Connect with us

kabupaten pohuwato

Tingkatkan Kualitas SDM Pemda Pohuwato Jalin Kerja Sama Dengan Berbagai Pihak

Published

on

Foto HUMAS

POHUWATO – Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato terus menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak terus dilakukan, salah satunya dengan menggandeng balai pendidikan dan latihan intensif dasar dalam meningkatkan SDM melalui pendidikan non formal.

“Baru saja kami membangun kerja sama dengan universitas-universitas dalam rangka meningkatkan pendidikan formal, dan hari ini kita bekerja sama dalam pelaksanaan diklat intensif dasar dalam meningkatkan SDM,” Ungkap Bupati, saat membuka Pelatihan keperawatan intensive (ICU) Dasar Angkatan III himpunan perawat critical Indonesia, (14/6/2021).

Ia sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, kepada peserta dirinya berharap mereka dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik mungkin, sehingga memperoleh kualitas hasil yang baik.

“Keseriusan saudara mempengaruhi keprofesionalan saudara, yang pada gilirannya keberadaan saudara dalam memberikan pelayanan akan sangat terasa exelennya oleh masyarakat, ditangan saudara saya menaruh harapan besar, kita songsong pohuwato lebih maju,” Ujar Saipul.

Pada pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri ketua Umum pusat Himpunan perawat Critical Care Indonesia dr. Aliana Dewi S.KP.MN bersama nara sumber, Ketua Hipercci Provinsi, Plt. Direktur RSUD Bumi Panua, dr. Yenni Ahmad, Plt. Kadis Kesehatan, Irfan Saleh dan Kepala BKPP, Fitriani Lasantu.

Diketahui pelatihan itu akan berlangsung selama 5 hari dan di ikuti 28 orang peserta.

Gorontalo

Tak Bisa Kendalikan Diri, Wanda Akui Perbuatannya terhadap Korban IT

Published

on

Pohuwato – Jubair Noho alias Wanda mengakui perbuatannya melakukan pemukulan terhadap seorang perempuan berinisial IT. Pengakuan tersebut disampaikannya saat diwawancarai sejumlah awak media di ruang tahanan Polres Pohuwato, Rabu (31/12/2025).

Dalam keterangannya, Jubair menjelaskan bahwa peristiwa itu berawal dari perselisihan mengenai kesepakatan harga. Menurut pengakuannya, korban tidak menerima harga yang sebelumnya telah disetujui bersama. Dari kesepakatan awal sebesar Rp250 ribu, korban hanya membayar Rp200 ribu.

Selisih pembayaran tersebut memicu ketegangan hingga berujung pada tindak kekerasan. Jubair mengaku saat kejadian dirinya sedang dikuasai emosi dan tidak mampu mengendalikan diri.

“Saat itu saya sedang emosi, tidak sempat berpikir panjang,” ujar Jubair singkat di hadapan awak media.

Lebih lanjut, pria yang dikenal dengan sapaan Wanda itu juga mengungkapkan bahwa kasus ini bukan pertama kalinya ia berhadapan dengan hukum. Ia mengaku sudah lima kali keluar masuk penjara dengan kasus serupa.

Dengan nada penyesalan, Jubair menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan menyatakan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku.

“Saya menyesal dan siap menjalani hukuman. Saya minta maaf kepada korban atas perbuatan saya,” tuturnya lirih dengan raut wajah tertunduk.

Kasus ini kini masih dalam penanganan penyidik Polres Pohuwato. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan dijalankan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Continue Reading

Advertorial

Bukan Hanya Perayaan, Pohuwato Rayakan Tahun Baru dengan Zikir Bersama

Published

on

Pohuwato – Menyambut pergantian malam Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Pohuwato menggelar “Malam Zikir dan Doa untuk Negeri” di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Rabu (31/12/2025) malam. Kegiatan religius tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ketua organisasi perempuan, antara lain TP PKK Pohuwato, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Dharma Karini, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pohuwato.

Hadir pula Sekretaris Daerah Pohuwato, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, ASN, PPPK, pemangku adat, unsur Polri, dan masyarakat yang memadati masjid kebanggaan daerah tersebut.

Malam zikir dan doa dipimpin Ketua Yayasan Haamilul Qur’an Kecamatan Paguat, Umar Abdul Azis, S.Sos, yang juga menyampaikan ceramah agama. Ia didampingi oleh Tuan Hakimu Pohuwato, Ust. Wisno Pakaya, M.Pd, dan Tuan Hakimu Buntulia, Ust. Abdul Hakim Saleh, S.Ag. Lantunan zikir dan doa bersama mengiringi suasana malam yang penuh haru dan keikhlasan.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, khususnya Kapolres Pohuwato AKBP Busroni beserta jajaran, atas prakarsa menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurut Bupati, malam zikir dan doa bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata rasa syukur atas limpahan rahmat dan nikmat yang telah diberikan Allah SWT sepanjang tahun 2025, sekaligus harapan agar tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik dan penuh keberkahan.

Ia juga menegaskan pentingnya memperbanyak zikir dan doa, terutama di momentum pergantian tahun, sebagai sarana muhasabah diri untuk memperbaiki langkah ke depan.

“Kami memperoleh laporan bahwa seluruh pemerintah kecamatan di Kabupaten Pohuwato juga melaksanakan kegiatan serupa, baik malam ini maupun beberapa hari menjelang pergantian tahun,” ujar Saipul.

Bupati menambahkan, pergantian tahun hendaknya dimaknai sebagai pengingat bahwa waktu terus berjalan dan setiap insan diberi kesempatan untuk meningkatkan amal kebaikan.

“Menyambut Tahun Baru dengan zikir dan doa adalah langkah tepat untuk memulai tahun dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta penuh harapan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Saipul mengajak seluruh masyarakat Pohuwato menjadikan momentum malam zikir dan doa sebagai sarana mempererat persaudaraan serta memperkuat ukhuwah demi terciptanya Pohuwato yang aman, damai, dan harmonis.

“Tahun 2025 akan segera kita tinggalkan dengan berbagai cerita, tantangan, dan dinamika. Ada keberhasilan yang patut disyukuri, ada pula kekurangan yang harus dijadikan pelajaran berharga untuk kemajuan Pohuwato ke depan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga aparat pemerintah untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun daerah tercinta.

“Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan optimisme dan semangat baru. Perkuat silaturahmi, tingkatkan semangat berkarya, dan bersama kita wujudkan Pohuwato yang lebih maju, sejahtera, religius, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Continue Reading

Gorontalo

Video Pesta di Tengah Duka Banjir Hulawa, Publik Pohuwato Geram

Published

on

Pohuwato – Suasana duka masih menyelimuti Kabupaten Pohuwato usai banjir menerjang Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia. Warga masih berjibaku dengan lumpur, kerugian, dan trauma akibat bencana tersebut. Namun, di tengah kepedihan itu, beredar sebuah video yang memantik kemarahan publik.

Video yang tersebar di berbagai grup percakapan itu memperlihatkan aktivitas hiburan yang diduga berlangsung di lingkungan perusahaan tambang emas Pani Gold Mine (PGM). Dalam video tersebut terlihat sejumlah orang berjoget dan berpesta — pemandangan yang dinilai kontras dengan kondisi masyarakat Desa Hulawa yang sedang berduka.

Desa tersebut diketahui berada di sekitar kawasan aktivitas pertambangan perusahaan. Ironisnya, peristiwa itu terjadi di saat pemerintah daerah dan aparat keamanan giat mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta atau keramaian menjelang pergantian tahun. Bahkan, Pemkab Pohuwato sendiri memilih melaksanakan zikir dan doa bersama sebagai wujud empati bagi korban banjir.

Bagi banyak warga, video tersebut dianggap menyakiti hati masyarakat dan menunjukkan kurangnya kepekaan sosial dari pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah terdampak bencana.

“Ini bukan hanya soal pesta, tetapi soal rasa empati dan tanggung jawab moral perusahaan terhadap masyarakat lingkungannya,” ungkap salah satu warga yang menyayangkan kejadian itu.

Polemik tersebut segera memicu reaksi luas hingga akhirnya pihak Pani Gold Mine (PGM) memberikan klarifikasi resmi.

Melalui Humas perusahaan, Kurniawan Siswoko, PGM menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan atas kejadian tersebut.

“Terima kasih atas informasinya. Ini menjadi pembelajaran bagi kami, khususnya bagi panitia agar dalam menyelenggarakan acara memiliki konsep yang baik dan terarah. Di awal, acara menyambut tahun baru di PGM diisi dengan doa bersama dan kegiatan spontan donasi untuk warga terdampak banjir sebagai bentuk empati dan kepedulian karyawan. Namun, acara ini tercederai dengan kejadian tersebut, dan kami akan melakukan evaluasi,” ujar Kurniawan.

Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kemarahan publik terhadap peristiwa ini menunjukkan bahwa masyarakat berharap lebih terhadap tanggung jawab sosial dan moral perusahaan tambang. Banyak warga meminta agar PGM dapat menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial, khususnya di saat masyarakat masih dalam masa pemulihan pasca-bencana.

Polemik ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri agar lebih berhati-hati dalam bertindak di tengah situasi krisis kemanusiaan dan bencana alam yang melibatkan masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler