Connect with us

Kota Gorontalo

Wawali Kota Gorontalo Ryan Kono Minta ASN Miliki Paradigma Inovatif

Published

on

KOTA GORONTALO-Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono menekankan pentingnya mereformasi paradigma bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Gorontalo. Refomasi dimaksud agar kerja organisasi pemerintahan lebih adaptif, inovatif dan responsif terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis.

“Sekarang ini kita diperhadapkan dengan era digitalisasi, lakukan lompatan dan kreatifitas untuk kemajuan daerah” ujar Ryan, saat membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan refomasi birokrasi di lingkungan pemkot Gorontalo, yang diikuti seluruh OPD. di Aula Kantor Walikota Gorontalo, Kamis (27/8)

Menurutnya, seiring kemajuan teknologi, seharusnya dapat dijadikan sarana oleh ASN untuk melahirkan berbagai inovasi memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Reformasi birokrasi merupakan turunan visi nasional melalui Kementerian Pendayagunaan Aprartur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi RI, yang wajib dilaksanakan setiap pemerintah daerah untuk dilakukan penilaian dalam mencapai tata kelola yang baik (good governanace) dengan cara mendorong paradigma ASN.

Olehnya, melalui evaluasi kinerja, dirinya bersama Walikota Marten Taha wajib mengetahui kendala dan hambatan dalam menjalankan program dan kegiatan yang telah dituangkan pada RPJMD 2019-2024.

“Kita akan melakukan evaluasi secara berkala, guna mengetahui program dan kegiatan pada RPJMD apakah telah berjalan dengan target yang ditentukan” kata Ryan.

Penjabaran reformasi birokrasi juga akan mempengaruhi simplifikasi tubuh organisasi pemerintahan yang dinilai kurang efisien dan efektif . struktur jabatan pada organisasi pemerintahan akan dilakukan perampingan serta menerapkan Meryt sistem.

“Untuk itu, sudah sewajarnya kita pemerintah kota gorontalo melakukan perubahan manajemen kerja. dengan memfokuskan pada program program yang bersentuhan langsung dengan pemenuhan akses kebutuhan masyarakat, berpedoman pada RPJMD dan RPJMN” jelasnya.

Ada delapan aspek area perubahan yang harus diseriusi, area itu lanjut Ryan diantaranya manjemen perubahan, deregulasi kebijakan organisasi, tata laksana, sumber daya manusia aparatur, akuntabilitas, pengawasan dan pelayanan publik.

” segera menyusun langkah-langkah strategis sesuai bidang tugas masing-masing, lakukan inovasi pada setiap program dan kegiatan, jangan melakukan pekerjaan yang bersifat rutin belaka tapi rubah cara pikir dan cara kerja yang masih bersifat manual kerana masyarakat menuntut pelayanan yang maksimal” tandasnya.

ia meminta etos kerja jangan sampai lentur, walaupun saat ini tengah diperhadapkan pade pandemic covid 19. dengan maksimalkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, aparatur pemerintah dituntut profesional, integritas, loyalitas dan komitmen terhadap amanah yang dipercayakan oleh pimpinan.

” Kerjasama secara terpadu baik dari internal organisasi maupun diluar instansi perlu dilakukan. Hilangkan sikap ego program dan kegiatan yang bersifat parsial, sebab tercapainya pemerintahan yang baik harus dilakukan secara kolaboratif dan bersinergi” ujar Ryan.

Advertorial

Wali Kota Gorontalo Apresiasi Komitmen Sosial PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfa Midi)

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, memberikan apresiasi kepada PT Midi Utama Indonesia Tbk, yang dikenal sebagai Alfa Midi, atas komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL).

Marten menyampaikan bahwa meskipun Alfa Midi belum lama beroperasi di Kota Gorontalo, perusahaan ini telah aktif menunaikan tanggung jawab sosialnya. “Perusahaan harus bisa bertanggung jawab di lingkungan sosial yang mereka tempati. Saya sangat apresiasi apa yang dilakukan oleh Alfa Midi hari ini. Semoga perusahaan lain bisa mengambil contoh,” ujar Marten setelah menyerahkan bantuan bahan pokok dari program TJSL Alfa Midi kepada warga Kelurahan Limba B pada Jumat, 17 Mei 2024.

Marten menuturkan bahwa apresiasinya bukan dilihat dari besarnya bantuan yang diberikan, melainkan dari keikhlasan pihak perusahaan dalam memberikan bantuan. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Acara penyerahan bantuan tersebut diawali dengan kegiatan senam bersama dan dihadiri oleh unsur pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta dinas terkait. Marten berharap kegiatan ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk lebih aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosial mereka.

Continue Reading

Advertorial

Marten Ungkap Alasan Kenaikan Tarif Air Minum: Peningkatan Layanan dan Pengembangan Infrastruktur

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten, menjelaskan alasan kenaikan tarif air minum pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Muara Tirta (MT) Kota Gorontalo pada Kamis, (16/05/2024).

Menurut Marten, yang juga pemilik modal di Perumdam MT, kenaikan tarif air dilakukan karena adanya penyesuaian biaya operasional dan pemeliharaan, peningkatan kualitas layanan, serta pengembangan infrastruktur.

“Penyesuaian tarif ini diperlukan untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan tetap berkualitas dan berkelanjutan,” tegas Marten.

“Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan air minum, termasuk perbaikan jaringan pipa, peningkatan kapasitas produksi, dan penyediaan air yang lebih bersih dan aman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Marten menambahkan bahwa hasil dari penyesuaian tarif juga akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur baru yang dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani dengan baik selama 24 jam.

“Kami percaya bahwa dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat, penyesuaian tarif ini dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi kita semua. Air adalah sumber kehidupan, dan bersama-sama kita harus memastikan keberlanjutan dan kualitasnya untuk generasi sekarang dan yang akan datang,” tutur Marten.

Lebih lanjut, Marten mengemukakan bahwa ini bukan kali pertama kenaikan tarif air minum dilakukan. Pada tahun 2019, hal serupa juga diterapkan.

“Berdasarkan peraturan Mendagri, penyesuaian tarif ini dapat dilakukan setiap tahun, karena kelangsungan penyediaan air minum yang layak sangat bergantung pada pembayaran air oleh pelanggan,” terang Marten.

Continue Reading

Advertorial

Marten Membangun Komitmen: Lantik 45 Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Sukseskan Pilkada

Published

on

KOTA GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten, melantik 45 Panitia Pemilihan Kecamatan pada Kamis, (16/05/2025), di Grand Q Hotel.

Dalam sambutannya, Marten menyampaikan pesan penting kepada para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Ia meminta agar PPK yang telah dilantik dapat menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang tercantum dalam perundang-undangan.

Marten menegaskan pentingnya agar PPK yang telah diambil sumpah dan akan menjalankan tugasnya dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, baik itu Pilwako maupun Pilgub, memahami aturan yang berlaku agar tugas yang diemban dapat berjalan dengan baik.

“Saudara-saudara sebagai penyelenggara pemilu di tiap kecamatan harus memahami dan mengerti tugas yang akan dilaksanakan,” ungkap Marten.

Marten juga menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk menyukseskan Pilkada. Komitmen tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran hibah yang sudah disalurkan sejak tahun 2023.

“Kami diwajibkan menyediakan anggaran untuk pemilihan, dan alhamdulillah pada tahun 2023, 40 persen sudah kami salurkan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah,” ucap Marten.

Tidak hanya itu, Marten juga menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyediakan sarana dan prasarana bagi PPK. Ia bahkan telah menginstruksikan seluruh pemerintah kecamatan untuk berkolaborasi dengan PPK dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2024.

“Saya menghadirkan setiap camat untuk bersedia berkolaborasi dengan PPK sebagai tanggung jawab pemerintah daerah untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi PPK,” tambah Marten.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler