<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanaman hidroponik Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tanaman-hidroponik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tanaman-hidroponik/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 14:04:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Tanaman hidroponik Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tanaman-hidroponik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Manfaatkan Pekarangan Ibu-ibu Bhayangkari Pohuwato Bertanam Metode Hidroponik</title>
		<link>https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik</link>
					<comments>https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 14:03:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bertanam metode hidroponik]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkari pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kadia pertanian pohiwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman hidroponik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=15593</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/">Manfaatkan Pekarangan Ibu-ibu Bhayangkari Pohuwato Bertanam Metode Hidroponik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/">Manfaatkan Pekarangan Ibu-ibu Bhayangkari Pohuwato Bertanam Metode Hidroponik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: inherit;"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Inisiatif pengurus cabang Bhayangkari Pohuwato dalam pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mendapat apresiasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato. Dengan melibatkan penyuluh pertanian untuk memberikan pemahaman bertanaman yang baik dan menggunakan metode hidroponik. Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung inisiasi dari ibu-ibu bhayangkari yang memanfaatkan pekarangan untuk ditanami berbagai jenis tanaman hidroponik. Menurut Kamri, tanaman yang cocok ditanam di pekarangan ialah tanaman yang sangat produktif atau sangat dibutuhkan untuk menunjang pangan dalam rumah tangga, contohnya seperti Rica, Tomat, dan sejenisnya. \"Misalnya, jika tanaman bunga diganti dengan tanaman cabai dan tomat maka bisa menghemat biaya pengeluaran dalam rumah tangga, apalagi di gorontalo harga cabai dalam kurun waktu tertentu bisa menembus ratusan ribu perkilo,\" terangnya. Selain itu, Kamri juga mengatakan bahwa hasil dari penanaman yang diperoleh bisa menjadi sumber pendapatan alternatif dalam rumah tangga apabila karangan yang dimiliki per-orangnya lebih luas. \"Jika masing-masing rumah tangga memiliki halaman yang cukup luas untuk ditanami sampai sekitar 100 lebih Hidroponik, apalagi kalau rica yang bisa tahan sampai 1 tahun, jika hasil panen yang didapat misalnya 8 kg terus dijual setengah kilonya 40.000, maka itu bisa jadi sumber pendapatan alternatif dalam rumah tangga,\" pungkasnya. Di tempat yang sama, Penyuluh Pertanian, Nova Antula mengatakan bahwa jenis tanaman yang mereka tanam adalah Sayur-sayuran, Obat-obatan, dan Buah-buahan. \"Untuk tanaman cabe dan tomat saat ini sudah berbunga. Sementara tanaman lainnya seperti sayur sawi dan seledri sudah di panen oleh Ibu-ibu bhayangkari,\" jelasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </span></p>
<p>POHUWATO &#8211; Inisiatif pengurus cabang Bhayangkari Pohuwato dalam pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) mendapat apresiasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato. Dengan melibatkan penyuluh pertanian untuk memberikan pemahaman bertanaman yang baik dan menggunakan metode hidroponik.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung inisiasi dari ibu-ibu bhayangkari yang memanfaatkan pekarangan untuk ditanami berbagai jenis tanaman hidroponik.</p>
<p>Menurut Kamri, tanaman yang cocok ditanam di pekarangan ialah tanaman yang sangat produktif atau sangat dibutuhkan untuk menunjang pangan dalam rumah tangga, contohnya seperti Rica, Tomat, dan sejenisnya.</p>
<p>&#8220;Misalnya, jika tanaman bunga diganti dengan tanaman cabai dan tomat maka bisa menghemat biaya pengeluaran dalam rumah tangga, apalagi di gorontalo harga cabai dalam kurun waktu tertentu bisa menembus ratusan ribu perkilo,&#8221; terangnya.</p>
<p>Selain itu, Kamri juga mengatakan bahwa hasil dari penanaman yang diperoleh bisa menjadi sumber pendapatan alternatif dalam rumah tangga apabila karangan yang dimiliki per-orangnya lebih luas.</p>
<p>&#8220;Jika masing-masing rumah tangga memiliki halaman yang cukup luas untuk ditanami sampai sekitar 100 lebih Hidroponik, apalagi kalau rica yang bisa tahan sampai 1 tahun, jika hasil panen yang didapat misalnya 8 kg terus dijual setengah kilonya 40.000, maka itu bisa jadi sumber pendapatan alternatif dalam rumah tangga,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Penyuluh Pertanian, Nova Antula mengatakan bahwa jenis tanaman yang mereka tanam adalah Sayur-sayuran, Obat-obatan, dan Buah-buahan.</p>
<p>&#8220;Untuk tanaman cabe dan tomat saat ini sudah berbunga. Sementara tanaman lainnya seperti sayur sawi dan seledri sudah di panen oleh Ibu-ibu bhayangkari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/">Manfaatkan Pekarangan Ibu-ibu Bhayangkari Pohuwato Bertanam Metode Hidroponik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/">Manfaatkan Pekarangan Ibu-ibu Bhayangkari Pohuwato Bertanam Metode Hidroponik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/manfaatkan-pekarangan-ibu-ibu-bhayangkari-pohuwato-bertanam-metode-hidroponik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
