<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisuda UNG 2025 Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/wisuda-ung-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/wisuda-ung-2025/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Sep 2025 06:23:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>wisuda UNG 2025 Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/wisuda-ung-2025/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>700 Wisudawan UNG Dikukuhkan, Rektor: &#8216;Kelulusan adalah Awal Pengabdian&#8217;</title>
		<link>https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian</link>
					<comments>https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 06:20:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Kontribusi lulusan UNG untuk bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Lulusan UNG berdaya saing tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Lulusan UNG siap berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan tinggi di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Prosesi Wisuda Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG pesan kepada wisudawan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG wisuda ke-57]]></category>
		<category><![CDATA[UNG melahirkan generasi unggul]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda Sarjana Profesi Magister UNG]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda UNG 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27205</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/">700 Wisudawan UNG Dikukuhkan, Rektor: &#8216;Kelulusan adalah Awal Pengabdian&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/">700 Wisudawan UNG Dikukuhkan, Rektor: &#8216;Kelulusan adalah Awal Pengabdian&#8217;</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menggelar prosesi wisuda ke-57 sebagai bagian dari agenda akademik penting dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi untuk bangsa. Sebanyak 700 wisudawan dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai lulusan pada jenjang sarjana, profesi, dan magister. Prosesi wisuda yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan kebanggaan ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Acara ini dihadiri oleh keluarga wisudawan, jajaran pimpinan universitas, serta tamu undangan, yang turut merayakan pencapaian para lulusan. Dalam sambutannya, Rektor UNG menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. Ia mendorong para lulusan untuk terus berinovasi, berkarya, dan membawa nama baik almamater melalui kontribusi di berbagai bidang kehidupan. “UNG berharap seluruh lulusan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dengan berkontribusi nyata, menjadi insan unggul, serta berkarya untuk bangsa sesuai bidang keilmuannya,” ungkapnya. Wisuda ini menjadi simbol komitmen UNG dalam mencetak generasi dengan daya saing tinggi, yang siap menjawab tantangan zaman. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai karakter yang telah ditempa selama pendidikan, para lulusan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan bangsa. “Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, serta nilai integritas yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern. Bekal ilmu dan pengalaman selama menempuh pendidikan harus menjadi modal utama untuk terus berkarya,” pesan Rektor UNG.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menggelar prosesi wisuda ke-57 sebagai bagian dari agenda akademik penting dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi untuk bangsa. Sebanyak 700 wisudawan dari berbagai program studi resmi dikukuhkan sebagai lulusan pada jenjang sarjana, profesi, dan magister.</p>
<p>Prosesi wisuda yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan kebanggaan ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. Acara ini dihadiri oleh keluarga wisudawan, jajaran pimpinan universitas, serta tamu undangan, yang turut merayakan pencapaian para lulusan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Rektor UNG menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. Ia mendorong para lulusan untuk terus berinovasi, berkarya, dan membawa nama baik almamater melalui kontribusi di berbagai bidang kehidupan.</p>
<p><em>“UNG berharap seluruh lulusan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat, dengan berkontribusi nyata, menjadi insan unggul, serta berkarya untuk bangsa sesuai bidang keilmuannya,” ungkapnya.</em></p>
<p>Wisuda ini menjadi simbol komitmen UNG dalam mencetak generasi dengan daya saing tinggi, yang siap menjawab tantangan zaman. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai karakter yang telah ditempa selama pendidikan, para lulusan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan bangsa.</p>
<p><em>“Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, serta nilai integritas yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern. Bekal ilmu dan pengalaman selama menempuh pendidikan harus menjadi modal utama untuk terus berkarya,” pesan Rektor UNG.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/">700 Wisudawan UNG Dikukuhkan, Rektor: &#8216;Kelulusan adalah Awal Pengabdian&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/">700 Wisudawan UNG Dikukuhkan, Rektor: &#8216;Kelulusan adalah Awal Pengabdian&#8217;</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/700-wisudawan-ung-dikukuhkan-rektor-kelulusan-adalah-awal-pengabdian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Air Mata Haru di Wisuda UNG: Kisah Inspiratif Nurlia Anak Penjual Bensin Eceran</title>
		<link>https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran</link>
					<comments>https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 11:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[anak penjual bensin raih sarjana]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa KIP-K]]></category>
		<category><![CDATA[cerita haru wisuda]]></category>
		<category><![CDATA[IPK tertinggi wisuda UNG]]></category>
		<category><![CDATA[kisah inspiratif mahasiswa UNG]]></category>
		<category><![CDATA[kisah mahasiswa berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan mahasiswa sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda UNG 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26665</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/">Air Mata Haru di Wisuda UNG: Kisah Inspiratif Nurlia Anak Penjual Bensin Eceran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/">Air Mata Haru di Wisuda UNG: Kisah Inspiratif Nurlia Anak Penjual Bensin Eceran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Senyum merekah dan mata berkaca-kaca tampak dari wajah Nurlia Herman, S.Pd., saat mengenakan toga di prosesi Wisuda ke-52 Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Dari ratusan wisudawan yang dikukuhkan hari itu, kisah Nurlia menyita perhatian. Putri seorang penjual bensin eceran ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih mimpi. Lahir dari keluarga sederhana, sang ayah berprofesi sebagai penjual bensin eceran, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Meski dalam keterbatasan, kedua orang tuanya menjadi teladan tentang kerja keras, kejujuran, dan keteguhan hati. “Dari mereka, saya belajar arti perjuangan. Sebagai mahasiswa UNG, saya bukan hanya berjuang di bidang akademik, tetapi juga berjuang menepis keterbatasan,” tutur Nurlia. Perjalanan menuju toga sarjana bukanlah perkara mudah. Di balik peluh ayah yang mencari nafkah dan doa tulus seorang ibu, Nurlia menapaki jalan pendidikan dengan penuh keyakinan. Ia meyakini bahwa pendidikan adalah jalan keluar dari keterbatasan. “Saya ingin membuktikan bahwa anak dari keluarga sederhana pun bisa berdiri sejajar bahkan menjadi yang terbaik, jika dibarengi tekad dan doa,” ungkapnya. Semangat itu membuahkan prestasi. Selama kuliah, Nurlia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menorehkan berbagai capaian. Ia pernah tampil sebagai presenter di International Conference on Education, meraih Juara II Peksiminas tingkat UNG, hingga akhirnya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,92. Kesuksesan ini, diakui Nurlia, juga berkat dukungan beasiswa KIP-K yang ia terima sejak awal perkuliahan.“Bagi saya, beasiswa tersebut bukan hanya penopang biaya kuliah, tetapi juga cahaya harapan yang mengantarkan saya sampai pada titik ini,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="274" data-end="663">UNG &#8211; Senyum merekah dan mata berkaca-kaca tampak dari wajah <strong data-start="345" data-end="369">Nurlia Herman, S.Pd.</strong>, saat mengenakan toga di prosesi <strong data-start="403" data-end="454">Wisuda ke-52 Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong>. Dari ratusan wisudawan yang dikukuhkan hari itu, kisah Nurlia menyita perhatian. Putri seorang penjual bensin eceran ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih mimpi.</p>
<p data-start="665" data-end="905">Lahir dari keluarga sederhana, sang ayah berprofesi sebagai penjual bensin eceran, sementara ibunya seorang ibu rumah tangga. Meski dalam keterbatasan, kedua orang tuanya menjadi teladan tentang kerja keras, kejujuran, dan keteguhan hati.</p>
<p data-start="907" data-end="1083"><em>“<strong data-start="908" data-end="1066">Dari mereka, saya belajar arti perjuangan. Sebagai mahasiswa UNG, saya bukan hanya berjuang di bidang akademik, tetapi juga berjuang menepis keterbatasan,</strong>” tutur Nurlia.</em></p>
<p data-start="1085" data-end="1333">Perjalanan menuju toga sarjana bukanlah perkara mudah. Di balik peluh ayah yang mencari nafkah dan doa tulus seorang ibu, Nurlia menapaki jalan pendidikan dengan penuh keyakinan. Ia meyakini bahwa pendidikan adalah jalan keluar dari keterbatasan.</p>
<p data-start="1335" data-end="1495"><em>“<strong data-start="1336" data-end="1481">Saya ingin membuktikan bahwa anak dari keluarga sederhana pun bisa berdiri sejajar bahkan menjadi yang terbaik, jika dibarengi tekad dan doa,</strong>” ungkapnya.</em></p>
<p data-start="1497" data-end="1822">Semangat itu membuahkan prestasi. Selama kuliah, Nurlia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menorehkan berbagai capaian. Ia pernah tampil sebagai presenter di <strong data-start="1660" data-end="1701">International Conference on Education</strong>, meraih <strong data-start="1710" data-end="1745">Juara II Peksiminas tingkat UNG</strong>, hingga akhirnya dinobatkan sebagai <strong data-start="1782" data-end="1819">wisudawan terbaik dengan IPK 3,92</strong>.</p>
<p data-start="1824" data-end="2092">Kesuksesan ini, diakui Nurlia, juga berkat dukungan <strong data-start="1876" data-end="1894">beasiswa KIP-K</strong> yang ia terima sejak awal perkuliahan.<br data-start="1933" data-end="1936" /><em>“<strong data-start="1937" data-end="2077">Bagi saya, beasiswa tersebut bukan hanya penopang biaya kuliah, tetapi juga cahaya harapan yang mengantarkan saya sampai pada titik ini,</strong>” pungkasnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/">Air Mata Haru di Wisuda UNG: Kisah Inspiratif Nurlia Anak Penjual Bensin Eceran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/">Air Mata Haru di Wisuda UNG: Kisah Inspiratif Nurlia Anak Penjual Bensin Eceran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/air-mata-haru-di-wisuda-ung-kisah-inspiratif-nurlia-anak-penjual-bensin-eceran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
