<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tambang Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tambang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tambang/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2024 12:35:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Tambang Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tambang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PT. Loka Indah Lestari Bantah Tuduhan Kriminalisasi</title>
		<link>https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi</link>
					<comments>https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 20:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalisasi warga]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22741</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Loka Indah Lestari melalui Senior Manager Legal, Fauzan Abdi, memberikan tanggapan terhadap berita yang beredar di kalangan publik terkait tudingan kriminalisasi yang diduga dilakukan oleh pihak perusahaan. Fauzan membantah isu tindakan kriminalisasi dan tudingan pencurian kepada warga sebagaimana yang diberitakan. &#8220;Hal itu tidak benar dan seolah hanya menyudutkan satu pihak. Oleh karena itu, kami [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/">PT. Loka Indah Lestari Bantah Tuduhan Kriminalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/">PT. Loka Indah Lestari Bantah Tuduhan Kriminalisasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PT Loka Indah Lestari melalui Senior Manager Legal, Fauzan Abdi, memberikan tanggapan terhadap berita yang beredar di kalangan publik terkait tudingan kriminalisasi yang diduga dilakukan oleh pihak perusahaan. Fauzan membantah isu tindakan kriminalisasi dan tudingan pencurian kepada warga sebagaimana yang diberitakan.</p>
<p>&#8220;Hal itu tidak benar dan seolah hanya menyudutkan satu pihak. Oleh karena itu, kami perlu meluruskan berita-berita penggiringan opini yang bersifat negatif di tengah-tengah masyarakat,&#8221; ujarnya pada Minggu, 7 Juli 2024.</p>
<p>Lebih lanjut, Fauzan menjelaskan bahwa pihak perusahaan hanya mengamankan dua pemuda yang masuk ke dalam wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan untuk melakukan kegiatan pertambangan ilegal.</p>
<p>&#8220;Dua orang pemuda yang merupakan operator alat berat (excavator) kami temukan di lapangan sedang melakukan kegiatan pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan HGU milik perusahaan. Selanjutnya, dua pemuda tersebut hanya kami amankan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dengan klarifikasi ini, PT Loka Indah Lestari berharap dapat meluruskan kesalahpahaman di masyarakat dan menegaskan komitmennya untuk bertindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/">PT. Loka Indah Lestari Bantah Tuduhan Kriminalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/">PT. Loka Indah Lestari Bantah Tuduhan Kriminalisasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pt-loka-indah-lestari-bantah-tuduhan-kriminalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</title>
		<link>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali</link>
					<comments>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 17:12:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20703</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Kerusakan lingkungan semakin menjadi-jadi di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato, dan tampaknya sulit dibendung. Para pelaku usaha pertambangan dengan keberanian yang mencurigakan, menggunakan alat berat jenis escavator untuk aktivitas mereka. Pantauan yang dilakukan oleh awak media pada Senin malam (19/02/24) di wilayah Kecamatan Dengilo menunjukkan bahwa sejumlah alat berat telah mulai beroperasi. Aktivitas pengrusakan lingkungan oleh pelaku usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat jelas dengan penggunaan escavator. Yang memprihatinkan, escavator tersebut beroperasi tanpa rasa takut, bahkan jika ditemukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Ketika hal ini dilaporkan kepada Kapolres Pohuwato AKBP Winarno, respon yang diberikan pun sangat positif. \"Terima kasih atas informasinya, pak,\" ujar Kapolres Pohuwato AKBP Winarno melalui pesan singkat WhatsApp. Kerusakan lingkungan sebelumnya telah menjadi sorotan aktifis lingkungan seperti Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI). Dia menyatakan kekecewaannya atas situasi tersebut, dengan menyoroti kerusakan yang terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato. \"Saat tim kami turun ke lapangan, jelas terlihat kerusakan lingkungan yang memprihatinkan di beberapa wilayah,\" ujar Harson, Kamis (24/01/24), beberapa waktu lalu. Meskipun di beberapa wilayah seperti Desa Balayo, tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tidak menemukan aktivitas alat berat, namun bukti kerusakan lingkungan tetap terlihat jelas. Hal yang serupa terjadi di Desa Karya Baru Dengilo, dimana tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan akibat aktivitas escavator. Bahkan, beberapa escavator terlihat sedang melakukan kegiatan pertambangan. \"Kami sudah memiliki dokumentasi berupa foto dan video tentang kerusakan lingkungan ini,\" ungkap Harson. Saat ini, Harson dan timnya telah mengantongi dokumen rekomendasi kerusakan lingkungan dari DLH Kabupaten Pohuwato dan dukungan dari KPH wilayah III Pohuwato. Dokumen ini akan menjadi dasar laporan mereka terkait kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Kerusakan lingkungan semakin menjadi-jadi di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato, dan tampaknya sulit dibendung. Para pelaku usaha pertambangan dengan keberanian yang mencurigakan, menggunakan alat berat jenis escavator untuk aktivitas mereka.</p>
<p>Pantauan yang dilakukan oleh awak media pada Senin malam (19/02/24) di wilayah Kecamatan Dengilo menunjukkan bahwa sejumlah alat berat telah mulai beroperasi. Aktivitas pengrusakan lingkungan oleh pelaku usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat jelas dengan penggunaan escavator.</p>
<p>Yang memprihatinkan, escavator tersebut beroperasi tanpa rasa takut, bahkan jika ditemukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Ketika hal ini dilaporkan kepada Kapolres Pohuwato AKBP Winarno, respon yang diberikan pun sangat positif.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas informasinya, pak,&#8221; ujar Kapolres Pohuwato AKBP Winarno melalui pesan singkat WhatsApp.</p>
<p>Kerusakan lingkungan sebelumnya telah menjadi sorotan aktifis lingkungan seperti Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI). Dia menyatakan kekecewaannya atas situasi tersebut, dengan menyoroti kerusakan yang terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>&#8220;Saat tim kami turun ke lapangan, jelas terlihat kerusakan lingkungan yang memprihatinkan di beberapa wilayah,&#8221; ujar Harson, Kamis (24/01/24), beberapa waktu lalu.</p>
<p>Meskipun di beberapa wilayah seperti Desa Balayo, tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tidak menemukan aktivitas alat berat, namun bukti kerusakan lingkungan tetap terlihat jelas.</p>
<p>Hal yang serupa terjadi di Desa Karya Baru Dengilo, dimana tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan akibat aktivitas escavator. Bahkan, beberapa escavator terlihat sedang melakukan kegiatan pertambangan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah memiliki dokumentasi berupa foto dan video tentang kerusakan lingkungan ini,&#8221; ungkap Harson.</p>
<p>Saat ini, Harson dan timnya telah mengantongi dokumen rekomendasi kerusakan lingkungan dari DLH Kabupaten Pohuwato dan dukungan dari KPH wilayah III Pohuwato. Dokumen ini akan menjadi dasar laporan mereka terkait kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</title>
		<link>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal</link>
					<comments>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 16:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20240</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Maya Chayangk, seorang pengguna Facebook, menyampaikan curhatnya melalui media sosial terkait kondisi lingkungan yang diduga hancur akibat aktivitas tambang ilegal di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Dalam postingannya, Maya menanyakan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh petani untuk mengangkut jagung dari lokasi kebun. Ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kerusakan lingkungan. Maya juga mengeluhkan biaya yang sangat besar yang harus dikeluarkan oleh petani, terutama dengan kondisi jalan yang kurang nyaman. Ia menyatakan kekhawatirannya bahwa kondisi jalan yang buruk akan meningkatkan biaya pengeluaran petani dan menyebabkan mereka terlilit hutang piutang. Curhatan Maya kemudian dibagikan oleh akun Facebook bernama Hendrik Humu, yang memberikan kritikan keras kepada pemerintah Desa Balayo. Hendrik menyatakan bahwa oknum-oknum pemerintah di Desa Balayo dianggap tidak lagi memikirkan masyarakatnya dan hanya memikirkan keuntungan pribadi mereka. Dia juga menyebutkan bahwa situasi saat ini diperparah dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah (DBD). Meskipun begitu, Kepala Desa Balayo, Nanang Polumoduyo, ketika dihubungi, tidak memberikan komentar terkait persoalan tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Maya Chayangk, seorang pengguna Facebook, menyampaikan curhatnya melalui media sosial terkait kondisi lingkungan yang diduga hancur akibat aktivitas tambang ilegal di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Dalam postingannya, Maya menanyakan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh petani untuk mengangkut jagung dari lokasi kebun. Ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kerusakan lingkungan.</p>
<p>Maya juga mengeluhkan biaya yang sangat besar yang harus dikeluarkan oleh petani, terutama dengan kondisi jalan yang kurang nyaman. Ia menyatakan kekhawatirannya bahwa kondisi jalan yang buruk akan meningkatkan biaya pengeluaran petani dan menyebabkan mereka terlilit hutang piutang.</p>
<p>Curhatan Maya kemudian dibagikan oleh akun Facebook bernama Hendrik Humu, yang memberikan kritikan keras kepada pemerintah Desa Balayo. Hendrik menyatakan bahwa oknum-oknum pemerintah di Desa Balayo dianggap tidak lagi memikirkan masyarakatnya dan hanya memikirkan keuntungan pribadi mereka. Dia juga menyebutkan bahwa situasi saat ini diperparah dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah (DBD).</p>
<p>Meskipun begitu, Kepala Desa Balayo, Nanang Polumoduyo, ketika dihubungi, tidak memberikan komentar terkait persoalan tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertambangan Emas Tanpa Izin di Taluditi Tetap Beroperasi Meski Telah Menelan Korban</title>
		<link>https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban</link>
					<comments>https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Nov 2023 05:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[lsm lai]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19152</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/">Pertambangan Emas Tanpa Izin di Taluditi Tetap Beroperasi Meski Telah Menelan Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/">Pertambangan Emas Tanpa Izin di Taluditi Tetap Beroperasi Meski Telah Menelan Korban</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Prantauan awak media mengungkapkan bahwa Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Taluditi masih beroperasi, meskipun telah menelan korban. Sejumlah operator dan warga terlihat mempersiapkan alat berat, termasuk dua escavator baru, untuk menuju lokasi tambang di wilayah tersebut. Warga yang diwawancara menyebutkan, \"Lokasi tujuan kami km 60, dan kedua alat ini siap-siap akan diberangkatkan menuju lokasi.\" Mereka juga menjelaskan bahwa pemilik escavator berasal dari Manado, Sulawesi Utara, dengan seorang warga Kotamobagu yang mengelolanya di Taluditi. Dalam keterangannya, warga tidak menyebutkan jumlah escavator yang beroperasi di PETI Taluditi. Namun, mereka mengakui bahwa suplai BBM solar berasal dari luar Gorontalo dan beberapa dari SPBU Randangan. Ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi dengan Kades Makarti Jaya, Slamet Hariyadi, S.PdI, dia tidak dapat dihubungi. Sekretaris Desa Makarti Jaya, Ngadiono, S.AP, mengakui adanya escavator yang melintasi desanya. \"Benar, alat tersebut melintasi jalan desa Makarti Jaya,\" ujarnya kepada wartawan dan LSM LAI. Situasi ini memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan oleh operasi PETI Tanpa Izin di Taluditi. Masyarakat dan pihak berwenang perlu segera merespons agar dapat mengatasi masalah ini demi keberlanjutan dan keamanan wilayah setempat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Prantauan awak media mengungkapkan bahwa Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Taluditi masih beroperasi, meskipun telah menelan korban. Sejumlah operator dan warga terlihat mempersiapkan alat berat, termasuk dua escavator baru, untuk menuju lokasi tambang di wilayah tersebut.</p>
<p>Warga yang diwawancara menyebutkan, &#8220;Lokasi tujuan kami km 60, dan kedua alat ini siap-siap akan diberangkatkan menuju lokasi.&#8221; Mereka juga menjelaskan bahwa pemilik escavator berasal dari Manado, Sulawesi Utara, dengan seorang warga Kotamobagu yang mengelolanya di Taluditi.</p>
<p>Dalam keterangannya, warga tidak menyebutkan jumlah escavator yang beroperasi di PETI Taluditi. Namun, mereka mengakui bahwa suplai BBM solar berasal dari luar Gorontalo dan beberapa dari SPBU Randangan.</p>
<p>Ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi dengan Kades Makarti Jaya, Slamet Hariyadi, S.PdI, dia tidak dapat dihubungi.</p>
<p>Sekretaris Desa Makarti Jaya, Ngadiono, S.AP, mengakui adanya escavator yang melintasi desanya. &#8220;Benar, alat tersebut melintasi jalan desa Makarti Jaya,&#8221; ujarnya kepada wartawan dan LSM LAI.</p>
<p>Situasi ini memunculkan kekhawatiran terkait keamanan dan dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan oleh operasi PETI Tanpa Izin di Taluditi. Masyarakat dan pihak berwenang perlu segera merespons agar dapat mengatasi masalah ini demi keberlanjutan dan keamanan wilayah setempat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/">Pertambangan Emas Tanpa Izin di Taluditi Tetap Beroperasi Meski Telah Menelan Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/">Pertambangan Emas Tanpa Izin di Taluditi Tetap Beroperasi Meski Telah Menelan Korban</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pertambangan-emas-tanpa-izin-di-taluditi-tetap-beroperasi-meski-telah-menelan-korban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</title>
		<link>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia</link>
					<comments>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2023 05:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa kalimas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19132</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Dua warga Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berinisial K dan Y, dikabarkan meninggal dunia di lokasi tambang ilegal pada Kamis malam, sekitar pukul 23:00 WITA. Informasi yang dihimpun media menunjukkan bahwa kedua korban diduga tertimpa pohon saat tengah mengambil material tanah yang mengandung emas. Kedua korban berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ilegal di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, pada Jumat pagi sekitar pukul 09:22 WITA. Evakuasi tersebut dilakukan setelah melalui perjalanan yang cukup sulit akibat kondisi akses jalan yang jauh dari pemukiman warga. Menurut Kepala Desa Kalimas, Riston Hamim, kejadiannya diperkirakan jam 9 (malam) karena pihaknya menerima informasi pada pukul 23.00 WITA. \"Tadi pagi baru bisa dievakuasi karena lokasinya itu jauh, bisa sampai 5 jam perjalanan kalau pakai ojek, itupun kalau kondisi jalan bagus, kalau licin bisa sampai satu hari.\" Ungkapnya. Riston menjelaskan bahwa saat melihat kondisi korban, besar kemungkinan korban tertimpa pohon tepat di bagian kepala. \"Korban luka di kepala, yang satunya remuk kepalanya. Sempat akan dilakukan autopsi cuman keluarga menolak dan langsung membawa korban ke rumah duka,\" ujarnya. Lebih lanjut, Riston mengungkapkan bahwa kedua warganya merupakan pengumpul material tanah di lokasi tambang, yang dikenal dengan sebutan Kabilasa. Meskipun belum jelas apakah mereka menggunakan alat berat atau tidak, namun Riston menegaskan, \"Saya tahu mereka ini kabilasa begitu.\" Perlu dicatat, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Pada hari Senin, 20 November 2023, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, berusia 55 tahun, juga tewas tertimbun tanah longsor di lokasi tambang ilegal di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Dua warga Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berinisial K dan Y, dikabarkan meninggal dunia di lokasi tambang ilegal pada Kamis malam, sekitar pukul 23:00 WITA. Informasi yang dihimpun media menunjukkan bahwa kedua korban diduga tertimpa pohon saat tengah mengambil material tanah yang mengandung emas.</p>
<p>Kedua korban berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ilegal di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, pada Jumat pagi sekitar pukul 09:22 WITA. Evakuasi tersebut dilakukan setelah melalui perjalanan yang cukup sulit akibat kondisi akses jalan yang jauh dari pemukiman warga.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Kalimas, Riston Hamim, kejadiannya diperkirakan jam 9 (malam) karena pihaknya menerima informasi pada pukul 23.00 WITA. &#8220;Tadi pagi baru bisa dievakuasi karena lokasinya itu jauh, bisa sampai 5 jam perjalanan kalau pakai ojek, itupun kalau kondisi jalan bagus, kalau licin bisa sampai satu hari.&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Riston menjelaskan bahwa saat melihat kondisi korban, besar kemungkinan korban tertimpa pohon tepat di bagian kepala.</p>
<p>&#8220;Korban luka di kepala, yang satunya remuk kepalanya. Sempat akan dilakukan autopsi cuman keluarga menolak dan langsung membawa korban ke rumah duka,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Riston mengungkapkan bahwa kedua warganya merupakan pengumpul material tanah di lokasi tambang, yang dikenal dengan sebutan Kabilasa. Meskipun belum jelas apakah mereka menggunakan alat berat atau tidak, namun Riston menegaskan, &#8220;Saya tahu mereka ini kabilasa begitu.&#8221;</p>
<p>Perlu dicatat, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Pada hari Senin, 20 November 2023, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, berusia 55 tahun, juga tewas tertimbun tanah longsor di lokasi tambang ilegal di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Ada Izin Operasi, Penambang Emas Dengilo Diminta Hentikan Aktivitas</title>
		<link>https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jan 2022 09:02:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang rmas duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12984</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/">Tak Ada Izin Operasi, Penambang Emas Dengilo Diminta Hentikan Aktivitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/">Tak Ada Izin Operasi, Penambang Emas Dengilo Diminta Hentikan Aktivitas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Meskipun telah ada edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato berupa larangan untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan di Kecamatan Dengilo Desa Karya Baru karena dinilai ilegal. Namun hingga saat ini, masih ada beberapa oknum yang coba tak mengindahkan imbauan tersebut. Menurut Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Pemda Kabupaten Pohuwato telah mengeluarkan edaran beberapa bulan lalu, dimana aktivitas alat berat yang beroperasi di tambang Ilegal ditiadakan. \"Edaran tersebut sudah keluar 3 bulan kemarin, sampai dengan sekarang edaran tersebut masih berlaku, edaran itu untuk pelarangan aktifitas pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah Pohuwato,\" Tegas Bupati Saipul Mbuinga. Saipul menegaskan hingga saat ini belum ada pencabutan ataupun izin operasi yang diberikan oleh Pemda dan surat edaran tersebut masih berlaku dan harus dijadikan acuan oleh para penambang ilegal. Rencananya, Bupati akan mengundang unsur Forkopimda Pohuwato untuk membahas permasalahan tambang Ilegal yang masih beraktifitas di Kecamatan Dengilo. \"Berdasarkan informasi ini maka saya akan mengadakan rapat kembali dengan Forkopimda terkait tambang ilegal tersebut,\" Ujar Saipul. Sementara itu saat di konfirmasi ke pihak Polres Pohuwato, Kapolres AKBP Joko Sulistiono, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi tambang ilegal, namun pengerjaan ataupun aktivitas pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat belum dijumpai. \"Tim saya kemarin sudah melakukan pengecekan di lokasi dan menurut informasi yang kami terima tidak ada di temukan pekerjaan pertambangan menggunakan alat berat tersebut,\" Kata Kapolres Joko Sulistiono. \"Kalau masih ada aktifitas, kami akan melakukan pengecekan kembali, tinggal di sampaikan ke saya saja karena sesungguhnya pertambangan ilegal itu melanggar hukum,\" Imbuh Joko.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Meskipun telah ada edaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato berupa larangan untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan di Kecamatan Dengilo Desa Karya Baru karena dinilai ilegal. Namun hingga saat ini, masih ada beberapa oknum yang coba tak mengindahkan imbauan tersebut.</p>
<p>Menurut Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Pemda Kabupaten Pohuwato telah mengeluarkan edaran beberapa bulan lalu, dimana aktivitas alat berat yang beroperasi di tambang Ilegal ditiadakan.</p>
<p>&#8220;Edaran tersebut sudah keluar 3 bulan kemarin, sampai dengan sekarang edaran tersebut masih berlaku, edaran itu untuk pelarangan aktifitas pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah Pohuwato,&#8221; Tegas Bupati Saipul Mbuinga.</p>
<p>Saipul menegaskan hingga saat ini belum ada pencabutan ataupun izin operasi yang diberikan oleh Pemda dan surat edaran tersebut masih berlaku dan harus dijadikan acuan oleh para penambang ilegal.</p>
<p>Rencananya, Bupati akan mengundang unsur Forkopimda Pohuwato untuk membahas permasalahan tambang Ilegal yang masih beraktifitas di Kecamatan Dengilo.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi ini maka saya akan mengadakan rapat kembali dengan Forkopimda terkait tambang ilegal tersebut,&#8221; Ujar Saipul.</p>
<p>Sementara itu saat di konfirmasi ke pihak Polres Pohuwato, Kapolres AKBP Joko Sulistiono, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi tambang ilegal, namun pengerjaan ataupun aktivitas pertambangan ilegal yang menggunakan alat berat belum dijumpai.</p>
<p>&#8220;Tim saya kemarin sudah melakukan pengecekan di lokasi dan menurut informasi yang kami terima tidak ada di temukan pekerjaan pertambangan menggunakan alat berat tersebut,&#8221; Kata Kapolres Joko Sulistiono.</p>
<p>&#8220;Kalau masih ada aktifitas, kami akan melakukan pengecekan kembali, tinggal di sampaikan ke saya saja karena sesungguhnya pertambangan ilegal itu melanggar hukum,&#8221; Imbuh Joko.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/">Tak Ada Izin Operasi, Penambang Emas Dengilo Diminta Hentikan Aktivitas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/">Tak Ada Izin Operasi, Penambang Emas Dengilo Diminta Hentikan Aktivitas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-ada-izin-operasi-penambang-emas-dengilo-diminta-hentikan-aktivitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Penambang Lokal Desa Dengilo Yang Terpinggirkan</title>
		<link>https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan</link>
					<comments>https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2022 11:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa dengilo]]></category>
		<category><![CDATA[Penambang lokal gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12785</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/">Kisah Penambang Lokal Desa Dengilo Yang Terpinggirkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/">Kisah Penambang Lokal Desa Dengilo Yang Terpinggirkan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Warga lokal yang menggantungkan hidup mereka dari hasil tambang emas yang berlokasi di Desa Paguat, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato mengeluhkan rencana kawasan tersebut yang akan dimasuki perusahaan pertambangan dari luar negeri. Salah satunya, Rahmat yang merupakan warga Desa Dengilo menuturkan selama ini keberadaan tambang tersebut sangat membantu masyarakat lokal untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup sehari-hari. Menurutnya, ia merasa prihatin dengan rencana dibukanya lokasi pertambangan bagi para investor asing. Takutnya warga lokal akan mengalami kesulitan dalam mengais rezeki di lokasi tambang Dengilo. \"Saya pribadi sangat prihatin dan mendukung tentang di bukanya lokasi pertambangan yang ada di Desa Dengilo. Tambang ini sudah banyak membantu kami dalam menafkahi anak, istri kami apalagi dalam situasi pandemi seperti ini,\" terangnya. \"Alhamdulillah adanya tambang ini, saya merasa terbantu perkonomian di dalam dapur,\" Sambungnya. Bukan hanya itu, Rahmat mengatakan, tempat ini juga merupakan satu alternatif dan solusi yang paling tepat untuk menghibur diri dari rasa kekecewaan setelah mengalami musibah yang sementara di proses saat ini. \"Ini merupakan tempat kami untuk memenuhi kebutuhan hidup, tempat ini juga merupakan solusi terakhir kami untuk menutupi kesedihan kami yang telah menjadi korban dalam persoalan investasi bodong,\" Tukasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Warga lokal yang menggantungkan hidup mereka dari hasil tambang emas yang berlokasi di Desa Paguat, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato mengeluhkan rencana kawasan tersebut yang akan dimasuki perusahaan pertambangan dari luar negeri.</p>
<p>Salah satunya, Rahmat yang merupakan warga Desa Dengilo menuturkan selama ini keberadaan tambang tersebut sangat membantu masyarakat lokal untuk memenuhi kebutuhan biaya hidup sehari-hari.</p>
<p>Menurutnya, ia merasa prihatin dengan rencana dibukanya lokasi pertambangan bagi para investor asing. Takutnya warga lokal akan mengalami kesulitan dalam mengais rezeki di lokasi tambang Dengilo.</p>
<p>&#8220;Saya pribadi sangat prihatin dan mendukung tentang di bukanya lokasi pertambangan yang ada di Desa Dengilo. Tambang ini sudah banyak membantu kami dalam menafkahi anak, istri kami apalagi dalam situasi pandemi seperti ini,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah adanya tambang ini, saya merasa terbantu perkonomian di dalam dapur,&#8221; Sambungnya.</p>
<p>Bukan hanya itu, Rahmat mengatakan, tempat ini juga merupakan satu alternatif dan solusi yang paling tepat untuk menghibur diri dari rasa kekecewaan setelah mengalami musibah yang sementara di proses saat ini.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan tempat kami untuk memenuhi kebutuhan hidup, tempat ini juga merupakan solusi terakhir kami untuk menutupi kesedihan kami yang telah menjadi korban dalam persoalan investasi bodong,&#8221; Tukasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/">Kisah Penambang Lokal Desa Dengilo Yang Terpinggirkan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/">Kisah Penambang Lokal Desa Dengilo Yang Terpinggirkan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kisah-penambang-lokal-desa-dengilo-yang-terpinggirkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
