<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sangihe Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/sangihe/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/sangihe/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Feb 2022 03:43:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Sangihe Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/sangihe/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Saipul Inginkan Adat Tulude di Lestarikan</title>
		<link>https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan</link>
					<comments>https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2022 03:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Adat tulude]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Popayato timur]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Sangihe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=13110</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/">Saipul Inginkan Adat Tulude di Lestarikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/">Saipul Inginkan Adat Tulude di Lestarikan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Perayaan adat tulude oleh etnis Sangihe yang berada di Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur dihadiriBupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati, Suharsi Igirisa didampingi Anggota DPRD Pohuwato, (1/2/2022). Dalam sambutannya Bupati Saipul mengatakan, masyarakat Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam termasuk diantaranya upacara adat tulude yang merupakan warisan leluhur masyarakat kepulauan Nusa utara. Jika kita merujuk sejarah kebelakang, maka keberadaan etnis sangir talaud yang mendiami dan hidup berdampingan dengan masyarakat gorontalo sudah cukup lama dan memiliki ikatan persaudaraan dan sejarah yang panjang. \"Di Kabupaten Pohuwato keberadaan etnis masyarakat kepulauan nusa utara hampir ada di seluruh wilayah Pohuwato, yang terbanyak dan membentuk komunitas desa, ada di dua tempat yakni Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur dan Desa Karangetang Kecamatan Dengilo,\" Ungkap Saipul. Ia menginginkan agar kegiatan upacara adat tulude secara konsisten dan berkesinambungan dapat terus dipelihara dan dilestarikan sebagai sebuah kekayaan budaya yang mengandung makna dan nilai luhur. Menurut Saipul, ini merupakan satua keunikan yang patut dibanggakan, dimana kata tulude dalam bahasa sangihe adalah menolak. hal yang sama dalam makna bahasa Gorontalo bahwa tulude berarti menolak atau mendorong. \"Jadi ini dua rumpun bahasa yang dipakai oleh masyarakat yang mendiami wilayah dibentang lengan utara pulau sulawesi ini tentu saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Olehnya kesamaan makna ini semakin membuat kita saling menguatkan antara satu dengan lainnya sebagai sesama masyarakat Kabupaten Pohuwato tercinta,\" “Terima kasih kepada segenap masyarakat, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan adat desa londoun atas kebersamannya membangun desa serta memelihara dan merawat kebersamaan serta persatuan dan kesatuan dengan semua lapisan masyarakat sebagai satu kesatuan warga Desa Londoun,\" Tutur Saipul.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Perayaan adat tulude oleh etnis Sangihe yang berada di Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur dihadiriBupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Wakil Bupati, Suharsi Igirisa didampingi Anggota DPRD Pohuwato, (1/2/2022).</p>
<p>Dalam sambutannya Bupati Saipul mengatakan, masyarakat Indonesia memiliki kekayaan budaya yang beragam termasuk diantaranya upacara adat tulude yang merupakan warisan leluhur masyarakat kepulauan Nusa utara.</p>
<p>Jika kita merujuk sejarah kebelakang, maka keberadaan etnis sangir talaud yang mendiami dan hidup berdampingan dengan masyarakat gorontalo sudah cukup lama dan memiliki ikatan persaudaraan dan sejarah yang panjang.</p>
<p>&#8221;Di Kabupaten Pohuwato keberadaan etnis masyarakat kepulauan nusa utara hampir ada di seluruh wilayah Pohuwato, yang terbanyak dan membentuk komunitas desa, ada di dua tempat yakni Desa Londoun, Kecamatan Popayato Timur dan Desa Karangetang Kecamatan Dengilo,&#8221; Ungkap Saipul.</p>
<p>Ia menginginkan agar kegiatan upacara adat tulude secara konsisten dan berkesinambungan dapat terus dipelihara dan dilestarikan sebagai sebuah kekayaan budaya yang mengandung makna dan nilai luhur.</p>
<p>Menurut Saipul, ini merupakan satua keunikan yang patut dibanggakan, dimana kata tulude dalam bahasa sangihe adalah menolak. hal yang sama dalam makna bahasa Gorontalo bahwa tulude berarti menolak atau mendorong.</p>
<p>&#8220;Jadi ini dua rumpun bahasa yang dipakai oleh masyarakat yang mendiami wilayah dibentang lengan utara pulau sulawesi ini tentu saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Olehnya kesamaan makna ini semakin membuat kita saling menguatkan antara satu dengan lainnya sebagai sesama masyarakat Kabupaten Pohuwato tercinta,&#8221;</p>
<p>“Terima kasih kepada segenap masyarakat, aparat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan adat desa londoun atas kebersamannya membangun desa serta memelihara dan merawat kebersamaan serta persatuan dan kesatuan dengan semua lapisan masyarakat sebagai satu kesatuan warga Desa Londoun,&#8221; Tutur Saipul.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/">Saipul Inginkan Adat Tulude di Lestarikan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/">Saipul Inginkan Adat Tulude di Lestarikan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/saipul-inginkan-adat-tulude-di-lestarikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
