<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>waspadai malaria Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/waspadai-malaria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/waspadai-malaria/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2020 15:44:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>waspadai malaria Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/waspadai-malaria/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</title>
		<link>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria</link>
					<comments>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2020 15:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kepala dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai malaria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3137</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi. &#8220;Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,&#8221; kata [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi. \"Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,\" kata Misranda saat diwawancarai, Senin (9/3/2020). Menurutnya, saat ini ada lima kabupaten di Gorontalo yang terbilang endemis malaria. Diantaranya Kabupataen Gorontalo yang meliputi desa Haya-haya, desa Ombulo, Daenaa, Hutabohu, Tunggulo, Tohupo, Kayu Bulan, dan Isimu Utara. Selanjutnya kabupaten Bone Bolango yakni desa Tulabolo dan Kabupaten Gorontalo Utara di antaranya desa Monano, Kota Jin serta desa Dambalo. \"Sedangkan di Pohuwato desa ada Teratai dan Huyula. Kemudian Boalemo terdapat di desa Bendungan, Buti, UPT SP2 dan Bukit Karya,\" kata Misranda. Dan untuk jumlah kasus malaria, Misranda menyebut dari periode 2018 sampai dengan 2019 terdapat 89 kasus. Jumlah ini kata dia tergolong masih tinggi. Meski begitu, dinkes kata Misranda telah menargetkan bahwa pada tahun 2023 Gorontalo akan bebas dari malaria. Saat ini Gorontalo masih termasuk salah satu daerah yang masih berisiko malaria karena masih adanya desa-desa endemis malaria yang di tandai dengan beberapa kasus malaria Indegenous dan impor. Dan untuk mencapai Gorontalo bebas malaria, peran masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan semua kasus tercatat dan di laporkan pada puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit. \"Peran masyarakat dan organisasi kemasyarakatan perlu di tingkatkan untuk menghalau penyakit tersebu,\" tutupnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Memasuki musim penghujan, Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo mengingatkan kepada warga untuk mewaspadai serangan penyakit malaria. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinkes Provinsi Gorontalo Misranda Nalole, mengingat presentase kasus malaria di Gorontalo yang masih tinggi.</p>
<p>&#8220;Kiranya warga bisa mengedepankan pola hidup sehat untuk menghindari penyakit malaria dan bisa menjaga lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih,&#8221; kata Misranda saat diwawancarai, Senin (9/3/2020).</p>
<p>Menurutnya, saat ini ada lima kabupaten di Gorontalo yang terbilang endemis malaria. Diantaranya Kabupataen Gorontalo yang meliputi desa Haya-haya, desa Ombulo, Daenaa, Hutabohu, Tunggulo, Tohupo, Kayu Bulan, dan Isimu Utara. Selanjutnya kabupaten Bone Bolango yakni desa Tulabolo dan Kabupaten Gorontalo Utara di antaranya desa Monano, Kota Jin serta desa Dambalo.</p>
<p>&#8220;Sedangkan di Pohuwato desa ada Teratai dan Huyula. Kemudian Boalemo terdapat di desa Bendungan, Buti, UPT SP2 dan Bukit Karya,&#8221; kata Misranda.</p>
<p>Dan untuk jumlah kasus malaria, Misranda menyebut dari periode 2018 sampai dengan 2019 terdapat 89 kasus. Jumlah ini kata dia tergolong masih tinggi.</p>
<p>Meski begitu, dinkes kata Misranda telah menargetkan bahwa pada tahun 2023 Gorontalo akan bebas dari malaria. Saat ini Gorontalo masih termasuk salah satu daerah yang masih berisiko malaria karena masih adanya desa-desa endemis malaria yang di tandai dengan beberapa kasus malaria Indegenous dan impor.</p>
<p>Dan untuk mencapai Gorontalo bebas malaria, peran masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan semua kasus tercatat dan di laporkan pada puskesmas atau rumah sakit-rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Peran masyarakat dan organisasi kemasyarakatan perlu di tingkatkan untuk menghalau penyakit tersebu,&#8221; tutupnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/">Musim Penghujan, Dinkes Imbau Warga Waspadai Malaria</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/musim-penghujan-dinkes-imbau-warga-waspadai-malaria/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
