUPR Provinsi Gorontalo melalui bidang tata ruang dan pertanahan, tahun ini juga akan mengupayakan pembebasan sisa lahan untuk keperluan pembangunan TPU tersebut. (sumber : humas.gorontaloprov.go.id)", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Provinsi Gorontalo yang berkapasitas 1.323 makam, pembangunannya sudah mulai dikerjakan.</p>
<p>Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, didampingi Kabid Cipta Karya Yuliana Rivai, Kabid Tata Ruang dan Pertanahaan Sultan Kalupe, melakukan peninjauan pembangunan TPU yang terletak di kelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo tersebut, Senin (19/8/2019).</p>
<p>“Kami sudah meninjau lokasi TPU Muslim Provinsi Gorontalo yang berada dikelurahan Molosipat U kecamatan Sipatana kota Gorontalo. Untuk tahun ini pelaksanaan pembangunan baru sebatas pembangunan gerbang dan pagar,” kata Yuliana Rivai usai meninjau lokasi TPU.</p>
<p>Lebih lanjut Yuliana menjelaskan, peninjauan  pembangunan yang dilakukan oleh dinas PUPR untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Gorontalo terkait penyediaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Provinsi Gorontalo.</p>
<div>
<div><span class="ctaText">Baca Juga :</span>  <span class="postTitle">Pemprov Gorontalo Raih Treasury Awards Kategori Fiskal Regional Terbaik</span></div>
</div>
<p>Pada perencanaannya tahun ini, bukan hanya gerbang dan pagar saja, akan tetapi ada fasilitas umum lainnya yang akan dibangun dan jika proses pekerjaannya sudah selesai, maka lahan pekuburan itu tahun ini juga sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.</p>
<p>Selain pembangunan gerbang dan pagar, Kabid Cipta Karya itu juga memaparkan, sejumlah fasilitas penunjang yang masuk pada perencanaan akan dibangun pada lokasi TPU tersebut, dengan menggunakan anggaran APBD tahun 2019 yang ada pada dinas PUPR provinsi Gorontalo.</p>
<p>Diantaranya pembangunan tempat parkir, pos jaga, rumah jaga, kantor pengelola, gazebo, taman dan masjid, bahkan jalannya pun akan dipaving.</p>
<p>Dari total lahan TPU seluas 27.766 m<sup>2 </sup>yang sudah dibebaskan sekitar 70%. Dinas PUPR Provinsi Gorontalo melalui bidang tata ruang dan pertanahan, tahun ini juga akan mengupayakan pembebasan sisa lahan untuk keperluan pembangunan TPU tersebut.</p>
<p><em><span style="color: #999999;">(sumber : humas.gorontaloprov.go.id)</span></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/">Tempat Pemakaman Umum Kapasitas 1.323 Makam Mulai Dikerjakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/">Tempat Pemakaman Umum Kapasitas 1.323 Makam Mulai Dikerjakan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tempat-pemakaman-umum-kapasitas-1-323-makam-mulai-dikerjakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
