<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WARGA RANDANGAN Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/warga-randangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/warga-randangan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Jan 2025 15:29:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>WARGA RANDANGAN Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/warga-randangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Geger! Warga Randangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya</title>
		<link>https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya</link>
					<comments>https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 15:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[jasad pria]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[WARGA RANDANGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24460</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/">Geger! Warga Randangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/">Geger! Warga Randangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Warga Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia di dalam rumahnya. Korban diketahui bernama Mbah Dofir (70), yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Rabu (29/01/2024). Menurut keterangan saksi, Pak Suja’i (71), yang merupakan teman dekat korban, ia merasa curiga karena sudah empat hari tidak bertemu dengan Mbah Dofir. Rasa penasaran membuatnya mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya. Saat tiba di lokasi, Pak Suja’i mendapati pintu rumah tidak terkunci. Ia pun masuk dan memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Saat mengecek ke dalam kamar, ia melihat kondisi rumah yang sudah banyak kotoran ayam. Karena lampu tidak menyala, ia hanya bisa melihat lengan korban yang sudah membengkak, tetapi tidak bisa memastikan kondisinya secara keseluruhan karena korban memakai kelambu. Merasa ada yang tidak beres, Pak Suja’i segera pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Pak Parman, yang merupakan keponakan korban. Tanpa menunggu lama, Parman langsung menuju rumah Mbah Dofir dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Petugas dari TNI, Polri, dan Puskesmas Motolohu segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. Pihak Polsek Randangan membenarkan kejadian ini, namun berdasarkan keputusan keluarga, tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Hingga saat ini, penyebab kematian Mbah Dofir belum diketahui secara pasti, namun kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Warga Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang pria lanjut usia di dalam rumahnya. Korban diketahui bernama Mbah Dofir (70), yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Rabu (29/01/2024).</p>
<p>Menurut keterangan saksi, Pak Suja’i (71), yang merupakan teman dekat korban, ia merasa curiga karena sudah empat hari tidak bertemu dengan Mbah Dofir. Rasa penasaran membuatnya mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya.</p>
<p>Saat tiba di lokasi, Pak Suja’i mendapati pintu rumah tidak terkunci. Ia pun masuk dan memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Saat mengecek ke dalam kamar, ia melihat kondisi rumah yang sudah banyak kotoran ayam. Karena lampu tidak menyala, ia hanya bisa melihat lengan korban yang sudah membengkak, tetapi tidak bisa memastikan kondisinya secara keseluruhan karena korban memakai kelambu.</p>
<p>Merasa ada yang tidak beres, Pak Suja’i segera pulang dan memberitahukan kejadian tersebut kepada Pak Parman, yang merupakan keponakan korban. Tanpa menunggu lama, Parman langsung menuju rumah Mbah Dofir dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.</p>
<p>Petugas dari TNI, Polri, dan Puskesmas Motolohu segera dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. Pihak Polsek Randangan membenarkan kejadian ini, namun berdasarkan keputusan keluarga, tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.</p>
<p>Hingga saat ini, penyebab kematian Mbah Dofir belum diketahui secara pasti, namun kepolisian tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/">Geger! Warga Randangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/">Geger! Warga Randangan Ditemukan Meninggal di Rumahnya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/geger-warga-randangan-ditemukan-meninggal-di-rumahnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Randangan Menuntut Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 18:48:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[LAHAN BANDARA PANUA]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[WARGA RANDANGAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22013</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/">Warga Randangan Menuntut Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/">Warga Randangan Menuntut Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Menjelang peresmian Bandara Pohuwato oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 22 April 2024, seorang warga bernama Suduri Janihi dari Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, masih menuntut haknya untuk dituntaskan. Suduri Janihi, yang tanahnya terdampak oleh pembangunan bandara Pohuwato, mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum menerima ganti rugi atas lahan tersebut dari Pemerintah Daerah setempat. Pada Sabtu, (20/04/2024), ia menyampaikan keluhannya melalui pesan WhatsApp, mengungkapkan pemasangan papan bertuliskan \"TANAH INI BELUM DIBAYAR\" di sekitar bandara. Menurut Suduri, tanah tersebut merupakan warisan keluarganya, dan ia memiliki surat-surat yang mendukung klaimnya atas lahan tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait ganti rugi yang seharusnya ia terima. Ketika dihubungi, Kadis Perhubungan Hikman Katohidar menginformasikan bahwa ia sedang menjalankan ibadah Umroh, dan menyarankan untuk menghubungi Ketua Panitia, Yunus Muhammad, untuk informasi lebih lanjut. Yunus Mohamad, selaku Ketua Panitia peresmian bandara Pohuwato, menjelaskan bahwa masalah pembebasan lahan merupakan urusan internal di Dinas Perhubungan. Ia menyarankan untuk menghubungi pihak terkait di Dinas Perhubungan untuk informasi lebih lanjut mengenai pembebasan lahan tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Menjelang peresmian Bandara Pohuwato oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada 22 April 2024, seorang warga bernama Suduri Janihi dari Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, masih menuntut haknya untuk dituntaskan.</p>
<p>Suduri Janihi, yang tanahnya terdampak oleh pembangunan bandara Pohuwato, mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum menerima ganti rugi atas lahan tersebut dari Pemerintah Daerah setempat. Pada Sabtu, (20/04/2024), ia menyampaikan keluhannya melalui pesan WhatsApp, mengungkapkan pemasangan papan bertuliskan &#8220;TANAH INI BELUM DIBAYAR&#8221; di sekitar bandara.</p>
<p>Menurut Suduri, tanah tersebut merupakan warisan keluarganya, dan ia memiliki surat-surat yang mendukung klaimnya atas lahan tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada kejelasan terkait ganti rugi yang seharusnya ia terima.</p>
<p>Ketika dihubungi, Kadis Perhubungan Hikman Katohidar menginformasikan bahwa ia sedang menjalankan ibadah Umroh, dan menyarankan untuk menghubungi Ketua Panitia, Yunus Muhammad, untuk informasi lebih lanjut.</p>
<p>Yunus Mohamad, selaku Ketua Panitia peresmian bandara Pohuwato, menjelaskan bahwa masalah pembebasan lahan merupakan urusan internal di Dinas Perhubungan. Ia menyarankan untuk menghubungi pihak terkait di Dinas Perhubungan untuk informasi lebih lanjut mengenai pembebasan lahan tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/">Warga Randangan Menuntut Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/">Warga Randangan Menuntut Ganti Rugi Lahan untuk Pembangunan Bandara Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warga-randangan-menuntut-ganti-rugi-lahan-untuk-pembangunan-bandara-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
