<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengrusakan lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pengrusakan-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pengrusakan-lingkungan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jan 2024 08:07:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.14</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pengrusakan lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pengrusakan-lingkungan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengrusakan Lingkungan Terus Berlanjut di Desa Balayo, Meski Tidak Terdeteksi Siang Hari</title>
		<link>https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari</link>
					<comments>https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 08:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas tambang pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19968</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/">Pengrusakan Lingkungan Terus Berlanjut di Desa Balayo, Meski Tidak Terdeteksi Siang Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/">Pengrusakan Lingkungan Terus Berlanjut di Desa Balayo, Meski Tidak Terdeteksi Siang Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Aktivitas pengrusakan lingkungan dengan menggunakan alat berat, seperti escavator, terus berlanjut di wilayah Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Pada Kamis malam, (11/01/24), tim media melihat aktifitas ini terjadi pada sejumlah titik lokasi. Namun, pada Kamis siang hingga sore (11/01/24), tim terpadu dari KPH Wilayah III dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato tidak menemukan adanya aktifitas dan alat berat jenis escavator tidak terlihat di lokasi pertambangan tersebut. Pernyataan ini sesuai dengan keterangan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, Dr. Sumitro Monoarfa, yang menyatakan bahwa tidak ada aktifitas kerusakan lingkungan dan tidak terlihat alat di lokasi tersebut. Pernyataan Sumitro ini tampaknya bertolak belakang dengan pantauan tim media di lapangan pada Kamis malam (11/01/24). Situasi ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara keterangan pihak berwenang dan fakta lapangan terkait aktivitas pengrusakan lingkungan yang dilakukan dengan menggunakan alat berat di wilayah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Aktivitas pengrusakan lingkungan dengan menggunakan alat berat, seperti escavator, terus berlanjut di wilayah Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Pada Kamis malam, (11/01/24), tim media melihat aktifitas ini terjadi pada sejumlah titik lokasi.</p>
<p>Namun, pada Kamis siang hingga sore (11/01/24), tim terpadu dari KPH Wilayah III dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato tidak menemukan adanya aktifitas dan alat berat jenis escavator tidak terlihat di lokasi pertambangan tersebut.</p>
<p>Pernyataan ini sesuai dengan keterangan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato, Dr. Sumitro Monoarfa, yang menyatakan bahwa tidak ada aktifitas kerusakan lingkungan dan tidak terlihat alat di lokasi tersebut.</p>
<p>Pernyataan Sumitro ini tampaknya bertolak belakang dengan pantauan tim media di lapangan pada Kamis malam (11/01/24). Situasi ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara keterangan pihak berwenang dan fakta lapangan terkait aktivitas pengrusakan lingkungan yang dilakukan dengan menggunakan alat berat di wilayah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/">Pengrusakan Lingkungan Terus Berlanjut di Desa Balayo, Meski Tidak Terdeteksi Siang Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/">Pengrusakan Lingkungan Terus Berlanjut di Desa Balayo, Meski Tidak Terdeteksi Siang Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pengrusakan-lingkungan-terus-berlanjut-di-desa-balayo-meski-tidak-terdeteksi-siang-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lembaga Aliansi Indonesia Kecewa dengan Pengrusakan Lingkungan di Desa Balayo</title>
		<link>https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo</link>
					<comments>https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2024 12:17:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[harson ali]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga aliansi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19884</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/">Lembaga Aliansi Indonesia Kecewa dengan Pengrusakan Lingkungan di Desa Balayo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/">Lembaga Aliansi Indonesia Kecewa dengan Pengrusakan Lingkungan di Desa Balayo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) mengecam tindakan pengrusakan lingkungan di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, yang diduga terlibat oknum kepala desa. Harson Ali, perwakilan LAI di Gorontalo, menegaskan keprihatinan ini setelah berdialog dengan masyarakat penambang tradisional Desa Balayo pada Sabtu, (06/01/23). Harson Ali menyatakan dugaan keterlibatan oknum kepala desa Balayo tampak dari aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat di wilayah tersebut, informasi ini diperoleh dari keterangan warga setempat. \"Sangat disayangkan jika benar kepala desa terlibat dalam aktivitas yang merusak lingkungan di wilayahnya,\" ungkap Harson. Menurut Harson, diharapkan bahwa kepala desa Balayo dapat meniru tindakan kepala desa lainnya di daerah sekitar yang telah mengambil langkah tegas untuk melindungi lingkungan. Seperti contohnya, kepala desa Puncak Jaya dan Makarti Jaya yang mengusir alat berat serta memblokir akses jalan ke lokasi pertambangan. Hal yang serupa juga dilakukan oleh kepala desa Karya Baru di Kecamatan Dengilo, yang memberikan teguran tertulis kepada pelaku usaha pertambangan yang masuk dan merusak lingkungan di wilayahnya. Ketika dihubungi terkait dugaan keterlibatannya, kepala desa Balayo tidak bisa dijumpai. Bunda Balayo, yang merupakan keluarga kepala desa, menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang beristirahat. \"Beliau sedang beristirahat, jadi saya tidak berani membangunkannya,\" tutur Bunda Balayo kepada awak media yang datang ke kediamannya di Desa Balayo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) mengecam tindakan pengrusakan lingkungan di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, yang diduga terlibat oknum kepala desa. Harson Ali, perwakilan LAI di Gorontalo, menegaskan keprihatinan ini setelah berdialog dengan masyarakat penambang tradisional Desa Balayo pada Sabtu, (06/01/23).</p>
<p>Harson Ali menyatakan dugaan keterlibatan oknum kepala desa Balayo tampak dari aktivitas pertambangan yang menggunakan alat berat di wilayah tersebut, informasi ini diperoleh dari keterangan warga setempat.</p>
<p>&#8220;Sangat disayangkan jika benar kepala desa terlibat dalam aktivitas yang merusak lingkungan di wilayahnya,&#8221; ungkap Harson.</p>
<p>Menurut Harson, diharapkan bahwa kepala desa Balayo dapat meniru tindakan kepala desa lainnya di daerah sekitar yang telah mengambil langkah tegas untuk melindungi lingkungan. Seperti contohnya, kepala desa Puncak Jaya dan Makarti Jaya yang mengusir alat berat serta memblokir akses jalan ke lokasi pertambangan.</p>
<p>Hal yang serupa juga dilakukan oleh kepala desa Karya Baru di Kecamatan Dengilo, yang memberikan teguran tertulis kepada pelaku usaha pertambangan yang masuk dan merusak lingkungan di wilayahnya.</p>
<p>Ketika dihubungi terkait dugaan keterlibatannya, kepala desa Balayo tidak bisa dijumpai. Bunda Balayo, yang merupakan keluarga kepala desa, menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang beristirahat.</p>
<p>&#8220;Beliau sedang beristirahat, jadi saya tidak berani membangunkannya,&#8221; tutur Bunda Balayo kepada awak media yang datang ke kediamannya di Desa Balayo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/">Lembaga Aliansi Indonesia Kecewa dengan Pengrusakan Lingkungan di Desa Balayo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/">Lembaga Aliansi Indonesia Kecewa dengan Pengrusakan Lingkungan di Desa Balayo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/lembaga-aliansi-indonesia-kecewa-dengan-pengrusakan-lingkungan-di-desa-balayo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Pengrusakan Lingkungan di Pohuwato Telah Dilaporkan ke Gakkumdu Regional Manado</title>
		<link>https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado</link>
					<comments>https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Mar 2023 23:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[cegah kerusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[gakkumdu manado]]></category>
		<category><![CDATA[pengrusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17149</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/">Dugaan Pengrusakan Lingkungan di Pohuwato Telah Dilaporkan ke Gakkumdu Regional Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/">Dugaan Pengrusakan Lingkungan di Pohuwato Telah Dilaporkan ke Gakkumdu Regional Manado</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Cegah kerusakan lingkungan akibat kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Forum Komunitas Hijau (FKH) Kabupaten Pohuwato apresiasi langkah Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Lembaga Aliansi Indonesia. Ketua FKH Pohuwato Hamid Toliu, Rabu (15/3/23) mengatakan, langkah pencegahan dan penindakan yang dilakukan oleh BKSDA dan monitoring aktifis LAI, merupakan upaya untuk meminimalisasi kerusakan hutan yang hingga saat ini tengah dirambah oleh alat dengan menggunakan alat berat excavator. \"Terima kasih BKSDA dan LAI yang terus berupaya melakukan pencegahan serta pengawasan kerusakan lingkungan di wilayah Pohuwato,\" Terang Hamid. Hamid berharap, langkah BKSDA dan LAI akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan. \"Insya Allah langkah tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan khususnya yang ada di Pohuwato,\" Ungkapnya. Sementara aktifis LAI Harson Ali ketika berbincang dengan awak media ini mengaku, pihaknya terus melakukan pemantauan serta pengawasan terkait langkah yang ditempuh BKSDA Gorontalo. BKSDA kata Harson telah melakukan langkah dengan laporannya terkait kerusakan lingkungan ke Gakkumdu Regional Manado. \"Ini akan saya suport dan langkah saya akan memberikan dukungan data ke pihak Gakkumdu regional Manado nanti,\" Urainya. Pihaknya yakin dan percaya, langkah BKSDA selama ini akan menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan kasus pengrusakan lingkungan. Siapa-siapa yang terlibat dalam pengrusakan lingkungan, terang Harson, pastinya akan terbuka melalui hasil dari proses pemeriksaan serta penyidikan yang dilakukan pihak Gakkumdu nanti. \"Endingnya nanti kita lihat seperti apa, namun jelasnya pekan depan saya akan sambangi Gakkumdu regional Manado,\" Pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Cegah kerusakan lingkungan akibat kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Forum Komunitas Hijau (FKH) Kabupaten Pohuwato apresiasi langkah Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Lembaga Aliansi Indonesia.</p>
<p>Ketua FKH Pohuwato Hamid Toliu, Rabu (15/3/23) mengatakan, langkah pencegahan dan penindakan yang dilakukan oleh BKSDA dan monitoring aktifis LAI, merupakan upaya untuk meminimalisasi kerusakan hutan yang hingga saat ini tengah dirambah oleh alat dengan menggunakan alat berat excavator.</p>
<p>&#8220;Terima kasih BKSDA dan LAI yang terus berupaya melakukan pencegahan serta pengawasan kerusakan lingkungan di wilayah Pohuwato,&#8221; Terang Hamid.</p>
<p>Hamid berharap, langkah BKSDA dan LAI akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan.</p>
<p>&#8220;Insya Allah langkah tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan khususnya yang ada di Pohuwato,&#8221; Ungkapnya.</p>
<p>Sementara aktifis LAI Harson Ali ketika berbincang dengan awak media ini mengaku, pihaknya terus melakukan pemantauan serta pengawasan terkait langkah yang ditempuh BKSDA Gorontalo.</p>
<p>BKSDA kata Harson telah melakukan langkah dengan laporannya terkait kerusakan lingkungan ke Gakkumdu Regional Manado.</p>
<p>&#8220;Ini akan saya suport dan langkah saya akan memberikan dukungan data ke pihak Gakkumdu regional Manado nanti,&#8221; Urainya.</p>
<p>Pihaknya yakin dan percaya, langkah BKSDA selama ini akan menjadi pintu masuk pengungkapan dugaan kasus pengrusakan lingkungan.</p>
<p>Siapa-siapa yang terlibat dalam pengrusakan lingkungan, terang Harson, pastinya akan terbuka melalui hasil dari proses pemeriksaan serta penyidikan yang dilakukan pihak Gakkumdu nanti.</p>
<p>&#8220;Endingnya nanti kita lihat seperti apa, namun jelasnya pekan depan saya akan sambangi Gakkumdu regional Manado,&#8221; Pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/">Dugaan Pengrusakan Lingkungan di Pohuwato Telah Dilaporkan ke Gakkumdu Regional Manado</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/">Dugaan Pengrusakan Lingkungan di Pohuwato Telah Dilaporkan ke Gakkumdu Regional Manado</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dugaan-pengrusakan-lingkungan-di-pohuwato-telah-dilaporkan-ke-gakkumdu-regional-manado/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
