<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sumo Foundation Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/sumo-foundation/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/sumo-foundation/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2020 10:26:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Sumo Foundation Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/sumo-foundation/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SuMo Foundation Berikan Penghargaan ke 10 Tokoh</title>
		<link>https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh</link>
					<comments>https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2020 10:17:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Suharso Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumo Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6016</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-SuMo Foundation (Yayasan Suharso Monoarfa) kembali memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh desa dan guru pejuang yang dengan tulus ikhlas memberi manfaat kepada masyarakat. Ada lima tokoh desa dan lima guru pejuang yang meraih penghargaan pada acara SUMO Foundation Awards 4 – 2020 yang digelar Sabtu (15/8/2020) di Ballroom TC Damhil, Universitas Negeri Gorontalo. Dalam sambutannya, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/">SuMo Foundation Berikan Penghargaan ke 10 Tokoh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/">SuMo Foundation Berikan Penghargaan ke 10 Tokoh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-SuMo Foundation (Yayasan Suharso Monoarfa) kembali memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh desa dan guru pejuang yang dengan tulus ikhlas memberi manfaat kepada masyarakat. Ada lima tokoh desa dan lima guru pejuang yang meraih penghargaan pada acara SUMO Foundation Awards 4 – 2020 yang digelar Sabtu (15/8/2020) di Ballroom TC Damhil, Universitas Negeri Gorontalo. Dalam sambutannya, Pembina SUMO Foundation, DR. H. Suharso Monoarfa, yang juga menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI menyampaikan latar belakang dilaksanakannya kegiatan rutin pemberian penghargaan kepada para guru dan tokoh di Gorontalo. Di mana, tidak sedikit dari para guru dan tokoh di desa yang telah memberikan contoh dan bukti bahwa pembangunan kualitas masyarakat cukup besar dipengaruhi oleh kualitas guru dan tokoh masyarakat di tingkat desa. “Orang desa, menjadi key actors dan ujung tombak pembangunan. Namun, perlu disadari pula bahwa tidak banyak usaha yang telah kita lakukan untuk memberikan penghargaan kepada para guru dan tokoh desa tersebut. Padahal penghargaan sekecil apa pun dapat memotivasi mereka, juga memotivasi guru dan tokoh di desa-desa lain, untuk semakin produktif menciptakan karya nyata untuk masyarakat di sekitarnya. Mereka, pendek kata, dapat menjadi teladan yang patut digugu dan ditiru. Dorongan untuk memberikan apresiasi itulah yang melatari Yayasan Suharso Monoarfa melaksanakan kegiatan dengan tajuk “Penghargaan Yayasan Suharso Monoarfa kepada Guru Pejuang dan Tokoh Desa,\" ujar Suharso. Ia menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada para guru pejuang dan tokoh desa di Provinsi Gorontalo atas dasar kesadaran betapa kualitas keterdidikan dan skill SDM di daerah ini masih minim dan membutuhkan peran lebih dari guru dan tokoh desa di daerah ini. Direktur SUMO Foundation wilayah Gorontalo, Elnino M. Husein Mohi menjelaskan bahwa, sejak tahun 2008, representative SuMo Foundation untuk Gorontalo telah menyelenggarakan program pemberian penghargaan kepada para “guru pejuang” dan “tokoh desa” di Provinsi Gorontalo. Guru Pejuang adalah tenaga pendidik yang mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan bangsa secara tulus walaupun dibatasi oleh berbagai kendala. Sementara Tokoh Desa adalah mereka yang secara kreatif, inovatif, dan tulus membangun bangsa ini dari desanya masing-masing walaupun memiliki berbagai keterbatasan. “SuMo Foundation Awards I (2008), II (2010), dan III (2012) telah memberikan penghargaan kepada 78 orang guru pejuang dan tokoh desa. Setelah sempat tertunda beberapa kali, SUMO Foundation Awards ke-4 baru berhasil dilaksanakan pada 15 Agustus 2020 ini.”, jelas anggota Komisi XI DPR RI ini. Didukung oleh tata cahaya dan audio visual yang canggih, pelaksanaan acara ini dinilai oleh berbagai pihak hampir setara dengan konsep awarding ceremony level nasional. Ketua steering committee yang merancang konsep acara, Syamsu Panna mengaku, mempersiapkan teknis acara ini dalam waktu hanya 10 hari. “Proses pencarian, penilaian, dan peliputan para tokoh dan guru memang sudah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu. Kami melibatkan sejumlah wartawan TV nasional. MetroTV, TVone, SCTV. Menjadi lambat karena adanya pandemi. Tapi untuk persiapan pelaksanaan acaranya sendiri hanya sepuluh hari. Itu setelah kami mendapatkan kepastian jadwal kedatangan Pak Menteri Suharso Monoarfa”, ungkap Syamsu Panna. Untuk teknis pelaksanaan acara, Direktur Elnino Center ini juga mengaku diorganize oleh tim Elnino Center yang beberapa di antaranya berpengalaman menjadi tim kreatif di Net TV dan Trans TV. “Iya, di tim kami ada Arif Gobel yang pernah menjadi tim kreatif Net TV. Dia menghandle teknis seremoni. Untuk teknis broadcasting dibantu oleh Didin Kasim yang pernah menjadi tim kreatif Trans TV,\" pungkas Syamsu. Berikut profil singkat 5 tokoh desa dan 5 guru pejuang peraih SUMO Foundation Awards 4 – 2020: TOKOH DESA 1. Bripka Suparno Hamzah 2. Heriyanto Gobel & Mukmin Badu (Harry & Mimin Homestay) 3. Irwan Tangio 4. Husain Wadipulu alias Opa Sadam, dan 5. Bunairi Guru Pejuang 1. Kasmad Daud 2. Saharia Mardia 3. Jatia Lahani 4. Herlina Laiya, serta 5. Aisah Raima Karim", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-SuMo Foundation (Yayasan Suharso Monoarfa) kembali memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh desa dan guru pejuang yang dengan tulus ikhlas memberi manfaat kepada masyarakat.</p>
<p>Ada lima tokoh desa dan lima guru pejuang yang meraih penghargaan pada acara SUMO Foundation Awards 4 – 2020 yang digelar Sabtu (15/8/2020) di Ballroom TC Damhil, Universitas Negeri Gorontalo.</p>
<p>Dalam sambutannya, Pembina SUMO Foundation, DR. H. Suharso Monoarfa, yang juga menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI menyampaikan latar belakang dilaksanakannya kegiatan rutin pemberian penghargaan kepada para guru dan tokoh di Gorontalo.</p>
<p>Di mana, tidak sedikit dari para guru dan tokoh di desa yang telah memberikan contoh dan bukti bahwa pembangunan kualitas masyarakat cukup besar dipengaruhi oleh kualitas guru dan tokoh masyarakat di tingkat desa.</p>
<p>“Orang desa, menjadi key actors dan ujung tombak pembangunan. Namun, perlu disadari pula bahwa tidak banyak usaha yang telah kita lakukan untuk memberikan penghargaan kepada para guru dan tokoh desa tersebut. Padahal penghargaan sekecil apa pun dapat memotivasi mereka, juga memotivasi guru dan tokoh di desa-desa lain, untuk semakin produktif menciptakan karya nyata untuk masyarakat di sekitarnya. Mereka, pendek kata, dapat menjadi teladan yang patut digugu dan ditiru. Dorongan untuk memberikan apresiasi itulah yang melatari Yayasan Suharso Monoarfa melaksanakan kegiatan dengan tajuk “Penghargaan Yayasan Suharso Monoarfa kepada Guru Pejuang dan Tokoh Desa,&#8221; ujar Suharso.</p>
<p>Ia menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada para guru pejuang dan tokoh desa di Provinsi Gorontalo atas dasar kesadaran betapa kualitas keterdidikan dan skill SDM di daerah ini masih minim dan membutuhkan peran lebih dari guru dan tokoh desa di daerah ini.</p>
<p>Direktur SUMO Foundation wilayah Gorontalo, Elnino M. Husein Mohi menjelaskan bahwa, sejak tahun 2008, representative SuMo Foundation untuk Gorontalo telah menyelenggarakan program pemberian penghargaan kepada para “guru pejuang” dan “tokoh desa” di Provinsi Gorontalo. Guru Pejuang adalah tenaga pendidik yang mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan bangsa secara tulus walaupun dibatasi oleh berbagai kendala. Sementara Tokoh Desa adalah mereka yang secara kreatif, inovatif, dan tulus membangun bangsa ini dari desanya masing-masing walaupun memiliki berbagai keterbatasan.</p>
<p>“SuMo Foundation Awards I (2008), II (2010), dan III (2012) telah memberikan penghargaan kepada 78 orang guru pejuang dan tokoh desa. Setelah sempat tertunda beberapa kali, SUMO Foundation Awards ke-4 baru berhasil dilaksanakan pada 15 Agustus 2020 ini.”, jelas anggota Komisi XI DPR RI ini.</p>
<p>Didukung oleh tata cahaya dan audio visual yang canggih, pelaksanaan acara ini dinilai oleh berbagai pihak hampir setara dengan konsep awarding ceremony level nasional. Ketua steering committee yang merancang konsep acara, Syamsu Panna mengaku, mempersiapkan teknis acara ini dalam waktu hanya 10 hari.</p>
<p>“Proses pencarian, penilaian, dan peliputan para tokoh dan guru memang sudah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu. Kami melibatkan sejumlah wartawan TV nasional. MetroTV, TVone, SCTV. Menjadi lambat karena adanya pandemi. Tapi untuk persiapan pelaksanaan acaranya sendiri hanya sepuluh hari. Itu setelah kami mendapatkan kepastian jadwal kedatangan Pak Menteri Suharso Monoarfa”, ungkap Syamsu Panna.</p>
<p>Untuk teknis pelaksanaan acara, Direktur Elnino Center ini juga mengaku diorganize oleh tim Elnino Center yang beberapa di antaranya berpengalaman menjadi tim kreatif di Net TV dan Trans TV.</p>
<p>“Iya, di tim kami ada Arif Gobel yang pernah menjadi tim kreatif Net TV. Dia menghandle teknis seremoni. Untuk teknis broadcasting dibantu oleh Didin Kasim yang pernah menjadi tim kreatif Trans TV,&#8221; pungkas Syamsu.</p>
<p>Berikut profil singkat 5 tokoh desa dan 5 guru pejuang peraih SUMO Foundation Awards 4 – 2020:<br />
TOKOH DESA<br />
1. Bripka Suparno Hamzah<br />
2. Heriyanto Gobel &amp; Mukmin Badu (Harry &amp; Mimin Homestay)<br />
3. Irwan Tangio<br />
4. Husain Wadipulu alias Opa Sadam, dan<br />
5. Bunairi</p>
<p>Guru Pejuang<br />
1. Kasmad Daud<br />
2. Saharia Mardia<br />
3. Jatia Lahani<br />
4. Herlina Laiya, serta<br />
5. Aisah Raima Karim</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/">SuMo Foundation Berikan Penghargaan ke 10 Tokoh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/">SuMo Foundation Berikan Penghargaan ke 10 Tokoh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sumo-foundation-berikan-penghargaan-ke-10-tokoh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Tempat Maksiat Jadi Masjid, Bripka Suparno Raih Penghargaan Sumo Foundation</title>
		<link>https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation</link>
					<comments>https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2020 12:47:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bripka Suparno]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polri]]></category>
		<category><![CDATA[Sumo Foundation]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5973</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Adalah Bripka Suparno Hamzah, Kanit Binmas Polsek Bongomeme yang beberapa waktu lalu melakukan aksi kebajikan merubah tempat maksiat menjadi masjid. Sabtu (15/8) kemarin, pria ini turut meraih penghargaan Sumo Foundation Awards Ke-4 dari 10 orang tokoh inspiratif yang digelar di Ball Room Hotel Dumhil Kota Gorontalo. Penghargaan diserahkan langsung Menteri PPN RI atau Kepala Bappenas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/">Ubah Tempat Maksiat Jadi Masjid, Bripka Suparno Raih Penghargaan Sumo Foundation</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/">Ubah Tempat Maksiat Jadi Masjid, Bripka Suparno Raih Penghargaan Sumo Foundation</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Adalah Bripka Suparno Hamzah, Kanit Binmas Polsek Bongomeme yang beberapa waktu lalu melakukan aksi kebajikan merubah tempat maksiat menjadi masjid. Sabtu (15/8) kemarin, pria ini turut meraih penghargaan Sumo Foundation Awards Ke-4 dari 10 orang tokoh inspiratif yang digelar di Ball Room Hotel Dumhil Kota Gorontalo. Penghargaan diserahkan langsung Menteri PPN RI atau Kepala Bappenas DR. (H.C) Ir. H. Suharso Monoarfa. Mereka mendapatkan uang, piagam, dan medali. Bripka Suparno Hamzah sendiri masuk dalam salah satu dari 5 orang peraih penghargaan, kategori Tokoh Desa karena mengubah tempat maksiat menjadi masjid di wilayah Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo dengan menyisihkan hasil gajinya setiap bulan atau sisa keuntungan dari pembuatan batu bata (batako). Sebelumnya, Bripka Suparno mengaku bangga karena tidak menduga apa yang dilakukannya tanpa pamrih tersebut, menjadi salah satu inspirasi untuk orang lain. Selain 5 orang peraih kategori Tokoh Desa, 5 orang lainnya juga yang termasuk dalam kategori Guru Pejuang menerima penghargaan di tempat tersebut.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Adalah Bripka Suparno Hamzah, Kanit Binmas Polsek Bongomeme yang beberapa waktu lalu melakukan aksi kebajikan merubah tempat maksiat menjadi masjid. Sabtu (15/8) kemarin, pria ini turut meraih penghargaan Sumo Foundation Awards Ke-4 dari 10 orang tokoh inspiratif yang digelar di Ball Room Hotel Dumhil Kota Gorontalo.</p>
<p>Penghargaan diserahkan langsung Menteri PPN RI atau Kepala Bappenas DR. (H.C) Ir. H. Suharso Monoarfa. Mereka mendapatkan uang, piagam, dan medali.</p>
<p>Bripka Suparno Hamzah sendiri masuk dalam salah satu dari 5 orang peraih penghargaan, kategori Tokoh Desa karena mengubah tempat maksiat menjadi masjid di wilayah Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo dengan menyisihkan hasil gajinya setiap bulan atau sisa keuntungan dari pembuatan batu bata (batako).</p>
<p>Sebelumnya, Bripka Suparno mengaku bangga karena tidak menduga apa yang dilakukannya tanpa pamrih tersebut, menjadi salah satu inspirasi untuk orang lain.</p>
<p>Selain 5 orang peraih kategori Tokoh Desa, 5 orang lainnya juga yang termasuk dalam kategori Guru Pejuang menerima penghargaan di tempat tersebut.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/">Ubah Tempat Maksiat Jadi Masjid, Bripka Suparno Raih Penghargaan Sumo Foundation</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/">Ubah Tempat Maksiat Jadi Masjid, Bripka Suparno Raih Penghargaan Sumo Foundation</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ubah-tempat-maksiat-jadi-masjid-bripka-suparno-raih-penghargaan-sumo-foundation/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
