<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tolak omnibus law Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tolak-omnibus-law/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tolak-omnibus-law/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Oct 2020 05:02:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Tolak omnibus law Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tolak-omnibus-law/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</title>
		<link>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law</link>
					<comments>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 05:02:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Omnibuslaw]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Pwi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6751</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020). Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan. Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020). Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan. Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI Provinsi Gorontalo langsung bergerak untuk melakukan advokasi dan mengawal keberadaan wartawan-wartawan yang diamankan tersebut. Sekretaris PWI Gorontalo, Fadli Polii mengatakan bahwa PWI Provinsi Gorontalo tidak ingin kerja-kerja wartawan di lapangan mendapat intimidasi. Sebab jika itu dilakukan maka, aparat kepolisian sudah melanggar UU Nomor 40/1999 tentang pers. \"Kami yang mendapat informasi bahwa ada wartawan yang saat meliput aksi demo menolak UU Cipta Kerja digiring ke Polda Gorontalo. Kami langsung bergerak, mengawal. Kami tidak ingin teman-teman sejawat kami mendapat intimidasi atau kekerasan,\" tutur Fadli. Menurutnya bahwa kerja-kerja wartawan dilindungi oleh UU. Sehingga aparat kepolisian yang melakukan pengamanan harusnya tidak refresif terhadap teman-teman media. Apalagi mereka menggunakan ID card saat meliput. \"Jika ada intimidasi apalagi karya-karya teman-teman jurnalis diminta untuk dihapus. Maka kami akan mengadukan ini ke PWI Pusat dan juga ke Propam terhadap aparat-aparat yang menekan kerja-kerja wartawan,\" paparnya. Sebelumnya saat meliput aksi demo menolak Undang-undang Cipta Kerja, yang berbuntut kericuhan di simpang lima Telaga, Kota Gorontalo, Senin (12/10/2020). Sebanyak 69 orang ditangkap. Dua di antaranya adalah wartawan media online kronologi.id. Adalah Hamdi, wartawan kronologi.id yang turut diamankan petugas Polda Gorontalo. Hamdi diamankan saat sedang meliput momen bentrok fisik yang melibatkan oknum polisi dengan massa demonstran. Hingga berita ini dilansir pukul 19.30 Wita, Hamdi masih diamankan di Polda Gorontalo. Selain Hamdi, ada pula editor media online 60dtk.com, Niken Mokoginta, ikut ditahan. Niken ditahan bersama massa demonstran dari unsur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Tak hanya itu, saat meliput aksi demo tadi pun, wartawan gopos.id atas nama Arianto Panambang dianiaya sejumlah anggota. Meski sudah menggunakan ID Card, Ari tetap mendapat beberapa pukulan yang mengenai kepalanya. Beruntung aksi pemukulan tersebut dilerai oleh wartawan lainnya yang berada di lokasi. Mereka memberitahukan bahwa orang yang dianiaya tersebut adalah wartawan.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Organisasi Pers Gorontalo Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo menyayangkan tindak represif yang dilakukan aparat kepolisian Gorontalo saat mengawal dan mengamankan aksi demo menolak Omnibus Law atau UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020).<br />
Pasalnya ada dua wartawan yang ditangkap aparat kepolisian lalu dibawa ke Polda Gorontalo untuk dilakukan pembinaan.</p>
<p>Mengetahui adanya wartawan yang diamankan aparat, PWI Provinsi Gorontalo langsung bergerak untuk melakukan advokasi dan mengawal keberadaan wartawan-wartawan yang diamankan tersebut. Sekretaris PWI Gorontalo, Fadli Polii mengatakan bahwa PWI Provinsi Gorontalo tidak ingin kerja-kerja wartawan di lapangan mendapat intimidasi. Sebab jika itu dilakukan maka, aparat kepolisian sudah melanggar UU Nomor 40/1999 tentang pers.<br />
&#8220;Kami yang mendapat informasi bahwa ada wartawan yang saat meliput aksi demo menolak UU Cipta Kerja digiring ke Polda Gorontalo. Kami langsung bergerak, mengawal. Kami tidak ingin teman-teman sejawat kami mendapat intimidasi atau kekerasan,&#8221; tutur Fadli.<br />
Menurutnya bahwa kerja-kerja wartawan dilindungi oleh UU. Sehingga aparat kepolisian yang melakukan pengamanan harusnya tidak refresif terhadap teman-teman media. Apalagi mereka menggunakan ID card saat meliput.<br />
&#8220;Jika ada intimidasi apalagi karya-karya teman-teman jurnalis diminta untuk dihapus. Maka kami akan mengadukan ini ke PWI Pusat dan juga ke Propam terhadap aparat-aparat yang menekan kerja-kerja wartawan,&#8221; paparnya.<br />
Sebelumnya saat meliput aksi demo menolak Undang-undang Cipta Kerja, yang berbuntut kericuhan di simpang lima Telaga, Kota Gorontalo, Senin (12/10/2020). Sebanyak 69 orang ditangkap. Dua di antaranya adalah wartawan media online kronologi.id.<br />
Adalah Hamdi, wartawan kronologi.id yang turut diamankan petugas Polda Gorontalo. Hamdi diamankan saat sedang meliput momen bentrok fisik yang melibatkan oknum polisi dengan massa demonstran. Hingga berita ini dilansir pukul 19.30 Wita, Hamdi masih diamankan di Polda Gorontalo.</p>
<p>Selain Hamdi, ada pula editor media online 60dtk.com, Niken Mokoginta, ikut ditahan. Niken ditahan bersama massa demonstran dari unsur Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).<br />
Tak hanya itu, saat meliput aksi demo tadi pun, wartawan gopos.id atas nama Arianto Panambang dianiaya sejumlah anggota. Meski sudah menggunakan ID Card, Ari tetap mendapat beberapa pukulan yang mengenai kepalanya. Beruntung aksi pemukulan tersebut dilerai oleh wartawan lainnya yang berada di lokasi. Mereka memberitahukan bahwa orang yang dianiaya tersebut adalah wartawan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/">PWI Gorontalo Kawal Penangkapan Dua Wartawan Saat Meliput Demo Omnibus Law</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pwi-gorontalo-kawal-penangkapan-dua-wartawan-saat-meliput-demo-omnibus-law/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</title>
		<link>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat</link>
					<comments>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 09:34:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa demo]]></category>
		<category><![CDATA[ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6734</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa. Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan. Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa. Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan. Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu unit mobil water Canon dan baracuda.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Unjuk rasa Tolak UU cipta kerja di Gorontalo berakhir ricuh. massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo bentrok dengan barisan keamanan. Saling dorong terjadi saat aparat berusaha membubarkan massa.</p>
<p>Bahkan, massa, ada yang secara spontan melemparkan batu ke aparat keamanan.</p>
<p>Namun beberapa saat kemudian, massa akhirnya berhasil dipukul mundur oleh petugas keamanan dengan satu unit mobil water Canon dan baracuda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/">Unras UU Ciptaker Ricuh, Massa Lempar Batu ke Aparat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/unras-uu-ciptaker-ricuh-massa-lempar-batu-ke-aparat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Kecam Omnibus Law Berlanjut, Mahasiswa Blokade Jalan</title>
		<link>https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan</link>
					<comments>https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2020 06:06:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Blokadd jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Demo omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa demo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6724</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Demo mahasiswa menolak Omnibus Law Undang-Undang cipta kerja terus dilakukan. Hari ini (12/10/2020), ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo memblokade ruas jalan John Aryo Katili kota Gorontalo sebagai bentuk protes mereka. Pantauan awak Barakati.id para demonstran bergantian menyampaikan orasinya untuk menolak disahkannya undang-undang ciptaker. Mars mars perjuangan turut dinyanyikan para peserta, slogan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/">Demo Kecam Omnibus Law Berlanjut, Mahasiswa Blokade Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/">Demo Kecam Omnibus Law Berlanjut, Mahasiswa Blokade Jalan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Demo mahasiswa menolak Omnibus Law Undang-Undang cipta kerja terus dilakukan. Hari ini (12/10/2020), ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo memblokade ruas jalan John Aryo Katili kota Gorontalo sebagai bentuk protes mereka. Pantauan awak Barakati.id para demonstran bergantian menyampaikan orasinya untuk menolak disahkannya undang-undang ciptaker. Mars mars perjuangan turut dinyanyikan para peserta, slogan slogan anti penindasan tak luput pula di suarakan dengan lantang oleh massa pendemo. Massa bergerak menuju simpang lima telaga sebagai titik aksi awal untuk menyuarakan aspirasi. Mereka menilai saat ini hak hak rakyat telah dikebiri. Dan anggota legislatif dari dapil Gorontalo tak mampu menyuarakan jeritan rakyat kecil.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Demo mahasiswa menolak Omnibus Law Undang-Undang cipta kerja terus dilakukan. Hari ini (12/10/2020), ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Gorontalo memblokade ruas jalan John Aryo Katili kota Gorontalo sebagai bentuk protes mereka.</p>
<p>Pantauan awak Barakati.id para demonstran bergantian menyampaikan orasinya untuk menolak disahkannya undang-undang ciptaker. Mars mars perjuangan turut dinyanyikan para peserta, slogan slogan anti penindasan tak luput pula di suarakan dengan lantang oleh massa pendemo.</p>
<p>Massa bergerak menuju simpang lima telaga sebagai titik aksi awal untuk menyuarakan aspirasi. Mereka menilai saat ini hak hak rakyat telah dikebiri. Dan anggota legislatif dari dapil Gorontalo tak mampu menyuarakan jeritan rakyat kecil.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/">Demo Kecam Omnibus Law Berlanjut, Mahasiswa Blokade Jalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/">Demo Kecam Omnibus Law Berlanjut, Mahasiswa Blokade Jalan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/demo-kecam-omnibus-law-berlanjut-mahasiswa-blokade-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Imbas UU Ciptaker, Massa Minta Rahmat Gobel Mundur dari Jabatan</title>
		<link>https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan</link>
					<comments>https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 07:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi demo]]></category>
		<category><![CDATA[Dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat gobel minta mundur]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Uu ciptaker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6698</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Massa yang tergabung dalam aliansi Membela Rakyat (Membara) menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah saat melakukan demonstrasi, Jumat (8/10). Mereka menilai, disahkannya undang-undang cipta kerja merupakan bentuk kesewenang-wenangan eksekutif maupun legislatif. Mereka juga meminta kepada anggota legislatif dari dapil Provinsi Gorontalo untuk turun dan mundur dari jabatannya karena tidak mampu menjadi penyambung lidah warga Gorontalo. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/">Imbas UU Ciptaker, Massa Minta Rahmat Gobel Mundur dari Jabatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/">Imbas UU Ciptaker, Massa Minta Rahmat Gobel Mundur dari Jabatan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Massa yang tergabung dalam aliansi Membela Rakyat (Membara) menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah saat melakukan demonstrasi, Jumat (8/10). Mereka menilai, disahkannya undang-undang cipta kerja merupakan bentuk kesewenang-wenangan eksekutif maupun legislatif. Mereka juga meminta kepada anggota legislatif dari dapil Provinsi Gorontalo untuk turun dan mundur dari jabatannya karena tidak mampu menjadi penyambung lidah warga Gorontalo. \"Kalau bisa Rahmat Gobel mundur dari DPR-RI selaku perwakilan rakyat Gorontalo di senayan karena telah ikut mengesahkan UU omnibuslaw\" ujar Orator massa aksi. Dalam tuntutannya, para demonstran juga mengutuk keras tindakan represif kepolisian kepada masa pendemo dan masyarakat. Mereka juga meminta presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya jika tidak bisa mengkaji UU omnibuslaw dan menerbitkan perppu atau peraturan pemerintah pengganti undang undang.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Massa yang tergabung dalam aliansi Membela Rakyat (Membara) menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintah saat melakukan demonstrasi, Jumat (8/10). Mereka menilai, disahkannya undang-undang cipta kerja merupakan bentuk kesewenang-wenangan eksekutif maupun legislatif.</p>
<p>Mereka juga meminta kepada anggota legislatif dari dapil Provinsi Gorontalo untuk turun dan mundur dari jabatannya karena tidak mampu menjadi penyambung lidah warga Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Kalau bisa Rahmat Gobel mundur dari DPR-RI selaku perwakilan rakyat Gorontalo di senayan karena telah ikut mengesahkan UU omnibuslaw&#8221; ujar Orator massa aksi.</p>
<p>Dalam tuntutannya, para demonstran juga mengutuk keras tindakan represif kepolisian kepada masa pendemo dan masyarakat.</p>
<p>Mereka juga meminta presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya jika tidak bisa mengkaji UU omnibuslaw dan menerbitkan perppu atau peraturan pemerintah pengganti undang undang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/">Imbas UU Ciptaker, Massa Minta Rahmat Gobel Mundur dari Jabatan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/">Imbas UU Ciptaker, Massa Minta Rahmat Gobel Mundur dari Jabatan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/imbas-uu-ciptaker-massa-minta-rahmat-gobel-mundur-dari-jabatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Tolak Omnibus Law Berlanjut, Massa dari Beberapa Universitas Bersatu</title>
		<link>https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu</link>
					<comments>https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2020 05:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Masa aksi penolakan omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6694</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Aksi penolakan undang-undang cipta kerja di Gorontalo masih terus berlanjut. Hari ini (9/10/2020), beberapa universitas dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam aliansi Membara (Membela Rakyat) menyerukan protes atas disahkannya undang-undang Omnibus Law itu. Dengan mengambil titik kumpul gerbang kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), ribuan massa aksi bergerak ke bundaran saronde untuk melakukan orasi ilmiahnya. Dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/">Aksi Tolak Omnibus Law Berlanjut, Massa dari Beberapa Universitas Bersatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/">Aksi Tolak Omnibus Law Berlanjut, Massa dari Beberapa Universitas Bersatu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton5" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Aksi penolakan undang-undang cipta kerja di Gorontalo masih terus berlanjut. Hari ini (9/10/2020), beberapa universitas dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam aliansi Membara (Membela Rakyat) menyerukan protes atas disahkannya undang-undang Omnibus Law itu. Dengan mengambil titik kumpul gerbang kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), ribuan massa aksi bergerak ke bundaran saronde untuk melakukan orasi ilmiahnya. Dalam orasinya massa menginginkan pemerintah membatalkan pelaksanaan UU omnibuslaw karena mereka menganggap hal ini satu penzoliman buat masyarakat Indonesia dan melemahkan konstitusi di negara Kesatuan republik Indonesia. \"Wajib hukumnya untuk kita mahasiswa meruntuhkan rezim yang telah menzolimi kita\" Kata orator Aldi Ibura.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Aksi penolakan undang-undang cipta kerja di Gorontalo masih terus berlanjut.</p>
<p>Hari ini (9/10/2020), beberapa universitas dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam aliansi Membara (Membela Rakyat) menyerukan protes atas disahkannya undang-undang Omnibus Law itu.</p>
<p>Dengan mengambil titik kumpul gerbang kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), ribuan massa aksi bergerak ke bundaran saronde untuk melakukan orasi ilmiahnya.</p>
<p>Dalam orasinya massa menginginkan pemerintah membatalkan pelaksanaan UU omnibuslaw karena mereka menganggap hal ini satu penzoliman buat masyarakat Indonesia dan melemahkan konstitusi di negara Kesatuan republik Indonesia.</p>
<p>&#8220;Wajib hukumnya untuk kita mahasiswa meruntuhkan rezim yang telah menzolimi kita&#8221; Kata orator Aldi Ibura.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/">Aksi Tolak Omnibus Law Berlanjut, Massa dari Beberapa Universitas Bersatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/">Aksi Tolak Omnibus Law Berlanjut, Massa dari Beberapa Universitas Bersatu</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/aksi-tolak-omnibus-law-berlanjut-massa-dari-beberapa-universitas-bersatu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</title>
		<link>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas</link>
					<comments>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 08:27:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi demo]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Ricuh omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6680</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa. Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga. Massa juga membakar ban sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton6" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa. Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga. Massa juga membakar ban sebagai bentuk ketidakpuasan mereka kepada pemerintah.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Aksi demonstrasi aliansi masyarakat tolak Omnibus Law di Kota Gorontalo berakhir ricuh. Pendemo dipukul mundur oleh pihak kepolisian satu unit mobil water canon digunakan untuk membubarkan masa.</p>
<p>Sebelumnya massa melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Gorontalo. Usai melakukan orasi di DPRD massa kemudian melanjutkan aksinya di simpang lima Telaga.</p>
<p>Massa juga membakar ban sebagai bentuk ketidakpuasan mereka kepada pemerintah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/">Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Massa Dipukul Mundur Petugas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/demo-tolak-omnibus-law-ricuh-massa-dipukul-mundur-petugas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tolak Omnibuslaw, Massa di Gorontalo Kepung Kantor DPRD</title>
		<link>https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd</link>
					<comments>https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2020 04:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi demo]]></category>
		<category><![CDATA[dprd]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak omnibus law]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6677</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Gelombang protes terhadap pemberlakuan Undang-undang Omnibuslaw terus menguat. Di Gorontalo, massa aksi yang tergabung dalam aliansi masyarakat tolak Omnibuslaw melakukan aksi unjuk rasa menolak undang-undang cipta kerja yang disahkan beberapa hari yang lalu. Dengan mengambil titik kumpul di gedung kantor DPRD Kota Gorontalo, massa aksi melakukan beberapa orasinya. Mereka menilai, dengan mengesahkan uu tersebut, pemerintah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/">Tolak Omnibuslaw, Massa di Gorontalo Kepung Kantor DPRD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/">Tolak Omnibuslaw, Massa di Gorontalo Kepung Kantor DPRD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton7" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Gelombang protes terhadap pemberlakuan Undang-undang Omnibuslaw terus menguat. Di Gorontalo, massa aksi yang tergabung dalam aliansi masyarakat tolak Omnibuslaw melakukan aksi unjuk rasa menolak undang-undang cipta kerja yang disahkan beberapa hari yang lalu. Dengan mengambil titik kumpul di gedung kantor DPRD Kota Gorontalo, massa aksi melakukan beberapa orasinya. Mereka menilai, dengan mengesahkan uu tersebut, pemerintah tidak pro terhadap rakyat . \"Kami menilai bahwa UU Cipta Kerja itu tidak berpihak kepada rakyat, khususnya kaum buruh\" Ungkap salah satu orator. Pantauan barakati.id, setelah melakukan orasinya di kantor dewan Kota Pantauan masa aksi akan melakukan longmarch di simpang lima telaga.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Gelombang protes terhadap pemberlakuan Undang-undang Omnibuslaw terus menguat. Di Gorontalo, massa aksi yang tergabung dalam aliansi masyarakat tolak Omnibuslaw melakukan aksi unjuk rasa menolak undang-undang cipta kerja yang disahkan beberapa hari yang lalu.</p>
<p>Dengan mengambil titik kumpul di gedung kantor DPRD Kota Gorontalo, massa aksi melakukan beberapa orasinya. Mereka menilai, dengan mengesahkan uu tersebut, pemerintah tidak pro terhadap rakyat .</p>
<p>&#8220;Kami menilai bahwa UU Cipta Kerja itu tidak berpihak kepada rakyat, khususnya kaum buruh&#8221; Ungkap salah satu orator.</p>
<p>Pantauan barakati.id, setelah melakukan orasinya di kantor dewan Kota Pantauan masa aksi akan melakukan longmarch di simpang lima telaga.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/">Tolak Omnibuslaw, Massa di Gorontalo Kepung Kantor DPRD</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/">Tolak Omnibuslaw, Massa di Gorontalo Kepung Kantor DPRD</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tolak-omnibuslaw-massa-di-gorontalo-kepung-kantor-dprd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
