<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tragedi Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tragedi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tragedi/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Nov 2023 05:34:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Tragedi Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tragedi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</title>
		<link>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia</link>
					<comments>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2023 05:33:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa kalimas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19132</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Dua warga Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berinisial K dan Y, dikabarkan meninggal dunia di lokasi tambang ilegal pada Kamis malam, sekitar pukul 23:00 WITA. Informasi yang dihimpun media menunjukkan bahwa kedua korban diduga tertimpa pohon saat tengah mengambil material tanah yang mengandung emas. Kedua korban berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ilegal di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, pada Jumat pagi sekitar pukul 09:22 WITA. Evakuasi tersebut dilakukan setelah melalui perjalanan yang cukup sulit akibat kondisi akses jalan yang jauh dari pemukiman warga. Menurut Kepala Desa Kalimas, Riston Hamim, kejadiannya diperkirakan jam 9 (malam) karena pihaknya menerima informasi pada pukul 23.00 WITA. \"Tadi pagi baru bisa dievakuasi karena lokasinya itu jauh, bisa sampai 5 jam perjalanan kalau pakai ojek, itupun kalau kondisi jalan bagus, kalau licin bisa sampai satu hari.\" Ungkapnya. Riston menjelaskan bahwa saat melihat kondisi korban, besar kemungkinan korban tertimpa pohon tepat di bagian kepala. \"Korban luka di kepala, yang satunya remuk kepalanya. Sempat akan dilakukan autopsi cuman keluarga menolak dan langsung membawa korban ke rumah duka,\" ujarnya. Lebih lanjut, Riston mengungkapkan bahwa kedua warganya merupakan pengumpul material tanah di lokasi tambang, yang dikenal dengan sebutan Kabilasa. Meskipun belum jelas apakah mereka menggunakan alat berat atau tidak, namun Riston menegaskan, \"Saya tahu mereka ini kabilasa begitu.\" Perlu dicatat, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Pada hari Senin, 20 November 2023, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, berusia 55 tahun, juga tewas tertimbun tanah longsor di lokasi tambang ilegal di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Dua warga Desa Kalimas, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, berinisial K dan Y, dikabarkan meninggal dunia di lokasi tambang ilegal pada Kamis malam, sekitar pukul 23:00 WITA. Informasi yang dihimpun media menunjukkan bahwa kedua korban diduga tertimpa pohon saat tengah mengambil material tanah yang mengandung emas.</p>
<p>Kedua korban berhasil dievakuasi dari lokasi tambang ilegal di Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Taluditi, pada Jumat pagi sekitar pukul 09:22 WITA. Evakuasi tersebut dilakukan setelah melalui perjalanan yang cukup sulit akibat kondisi akses jalan yang jauh dari pemukiman warga.</p>
<p>Menurut Kepala Desa Kalimas, Riston Hamim, kejadiannya diperkirakan jam 9 (malam) karena pihaknya menerima informasi pada pukul 23.00 WITA. &#8220;Tadi pagi baru bisa dievakuasi karena lokasinya itu jauh, bisa sampai 5 jam perjalanan kalau pakai ojek, itupun kalau kondisi jalan bagus, kalau licin bisa sampai satu hari.&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Riston menjelaskan bahwa saat melihat kondisi korban, besar kemungkinan korban tertimpa pohon tepat di bagian kepala.</p>
<p>&#8220;Korban luka di kepala, yang satunya remuk kepalanya. Sempat akan dilakukan autopsi cuman keluarga menolak dan langsung membawa korban ke rumah duka,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Riston mengungkapkan bahwa kedua warganya merupakan pengumpul material tanah di lokasi tambang, yang dikenal dengan sebutan Kabilasa. Meskipun belum jelas apakah mereka menggunakan alat berat atau tidak, namun Riston menegaskan, &#8220;Saya tahu mereka ini kabilasa begitu.&#8221;</p>
<p>Perlu dicatat, kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah tersebut. Pada hari Senin, 20 November 2023, seorang warga Desa Bulili, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, berusia 55 tahun, juga tewas tertimbun tanah longsor di lokasi tambang ilegal di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/">Tragedi di Lokasi Tambang Ilegal, Dua Warga Desa Kalimas Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tragedi-di-lokasi-tambang-ilegal-dua-warga-desa-kalimas-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
