Connect with us

Gorontalo

Tak Hanya Upacara, Basarnas Gorontalo Jadikan HUT ke-54 Momentum Perkuat Kesiapsiagaan

Published

on

Gorontalo – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo menggelar upacara peringatan di halaman kantor Basarnas Gorontalo, Senin (2/3/2026). Seluruh personel mengikuti kegiatan ini dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Upacara tersebut menjadi momentum refleksi atas pengabdian dan dedikasi Basarnas dalam menjalankan tugas kemanusiaan di bidang pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR). Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, S.Adm, dalam sambutannya menegaskan komitmen Basarnas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks di masa mendatang.

“Basarnas akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan ke depan tidaklah ringan, namun dengan semangat profesionalisme dan soliditas, kami siap menjalankan tugas kemanusiaan dengan sebaik-baiknya,” ujar Heriyanto.

Ia juga menyampaikan pesan dari Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan agar seluruh jajaran Basarnas di daerah senantiasa memperkuat kapasitas sumber daya manusia, kesiapsiagaan, serta pemanfaatan teknologi modern dalam setiap operasi SAR.

Menurut Heriyanto, fenomena perubahan iklim yang berimbas pada meningkatnya potensi bencana, tingginya mobilitas masyarakat, serta perkembangan pesat sektor transportasi dan teknologi menjadi tantangan serius yang harus diantisipasi secara optimal.

“Perubahan iklim memicu bertambahnya risiko bencana hidrometeorologi. Di sisi lain, peningkatan mobilitas masyarakat dan transportasi juga menuntut kesiapsiagaan yang maksimal. Karena itu, peningkatan kompetensi personel serta dukungan peralatan modern menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Peringatan HUT ke-54 Basarnas ini juga menjadi ajang untuk mempererat solidaritas antarpersonel, memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta menumbuhkan kepercayaan publik terhadap layanan SAR di wilayah Gorontalo.

Dengan mengusung semangat pengabdian dan kemanusiaan, Basarnas Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat yang membutuhkan.

Gorontalo

Waspadai Lonjakan Pemudik, Basarnas Gorontalo Gelar Siaga SAR Khusus

Published

on

Gorontalo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo menyiapkan Siaga SAR Khusus guna mengantisipasi potensi kondisi darurat selama periode mudik dan arus balik.

Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, S.Adm, menyampaikan kesiapan tersebut usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-54 Basarnas yang digelar di halaman Kantor SAR Gorontalo. Ia mengatakan, momentum hari jadi Basarnas juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi untuk memperkuat komitmen pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya menjelang periode pergerakan besar masyarakat saat Lebaran.

Heriyanto menjelaskan bahwa Siaga SAR Khusus merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama mudik. Mengingat tingginya mobilitas warga pada momen Hari Raya, Basarnas perlu melakukan langkah antisipatif yang terukur dan terencana.

“Setiap tahun kami melaksanakan Siaga SAR Khusus untuk menyambut dan menyukseskan mudik Lebaran. Tahun ini, seluruh personel telah dipersiapkan dan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis sesuai rencana yang telah disusun,” ujar Heriyanto.

Penempatan personel fokus pada lokasi-lokasi vital yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat, seperti pelabuhan sebagai jalur transportasi laut, bandara sebagai simpul transportasi udara, serta ruas Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Menurutnya, jalur darat Trans Sulawesi menjadi perhatian utama karena merupakan akses padat yang dilalui oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik selama musim mudik. Kondisi geografis dan potensi cuaca ekstrem turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi penanganan darurat.

Selain menempatkan personel di titik strategis, Basarnas Gorontalo juga memastikan kesiapan peralatan SAR, termasuk kendaraan operasional, perahu karet, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh tim disiagakan untuk merespons cepat bila terjadi kecelakaan transportasi, kondisi darurat medis, hingga insiden lain yang memerlukan tindakan pencarian dan pertolongan.

Dalam pelaksanaannya, Basarnas Gorontalo akan bersinergi dengan sejumlah instansi, antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta pihak terkait lainnya demi membentuk sistem pengamanan terpadu. Koordinasi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan bila terjadi kejadian darurat di lapangan.

Heriyanto berharap, pelaksanaan Siaga SAR Khusus Mudik Lebaran 2026 dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalani perjalanan pulang kampung. Ia juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta mematuhi aturan lalu lintas.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap siaga, tetapi masyarakat juga perlu berhati-hati selama perjalanan,” tegasnya.

Melalui Siaga SAR Khusus Mudik Lebaran 2026, Basarnas Gorontalo kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan, sekaligus memastikan suasana Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan tanpa gangguan keselamatan.

Continue Reading

Gorontalo

Hangatnya Ramadan di Pohuwato: Rumah Makan Samudara Alam Gelar Buka Puasa Bersama

Published

on

Pohuwato – Segenap keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato, menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan di Masjid Sujud Pohuwato, pada momen Ramadan tahun ini.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi internal keluarga besar rumah makan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra kerja yang selama ini menjalin kolaborasi. Turut hadir perwakilan dari PT IGL dan PT LIL Pohuwato, dua perusahaan yang menjadi bagian dari jejaring kemitraan Rumah Makan Samudara Alam.

Suasana kebersamaan terasa sejak menjelang waktu berbuka. Para karyawan, manajemen, dan tamu undangan duduk bersisian menikmati hidangan berbuka puasa dengan penuh keakraban. Momen tersebut diwarnai senyum dan tawa ringan, mencerminkan nuansa kekeluargaan yang erat antara seluruh peserta kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Dumais Doda, selaku perwakilan manajemen Rumah Makan Samudara Alam, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan wujud rasa syukur sekaligus refleksi untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas antar sesama.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Melalui buka puasa bersama ini, kami ingin mempererat silaturahmi, baik di internal keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta maupun dengan para mitra seperti PT IGL dan PT LIL,” ujar Dumais Doda.

Ia menekankan, semangat kebersamaan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum Ramadan saja, melainkan terus berlanjut dalam hubungan kerja sama yang saling mendukung di masa mendatang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kelancaran usaha, serta terjaganya kebersamaan di tengah masyarakat Pohuwato. Suasana khidmat menandai akhir acara, meninggalkan kesan kebersamaan dan semangat untuk terus menebar manfaat di bulan suci.

Continue Reading

Gorontalo

Panen Tak Lagi Sepi Pembeli: Petani Nikmati Dampak Program MBG

Published

on

Gorontalo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak nyata bagi petani di berbagai daerah. Program yang menyalurkan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah ini bukan hanya meningkatkan kualitas gizi pelajar, tetapi juga memberikan kepastian pasar bagi petani lokal.

Hasil panen yang sebelumnya bergantung pada fluktuasi harga kini memiliki pembeli tetap melalui dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Akibatnya, petani memperoleh jaminan bahwa hasil tanam mereka terserap secara berkelanjutan, sementara ekonomi desa mulai tumbuh lebih dinamis.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo, Rian Uno, menilai program MBG memiliki nilai strategis karena mampu menyentuh dua sisi sekaligus—kesejahteraan petani dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Program MBG sangat baik karena mampu menyerap banyak hasil panen petani. Petani tidak lagi bingung mencari pasar karena hasil tanam mereka kini jelas dibutuhkan dan terserap,” ujar Rian Uno, Kamis, 26 Februari 2026.

Rian menambahkan, efek ekonomi dari program tersebut mulai terasa langsung di tingkat desa. Perputaran uang meningkat, para petani semakin bersemangat menanam, dan kegiatan produksi, distribusi, hingga konsumsi berjalan lebih hidup.

Ia menegaskan, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan.

“Keberlanjutan sangat penting agar anak-anak dan ibu hamil terus mendapatkan asupan gizi yang baik, sementara petani tetap semangat menanam,” tutur Rian.

Tani Merdeka Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Pertanian yang mendorong peningkatan produksi pangan. Menurut Rian, sinergi antar lembaga pemerintah perlu terus diperkuat agar distribusi dan pelaksanaan program MBG berjalan efektif.

“Kementerian Pertanian sudah bergerak dalam peningkatan produksi. Kementerian lain juga harus memastikan distribusi dan pelaksanaannya tepat sasaran,” ujarnya.

Meski demikian, Rian menilai evaluasi tetap harus dilakukan secara rutin.

“Jika masih ada kekurangan, segera diperbaiki. Pengawasan distribusi harus tepat agar manfaat program benar-benar sampai kepada masyarakat,” tambahnya.

Di sejumlah kabupaten, produksi hortikultura tercatat meningkat signifikan. Lonjakan permintaan dari dapur MBG membuat petani mulai menanam sesuai kebutuhan SPPG, terutama komoditas sayur-sayuran. Seluruh hasil panen kini terserap sepenuhnya oleh program.

Kepastian pasar membuat petani berani memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi. Program MBG pun tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, melainkan juga menjadi motor penggerak baru bagi ekonomi desa.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler