<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>QuickWinPresiden Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/quickwinpresiden/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/quickwinpresiden/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jun 2025 11:45:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>QuickWinPresiden Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/quickwinpresiden/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cek Kesehatan Gratis Ungkap Masalah Serius: 1 dari 3 Warga Gorontalo Terindikasi Obesitas Sentral</title>
		<link>https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral</link>
					<comments>https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 11:45:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[CekKesehatanGratis]]></category>
		<category><![CDATA[CKGGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[GorontaloSehat]]></category>
		<category><![CDATA[GusnarIsmail]]></category>
		<category><![CDATA[KesehatanMasyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ObesitasSentral]]></category>
		<category><![CDATA[PolaHidupSehat]]></category>
		<category><![CDATA[ProgramPrabowo]]></category>
		<category><![CDATA[QuickWinPresiden]]></category>
		<category><![CDATA[RakorevGorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26100</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/">Cek Kesehatan Gratis Ungkap Masalah Serius: 1 dari 3 Warga Gorontalo Terindikasi Obesitas Sentral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/">Cek Kesehatan Gratis Ungkap Masalah Serius: 1 dari 3 Warga Gorontalo Terindikasi Obesitas Sentral</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="182" data-end="546"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Hasil pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Gorontalo menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat yang patut menjadi perhatian. Berdasarkan analisis hingga 20 Juni 2025, tercatat 35,83% warga Gorontalo usia di atas 18 tahun mengalami obesitas sentral, ditandai dengan ukuran lingkar perut melebihi standar kesehatan. Data ini dipaparkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyerapan Anggaran Triwulan I yang digelar di Aston Gorontalo Hotel and Villas, Senin (23/06/2025). Menanggapi temuan tersebut, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyampaikan keprihatinan dan menekankan perlunya langkah cepat untuk menanggulangi permasalahan kesehatan masyarakat. “Angka 35,8% obesitas sentral adalah sinyal serius. Ini harus menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap risiko kesehatan masyarakat,” tegas Gubernur Gusnar. Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap program CKG yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional. “Program CKG ini bukan hanya sekadar layanan gratis, tapi menjadi alat penting untuk memetakan kondisi riil kesehatan masyarakat. Ini adalah program yang sangat strategis dan relevan,” lanjutnya. Sekda Sofian Ibrahim memaparkan sejumlah temuan penting lainnya dari layanan CKG, yang menjadi bagian dari Program Quick Win Presiden: Kurangnya Aktivitas Fisik:Sebanyak 96,35% peserta dinyatakan kurang beraktivitas fisik, yang berisiko meningkatkan obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Kebiasaan Merokok:16,1% peserta tercatat sebagai perokok aktif, faktor risiko utama kanker dan penyakit kardiovaskular. Gula Darah Tinggi:14,39% peserta berada pada fase prediabetes, sementara 4,84% mengalami hiperglikemia (gula darah tinggi). Hipertensi:19,9% peserta mengalami tekanan darah tinggi, dan 10,08% lainnya dalam kondisi prehipertensi. Risiko Penyakit Jantung:Dari pemeriksaan EKG, 5,66% peserta menunjukkan hasil abnormal, mengindikasikan potensi risiko jantung. Sofian juga mengungkapkan bahwa meski hasil CKG telah memberikan gambaran nyata kondisi kesehatan warga, cakupan layanan masih perlu ditingkatkan. “Saat ini baru sekitar 12,33% penduduk yang terlayani oleh CKG. Kita butuh sinergi dari pemerintah kabupaten/kota agar target cakupan 80% penduduk dapat tercapai,” ujarnya. Gubernur Gusnar menegaskan bahwa peningkatan cakupan dan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan kesehatan ini harus menjadi prioritas lintas sektor demi mewujudkan masyarakat Gorontalo yang sehat dan produktif.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="182" data-end="546">Gorontalo &#8211; Hasil pemeriksaan <strong data-start="230" data-end="260">Cek Kesehatan Gratis (CKG)</strong> di Provinsi Gorontalo menunjukkan kondisi kesehatan masyarakat yang patut menjadi perhatian. Berdasarkan analisis hingga 20 Juni 2025, tercatat <strong data-start="405" data-end="480">35,83% warga Gorontalo usia di atas 18 tahun mengalami obesitas sentral</strong>, ditandai dengan ukuran lingkar perut melebihi standar kesehatan.</p>
<p data-start="548" data-end="781">Data ini dipaparkan oleh <strong data-start="573" data-end="629">Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim</strong>, dalam <strong data-start="637" data-end="711">Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyerapan Anggaran Triwulan I</strong> yang digelar di Aston Gorontalo Hotel and Villas, Senin (23/06/2025).</p>
<p data-start="783" data-end="968">Menanggapi temuan tersebut, <strong data-start="811" data-end="848">Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail</strong>, menyampaikan keprihatinan dan menekankan perlunya langkah cepat untuk menanggulangi permasalahan kesehatan masyarakat.</p>
<p data-start="783" data-end="968"><em data-start="972" data-end="1129">“Angka 35,8% obesitas sentral adalah sinyal serius. Ini harus menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap risiko kesehatan masyarakat,”</em> tegas Gubernur Gusnar.</p>
<p data-start="1154" data-end="1306">Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap program CKG yang digagas Presiden <strong data-start="1234" data-end="1254">Prabowo Subianto</strong> sebagai bagian dari <strong data-start="1275" data-end="1305">Program Prioritas Nasional</strong>.</p>
<p data-start="1154" data-end="1306"><em data-start="1310" data-end="1496">“Program CKG ini bukan hanya sekadar layanan gratis, tapi menjadi alat penting untuk memetakan kondisi riil kesehatan masyarakat. Ini adalah program yang sangat strategis dan relevan,”</em> lanjutnya.</p>
<p data-start="1570" data-end="1708">Sekda Sofian Ibrahim memaparkan sejumlah temuan penting lainnya dari layanan CKG, yang menjadi bagian dari <strong data-start="1677" data-end="1707">Program Quick Win Presiden</strong>:</p>
<ul data-start="1710" data-end="2442">
<li data-start="1710" data-end="1881">
<p data-start="1712" data-end="1881"><strong data-start="1712" data-end="1741">Kurangnya Aktivitas Fisik</strong>:<br data-start="1742" data-end="1745" />Sebanyak <strong data-start="1756" data-end="1774">96,35% peserta</strong> dinyatakan kurang beraktivitas fisik, yang berisiko meningkatkan obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.</p>
</li>
<li data-start="1883" data-end="2017">
<p data-start="1885" data-end="2017"><strong data-start="1885" data-end="1906">Kebiasaan Merokok</strong>:<br data-start="1907" data-end="1910" /><strong data-start="1912" data-end="1929">16,1% peserta</strong> tercatat sebagai perokok aktif, faktor risiko utama kanker dan penyakit kardiovaskular.</p>
</li>
<li data-start="2019" data-end="2169">
<p data-start="2021" data-end="2169"><strong data-start="2021" data-end="2042">Gula Darah Tinggi</strong>:<br data-start="2043" data-end="2046" /><strong data-start="2048" data-end="2066">14,39% peserta</strong> berada pada fase <strong data-start="2084" data-end="2099">prediabetes</strong>, sementara <strong data-start="2111" data-end="2120">4,84%</strong> mengalami <strong data-start="2131" data-end="2148">hiperglikemia</strong> (gula darah tinggi).</p>
</li>
<li data-start="2171" data-end="2294">
<p data-start="2173" data-end="2294"><strong data-start="2173" data-end="2187">Hipertensi</strong>:<br data-start="2188" data-end="2191" /><strong data-start="2193" data-end="2210">19,9% peserta</strong> mengalami tekanan darah tinggi, dan <strong data-start="2247" data-end="2265">10,08% lainnya</strong> dalam kondisi prehipertensi.</p>
</li>
<li data-start="2296" data-end="2442">
<p data-start="2298" data-end="2442"><strong data-start="2298" data-end="2325">Risiko Penyakit Jantung</strong>:<br data-start="2326" data-end="2329" />Dari pemeriksaan <strong data-start="2348" data-end="2355">EKG</strong>, <strong data-start="2357" data-end="2374">5,66% peserta</strong> menunjukkan hasil abnormal, mengindikasikan potensi risiko jantung.</p>
</li>
</ul>
<p data-start="2477" data-end="2623">Sofian juga mengungkapkan bahwa meski hasil CKG telah memberikan gambaran nyata kondisi kesehatan warga, cakupan layanan masih perlu ditingkatkan.</p>
<p data-start="2477" data-end="2623"><em data-start="2627" data-end="2800">“Saat ini baru sekitar <strong data-start="2651" data-end="2670">12,33% penduduk</strong> yang terlayani oleh CKG. Kita butuh sinergi dari pemerintah kabupaten/kota agar target cakupan <strong data-start="2766" data-end="2782">80% penduduk</strong> dapat tercapai,”</em> ujarnya.</p>
<p data-start="2811" data-end="3019">Gubernur Gusnar menegaskan bahwa peningkatan cakupan dan tindak lanjut atas hasil pemeriksaan kesehatan ini harus menjadi prioritas lintas sektor demi mewujudkan masyarakat Gorontalo yang sehat dan produktif.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/">Cek Kesehatan Gratis Ungkap Masalah Serius: 1 dari 3 Warga Gorontalo Terindikasi Obesitas Sentral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/">Cek Kesehatan Gratis Ungkap Masalah Serius: 1 dari 3 Warga Gorontalo Terindikasi Obesitas Sentral</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/cek-kesehatan-gratis-ungkap-masalah-serius-1-dari-3-warga-gorontalo-terindikasi-obesitas-sentral/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
