<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UraniumIndonesia Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/uraniumindonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/uraniumindonesia/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jun 2025 18:37:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>UraniumIndonesia Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/uraniumindonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ditemukan Bahan Baku Nuklir &#8220;Uranium&#8221; di Melawi Kalimantan Barat, Potensi 24.112 Ton</title>
		<link>https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton</link>
					<comments>https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 18:37:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno & Sains]]></category>
		<category><![CDATA[CadanganUranium]]></category>
		<category><![CDATA[EnergiBersih]]></category>
		<category><![CDATA[EnergiNuklir]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[IndonesiaHijau]]></category>
		<category><![CDATA[MasaDepanEnergi]]></category>
		<category><![CDATA[MelawiKalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[PLTN2032]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[TransisiEnergi]]></category>
		<category><![CDATA[UraniumIndonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26033</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di balik lebatnya hutan Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Melawi, tersimpan sebuah rahasia besar yang mulai terkuak: Indonesia memiliki cadangan bahan baku nuklir dalam jumlah yang mengejutkan. Sebanyak 24.112 ton uranium ditemukan di wilayah ini, menjadikannya salah satu lokasi strategis bagi masa depan energi nasional. Temuan ini tertuang dalam dokumen resmi milik Kementerian ESDM dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/">Ditemukan Bahan Baku Nuklir &#8220;Uranium&#8221; di Melawi Kalimantan Barat, Potensi 24.112 Ton</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/">Ditemukan Bahan Baku Nuklir &#8220;Uranium&#8221; di Melawi Kalimantan Barat, Potensi 24.112 Ton</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di balik lebatnya hutan Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Melawi, tersimpan sebuah rahasia besar yang mulai terkuak: Indonesia memiliki cadangan bahan baku nuklir dalam jumlah yang mengejutkan. Sebanyak 24.112 ton uranium ditemukan di wilayah ini, menjadikannya salah satu lokasi strategis bagi masa depan energi nasional. Temuan ini tertuang dalam dokumen resmi milik Kementerian ESDM dan PLN, termasuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.</p>
<p>Pemerintah tak tinggal diam. Bersama berbagai lembaga terkait seperti BRIN, Bapeten, hingga PLN, Kementerian ESDM tengah menyusun Peraturan Pemerintah (PP) khusus untuk mengatur eksplorasi, pemurnian, dan pengelolaan bahan radioaktif seperti uranium. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tandjung, menegaskan bahwa pemanfaatan energi nuklir kini bukan lagi wacana, melainkan sudah masuk ke tahap perencanaan konkret. Targetnya: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia bisa mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2032.</p>
<p>Tak hanya Melawi, pemerintah juga mengkaji 28 wilayah lain yang potensial menjadi lokasi pengembangan PLTN, termasuk di Kepulauan Bangka Belitung. Dengan proyeksi kapasitas hingga 70 gigawatt, energi nuklir diharapkan menjadi tulang punggung baru dalam transisi energi rendah karbon Indonesia. Namun di balik potensi besar ini, tantangan tetap mengintai—mulai dari penerimaan masyarakat, jaminan keamanan lingkungan, hingga kesiapan infrastruktur teknologi tinggi. Dari Melawi, Indonesia mungkin akan menulis babak baru sejarah energinya—yang dimulai bukan dari tambang emas, melainkan dari uranium.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/">Ditemukan Bahan Baku Nuklir &#8220;Uranium&#8221; di Melawi Kalimantan Barat, Potensi 24.112 Ton</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/">Ditemukan Bahan Baku Nuklir &#8220;Uranium&#8221; di Melawi Kalimantan Barat, Potensi 24.112 Ton</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ditemukan-bahan-baku-nuklir-uranium-di-melawi-kalimantan-barat-potensi-24-112-ton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
