<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sekolah tatap muka Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/sekolah-tatap-muka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/sekolah-tatap-muka/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Aug 2021 06:16:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>sekolah tatap muka Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/sekolah-tatap-muka/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pembimbingan Belajar Siswa Melalui Sekolah Kreatif Jadi Solusi Pemda Gorut</title>
		<link>https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut</link>
					<comments>https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2021 06:16:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Skb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10909</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT &#8211; Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 (empat) Menteri tentang membolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Irwan Usman. Irwan Usman mengatakan SKB tersebut perlu dijabarkan dengan analisis yang mempertimbangkan bagaimana nanti berpotensi menimbulkan kerumunan. Sehingga pihaknya memutuskan untuk belum melaksanakan pembelajaran tatap muka, tetapi melakukan pendekatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/">Pembimbingan Belajar Siswa Melalui Sekolah Kreatif Jadi Solusi Pemda Gorut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/">Pembimbingan Belajar Siswa Melalui Sekolah Kreatif Jadi Solusi Pemda Gorut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT - Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 (empat) Menteri tentang membolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Irwan Usman. Irwan Usman mengatakan SKB tersebut perlu dijabarkan dengan analisis yang mempertimbangkan bagaimana nanti berpotensi menimbulkan kerumunan. Sehingga pihaknya memutuskan untuk belum melaksanakan pembelajaran tatap muka, tetapi melakukan pendekatan pembimbingan belajar siswa melalui sekolah kreatif. \"Nah, inilah yang kita lakukan. Artinya, konsep ini mengembangkan ide gagasan dari satuan pendidikan bahwa di masa pandemi itu, maka perlu menumbuhkan inovasi-inovasi, ide-ide gagasan yang kreatif, yang bisa dikembangkan dalam hal pengembangan pembelajaran, khususnya di masing-masing satuan pendidikan,\" Paparnya saat di temui awak media Jumat (27/8/2021). Ia menjelaskan proses pendekatan pembimbingan belajar siswa melalui sekolah kreatif ini, siswa-siswi tetap menggunakan seragam sekolah. Oleh pihaknya, itu dilakukan untum memberikan identitas, supaya bisa mengenal bahwa ini siswa. \"Karena kalau tidak memakai seragam sekolah, maka sulit kita membedakan mana siswa dan bukan atau masyarakat lainnya,\" terangnya. Oleh karena itu, sekali lagi Irwan menegaskan, bahwa proses kegiatan pembelajaran di Gorut belum tatap muka, tetapi melaksanakan pembinaan pembelajaran dengan pendekatan sekolah kreatif. \"Sehingga inilah tumbuh ide gagasan yang inovatif dan tidak merata. Karena setiap satuan pendidikan, konsepnya masih berbeda-beda. Jadi, sifatnya kondisional,\" tutupnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT &#8211; Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 (empat) Menteri tentang membolehkan pembelajaran tatap muka di sekolah, ditanggapi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Irwan Usman.</p>
<p>Irwan Usman mengatakan SKB tersebut perlu dijabarkan dengan analisis yang mempertimbangkan bagaimana nanti berpotensi menimbulkan kerumunan.</p>
<p>Sehingga pihaknya memutuskan untuk belum melaksanakan pembelajaran tatap muka, tetapi melakukan pendekatan pembimbingan belajar siswa melalui sekolah kreatif.</p>
<p>&#8220;Nah, inilah yang kita lakukan. Artinya, konsep ini mengembangkan ide gagasan dari satuan pendidikan bahwa di masa pandemi itu, maka perlu menumbuhkan inovasi-inovasi, ide-ide gagasan yang kreatif, yang bisa dikembangkan dalam hal pengembangan pembelajaran, khususnya di masing-masing satuan pendidikan,&#8221; Paparnya saat di temui awak media Jumat (27/8/2021).</p>
<p>Ia menjelaskan proses pendekatan pembimbingan belajar siswa melalui sekolah kreatif ini, siswa-siswi tetap menggunakan seragam sekolah. Oleh pihaknya, itu dilakukan untum memberikan identitas, supaya bisa mengenal bahwa ini siswa.</p>
<p>&#8220;Karena kalau tidak memakai seragam sekolah, maka sulit kita membedakan mana siswa dan bukan atau masyarakat lainnya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Oleh karena itu, sekali lagi Irwan menegaskan, bahwa proses kegiatan pembelajaran di Gorut belum tatap muka, tetapi melaksanakan pembinaan pembelajaran dengan pendekatan sekolah kreatif.</p>
<p>&#8220;Sehingga inilah tumbuh ide gagasan yang inovatif dan tidak merata. Karena setiap satuan pendidikan, konsepnya masih berbeda-beda. Jadi, sifatnya kondisional,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/">Pembimbingan Belajar Siswa Melalui Sekolah Kreatif Jadi Solusi Pemda Gorut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/">Pembimbingan Belajar Siswa Melalui Sekolah Kreatif Jadi Solusi Pemda Gorut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pembimbingan-belajar-siswa-melalui-sekolah-kreatif-jadi-solusi-pemda-gorut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka</title>
		<link>https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka</link>
					<comments>https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2020 11:30:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[mendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah tatap muka]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Zona hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5863</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA-Seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA yang berada di zona kuning maupun zona hijau COVID-19 sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ketentuan ini berlaku dengan catatan peserta didik yang ikut, dibatasi 50 persen. Hal ini berdasarkan penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (7/8/2020). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/">Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/">Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("JAKARTA-Seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA yang berada di zona kuning maupun zona hijau COVID-19 sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ketentuan ini berlaku dengan catatan peserta didik yang ikut, dibatasi 50 persen. Hal ini berdasarkan penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (7/8/2020). Menurutnya, pembatasan peserta didik yang ikut bukan berarti tak ada siswa yang tak mengikuti proses pembelajaran. Tetapi siswa lainnya akan mengikuti di waktu selanjutnya sehingga akan di gunakan sistem rotasi. \"Kapasitas itu harus dilakukan. Mau tidak mau dilakukan shifting. SD, SMP, SMA 50 persen. Jadi harus menggunakan sistem rotasi,\" ungkap Nadiem Dirinya juga mengatakan, setiap pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah harus mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid, dimana semuanya harus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tak melakukan kontak langsung. \'\'harus ada kesepakatan dari pihak sekolah dan orang tua murid untuk bisa memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka\" Kata Nadiem. Dirinya berharap setelah ada kesepakatan bersama dengan orang tua siswa, Kepala sekolah wajib menyediakan daftar ceklis, dan perangkat lainnya sesuai dengan pencegahan dan penaganan covid. \"Jadi tidak mudah. Standarnya sangat ketat dan harus dimonitor dengan pemda sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka,\" tandasnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>JAKARTA-Seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA yang berada di zona kuning maupun zona hijau COVID-19 sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ketentuan ini berlaku dengan catatan peserta didik yang ikut, dibatasi 50 persen. Hal ini berdasarkan penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (7/8/2020).</p>
<p>Menurutnya, pembatasan peserta didik yang ikut bukan berarti tak ada siswa yang tak mengikuti proses pembelajaran. Tetapi siswa lainnya akan mengikuti di waktu selanjutnya sehingga akan di gunakan sistem rotasi.</p>
<p>&#8220;Kapasitas itu harus dilakukan. Mau tidak mau dilakukan shifting. SD, SMP, SMA 50 persen. Jadi harus menggunakan sistem rotasi,&#8221; ungkap Nadiem</p>
<p>Dirinya juga mengatakan, setiap pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah harus mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid, dimana semuanya harus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tak melakukan kontak langsung.</p>
<p>&#8221;harus ada kesepakatan dari pihak sekolah dan orang tua murid untuk bisa memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka&#8221; Kata Nadiem.</p>
<p>Dirinya berharap setelah ada kesepakatan bersama dengan orang tua siswa, Kepala sekolah wajib menyediakan daftar ceklis, dan perangkat lainnya sesuai dengan pencegahan dan penaganan covid.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak mudah. Standarnya sangat ketat dan harus dimonitor dengan pemda sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka,&#8221; tandasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/">Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/">Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mendikbud-bolehkan-sekolah-di-wilayah-zona-hijau-dan-kuning-belajar-tatap-muka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
