GORONTALO — Gelaran Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Pertama yang diselenggarakan oleh DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu (27/09/2026), di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo, menyisakan pesan politik yang cukup kuat. Agenda kaderisasi yang diikuti oleh ratusan kader utusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Gorontalo ini menjadi penanda jelas bahwa mesin tempur Partai Gerindra di Gorontalo sudah resmi dipanaskan sejak dini guna menghadapi Pemilu 2029.
Selama tiga hari menginap di tenda-tenda perkemahan, para peserta digembeleng secara intensif meliputi latihan kedisiplinan fisik, ketahanan mental, wawasan kebangsaan, hingga pemantapan ideologi partai. Kehadiran ratusan kader muda utusan DPC tersebut memperlihatkan bahwa Gerindra Gorontalo tidak ingin menunda konsolidasi organisasi pasca-agenda politik nasional.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, M. Nasir Madjid, menegaskan bahwa pelaksanaan Diklat Laskar Pertama ini memang dirancang sebagai start awal untuk memanaskan mesin partai secara sistematis hingga ke tingkat tapak.
“Diklat Laskar Pertama ini adalah bukti konkret bahwa Gerindra Gorontalo tidak ingin membuang waktu. Ini bukan sekadar agenda seremoni rutin, melainkan sinyal tegas bahwa mesin tempur partai sudah mulai kami panaskan dari sekarang untuk menyambut Pemilu 2029,” ujar M. Nasir Madjid di lokasi kegiatan, Minggu (27/09/2026).
M. Nasir Madjid menambahkan, penguatan kapasitas kader sejak jauh-jauh hari merupakan kunci utama agar jaringan partai di daerah selalu berada dalam kondisi siap tempur kapan pun dibutuhkan.
“Kami ingin memastikan seluruh jaringan kader, mulai dari DPD, DPC, hingga pengurus anak cabang di akar rumput, memiliki kedisiplinan, militansi, dan kesiapan yang sama. Lewat Diklat Laskar ini, para kader tidak hanya dilatih tangguh secara fisik di alam terbuka, tetapi juga dipersiapkan menjadi motor penggerak partai yang mampu mengawal program-program kerakyatan sekaligus memenangkan kepercayaan masyarakat Gorontalo menuju 2029,” lanjutnya.
Strategi penyiapan Laskar Gerindra sebagai tulang punggung mesin partai menuju Pemilu 2029 ini sejajar dengan arah kebijakan kaderisasi nasional Partai Gerindra. Sebagaimana diberitakan media nasional Detikcom dan RRI, gelombang Diklat Laskar Gerindra yang digelar secara masif di berbagai daerah—seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, hingga Jawa Tengah—merupakan bentuk investasi politik jangka panjang. Media-media besar tersebut mencatat bahwa konsolidasi Laskar Gerindra difokuskan untuk menjaga soliditas barisan, memperkuat jangkauan partai ke pemilih muda, serta memastikan para kader di daerah mampu menjadi penyambung lidah program-program strategis Presiden Prabowo Subianto di tengah masyarakat.
Dengan tuntasnya Diklat Laskar Perdana di Bumi Perkemahan Bongohulawa ini, DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo menegaskan kesiapannya untuk melangkah lebih cepat dalam mengonsolidasikan kekuatan politik partai hingga ke pelosok desa di seluruh wilayah Gorontalo.