<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>warga lekobalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/warga-lekobalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/warga-lekobalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2020 06:04:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>warga lekobalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/warga-lekobalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai Disiram Minyak Panas, Warga Lekobalo ini Ditikam Ponakan Hingga Tewas</title>
		<link>https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas</link>
					<comments>https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2020 06:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[korban penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[warga lekobalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6412</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Seorang warga Kelurahan Lekobalo, Kota Gorontalo tewas mengenaskan, Selasa (15/9). Itu setelah dianiaya seseorang yang tidak lain adalah keponakannya sendiri menggunakan pisau. Insiden yang membuat nyawa korban bernama Ismet Nurkamiden ini melayang ditangan RL (17) sebenarnya dipicu masalah sepeleh. Pelaku, tidak terima ditegur korban. Informasi yang berhasil dirangkum awak media, kejadian bermula ketika pelaku pulang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/">Usai Disiram Minyak Panas, Warga Lekobalo ini Ditikam Ponakan Hingga Tewas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/">Usai Disiram Minyak Panas, Warga Lekobalo ini Ditikam Ponakan Hingga Tewas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Seorang warga Kelurahan Lekobalo, Kota Gorontalo tewas mengenaskan, Selasa (15/9). Itu setelah dianiaya seseorang yang tidak lain adalah keponakannya sendiri menggunakan pisau. Insiden yang membuat nyawa korban bernama Ismet Nurkamiden ini melayang ditangan RL (17) sebenarnya dipicu masalah sepeleh. Pelaku, tidak terima ditegur korban. Informasi yang berhasil dirangkum awak media, kejadian bermula ketika pelaku pulang ke rumah dan bertemu dengan korban di Jalan depan rumahnya pada pukul 00.30 wita. Saat itu korban memarahi pelaku karena pulang sudah larut malam. Menurut pengakuan pelaku, dirinya mau dipukul sang paman. Dalam keadaan dimarahi pamannya pelaku pun naik ke rumah untuk istirahat. Namun sampai di rumah pelaku kembali dimarahi lagi ibunya dan neneknya. Karena merasa kesal dan tidak terima pelaku kemudian berencana untuk membunuh pamannya. Sekitar pukul 01.30 WITA pelaku kemudian pergi ke dapur untuk memanaskan minyak goreng yang rencananya akan disiramkan ke tubuh korban. Sementara menunggu minyak mau panas, pelaku mencari pisau milik pamanya tersebut di lemari dan menaruhnya di meja dekat tempat istirahat korban. Selanjutnya pelaku kembali ke dapur untuk mengambil minyak goreng yang sudah dipanaskan, kemudian pelaku pergi menuju ke pamannya dan menyiramkannya ke tubuh sang paman yang sedang beristirahat. karena kepanasan korban kaget dan bangun melakukan perlawanan ke pelaku , namun pada saat itu juga pelaku segera mengambil pisau yg sudah disiapkan dan dengan cepat menikamnya sebanyak 2 kali di bagian perut. Setelah korban jatuh, pelaku masih menikamnya sebanyak 1 kali di bagian perut, melihat hal itu Bapak tiri dari pelaku, ibu dan neneknya ikut melerai dan mengamankan pisau yang digunakannya. Namun pelaku yang masih emosi dan belum puas masih mengambil pisau lainnya di lemari korban dan masih sempat menikam korban 1 kali di bagian perut dan langsung membuang pisaunya. Kondisi korban yang sudah bersimbah darah, langsung dilarikan ke puskesmas kota barat untuk mendapatkan penanganan. Tapi karena banyak mengeluarkan darah nyawa korban tak terselamatkan lagi. Untuk saat ini korban telah di lakukan visum dengan hasil lima tusukan dan kulit melepuh akibat siraman minyak panas. Saat ni juga pelaku telah di amankan oleh pihak kepolisian.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Seorang warga Kelurahan Lekobalo, Kota Gorontalo tewas mengenaskan, Selasa (15/9). Itu setelah dianiaya seseorang yang tidak lain adalah keponakannya sendiri menggunakan pisau. Insiden yang membuat nyawa korban bernama Ismet Nurkamiden ini melayang ditangan RL (17) sebenarnya dipicu masalah sepeleh. Pelaku, tidak terima ditegur korban.</p>
<p>Informasi yang berhasil dirangkum awak media, kejadian bermula ketika pelaku pulang ke rumah dan bertemu dengan korban di Jalan depan rumahnya pada pukul 00.30 wita. Saat itu korban memarahi pelaku karena pulang sudah larut malam.</p>
<p>Menurut pengakuan pelaku, dirinya mau dipukul sang paman. Dalam keadaan dimarahi pamannya pelaku pun naik ke rumah untuk istirahat. Namun sampai di rumah pelaku kembali dimarahi lagi ibunya dan neneknya.</p>
<p>Karena merasa kesal dan tidak terima pelaku kemudian berencana untuk membunuh pamannya. Sekitar pukul 01.30 WITA pelaku kemudian pergi ke dapur untuk memanaskan minyak goreng yang rencananya akan disiramkan ke tubuh korban.</p>
<p>Sementara menunggu minyak mau panas, pelaku mencari pisau milik pamanya tersebut di lemari dan menaruhnya di meja dekat tempat istirahat korban.</p>
<p>Selanjutnya pelaku kembali ke dapur untuk mengambil minyak goreng yang sudah dipanaskan, kemudian pelaku pergi menuju ke pamannya dan menyiramkannya ke tubuh sang paman yang sedang beristirahat.</p>
<p>karena kepanasan korban kaget dan bangun melakukan perlawanan ke pelaku , namun pada saat itu juga pelaku segera mengambil pisau yg sudah disiapkan dan dengan cepat menikamnya sebanyak 2 kali di bagian perut.</p>
<p>Setelah korban jatuh, pelaku masih menikamnya sebanyak 1 kali di bagian perut, melihat hal itu Bapak tiri dari pelaku, ibu dan neneknya ikut melerai dan mengamankan pisau yang digunakannya.</p>
<p>Namun pelaku yang masih emosi dan belum puas masih mengambil pisau lainnya di lemari korban dan masih sempat menikam korban 1 kali di bagian perut dan langsung membuang pisaunya.</p>
<p>Kondisi korban yang sudah bersimbah darah, langsung dilarikan ke puskesmas kota barat untuk mendapatkan penanganan. Tapi karena banyak mengeluarkan darah nyawa korban tak terselamatkan lagi.</p>
<p>Untuk saat ini korban telah di lakukan visum dengan hasil lima tusukan dan kulit melepuh akibat siraman minyak panas. Saat ni juga pelaku telah di amankan oleh pihak kepolisian.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/">Usai Disiram Minyak Panas, Warga Lekobalo ini Ditikam Ponakan Hingga Tewas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/">Usai Disiram Minyak Panas, Warga Lekobalo ini Ditikam Ponakan Hingga Tewas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/usai-disiram-minyak-panas-warga-lekobalo-ini-ditikam-ponakan-hingga-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
