<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tamaila Utara Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/tamaila-utara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/tamaila-utara/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Dec 2020 12:09:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Tamaila Utara Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/tamaila-utara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mesin VCO Milik BUMDes Tamaila Utara Resmi Beroperasi</title>
		<link>https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi</link>
					<comments>https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2020 11:50:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[mesin vco]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Tamaila Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[vco]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7593</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Mesin VCO Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Mitra Usaha Desa Tamaila Utara, desa binaan Universitas Negeri Gorontalo pada program Desa Berinovasi telah resmi beroperasi. Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok, mengatakan bahwa inovasi terkait VCO adalah tahap ke dua setelah pemberdayaan yang dilakukan di dusun Tumba Desa Tamaila Utara ketika hari kebangkitan teknologi nasional yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/">Mesin VCO Milik BUMDes Tamaila Utara Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/">Mesin VCO Milik BUMDes Tamaila Utara Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Mesin VCO Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Mitra Usaha Desa Tamaila Utara, desa binaan Universitas Negeri Gorontalo pada program Desa Berinovasi telah resmi beroperasi. Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok, mengatakan bahwa inovasi terkait VCO adalah tahap ke dua setelah pemberdayaan yang dilakukan di dusun Tumba Desa Tamaila Utara ketika hari kebangkitan teknologi nasional yang diluncurkan oleh Wakil Presiden RI. \"Kerja kolaborasi ini ke depan akan memberikan kontribusi peningkatan terhadap aspek ekonomi pada masyarakat Tamaila Utara,\" ucap Eduart Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, berharap bahwa bantuan alat dan bantuan teknis bisa terus berlangsung dan bisa mensejahterakan, memberikan lapangan kerja bagi warga desa dan bisa mengangkat produk VCO dari desa Tamaila serta bisa dikonsumsi masyarakat banyak. \"Program Desa Berinovasi kerjasama antara Kemenristek/BRIN dan Kemendes PDTT kami harapkan bisa menjadi program yang bisa memberikan dampak langsung kepada yang menerima manfaat yaitu masyarakat desa termaksud pelaku usaha di desa yang dikategorikan sebagai Usaha Kecil Menengah (UMKM)\" Bambang. Bambang menambahkan bahwa ketika Pandemi Covid-19 menganggu kegiatan ekonomi tidak ada jalan keluar yang segera bisa dilakukan, program desa berinovasi diluncurkan adalah untuk memperkuat fundamental ekonomi pedesaan yang nantinya akan menjadi dasar dari fundamental ekonomi daerah. Kepala Desa Tamaila Utara Bukhari Buroma mengatakan dengan mesin VCO ini meningkatkan pendapatan asli desa melalui BUMDES Mitra Usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberikan pekerjaan kepada ibu-ibu rumah tangga. \"Selama ini kami didampingi oleh Pokja Desa UNG. Pokja telah memberikan bantuan sepenuhnya sehingga kami dapat melakukan produksi VCO\", ucap Bukhari. Virgin Coconut Oil produksi Badan Usaha (BUMDES) Mitra Usaha Desa Tamaila Utara akan dilakukan standarisasi melalui kerjasama Universitas Negeri Gorontalo dengan Badan Riset dan Standarisasi Industri Manado.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Mesin VCO Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Mitra Usaha Desa Tamaila Utara, desa binaan Universitas Negeri Gorontalo pada program Desa Berinovasi telah resmi beroperasi.</p>
<p>Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok, mengatakan bahwa inovasi terkait VCO adalah tahap ke dua setelah pemberdayaan yang dilakukan di dusun Tumba Desa Tamaila Utara ketika hari kebangkitan teknologi nasional yang diluncurkan oleh Wakil Presiden RI.</p>
<p>&#8220;Kerja kolaborasi ini ke depan akan memberikan kontribusi peningkatan terhadap aspek ekonomi pada masyarakat Tamaila Utara,&#8221; ucap Eduart</p>
<p>Menteri Riset dan Teknologi Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, berharap bahwa bantuan alat dan bantuan teknis bisa terus berlangsung dan bisa mensejahterakan, memberikan lapangan kerja bagi warga desa dan bisa mengangkat produk VCO dari desa Tamaila serta bisa dikonsumsi masyarakat banyak.</p>
<p>&#8220;Program Desa Berinovasi kerjasama antara Kemenristek/BRIN dan Kemendes PDTT kami harapkan bisa menjadi program yang bisa memberikan dampak langsung kepada yang menerima manfaat yaitu masyarakat desa termaksud pelaku usaha di desa yang dikategorikan sebagai Usaha Kecil Menengah (UMKM)&#8221; Bambang.</p>
<p>Bambang menambahkan bahwa ketika Pandemi Covid-19 menganggu kegiatan ekonomi tidak ada jalan keluar yang segera bisa dilakukan, program desa berinovasi diluncurkan adalah untuk memperkuat fundamental ekonomi pedesaan yang nantinya akan menjadi dasar dari fundamental ekonomi daerah.</p>
<p>Kepala Desa Tamaila Utara Bukhari Buroma mengatakan dengan mesin VCO ini meningkatkan pendapatan asli desa melalui BUMDES Mitra Usaha dan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberikan pekerjaan kepada ibu-ibu rumah tangga.</p>
<p>&#8220;Selama ini kami didampingi oleh Pokja Desa UNG. Pokja telah memberikan bantuan sepenuhnya sehingga kami dapat melakukan produksi VCO&#8221;, ucap Bukhari.</p>
<p>Virgin Coconut Oil produksi Badan Usaha (BUMDES) Mitra Usaha Desa Tamaila Utara akan dilakukan standarisasi melalui kerjasama Universitas Negeri Gorontalo dengan Badan Riset dan Standarisasi Industri Manado.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/">Mesin VCO Milik BUMDes Tamaila Utara Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/">Mesin VCO Milik BUMDes Tamaila Utara Resmi Beroperasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mesin-vco-milik-bumdes-tamaila-utara-resmi-beroperasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebar Siaran Pers, Japesda Gaungkan Kebebasan Tumba dari Konsesi HTI</title>
		<link>https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti</link>
					<comments>https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 02:35:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Tumba]]></category>
		<category><![CDATA[Hti]]></category>
		<category><![CDATA[Japesda]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Tumba]]></category>
		<category><![CDATA[Tamaila Utara]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5891</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar Senin (10/8) ini diagendakan bertandang ke Provinsi Gorontalo. Kedatangan Menteri Halim rencananya akan mengunjungi lokasi Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo untuk meresmikan Pycohidro dan mencanangkan Desa Tamaila Utara sebagai salah satu desa Inovatif di Indonesia. Meski Ini adalah kabar baik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/">Sebar Siaran Pers, Japesda Gaungkan Kebebasan Tumba dari Konsesi HTI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/">Sebar Siaran Pers, Japesda Gaungkan Kebebasan Tumba dari Konsesi HTI</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar Senin (10/8) ini diagendakan bertandang ke Provinsi Gorontalo. Kedatangan Menteri Halim rencananya akan mengunjungi lokasi Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo untuk meresmikan Pycohidro dan mencanangkan Desa Tamaila Utara sebagai salah satu desa Inovatif di Indonesia. Meski Ini adalah kabar baik bagi masyarakat Tumba khususnya dan masyarakat Desa Tamaila Utara pada umumnya. Namun yang tidak banyak diketahui khalayak adalah, sampai saat ini Tumba masih berada dalam bayang-bayang perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Gorontalo Citra Lestari. Yang mana, wilayah Tumba masuk dalam konsesi HTI sejak tahun 2011. Di banyak tempat di Indonesia, HTI belum menjadi solusi perbaikan ekonomi, khususnya bagi warga lokal. Sebaliknya, HTI justru menimbulkan dampak ekologis dengan adanya aktivitas skala besar perkebunan kayu monokultur yang ditanam melebihi batas produktivitas alami. Eksplorasi dan eksploitasi inilah yang bisa menyebabkan degradasi lahan. Tumba merupakan salah satu wilayah yang diintervensi melalui program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF-SGP), melalui lembaga payung Perkumpulan Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) bersama PKEPKL UNG, LPPM UNG dan pemerintah Desa Tamaila Utara melalui BUMDes Mitra Usaha sejak tahun 2018 mendampingi masyarakat Tumba untuk mempertahankan bentang alam adaptif, dengan membangun ketahanan sosial dan ekologis berbasis komunitas. Apalagi posisi Tumba sangat penting sebagai kawasan penyangga Suaka Margasatwa (SM) Nantu; sebagai benteng terakhir hutan alam tersebut. Luas wilayah Tumba berdasarkan administrasi mencapai 5.314,07 Ha, dengan jumlah penduduk 512 jiwa dan 128 KK. Selain sebagai kawasan penyangga Hutan SM Nantu, wilayah ini juga merupakan hulu dan sumber air bersih yang tersebar ke beberapa Kecamatan. Oleh karena itu, penting kiranya untuk menjaga Tumba. Selama ini masyarakat Tumba sudah berinovasi menerapkan sistim Agroforestry (kebun campur) dengan menanam tanaman buah dan hutan seperti kakao, durian pala, enau dan lain-lain. Praktik-praktik pertanian berkelanjutan inilah yang menunjang ketersediaan air dan penghidupan masyarakat. Menjadikan Tumba sebagai Desa inovatif tentu akan memberikan dampak positif. Tapi, pencanangan tersebut akan menjadi sia-sia jika Tumba masih masuk dalam konsesi HTI. Sewaktu-waktu, bisa saja HTI akan dengan bebas menyingkirkan dan mengambil alih desa inovatif ini. Masyarakat Tumba sudah masuk dan seterusnya menetap di sana sejak tahun 1998-1999, jauh sebelum adanya klaim HTI. Selama ini, mereka masih sering terlibat konflik berkepanjangan dengan HTI. Atas kompleksitas persoalan tersebut, melalui momentum kedatangan Menteri Desa PDTT, Japesda bersama mitra pelaksana program GEF-SGP (Wire-G, PKEPKL UNG, LPPM UNG, BUMDes Mitra Usaha, Marsudi Lestantun dan Agraria Institute), AJI Kota Gorontalo, BIOTA, SIEJ serta individu-individu pemerhati lingkungan memberi rekomendasi di antaranya meminta dukungan dari Kementerian Desa PDTT mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Dinas LHK Provinsi Gorontalo, untuk pengakuan hak penguasaan kawasan Hutan Produksi kepada masyarakat Tumba lewat skema Perhutanan Sosial (PS) atau Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Selama ini tanah mereka telah diklaim pihak perusahaan HTI dan belum ada solusi yang bertumpu pada kepentingan masyarakat. Setelah kedatangan Menteri Desa PDTT, kiranya akan ada keberlanjutan program inovasi desa seperti penambahan anggaran ADD desa Tamaila Utara serta pengembangan dusun Tumba dari sisi perumahan, fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan. Kementerian Desa PDTT diharapkan bisa bersinergi dengan program yang sudah ada sebelumnya. Dan yang terakhir, dengan adanya pycohydro di Dusun Tumba, semoga dapat menjadi solusi keterbatasan listrik dan mengkonservasi daerah tangkapan air. Juga perlu dukungan tambahan pycohydro atau sumber energi lain dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi Gorontalo, karena pycohidro yang ada sekarang belum sepenuhnya menjangkau semua masyarakat Tumba.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar Senin (10/8) ini diagendakan bertandang ke Provinsi Gorontalo. Kedatangan Menteri Halim rencananya akan mengunjungi lokasi Dusun Tumba, Desa Tamaila Utara, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo untuk meresmikan Pycohidro dan mencanangkan Desa Tamaila Utara sebagai salah satu desa Inovatif di Indonesia.</p>
<p>Meski Ini adalah kabar baik bagi masyarakat Tumba khususnya dan masyarakat Desa Tamaila Utara pada umumnya. Namun yang tidak banyak diketahui khalayak adalah, sampai saat ini Tumba masih berada dalam bayang-bayang perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Gorontalo Citra Lestari. Yang mana, wilayah Tumba masuk dalam konsesi HTI sejak tahun 2011.</p>
<p>Di banyak tempat di Indonesia, HTI belum menjadi solusi perbaikan ekonomi, khususnya bagi warga lokal. Sebaliknya, HTI justru menimbulkan dampak ekologis dengan adanya aktivitas skala besar perkebunan kayu monokultur yang ditanam melebihi batas produktivitas alami. Eksplorasi dan eksploitasi inilah yang bisa menyebabkan degradasi lahan.</p>
<p>Tumba merupakan salah satu wilayah yang diintervensi melalui program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF-SGP), melalui lembaga payung Perkumpulan Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (Japesda) bersama PKEPKL UNG, LPPM UNG dan pemerintah Desa Tamaila Utara melalui BUMDes Mitra Usaha sejak tahun 2018 mendampingi masyarakat Tumba untuk mempertahankan bentang alam adaptif, dengan membangun ketahanan sosial dan ekologis berbasis komunitas. Apalagi posisi Tumba sangat penting sebagai kawasan penyangga Suaka Margasatwa (SM) Nantu; sebagai benteng terakhir hutan alam tersebut.</p>
<p>Luas wilayah Tumba berdasarkan administrasi mencapai 5.314,07 Ha, dengan jumlah penduduk 512 jiwa dan 128 KK. Selain sebagai kawasan penyangga Hutan SM Nantu, wilayah ini juga merupakan hulu dan sumber air bersih yang tersebar ke beberapa Kecamatan. Oleh karena itu, penting kiranya untuk menjaga Tumba. Selama ini masyarakat Tumba sudah berinovasi menerapkan sistim Agroforestry (kebun campur) dengan menanam tanaman buah dan hutan seperti kakao, durian pala, enau dan lain-lain. Praktik-praktik pertanian berkelanjutan inilah yang menunjang ketersediaan air dan penghidupan masyarakat.</p>
<p>Menjadikan Tumba sebagai Desa inovatif tentu akan memberikan dampak positif. Tapi, pencanangan tersebut akan menjadi sia-sia jika Tumba masih masuk dalam konsesi HTI. Sewaktu-waktu, bisa saja HTI akan dengan bebas menyingkirkan dan mengambil alih desa inovatif ini. Masyarakat Tumba sudah masuk dan seterusnya menetap di sana sejak tahun 1998-1999, jauh sebelum adanya klaim HTI. Selama ini, mereka masih sering terlibat konflik berkepanjangan dengan HTI.</p>
<p>Atas kompleksitas persoalan tersebut, melalui momentum kedatangan Menteri Desa PDTT, Japesda bersama mitra pelaksana program GEF-SGP (Wire-G, PKEPKL UNG, LPPM UNG, BUMDes Mitra Usaha, Marsudi Lestantun dan Agraria Institute), AJI Kota Gorontalo, BIOTA, SIEJ serta individu-individu pemerhati lingkungan memberi rekomendasi di antaranya meminta dukungan dari Kementerian Desa PDTT mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Dinas LHK Provinsi Gorontalo, untuk pengakuan hak penguasaan kawasan Hutan Produksi kepada masyarakat Tumba lewat skema Perhutanan Sosial (PS) atau Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Selama ini tanah mereka telah diklaim pihak perusahaan HTI dan belum ada solusi yang bertumpu pada kepentingan masyarakat.</p>
<p>Setelah kedatangan Menteri Desa PDTT, kiranya akan ada keberlanjutan program inovasi desa seperti penambahan anggaran ADD desa Tamaila Utara serta pengembangan dusun Tumba dari sisi perumahan, fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan. Kementerian Desa PDTT diharapkan bisa bersinergi dengan program yang sudah ada sebelumnya.</p>
<p>Dan yang terakhir, dengan adanya pycohydro di Dusun Tumba, semoga dapat menjadi solusi keterbatasan listrik dan mengkonservasi daerah tangkapan air. Juga perlu dukungan tambahan pycohydro atau sumber energi lain dari pemerintah Kabupaten dan Provinsi Gorontalo, karena pycohidro yang ada sekarang belum sepenuhnya menjangkau semua masyarakat Tumba.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/">Sebar Siaran Pers, Japesda Gaungkan Kebebasan Tumba dari Konsesi HTI</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/">Sebar Siaran Pers, Japesda Gaungkan Kebebasan Tumba dari Konsesi HTI</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sebar-siaran-pers-japesda-gaungkan-kebebasan-tumba-dari-konsesi-hti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
