<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rapid Tes Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/rapid-tes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/rapid-tes/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2020 10:24:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Rapid Tes Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/rapid-tes/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HMPIG Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes ke Deprov</title>
		<link>https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov</link>
					<comments>https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 10:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HPMIG]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Tes]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5334</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Yogyakarta melakukan diskusi bersama DPRD Provinsi Gorontalo, Ahad (29/6/2020). Dalam pertemuan tersebut pengurus HPMIG periode 2019-2020 menyampaikan beberapa aspirasi. Noval Karim selaku Ketua HPMIG Yogyakarta mengungkapkan ada 4 poin yang disampaikan ke pihak DPRD salah satunya terkait anggaran tahunan cabang yang sudah 4 tahun tidak lagi bergulir. Menurutnya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/">HMPIG Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes ke Deprov</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/">HMPIG Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes ke Deprov</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Yogyakarta melakukan diskusi bersama DPRD Provinsi Gorontalo, Ahad (29/6/2020). Dalam pertemuan tersebut pengurus HPMIG periode 2019-2020 menyampaikan beberapa aspirasi. Noval Karim selaku Ketua HPMIG Yogyakarta mengungkapkan ada 4 poin yang disampaikan ke pihak DPRD salah satunya terkait anggaran tahunan cabang yang sudah 4 tahun tidak lagi bergulir. Menurutnya, mestinya hal ini menjadi perhatian serius dari pihak legislatif. \"Bahkan penggunaan dana yang dilakukan agar organisasi ini tetap berjalan sebagaimana mestinya melalui patungan dana pribadi pengurus itu sendiri\" Kata Noval. Penyampaian itu tidak menjadi kecemasan dalam mempertahankan HPMIG di Yogyakarta, sebab sampai sekarang HPMIG masih eksis dan berkembang. Kedua, mengenai anggaran asrama Wonocatur mereka meminta agar tetap dilanjutkan, mengingat setiap hujan turun mahasiswa akan menerima dampak salah satunya genangan air. \"Hal ini harus menjadi perhatian serius dari pihak yang terkait, mengingat sudah dianggarkan untuk tahun ini dan tinggal pelaksanaannya saja,\" ujar Noval. Lebih lanjut ia mengatakan, selain itu mereka juga menyoroti mahalnya biaya rapid test di tengah terpuruknya ekonomi masyarakat saat ini. Sehingga mereka meminta legislatif untuk segera membahasnya dengan pihak terkait agar ada keringanan bagi mahasiswa yang melakukan kuliah di luar daerah. \"Kami juga meminta transparansi penggunaan dana Covid 19 sesuai dengan peruntukannya, terutama menyangkut dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang terkenw dampak dari wabah ini,\" tutup Noval.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG) Cabang Yogyakarta melakukan diskusi bersama DPRD Provinsi Gorontalo, Ahad (29/6/2020). Dalam pertemuan tersebut pengurus HPMIG periode 2019-2020 menyampaikan beberapa aspirasi.</p>
<p>Noval Karim selaku Ketua HPMIG Yogyakarta mengungkapkan ada 4 poin yang disampaikan ke pihak DPRD salah satunya terkait anggaran tahunan cabang yang sudah 4 tahun tidak lagi bergulir. Menurutnya, mestinya hal ini menjadi perhatian serius dari pihak legislatif.</p>
<p>&#8220;Bahkan penggunaan dana yang dilakukan agar organisasi ini tetap berjalan sebagaimana mestinya melalui patungan dana pribadi pengurus itu sendiri&#8221; Kata Noval.</p>
<p>Penyampaian itu tidak menjadi kecemasan dalam mempertahankan HPMIG di Yogyakarta, sebab sampai sekarang HPMIG masih eksis dan berkembang. Kedua, mengenai anggaran asrama Wonocatur mereka meminta agar tetap dilanjutkan, mengingat setiap hujan turun mahasiswa akan menerima dampak salah satunya genangan air.</p>
<p>&#8220;Hal ini harus menjadi perhatian serius dari pihak yang terkait, mengingat sudah dianggarkan untuk tahun ini dan tinggal pelaksanaannya saja,&#8221; ujar Noval.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, selain itu mereka juga menyoroti mahalnya biaya rapid test di tengah terpuruknya ekonomi masyarakat saat ini. Sehingga mereka meminta legislatif untuk segera membahasnya dengan pihak terkait agar ada keringanan bagi mahasiswa yang melakukan kuliah di luar daerah.</p>
<p>&#8220;Kami juga meminta transparansi penggunaan dana Covid 19 sesuai dengan peruntukannya, terutama menyangkut dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang terkenw dampak dari wabah ini,&#8221; tutup Noval.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/">HMPIG Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes ke Deprov</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/">HMPIG Keluhkan Mahalnya Biaya Rapid Tes ke Deprov</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hmpig-keluhkan-mahalnya-biaya-rapid-tes-ke-deprov/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
