Connect with us

Advertorial

Matangkan Mukab dan Mukota! Kadin Indonesia Sambangi DPRD Provinsi Gorontalo

Published

on

DEPROV – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar kunjungan kerja ke Kantor DPRD Provinsi Gorontalo dalam rangka pematangan persiapan Musyawarah Kabupaten/Kota (Mukab/Mukota) Kadin se-Provinsi Gorontalo.

Kunjungan silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momentum krusial untuk membangun koordinasi lintas lembaga bersama pimpinan serta anggota DPRD Provinsi Gorontalo guna menjamin kelancaran, ketertiban, dan keberhasilan proses musyawarah Kadin di seluruh wilayah kabupaten/kota.

Perwakilan Kadin Indonesia, Hamzah Raharayyan, menjelaskan bahwa kedatangan timnya ke Gorontalo merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi menuju pelaksanaan Mukab/Mukota, yang hasilnya kelak akan bermuara pada gelaran Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Gorontalo.

“Pertama, kunjungan kami hari ini adalah dalam rangka persiapan musyawarah Kadin kabupaten/kota seluruh Provinsi Gorontalo,” ujar Hamzah.

Dalam pertemuannya, rombongan Kadin Indonesia disambut hangat oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, Wakil Ketua DPRD Sulyanto Pateda, serta dua anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara.

Hamzah menyampaikan apresiasi mendalam atas penerimaan jajaran legislatif tersebut. Menurutnya, hubungan yang terjalin tidak sekadar kemitraan kelembagaan formal, tetapi diperkuat oleh ikatan emosional dan histori persahabatan sesama alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

“Kami sangat bersyukur sekali. Padahal urusan ini adalah urusan Kadin, tetapi kebetulan para pimpinan itu alumni KNPI. Kami juga bagian daripada KNPI zaman dulu-dulu. Sehingga pertemanan ini alhamdulillah berlanjut sampai hari ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, menyambut positif inisiatif dan koordinasi dari Kadin Indonesia. Ia menilai Kadin memegang posisi vital dalam membangun ekosistem dunia usaha sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.

Idrus menegaskan bahwa DPRD Provinsi Gorontalo pada prinsipnya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Mukab/Mukota Kadin di seluruh kabupaten/kota. Ia berharap proses musyawarah dapat berlangsung secara demokratis, terbuka, tertib, serta mengedepankan kepentingan kemajuan organisasi dan dunia usaha di daerah.

“Pada prinsipnya kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan musyawarah Kadin kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. Kami berharap prosesnya berjalan demokratis, tertib dan lancar, sehingga menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa Kadin semakin maju,” ungkap Idrus M.T. Mopili.

Ia berharap kepengurusan Kadin yang terpilih kelak mampu memperkuat komunikasi dan sinergi bersama pemerintah daerah maupun DPRD dalam merumuskan agenda strategis ekonomi daerah.

Menurutnya, dinamika pembangunan ekonomi ke depan menuntut kolaborasi solid antara pemerintah, legislatif, dan para pelaku usaha. Kadin diharapkan tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya pengusaha, melainkan menjadi motor penggerak dalam membuka kran investasi, memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja baru, serta mendongkrak daya saing ekonomi Gorontalo.

“Yang paling penting adalah bagaimana kepengurusan yang terpilih nantinya dapat membangun kolaborasi dengan semua pihak. Dunia usaha harus tumbuh, UMKM harus diperkuat, investasi harus kita dorong, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kadin Indonesia meminta pengawalan dan dukungan moral dari DPRD Provinsi Gorontalo agar seluruh tahapan Mukab/Mukota dapat berjalan sesuai koridor organisasi.

Pengurus Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah (OKK) Kadin Indonesia, Andi Nurhadi, menyampaikan bahwa dalam forum musyawarah merupakan hal yang lumrah apabila muncul lebih dari satu figur kandidat. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar iklim kompetisi berjalan sehat dan melahirkan kepemimpinan Kadin yang visioner untuk masa bakti lima tahun ke depan.

“Kami berharap bantuan dari pimpinan DPRD supaya musyawarah ini berjalan dengan baik, lancar, dan melahirkan pimpinan Kadin kabupaten/kota se-Gorontalo lima tahun ke depan yang baik,” jelas Andi.

Ia menambahkan, keberadaan Kadin memiliki peran strategis yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat bawah, khususnya dalam mendorong penguatan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Harapan kami, musyawarah ini bisa berjalan dengan baik sehingga terpilih para pemimpin yang bisa meningkatkan ekonomi daerah dan dalam prosesnya mengangkat UKM di Kabupaten Gorontalo ataupun pada umumnya Provinsi Gorontalo,” tegasnya.

Menutup pertemuan, Hamzah Raharayyan kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan amanat Kadin Indonesia untuk mengawal seluruh tahapan Musyawarah Kabupaten/Kota di Gorontalo hingga tuntas.

Melalui kepengurusan baru yang dilahirkan secara demokratis, Kadin diyakini mampu mempererat kolaborasi bersama pemerintah daerah demi menciptakan iklim usaha yang kondusif, memajukan kapasitas pelaku usaha lokal, serta memacu pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo secara berkelanjutan.

Advertorial

Sukses Besarkan Kawasan Teluk Tomini, Kemenko PMK Anugerahi Rektor UNG Penghargaan Bergengsi

Published

on

UNG – Kepemimpinan dan komitmen berkelanjutan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam mengakselerasi pembangunan daerah pesisir kembali mendulang apresiasi tertinggi di tingkat nasional. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara resmi menganugerahkan penghargaan bergengsi kepada Rektor UNG atas keberhasilan kontributifnya dalam mengembangkan kawasan strategis Teluk Tomini.

Penyerahan penghargaan berskala nasional tersebut dilangsungkan dalam malam penganugerahan Anugerah Mandaya Awards 2026. Penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk pengakuan pemerintah pusat atas dedikasi, visi, serta gagasan transformatif Rektor UNG dalam mengintegrasikan riset akademik, inovasi sains, dan pemberdayaan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan kawasan Teluk Tomini.

Kawasan Teluk Tomini—yang melingkupi wilayah pesisir Sulawesi—merupakan salah satu kawasan pertumbuhan strategis yang memiliki potensi sumber daya alam dan kelautan melimpah. Di bawah kepemimpinan Rektor, UNG konsisten mengambil peran sebagai pilar utama (leading sector) melalui pengembangan program-program berbasis riset terapan, tata kelola lingkungan pesisir, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal di kawasan tersebut.

Pemberian Anugerah Mandaya Awards 2026 ini semakin mempertegas posisi Universitas Negeri Gorontalo tidak sekadar sebagai institusi pendidikan tinggi, melainkan juga sebagai motor penggerak pembangunan kawasan (regional driver) yang berdampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat.

Atas capaian prestasi tersebut, Rektor UNG menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh sivitas akademika UNG serta dukungan kolaboratif dari pemerintah daerah, kementerian terkait, dan masyarakat pesisir Teluk Tomini. Capaian ini diharapkan dapat kian memacu semangat UNG untuk terus memperkuat riset serta pengabdian yang berorientasi pada kemajuan Kawasan Timur Indonesia.

Continue Reading

Advertorial

Kekayaan Laut Gorontalo Curi Perhatian! Riset Dosen UNG Ungkap Potensi Antioksidan Teripang Hitam

Published

on

UNG – Kekayaan hayati laut Gorontalo terus menyimpan potensi besar yang menyedot perhatian akademisi dan peneliti. Salah satunya adalah keberadaan teripang hitam (Holothuria atra) dari perairan Desa Lamu, Kabupaten Gorontalo, yang berdasarkan riset mendalam sivitas akademika Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terbukti memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat pada ekstrak pelarut metanol.

Temuan ilmiah tersebut dipaparkan secara komprehensif dalam penelitian berjudul “Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Teripang Hitam (Holothuria atra) dengan Pelarut Berbeda”. Riset ini digawangi oleh tim peneliti dari Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) UNG, yakni Muhammad Andika, Lukman Mile, dan Iin Susilawati Lantu. Hasil studi ilmiah ini telah resmi dipublikasikan dalam Jambura Fish Processing Journal (JFPJ), Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026, halaman 36–48, dengan DOI: 10.37905/jfpj.v8i1.30150.

Proses penelitian dilaksanakan melalui tahapan berstandar laboratorium, dimulai dari pengambilan serta preparasi sampel, ekstraksi menggunakan metode maserasi, uji fitokimia, hingga pengukuran aktivitas penangkal radikal bebas menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Sebanyak 6 kilogram teripang hitam segar yang diperoleh langsung dari perairan Desa Lamu digunakan sebagai sampel utama. Ekstraksi sampel dilakukan secara komparatif memanfaatkan tiga jenis pelarut ber tingkat kepolaran berbeda, yaitu metanol (polar), etil asetat (semipolar), dan n-heksan (nonpolar).

Hasil pengujian ekstraksi menunjukkan variasi rendemen yang signifikan pada masing-masing pelarut. Ekstrak metanol mampu menghasilkan rendemen tertinggi mencapai 45 persen, disusul ekstrak n-heksan sebesar 32,5 persen, dan ekstrak etil asetat sebesar 27,5 persen. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa tingkat kepolaran pelarut memegang peranan kunci dalam melarutkan senyawa-senyawa organik dari jaringan tubuh teripang hitam.

Uji skrining fitokimia turut mengonfirmasi keragaman kandungan senyawa bioaktif pada ketiga jenis ekstrak. Pada ekstrak metanol, peneliti berhasil mengidentifikasi keberadaan kelompok senyawa flavonoid, alkaloid, triterpenoid, dan saponin. Sementara itu, ekstrak etil asetat terdeteksi mengandung flavonoid dan alkaloid, sedangkan ekstrak n-heksan hanya mengandung alkaloid dan fenol. Adapun kelompok senyawa steroid tidak terdeteksi pada seluruh ekstrak yang diuji.

Temuan yang paling mencuri perhatian terletak pada pengukuran daya antioksidan berbasis metode DPPH. Ekstrak metanol mencatatkan nilai Inhibitory Concentration 50 (IC50) sebesar 29,18 ppm, yang dalam standar pengujian parameter kimia dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat (IC50 < 50 ppm). Sebagai pembanding, ekstrak etil asetat dan n-heksan masing-masing mencatatkan nilai IC50 sebesar 76,67 ppm dan 68,81 ppm, yang tergolong dalam kategori antioksidan kuat.

Parameter nilai IC50 mengindikasikan besaran konsentrasi ekstrak yang dibutuhkan untuk meredam atau menghambat 50 persen aktivitas radikal bebas DPPH. Dalam kalkulasi ini, semakin kecil nilai IC50 yang dihasilkan, maka semakin tinggi daya kemampuan antioksidan yang dimiliki oleh ekstrak tersebut. Kinerja superior ekstrak metanol ini dikorelasikan langsung dengan melimpahnya kombinasi senyawa metabolit sekunder—seperti flavonoid, triterpenoid, dan saponin—yang terikat secara optimal dalam pelarut polar.

Penelitian ini mempertegas bahwa biota laut teripang hitam dari perairan Desa Lamu menyimpan prospek cerah untuk dikembangkan sebagai objek riset bahan alam dan diversifikasi produk hasil perikanan, termasuk potensi pemanfaatannya sebagai bahan baku industri biofarmasi di masa depan. Kendati demikian, para peneliti menggarisbawahi bahwa temuan skala laboratorium ini masih memerlukan pembuktian klinis secara bertahap dan belum dapat langsung dijadikan dasar klaim medis atau pengobatan pada manusia.

Melalui publikasi riset ini, sivitas akademika FKTP UNG turut memperkaya khazanah keilmuan mengenai karakteristik biokimia sumber daya pesisir Gorontalo. Kajian lanjutan—seperti isolasi senyawa murni, uji toksisitas, hingga uji pra-klinis—sangat diperlukan guna menelaah aspek keamanan dan efikasi. Langkah berkesinambungan ini menjadi bagian integral dalam mentransformasikan kekayaan hayati laut Gorontalo menjadi produk inovatif bernilai tambah tinggi berbasis bukti ilmiah (evidence-based).

Continue Reading

Advertorial

Kepercayaan Nasional Kembali Diemban! Universitas Negeri Gorontalo Siap Kawal Penyeliaan TKA 2026

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan kepercayaan strategis di tingkat nasional. Kampus Merah Maron ini secara resmi kembali dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia untuk mengemban tugas sebagai institusi penyelia Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK dan sederajat Tahun 2026.

Setelah sebelumnya turut dilibatkan dalam pengawalan penyeliaan TKA pada tahun pertama pelaksanaannya di 2025, UNG kembali didapuk menjadi salah satu dari 17 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terpilih di seluruh Indonesia yang dilibatkan secara aktif untuk mendukung pemantauan dan pengawasan pelaksanaan TKA secara nasional. Penunjukan ini sekaligus menegaskan esensi peran perguruan tinggi dalam mengawal penyelenggaraan evaluasi sistem pendidikan nasional agar berjalan secara profesional, transparan, tertib, dan akuntabel.

Berdasarkan agenda nasional, rangkaian pelaksanaan TKA Tahun 2026 dijadwalkan bergulir mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026. Seluruh tugas penyeliaan yang diemban oleh sivitas akademika UNG akan dieksekusi secara ketat mengikuti pedoman jadwal serta penugasan resmi yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen. Dalam pelaksanaannya, tim penyelia ditugaskan untuk memantau pergerakan jalannya ujian, memastikan mekanisme pengawasan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta memperkuat koordinasi dengan pengawas silang dan pihak-pihak terkait di lapangan.

Rektor Universitas Negeri Gorontalo melalui Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., yang bertindak sebagai Penanggung Jawab Teknis pelaksanaan penyeliaan TKA di lingkungan UNG, menegaskan komitmen penuh pihak universitas untuk menunaikan amanah besar tersebut secara profesional dan penuh tanggung jawab moral.

“Kepercayaan yang diberikan Kemendikdasmen kepada UNG sebagai salah satu perguruan tinggi penyelia TKA Tahun 2026 merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya. UNG berkomitmen mendukung pelaksanaan penyeliaan secara profesional, memastikan proses pemantauan berjalan sesuai ketentuan, serta turut menjaga kelancaran dan integritas pelaksanaan TKA,” ungkap Prof. Hafidz dalam keterangannya.

Ia menambahkan, keterlibatan berkelanjutan UNG dalam agenda penyeliaan TKA merupakan wujud nyata kontribusi institusi pendidikan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu dan tata kelola pendidikan nasional. Pelaksanaan tugas berskala nasional ini tentu menuntut kesiapan prima dari sisi sumber daya manusia, dukungan infrastruktur teknis, serta pola koordinasi lintas sektoral yang solid agar seluruh tahapan pemantauan terbebas dari kendala berarti.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) UNG, Darman, S.Kom., M.AP., yang dipercaya sebagai Koordinator Pelaksana Penyeliaan TKA UNG, memaparkan bahwa pihaknya telah mengonsolidasikan kesiapan tim secara matang untuk menjamin kelancaran teknis di lapangan.

Untuk menopang efektivitas tugas pemantauan, UNG telah menyiapkan tim penyelia khusus yang melibatkan gabungan unsur dosen serta tenaga kependidikan terlatih. Tim ini nantinya mengemban fungsi krusial dalam memantau aktivitas pengawas serta peserta ujian melalui ruang pertemuan virtual berbasis Zoom, memastikan setiap tahapan ujian mematuhi prosedur baku, serta siaga melakukan eskalasi koordinasi selama kegiatan berlangsung.

“Kami telah menyiapkan tim penyelia untuk mendukung pelaksanaan tugas ini. Melalui koordinasi yang terarah, pemantauan yang optimal, dan pelaksanaan tugas sesuai prosedur, kami berharap seluruh rangkaian penyeliaan TKA dapat berjalan tertib dan lancar,” jelas Darman.

Keikutsertaan aktif UNG dalam perhelatan TKA Tahun 2026 ini semakin memperkokoh posisi strategis perguruan tinggi dalam mendukung arah kebijakan transformatif pemerintah di sektor pendidikan. Didukung penuh oleh jajaran pimpinan universitas, akurasi tanggung jawab teknis, serta kesiapan regu pelaksana yang handal, UNG siap menuntaskan mandat sebagai salah satu pilar penyelia TKA nasional yang berintegritas tinggi.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler