<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Psikologi UNG Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/psikologi-ung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/psikologi-ung/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 May 2026 18:13:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Psikologi UNG Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/psikologi-ung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</title>
		<link>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia</link>
					<comments>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 16:08:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Erasmus Plus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita kampus Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[duta budaya indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Global]]></category>
		<category><![CDATA[fakultas ilmu pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gymnázium Jána Hollého]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Reihana Arbie]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa FIP UNG Erasmus Slovakia]]></category>
		<category><![CDATA[Nailah Kh Mokoagow]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Guru Sekolah Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pertukaran Mahasiswa Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Rendy Gobel]]></category>
		<category><![CDATA[Student Centered Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30543</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Semangat internasionalisasi di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan tajinya di panggung internasional. Tiga mahasiswa FIP UNG sukses menembus ketatnya seleksi program beasiswa bergengsi Erasmus Plus, yang membawa mereka berkesempatan melakukan observasi pembelajaran langsung di Gymnázium Jána Hollého, Slovakia, Eropa Tengah. Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Rendy Gobel dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Khofifah Reihana Arbie dan Nailah Kh. Mokoagow dari Program Studi Psikologi. Pengalaman luar negeri ini bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan sebuah petualangan kultural yang membuka cakrawala baru tentang wajah pendidikan global. Selama masa observasi di Slovakia, delegasi mahasiswa FIP UNG ini menyelami atmosfer ruang kelas yang dinamis. Salah satu poin yang paling berkesan bagi mereka adalah pendekatan instruksional modern yang diterapkan oleh para tenaga pendidik di sekolah tersebut. Guru di Gymnázium Jána Hollého berperan penuh sebagai fasilitator pembelajaran. Dalam kelas bahasa Inggris misalnya, mahasiswa menyaksikan langsung betapa aktifnya para siswa dalam bertukar pikiran. Guru tidak lagi mendominasi kelas, melainkan memancing keberanian berpendapat dan memicu pola pikir kritis para siswa. Pola interaksi komunikatif ini menjadi refleksi berharga bagi mahasiswa UNG dalam memahami praktik student-centered learning (pembelajaran yang berpusat pada peserta didik) secara nyata. Selain mendalami teknik pengajaran, Rendy Gobel dan rekan-rekannya juga mengambil peran strategis sebagai \"duta budaya\" bagi Indonesia. Di sela-sela kesibukan akademik, mereka berinteraksi hangat dengan para siswa setempat untuk mengenalkan kekayaan nusantara. “Kami berbagi banyak hal dengan mereka, mulai dari makanan khas Indonesia yang kaya rempah, karakteristik iklim tropis kita, hingga dinamika keseharian anak muda di Indonesia. Respons siswa di Slovakia sangat luar biasa dan antusias,” ungkap Rendy. Dialog lintas budaya ini mengalir secara alami. Keingintahuan siswa Slovakia tentang kehidupan di Indonesia menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antargenerasi dan antarnegara. Pengalaman internasional ini diakui menjadi batu loncatan penting dalam mendongkrak kompetensi global para mahasiswa. \"Kami tidak hanya belajar tentang sistem kurikulum dan pendidikan, tetapi juga mengasah soft skills yang krusial, seperti komunikasi lintas budaya, kemampuan adaptasi cepat di lingkungan asing, serta dasar-dasar kolaborasi internasional,\" imbuhnya. Sekembalinya ke tanah air, ketiga mahasiswa ini diharapkan dapat menginternalisasi berbagai praktik baik (good practices) yang mereka temui untuk diadaptasi sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia. Langkah konkrit ini menjadi bukti nyata komitmen FIP UNG dalam mencetak calon pendidik serta ilmuwan psikologi yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berwawasan global.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Semangat internasionalisasi di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan tajinya di panggung internasional. Tiga mahasiswa FIP UNG sukses menembus ketatnya seleksi program beasiswa bergengsi Erasmus Plus, yang membawa mereka berkesempatan melakukan observasi pembelajaran langsung di Gymnázium Jána Hollého, Slovakia, Eropa Tengah.</p>
<p data-path-to-node="4">Ketiga mahasiswa berprestasi tersebut adalah Rendy Gobel dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Khofifah Reihana Arbie dan Nailah Kh. Mokoagow dari Program Studi Psikologi. Pengalaman luar negeri ini bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan sebuah petualangan kultural yang membuka cakrawala baru tentang wajah pendidikan global.</p>
<p data-path-to-node="5">Selama masa observasi di Slovakia, delegasi mahasiswa FIP UNG ini menyelami atmosfer ruang kelas yang dinamis. Salah satu poin yang paling berkesan bagi mereka adalah pendekatan instruksional modern yang diterapkan oleh para tenaga pendidik di sekolah tersebut.</p>
<p data-path-to-node="6">Guru di Gymnázium Jána Hollého berperan penuh sebagai fasilitator pembelajaran. Dalam kelas bahasa Inggris misalnya, mahasiswa menyaksikan langsung betapa aktifnya para siswa dalam bertukar pikiran. Guru tidak lagi mendominasi kelas, melainkan memancing keberanian berpendapat dan memicu pola pikir kritis para siswa. Pola interaksi komunikatif ini menjadi refleksi berharga bagi mahasiswa UNG dalam memahami praktik <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="417">student-centered learning</i> (pembelajaran yang berpusat pada peserta didik) secara nyata.</p>
<p data-path-to-node="7">Selain mendalami teknik pengajaran, Rendy Gobel dan rekan-rekannya juga mengambil peran strategis sebagai &#8220;duta budaya&#8221; bagi Indonesia. Di sela-sela kesibukan akademik, mereka berinteraksi hangat dengan para siswa setempat untuk mengenalkan kekayaan nusantara.</p>
<p data-path-to-node="8">“Kami berbagi banyak hal dengan mereka, mulai dari makanan khas Indonesia yang kaya rempah, karakteristik iklim tropis kita, hingga dinamika keseharian anak muda di Indonesia. Respons siswa di Slovakia sangat luar biasa dan antusias,” ungkap Rendy.</p>
<p data-path-to-node="9">Dialog lintas budaya ini mengalir secara alami. Keingintahuan siswa Slovakia tentang kehidupan di Indonesia menjadi jembatan emosional yang mempererat hubungan antargenerasi dan antarnegara. Pengalaman internasional ini diakui menjadi batu loncatan penting dalam mendongkrak kompetensi global para mahasiswa.</p>
<p data-path-to-node="10">&#8220;Kami tidak hanya belajar tentang sistem kurikulum dan pendidikan, tetapi juga mengasah <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="88">soft skills</i> yang krusial, seperti komunikasi lintas budaya, kemampuan adaptasi cepat di lingkungan asing, serta dasar-dasar kolaborasi internasional,&#8221; imbuhnya.</p>
<p data-path-to-node="11">Sekembalinya ke tanah air, ketiga mahasiswa ini diharapkan dapat menginternalisasi berbagai praktik baik (<i data-path-to-node="11" data-index-in-node="106">good practices</i>) yang mereka temui untuk diadaptasi sesuai dengan konteks pendidikan di Indonesia. Langkah konkrit ini menjadi bukti nyata komitmen FIP UNG dalam mencetak calon pendidik serta ilmuwan psikologi yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berwawasan global.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/">Tembus Benua Eropa: Tiga Mahasiswa FIP UNG Lolos Program Erasmus Plus ke Slovakia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tembus-benua-eropa-tiga-mahasiswa-fip-ung-lolos-program-erasmus-plus-ke-slovakia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
