Connect with us

kabupaten pohuwato

Ketua PKK Pohuwato Hadiri Sosialisasi Pokja di Empat Desa

Published

on

Foto HUMAS

POHUWATO – Empat Desa di Kecamatan berbeda yang berada di Wilayah Kabupaten Pohuwato melaksanakan program kegiatan PKK Provinsi dengan menyelenggarakan sosialisasi program masing-masing kelompok kerja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pohuwato, Selvi Mbuinga Monoarfa berkesempatan meninjau pelaksanaan tersebut didampingi beberapa orang pengurus, (9/6/2021).

Adapun ke empat Desa yang didatangi Ketua PKK, Desa Padengo Kecamatan Dengilo, Desa Marisa Selatan Kecamatan Marisa, Desa Buntulia Tengah Kecamatan Buntulia dan Desa Padengo Kecamatan Duhiadaa.

“Empat desa tersebut beda materi sosialisasinya yakni di Padengo, Dengilo adalah penyuluhan tentang pengelolaan pekarangan. Kemudian Desa Marisa Selatan untuk pembinaan dan sinkronisasi program prioritas pokja 1,..”

“Buntulia tengah materi edukasi UP2K dan sinkronisasi prioritas program gerakan PKK, serta di Desa Padengo Kecamatan Duhiadaa adalah pembinaan dan sinkronisasi program prioritas pokja IV Kabupaten/Kota Se-Provinsi,” Ungkap Selvi.

Ia juga mengatakan peserta yang hadir dalam kegiatan ini merupakan kader terbaik yang terdiri dari PKK kabupaten, PKK Kecamatan, PKK Desa dan kader yang setiap kecamatan berjumlah 25 orang.

“Terima kasih atas kegiatannya, semoga kedepan perhatian PKK provinsi terhadap PKK pohuwato semakin meningkat,” Ujarnya.

Advertorial

Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang

Published

on

Pohuwato – Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah di Kabupaten Pohuwato kembali digelar sebagai upaya mengejar target perluasan areal persawahan, dan tahun ini dilaksanakan di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/02/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, yang menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah provinsi dan TNI terhadap program ketahanan pangan di daerah.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, turut hadir mengikuti rakor. Sejumlah pejabat dan unsur terkait juga hadir, antara lain Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, serta perwakilan instansi lain yang terlibat dalam pelaksanaan program cetak sawah.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai hal terkait percepatan program, terutama menyangkut tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat untuk pelaksanaan cetak sawah di Pohuwato. Sejumlah kendala teknis dan nonteknis di lapangan diakui menjadi tantangan yang berpotensi menghambat pencapaian target, sehingga diperlukan langkah korektif dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Bupati Saipul menjelaskan, jajaran TNI yang dikomandoi Pangdam XIII/Merdeka terus berupaya maksimal agar program percetakan sawah di Pohuwato dapat mencapai sasaran. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini di lapangan.

Pemerintah Provinsi Gorontalo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, sembari melakukan konsultasi intensif dengan kementerian terkait di tingkat pusat. Hal ini dinilai penting mengingat dinamika dan kondisi di lapangan kerap menghadirkan tantangan baru yang harus diselesaikan secara bersama-sama, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun dukungan anggaran.

Bupati Pohuwato menegaskan agar Kepala Dinas Pertanian Pohuwato terus melakukan koordinasi secara intens dengan jajaran TNI serta Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap, melalui komunikasi yang terarah dan kerja sama yang solid, program percetakan sawah dapat berjalan lebih efektif dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di Pohuwato.

“Insyaallah atas perhatian gubernur dapat teratasi, karena melihat bahwa waktu yang terus berjalan kiranya ini bisa menjadi perhatian. Target sampai Maret nanti tentunya ini perlu untuk ditinjau kembali, karena hampir dapat dipastikan dengan kondisi yang berkembang dalam diskusi, dengan target waktu tersebut kemungkinan capaiannya tidak bisa tercapai,” terang Bupati Saipul.

Ia juga meminta agar Gubernur Gorontalo dapat mengonsultasikan kondisi tersebut kepada menteri terkait, khususnya terkait kemungkinan penyesuaian atau perpanjangan waktu pelaksanaan program. “Yang penting target 5 ribu sekian hektare dapat kita capai dengan baik. Kita semua akan berusaha untuk itu,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Langkah Berani Pohuwato: MoU Daur Ulang Plastik dan Konservasi Bentang Alam Resmi Diteken

Published

on

Pohuwato – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato bersama Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia resmi menandatangani Naskah Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Program Pengelolaan Bentang Alam Berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato, Kamis (26/02/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Pohuwato yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Iskandar Datau dan Direktur Eksekutif Burung Indonesia, Dian Agista, yang berlangsung di Kantor B’Maleo Burung Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato dan Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia terkait Program Daur Ulang Sampah Plastik di Kabupaten Pohuwato.

PKS tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pohuwato, Sumitro Monoarfa, bersama perwakilan Program Gorontalo Burung Indonesia, Marahalim Siagian, sebagai wujud penguatan kolaborasi pada level implementasi program.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Pengadilan Negeri Marisa, Wakapolres Pohuwato, perwakilan Kejaksaan Negeri Pohuwato, Staf Ahli Bupati Amrin Umar, Kepala Bappeda Rustam Melleng, Kepala KPH Unit III Pohuwato, Sekretaris Bappeda Jumadi Giono, Kabag Pemerintahan Anugerah Wenas, Tenaga Ahli Bupati Edo Sijaya, Kepala Desa Marisa Utara Ilham Langago, tokoh masyarakat perempuan Zulfiana Mbuinga, serta perwakilan LSM, insan pers, dan masyarakat setempat.

Mengawali sambutannya, Sekda Pohuwato Iskandar Datau menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena harus memenuhi undangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Iskandar menjelaskan, melalui MoU ini kedua pihak sepakat memperkuat kemitraan dalam pengelolaan bentang alam berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato, khususnya di kawasan strategis seperti bentang alam Popayato–Paguat yang memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi penting.

“Penandatanganan ini adalah perpanjangan dari perjanjian sebelumnya. Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada Perhimpunan Burung Indonesia atas hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2009,” ujar Iskandar.

Menurutnya, pengelolaan bentang alam berkelanjutan di Pohuwato diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga mampu menekan deforestasi, menjaga keseimbangan ekosistem, memperbaiki tata kelola komoditas dan tata guna lahan, serta mendorong perbaikan kualitas lingkungan secara menyeluruh.pohuwato.

Iskandar menegaskan, penandatanganan MoU untuk ketiga kalinya ini menjadi bukti komitmen kuat Burung Indonesia dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato. “Ini menunjukkan bahwa Burung Indonesia memiliki komitmen kuat bersama pemerintah dalam meningkatkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato. Insyaallah, melalui kerja sama ini pembangunan Pohuwato yang berkelanjutan dapat terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Burung Indonesia, Dian Agista, menyampaikan bahwa di seluruh lokasi program, Burung Indonesia memilih pendekatan sebagai mitra strategis pemerintah karena pada akhirnya pemerintah adalah pengambil kebijakan utama.

“Dengan demikian, program-program kami dapat diselaraskan dengan agenda konservasi keanekaragaman hayati serta agenda pembangunan dan pengembangan masyarakat,” ungkap Dian.

Sebelumnya, perwakilan Program Gorontalo Burung Indonesia, Marahalim Siagian, menjelaskan bahwa bentang alam Popayato–Paguat merupakan kawasan strategis dengan nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang sangat penting, menjadi penyangga kehidupan masyarakat, sumber air, ruang produksi pertanian, sekaligus habitat keanekaragaman hayati.

Menurut Marahalim, kawasan tersebut juga menghadapi berbagai tantangan seperti degradasi lahan, tekanan pemanfaatan sumber daya alam, serta kebutuhan peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga memerlukan pengelolaan yang terencana dan kolaboratif.

Melalui kerja sama ini, diharapkan pengelolaan bentang alam dan program lingkungan di Kabupaten Pohuwato dapat berjalan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekologis dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.

Continue Reading

Gorontalo

Hangatnya Ramadan di Pohuwato: Rumah Makan Samudara Alam Gelar Buka Puasa Bersama

Published

on

Pohuwato – Segenap keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato, menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan di Masjid Sujud Pohuwato, pada momen Ramadan tahun ini.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi internal keluarga besar rumah makan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra kerja yang selama ini menjalin kolaborasi. Turut hadir perwakilan dari PT IGL dan PT LIL Pohuwato, dua perusahaan yang menjadi bagian dari jejaring kemitraan Rumah Makan Samudara Alam.

Suasana kebersamaan terasa sejak menjelang waktu berbuka. Para karyawan, manajemen, dan tamu undangan duduk bersisian menikmati hidangan berbuka puasa dengan penuh keakraban. Momen tersebut diwarnai senyum dan tawa ringan, mencerminkan nuansa kekeluargaan yang erat antara seluruh peserta kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Dumais Doda, selaku perwakilan manajemen Rumah Makan Samudara Alam, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan wujud rasa syukur sekaligus refleksi untuk memperkuat ukhuwah dan solidaritas antar sesama.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Melalui buka puasa bersama ini, kami ingin mempererat silaturahmi, baik di internal keluarga besar Rumah Makan Samudara Alam Pohon Cinta maupun dengan para mitra seperti PT IGL dan PT LIL,” ujar Dumais Doda.

Ia menekankan, semangat kebersamaan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum Ramadan saja, melainkan terus berlanjut dalam hubungan kerja sama yang saling mendukung di masa mendatang.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, kelancaran usaha, serta terjaganya kebersamaan di tengah masyarakat Pohuwato. Suasana khidmat menandai akhir acara, meninggalkan kesan kebersamaan dan semangat untuk terus menebar manfaat di bulan suci.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler