<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sosialisasi ketaspenan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/sosialisasi-ketaspenan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/sosialisasi-ketaspenan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Sep 2022 11:42:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Sosialisasi ketaspenan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/sosialisasi-ketaspenan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sosialisasi Ketaspenan, Marten Taha: Persiapkan Diri Hadapi Masa Pensiun</title>
		<link>https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun</link>
					<comments>https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Sep 2022 11:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[MARTEN TAHA]]></category>
		<category><![CDATA[Masa pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi ketaspenan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15462</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/">Sosialisasi Ketaspenan, Marten Taha: Persiapkan Diri Hadapi Masa Pensiun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/">Sosialisasi Ketaspenan, Marten Taha: Persiapkan Diri Hadapi Masa Pensiun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya justru masa pensiun adalah titik awal dari kebebasan dalam menentukan arah hidup selanjutnya, untuk menjadi lebih baik melalui mindset dan kondisi mental yang baik pula. Demikian diungkapkan Wali kota Gorontalo Marten Taha sosialisasi ketaspenan dan penyerahan secara simbolis surat keputusan Wali kota tentang pensiun Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, di gedung BLY, (19/9/2022). Menurut Marten, masa pensiun dapat dimanfaatkan untuk mengisi lembaran hidup yang selama ini terlewatkan disebabkan oleh tugas dan tanggung jawab yang begitu padat, seperti waktu bersama keluarga interaksi dengan sanak saudara hingga komunikasi dengan kerabat lama. \"Mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun tentunya diperlukan strategi yang tepat. Jangan sampai masa pensiun justru mendegradasi kualitas diri yang selama ini kita telah bangun selama karir sebagai abdi negara,\" Ungkap Wali Kota. Masa pensiun atau yang lebih dimaknai sebagai Purnama Bakti adalah periode seorang Abdi Negara berhenti dalam melaksanakan tugas kedinasan karena telah mencapai batas usia sebagaimana ketentuan dalam peraturan perundang-undangan. Marten menjelaskan, pada masa ini seorang pensiunan akan mengalami transisi dalam pola hidupnya disebabkan oleh berubahnya aktivitas sehari-hari, hilangnya kedudukan dan tanggung jawab seperti saat masih bertugas penghasilan yang menurun hingga usia yang semakin senja. \"Oleh karena itu, seorang pensiunan harus mendapat pembekalan yang komprehensif dalam menyong periode tersebut karena periode pensiun bukan merupakan batasan untuk berhenti berkarya dan menghasilkan hal produktif dalam kehidupan bermasyarakat, \" Jelas Wali Kota. \"Persiapan yang dapat dilakukan adalah merencanakan pekerjaan atau aktivitas yang akan dijalani setelah pensiun nanti dengan menginventarisasi diri pada sejumlah aspek, seperti sumber daya yang dimiliki, kesiapan finansial, kesiapan fisik hingga yang penting dipersiapkan ialah dukungan keluarga,\" Terang Marten Taha.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya justru masa pensiun adalah titik awal dari kebebasan dalam menentukan arah hidup selanjutnya, untuk menjadi lebih baik melalui mindset dan kondisi mental yang baik pula.</p>
<p>Demikian diungkapkan Wali kota Gorontalo Marten Taha sosialisasi ketaspenan dan penyerahan secara simbolis surat keputusan Wali kota tentang pensiun Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, di gedung BLY, (19/9/2022).</p>
<p>Menurut Marten, masa pensiun dapat dimanfaatkan untuk mengisi lembaran hidup yang selama ini terlewatkan disebabkan oleh tugas dan tanggung jawab yang begitu padat, seperti waktu bersama keluarga interaksi dengan sanak saudara hingga komunikasi dengan kerabat lama.</p>
<p>&#8220;Mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun tentunya diperlukan strategi yang tepat. Jangan sampai masa pensiun justru mendegradasi kualitas diri yang selama ini kita telah bangun selama karir sebagai abdi negara,&#8221; Ungkap Wali Kota.</p>
<p>Masa pensiun atau yang lebih dimaknai sebagai Purnama Bakti adalah periode seorang Abdi Negara berhenti dalam melaksanakan tugas kedinasan karena telah mencapai batas usia sebagaimana ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.</p>
<p>Marten menjelaskan, pada masa ini seorang pensiunan akan mengalami transisi dalam pola hidupnya disebabkan oleh berubahnya aktivitas sehari-hari, hilangnya kedudukan dan tanggung jawab seperti saat masih bertugas penghasilan yang menurun hingga usia yang semakin senja.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, seorang pensiunan harus mendapat pembekalan yang komprehensif dalam menyong periode tersebut karena periode pensiun bukan merupakan batasan untuk berhenti berkarya dan menghasilkan hal produktif dalam kehidupan bermasyarakat, &#8221; Jelas Wali Kota.</p>
<p>&#8220;Persiapan yang dapat dilakukan adalah merencanakan pekerjaan atau aktivitas yang akan dijalani setelah pensiun nanti dengan menginventarisasi diri pada sejumlah aspek, seperti sumber daya yang dimiliki, kesiapan finansial, kesiapan fisik hingga yang penting dipersiapkan ialah dukungan keluarga,&#8221; Terang Marten Taha.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/">Sosialisasi Ketaspenan, Marten Taha: Persiapkan Diri Hadapi Masa Pensiun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/">Sosialisasi Ketaspenan, Marten Taha: Persiapkan Diri Hadapi Masa Pensiun</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sosialisasi-ketaspenan-marten-taha-persiapkan-diri-hadapi-masa-pensiun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
