<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Jabatan Bupati Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/rumah-jabatan-bupati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/rumah-jabatan-bupati/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 22:26:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Rumah Jabatan Bupati Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/rumah-jabatan-bupati/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</title>
		<link>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe</link>
					<comments>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 22:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian budaya]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Jabatan Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Selfi Mbuinga Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbilotohe]]></category>
		<category><![CDATA[wisata religi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29757</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Suasana malam ke-27 Ramadan di Kabupaten Pohuwato, Senin (16/03/2026), berlangsung semarak dengan pelaksanaan tradisi tumbilotohe di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Tradisi yang berarti malam pemasangan lampu ini menjadi momen khas yang selalu dinantikan masyarakat Gorontalo setiap memasuki penghujung bulan suci Ramadan. Tumbilotohe, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak abad ke-15, memiliki nilai religius dan budaya yang kuat. Tradisi ini biasanya dilaksanakan serentak pada malam ke-27 Ramadan, setelah umat Muslim menunaikan puasa hari ke-26. Cahaya lampu yang menghiasi rumah dan lingkungan menjadi simbol penerangan hati serta bentuk penyambutan malam penuh berkah sebelum datangnya Idulfitri. Pada masa lampau, ketika penerangan masih terbatas, masyarakat Gorontalo menggunakan lampu sederhana berbahan alami dari seludang atau wamuta yang dibakar setelah diruncingkan, menghasilkan cahaya lembut yang menerangi malam. Hingga kini, makna filosofis tersebut tetap dipertahankan di tengah kemajuan zaman. Prosesi pemasangan lampu di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato dilakukan langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga bersama sang istri, Selfi Mbuinga Monoarfa, usai salat Magrib. Turut hadir Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Hakimu Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, Wuu Pohuwato Raman Pakilie, Kabid Kebudayaan Iswan Gau, serta sejumlah pemangku adat dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang setiap tahun setia hadir mendampingi pelaksanaan tradisi tumbilotohe di kediamannya. Ia menekankan bahwa tumbilotohe bukan hanya kegiatan simbolik, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan bentuk pelestarian budaya Islam di Gorontalo. “Tradisi tumbilotohe bukan sekadar pemasangan lampu, tetapi mengandung nilai religius dan budaya yang mendalam. Ini adalah warisan leluhur yang mesti kita jaga agar tidak luntur oleh perkembangan zaman,” kata Bupati Saipul. Ia menambahkan, selain memperindah suasana Ramadan, tumbilotohe juga menjadi simbol penerangan hati dalam menyambut hari kemenangan. “Insyaallah, dalam empat atau lima hari ke depan kita akan merayakan Idulfitri. Kita tentu masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah,” ujarnya. Bupati berharap tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi daya tarik bagi wisata religi serta budaya di Gorontalo. “Terima kasih kepada para pemangku adat yang telah memberikan pemakluman secara adat untuk pemasangan lampu malam ini. Semoga tradisi ini tetap hidup dan diteruskan oleh generasi muda di era modern,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Suasana malam ke-27 Ramadan di Kabupaten Pohuwato, Senin (16/03/2026), berlangsung semarak dengan pelaksanaan tradisi <strong>tumbilotohe</strong> di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Tradisi yang berarti <em>malam pemasangan lampu</em> ini menjadi momen khas yang selalu dinantikan masyarakat Gorontalo setiap memasuki penghujung bulan suci Ramadan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tumbilotohe, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak abad ke-15, memiliki nilai religius dan budaya yang kuat. Tradisi ini biasanya dilaksanakan serentak pada malam ke-27 Ramadan, setelah umat Muslim menunaikan puasa hari ke-26. Cahaya lampu yang menghiasi rumah dan lingkungan menjadi simbol penerangan hati serta bentuk penyambutan malam penuh berkah sebelum datangnya Idulfitri.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pada masa lampau, ketika penerangan masih terbatas, masyarakat Gorontalo menggunakan lampu sederhana berbahan alami dari seludang atau <em>wamuta</em> yang dibakar setelah diruncingkan, menghasilkan cahaya lembut yang menerangi malam. Hingga kini, makna filosofis tersebut tetap dipertahankan di tengah kemajuan zaman.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prosesi pemasangan lampu di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato dilakukan langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga bersama sang istri, Selfi Mbuinga Monoarfa, usai salat Magrib. Turut hadir Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau, Kadhi Pohuwato Syaiful Sabu, Bate Pohuwato Asmad N. Tuna, Hakimu Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, Wuu Pohuwato Raman Pakilie, Kabid Kebudayaan Iswan Gau, serta sejumlah pemangku adat dan tokoh masyarakat lainnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengucapkan terima kasih kepada para pemangku adat yang setiap tahun setia hadir mendampingi pelaksanaan tradisi tumbilotohe di kediamannya. Ia menekankan bahwa tumbilotohe bukan hanya kegiatan simbolik, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan bentuk pelestarian budaya Islam di Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Tradisi tumbilotohe bukan sekadar pemasangan lampu, tetapi mengandung nilai religius dan budaya yang mendalam. Ini adalah warisan leluhur yang mesti kita jaga agar tidak luntur oleh perkembangan zaman,” kata Bupati Saipul.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, selain memperindah suasana Ramadan, tumbilotohe juga menjadi simbol penerangan hati dalam menyambut hari kemenangan. “Insyaallah, dalam empat atau lima hari ke depan kita akan merayakan Idulfitri. Kita tentu masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Bupati berharap tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi daya tarik bagi wisata religi serta budaya di Gorontalo. “Terima kasih kepada para pemangku adat yang telah memberikan pemakluman secara adat untuk pemasangan lampu malam ini. Semoga tradisi ini tetap hidup dan diteruskan oleh generasi muda di era modern,” tutupnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/">Warisan dari Abad ke-15: Pohuwato Lestarikan Tradisi Tumbilotohe</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warisan-dari-abad-ke-15-pohuwato-lestarikan-tradisi-tumbilotohe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban</title>
		<link>https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban</link>
					<comments>https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 13:14:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bate Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[doa bersama Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dwp pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Iskandar datau]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan keagamaan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[MUI Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Nisfu Syakban]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[persiapan Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Jabatan Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Ustaz Asram Husuna]]></category>
		<category><![CDATA[Ustaz Fahri Djafar]]></category>
		<category><![CDATA[yasinan Pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29321</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/">Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/">Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Pemerintah Daerah (Pemda) Pohuwato menggelar peringatan Nisfu Syakban di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato, Senin (02/02/2026). Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan sebagai bentuk syukur dan refleksi menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato Iskandar Datau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh perempuan seperti Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Risna Ali, dan Ketua DWP Pohuwato, Ny. Suriyati Datau. Turut hadir pula Ketua MUI Pohuwato Ustaz Fahri Djafar, Kadhi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu, Imam Masjid Agung Pohuwato Ustaz Asram Husuna, Kepala Kemenhaj Pohuwato, perwakilan Kemenag Pohuwato, serta para pemangku adat setempat. Dalam sambutannya, Sekda Iskandar Datau menuturkan bahwa malam Nisfu Syakban merupakan salah satu malam istimewa bagi umat Islam. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta melakukan introspeksi diri atas perjalanan hidup dan amal ibadah. “Sebagaimana kita ketahui bersama, Nisfu Syakban juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempersiapkan diri, baik lahir maupun batin, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” ujar Iskandar. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Pohuwato untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, menjaga persatuan dan kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan, kata dia, diharapkan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera. Di akhir sambutannya, Iskandar mengimbau umat Muslim untuk mempererat silaturahmi, memohon perlindungan dari segala musibah, serta berdoa agar diberi keberkahan umur dan dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan yang penuh rahmat. Rangkaian kegiatan diisi dengan ceramah agama oleh Ustaz Fahri Djafar, yang menyoroti keutamaan malam Nisfu Syakban sebagai malam penuh ampunan dan limpahan rahmat Allah SWT. Ia menegaskan bahwa malam ke-15 bulan Syakban merupakan momen penting bagi setiap hamba untuk memperbanyak istighfar serta mempererat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin secara berjemaah yang dipimpin oleh Ustaz Asram Husuna. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, ditutup dengan salat Magrib berjemaah, dua lo lipu, serta pembacaan meeraji oleh para petuah adat sebagai simbol kebersamaan dan doa untuk keselamatan daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Pemerintah Daerah (Pemda) Pohuwato menggelar peringatan <strong>Nisfu Syakban</strong> di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato, Senin (02/02/2026). Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan sebagai bentuk syukur dan refleksi menjelang datangnya bulan suci Ramadan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Acara tersebut dihadiri oleh <strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Pohuwato Iskandar Datau</strong>, unsur <strong>Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)</strong>, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh perempuan seperti <strong>Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Risna Ali</strong>, dan <strong>Ketua DWP Pohuwato, Ny. Suriyati Datau</strong>. Turut hadir pula <strong>Ketua MUI Pohuwato Ustaz Fahri Djafar</strong>, <strong>Kadhi Pohuwato Ustaz Syaiful Sabu</strong>, <strong>Imam Masjid Agung Pohuwato Ustaz Asram Husuna</strong>, <strong>Kepala Kemenhaj Pohuwato</strong>, <strong>perwakilan Kemenag Pohuwato</strong>, serta para <strong>pemangku adat</strong> setempat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, Sekda Iskandar Datau menuturkan bahwa malam Nisfu Syakban merupakan salah satu malam istimewa bagi umat Islam. Momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta melakukan introspeksi diri atas perjalanan hidup dan amal ibadah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sebagaimana kita ketahui bersama, Nisfu Syakban juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk mempersiapkan diri, baik lahir maupun batin, dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” ujar Iskandar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Pohuwato untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, menjaga persatuan dan kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan, kata dia, diharapkan dapat tercermin dalam perilaku sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di akhir sambutannya, Iskandar mengimbau umat Muslim untuk mempererat silaturahmi, memohon perlindungan dari segala musibah, serta berdoa agar diberi keberkahan umur dan dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan yang penuh rahmat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rangkaian kegiatan diisi dengan <strong>ceramah agama</strong> oleh <strong>Ustaz Fahri Djafar</strong>, yang menyoroti keutamaan malam Nisfu Syakban sebagai malam penuh ampunan dan limpahan rahmat Allah SWT. Ia menegaskan bahwa malam ke-15 bulan Syakban merupakan momen penting bagi setiap hamba untuk memperbanyak istighfar serta mempererat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Acara kemudian dilanjutkan dengan <strong>pembacaan Surah Yasin secara berjemaah</strong> yang dipimpin oleh <strong>Ustaz Asram Husuna</strong>. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, ditutup dengan <strong>salat Magrib berjemaah</strong>, <strong>dua lo lipu</strong>, serta <strong>pembacaan meeraji</strong> oleh para petuah adat sebagai simbol kebersamaan dan doa untuk keselamatan daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/">Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/">Malam Penuh Ampunan, Pemda Pohuwato Gelar Doa Bersama di Nisfu Syakban</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/malam-penuh-ampunan-pemda-pohuwato-gelar-doa-bersama-di-nisfu-syakban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
