Connect with us

Advertorial

Berusia Setengah Abad, Nelson Minta SDM dan Pelayanan RSUD Limboto Terus Meningkat

Published

on

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat menghadiri dan membuka berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RSUD Limboto ke-56 tahun 2019, Senin (18/11/19). 

Limboto –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limboto, saat ini telah memasuki usia setengah abad. Dengan usia itu, RSUD limboto  terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tak Hanya pelayanan, Sumber daya manusia, Fisik dan sistem pun menjadi perhatian penuh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. Sejak menjadi Bupati Gorontalo, dirinya  melakukan pembenahan, SDM, sistem, fisik dan pelayanan paripurna kepada masyarakat.

Karena menurut Bupati, Dari orang sehat lahirlah pikiran-pikiran yang sehat. “kepada semua jajaran RSUD Limboto melakukan pembenahan secara bersama. Pertama, Sumber daya manusia kita terus tingkatkan. Artinya, setiap tahun kita mendorong, baik tenaga medis diluar dokter juga  dokter–dokter spesialis dan sebagainya,”  Pinta Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat menghadiri dan membuka berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RSUD Limboto ke-56 tahun 2019, Senin (18/11/19).

Nelson menuturkan, dalam rangka peningkatan SDM, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memberikan ruang kepada tenaga-tenaga dokter maupun tenaga medis yang melakukan praktek di RSUD Limboto untuk diangkat dan disekolahkan agar supaya menjadi sumber daya manusia di daerah ini.

Terkait fisik, Ia mengatakan sudah ada sejumlah gedung di bangun dan di benahi. Kedepan, niatnya untuk mengembangkan dan memindahkan RSUD ke tempat lain. Sehingga RSUD menjadi rumah sakit Ibu dan Anak.

Nelson mengakui, RSUD Limboto sudah harus memiliki tempat parkir yang memadai dan layak. Selama ini menjadi problem untuk rumah sakit MM. Dunda adalah tidak memiliki tempat parkir.” Kedepan tempat parkir ini akan kita benahi dan dipikiran,”  beber Nelson.

Selain itu, sejak menjadi Bupati di Kabupaten Gorontalo, Nelson terus menata sistem. “Alhamndulillah, luar biasa sekarang RSUD, sudah akreditas B, bahkan beroleh penghargaan Paripurna.  Jadi ini menunjukan bahwa penilaian ini tak hanya dari kita sendiri melainkan dari luar,” Imbuh Nelson.

Ia pun mengingatkan, tantangan pasar rumah sakit kedepan makin tinggi, Pertama Rumah sakit Ainun yang terus di benahi, kedua, rumah saki bhayangkara tahun depan selesai, kemudian di kecamatan tibawa akan ada rumah sakit korem dan itu sudah kita bantu 1,5 Miliyar dan juga tahun depan akan selesai.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo saat menghadiri dan membuka berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RSUD Limboto ke-56 tahun 2019, Senin (18/11/19). 

Berikut, Rumah Sakit Boliyohuto yang juga RS pemerintah daerah dan paling lambat bulan Februari tahun 2020 sudah beroperasi. “Mungkin dalam waktu dekat direkturnya akan dilantik, sehingga membenahi dari SDM, sistem termasuk bentuk –bentuk kebutuhan lain termasuk tahun ini anggarannya ditambah 4,5 Miliyar dan tahun depan 18 Miliyar, sehingga penyebaran pelayanan kesehatan di daerah ini bahkan cita-cita saya Kabupaten Gorontalo  menjadi destinasi khusus kesehatan,” Harap Nelson.

Diakhir sambutannya,  Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo dirinya menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun RSUD Limboto ke -56 tahun 2019. “ RSUD merupakan RS Kebanggan kita bersama, RS sakit yang melayani kesehatan untuk masyarakat. Kita berharap, RS sumber daya manusianya terus dikembangkan, Sistemnya diperbaiki dan fasilitasnya juga dipenuhi agar Rumah Sakit ini benar-benar total melayani masyarakat kabupaten.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertorial

Penyegaran Birokrasi! Sekda Ismail Lantik Pejabat Baru di Dinas Pangan

Published

on

Kota Gorontalo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Dr. H. Ismail Madjid, M.M., mewakili Wali Kota Gorontalo, Dr. H. Adhan Dambea, M.Pd., melantik dan mengambil sumpah/janji pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Dinas Pangan Kota Gorontalo, Kamis (29/12/2025), di Banthayo Lo Yiladia.

Kegiatan pelantikan dihadiri oleh para pimpinan perangkat daerah, camat, kepala bagian, serta sejumlah undangan dari jajaran Pemerintah Kota Gorontalo. Suasana berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bentuk penyegaran organisasi dalam mendukung peningkatan kinerja birokrasi daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Ismail menegaskan bahwa mutasi, rotasi, serta promosi jabatan merupakan hal lumrah dalam birokrasi modern. Menurutnya, dinamika tersebut merupakan bagian dari upaya penataan dan penyegaran di lingkungan pemerintahan agar roda organisasi tetap berjalan efektif dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat.

“Mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan bukan dilakukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan untuk kepentingan organisasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Ismail.

Ia juga menambahkan, pejabat yang baru dilantik telah melalui proses seleksi dan pertimbangan yang matang, objektif, dan berbasis pada kompetensi, integritas, serta kinerja, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setiap posisi memiliki tanggung jawab strategis, sehingga penempatan pejabat harus mempertimbangkan kesesuaian kemampuan dengan kebutuhan organisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa pejabat administrator dan pengawas memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan tugas, mengawasi kinerja bawahannya, serta memastikan kebijakan pimpinan dapat diterjemahkan dengan baik dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan ditutup dengan pengambilan sumpah/janji jabatan serta penandatanganan berita acara oleh para pejabat yang dilantik. Melalui momentum tersebut, diharapkan semangat pengabdian dan profesionalisme aparatur semakin tumbuh dalam mendukung visi misi Pemerintah Kota Gorontalo.

Continue Reading

Advertorial

Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung

Published

on

Adeliyan A. Husain, Mahasiswa Jurusan Agribisnis || Foto Istimewa

UNG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Adeliyan A. Husain, sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81 sekaligus mencatatkan karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi dunia pertanian daerah.

Dalam tugas akhir penelitiannya berjudul “Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila,” Adeliyan meneliti secara mendalam perbedaan dua sistem usaha tani jagung, yakni metode berbasis Good Agricultural Practices (GAP) dan metode konvensional.

Penelitian ini mengkaji empat aspek penting: biaya produksi, produktivitas, efisiensi usaha, dan pendapatan petani jagung di Kecamatan Tilongkabila. Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan metode GAP terbukti lebih menguntungkan (“lebih cuan”) dibanding sistem konvensional karena mampu menghasilkan produktivitas dan mutu panen yang lebih tinggi, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani.

Selain berprestasi secara akademik, Adeliyan juga dikenal aktif dalam berbagai program pengembangan mahasiswa. Ia pernah meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di tingkat universitas serta melalui platform Belmawa (BIMA). Capaian ini menunjukkan kemampuannya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kreativitas dan inovasi di bidang agribisnis.

Menurut pihak Fakultas Pertanian UNG, keberhasilan Adeliyan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pembangunan sektor pertanian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani di Gorontalo untuk mulai menerapkan sistem pertanian berbasis praktik baik (GAP) guna meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian.

Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui penelitian terapan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha tani.

Continue Reading

Advertorial

Seleksi Transparan: 237 Pegawai Perumdam Muara Tirta Diuji untuk Pengisian Jabatan Strategis

Published

on

Kota Gorontalo – Sebanyak 237 pegawai Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Muara Tirta menjalani asesmen pemetaan kompetensi yang dilaksanakan di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka pengisian tiga jabatan manajer13 asisten manajersatu kepala satuan pengawasan internal, serta dua jabatan kepala bidang pengawasan, termasuk bagi pegawai pelaksana. Proses asesmen dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan menciptakan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Mewakili Wali Kota Gorontalo Dr. H. Adhan Dambea, M.Pd., Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Dr. H. Ismail Majid, M.M. secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Perumdam Muara Tirta memiliki peran vital sebagai ujung tombak dalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih yang berkualitas dan distribusi yang lancar.

Menurut Ismail Majid, asesmen ini menjadi langkah strategis untuk memastikan prinsip the right man in the right place dapat terwujud. Melalui pemetaan kompetensi, potensi pegawai dapat terukur secara objektif, sehingga organisasi mampu bergerak lebih adaptif dan efektif dalam menjawab tantangan pelayanan publik.

“Dari hasil asesmen ini, manajemen dapat memetakan kemampuan, kepribadian, kelebihan, serta area yang perlu pengembangan. Hasilnya bisa dijadikan dasar dalam merancang pelatihan, pengembangan karier, dan penyusunan pola jenjang jabatan,” jelas Sekda.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti asesmen dengan penuh kesungguhan, kejujuran, dan rasa percaya diri. “Jangan jadikan asesmen sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaik,” pesannya.

Sementara itu, Direktur Perumdam Muara Tirta, Lucky Paudi, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyeleksi pejabat dan memetakan kompetensi karyawan secara transparan, objektif, kompetitif, dan akuntabel. Proses penilaian mencakup aspek potensi, kinerja, serta perilaku kerja agar sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Mereka akan menjalani tahapan asesmen meliputi ujian tertulis dan wawancara. Ujian tertulis bagi jabatan manajer dan asisten manajer dilaksanakan di Grand Q Hotel pada 30 Januari, sedangkan untuk pelaksana akan dijadwalkan pada tahapan berikutnya oleh panitia,” ujar Lucky.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Gorontalo Effendy RaufInspektur Kota Gorontalo Taufiq DunggioKepala BKAD Nooryanto selaku Dewan Pengawas Perumdam Muara TirtaKepala BKPSDM Kota Gorontalo Mulky Datau, serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kaima Kamaru.

Dengan pelaksanaan asesmen ini, diharapkan Perumdam Muara Tirta semakin profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik berbasis meritokrasi dan kompetensi aparatur.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler