<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tupalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tupalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tupalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Oct 2021 11:44:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>tupalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tupalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Galeri Riden Baruadi Melalui Tupalo Gelar Pameran Seni Rupa</title>
		<link>https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa</link>
					<comments>https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2021 11:43:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[galeri riden baruadi]]></category>
		<category><![CDATA[pameran seni rupa]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tupalo]]></category>
		<category><![CDATA[walama 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=11792</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/">Galeri Riden Baruadi Melalui Tupalo Gelar Pameran Seni Rupa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/">Galeri Riden Baruadi Melalui Tupalo Gelar Pameran Seni Rupa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Bertajuk Walama #2 (seri kedua) Galeri Riden Baruadi melalui Tupalo (komunitas perupa Gorontalo) menggelar pameran seni rupa dengan melibatkan 35 seniman, 15 diantaranya adalah seniman dari Yogyakarta dan Bali. Pameran ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung dari tanggal 18 sampai 28 Oktober 2021. Sebagaimana yang tercantum pada tajuknya, pameran kali ini sudah yang kedua. Pameran ini diselenggarakan dengan format yang sama, yakni menghadirkan karya-karya seniman jejaring Tupalo, yang berada di kantung-kantung seni Indonesia, seperti Yogyakarta dan Bali. Menurut para penggagas pameran, geliat kesenian khususnya di bidang seni rupa di Gorontalo sudah mengundang perhatian dunia seni Indonesia sejak beberapa tahun lalu, terbukti dari beberapa pameran kolaboratif yang berulang kali telah dilakukan oleh Tupalo bersama komunitas-komunitas seni yang ada di kantung-kantung kesenian Indonesia. Pameran ini diharapkan dapat menciptakan kondisi saling mengisi antar-seniman di Indonesia, terutama antara daerah-daerah yang baru memulai menggeliatkan aktivitas berkeseniannya dengan daerah-daerah yang telah mapan dalam berkesenian. \"Spirit yang kami ambil di situ (Walama) adalah membangun jejaring agar bisa saling mengisi. Kita (seniman Gorontalo) diharapkan dapat duduk bersama dan saling dukung dengan seniman-seniman dari luar Gorontalo,\" kata Awal, salah satu penggagas pameran. Sementara menurut Wayan Seriyoga Parta, kurator pameran, \"Walama #2\" menjadi semacam pembuktian bahwa Gorontalo mampu mengambil kesempatan dalam mengembangkan geliat berkesenian di luar kantung-kantung seni yang telah ada sebelumnya di Indonesia. \"Pameran ini menurut saya adalah sebuah solidaritas baru [antar-seniman di Indonesia] di masa pandemi yang harus disyukuri. Bahwa karya dari seniman-seniman yang mempunyai capaian-capaian di tingkat nasional hadir di momen ini, di tempat ini,\" ujarnya. Ketika menyebutkan seniman dengan capaian tingkat nasional dia mengambil contoh salah satunya yakni Nyoman Erawan, seniman ternama asal Bali, karya-karyanya banyak mendapat ulasan dan penghargaan karena dianggap mampu mendialogkan antara simbol-simbol tradisional budaya Bali dengan dunia modern.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Bertajuk Walama #2 (seri kedua) Galeri Riden Baruadi melalui Tupalo (komunitas perupa Gorontalo) menggelar pameran seni rupa dengan melibatkan 35 seniman, 15 diantaranya adalah seniman dari Yogyakarta dan Bali.</p>
<p>Pameran ini terbuka untuk umum dan akan berlangsung dari tanggal 18 sampai 28 Oktober 2021. Sebagaimana yang tercantum pada tajuknya, pameran kali ini sudah yang kedua.</p>
<p>Pameran ini diselenggarakan dengan format yang sama, yakni menghadirkan karya-karya seniman jejaring Tupalo, yang berada di kantung-kantung seni Indonesia, seperti Yogyakarta dan Bali.</p>
<p>Menurut para penggagas pameran, geliat kesenian khususnya di bidang seni rupa di Gorontalo sudah mengundang perhatian dunia seni Indonesia sejak beberapa tahun lalu, terbukti dari beberapa pameran kolaboratif yang berulang kali telah dilakukan oleh Tupalo bersama komunitas-komunitas seni yang ada di kantung-kantung kesenian Indonesia.</p>
<p>Pameran ini diharapkan dapat menciptakan kondisi saling mengisi antar-seniman di Indonesia, terutama antara daerah-daerah yang baru memulai menggeliatkan aktivitas berkeseniannya dengan daerah-daerah yang telah mapan dalam berkesenian.</p>
<p>&#8220;Spirit yang kami ambil di situ (Walama) adalah membangun jejaring agar bisa saling mengisi. Kita (seniman Gorontalo) diharapkan dapat duduk bersama dan saling dukung dengan seniman-seniman dari luar Gorontalo,&#8221; kata Awal, salah satu penggagas pameran.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-11794" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-15-at-18.49.24-300x225.jpeg" alt="" width="580" height="435" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-15-at-18.49.24-300x225.jpeg 300w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-15-at-18.49.24-1024x768.jpeg 1024w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-15-at-18.49.24-768x576.jpeg 768w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-15-at-18.49.24.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 580px) 100vw, 580px" /></p>
<p>Sementara menurut Wayan Seriyoga Parta, kurator pameran, &#8220;Walama #2&#8221; menjadi semacam pembuktian bahwa Gorontalo mampu mengambil kesempatan dalam mengembangkan geliat berkesenian di luar<br />
kantung-kantung seni yang telah ada sebelumnya di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Pameran ini menurut saya adalah sebuah solidaritas baru [antar-seniman di Indonesia] di masa pandemi yang harus disyukuri. Bahwa karya dari seniman-seniman yang mempunyai capaian-capaian di tingkat nasional hadir di momen ini, di tempat ini,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketika menyebutkan seniman dengan capaian tingkat nasional dia mengambil contoh salah satunya yakni Nyoman Erawan, seniman ternama asal Bali, karya-karyanya banyak mendapat ulasan dan penghargaan karena dianggap mampu mendialogkan antara simbol-simbol tradisional budaya Bali dengan dunia modern.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/">Galeri Riden Baruadi Melalui Tupalo Gelar Pameran Seni Rupa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/">Galeri Riden Baruadi Melalui Tupalo Gelar Pameran Seni Rupa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/galeri-riden-baruadi-melalui-tupalo-gelar-pameran-seni-rupa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
