Connect with us

Advertorial

Pangdam XIII/Merdeka Resmikan Program TNI AD Manunggal Air di Desa Siduwonge

Published

on

Pohuwato – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, S.IP, bersama Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, meresmikan Program TNI AD Manunggal Air di Desa Siduwonge, Kecamatan Randangan, Rabu (12/02/2025). Program ini merupakan hasil kerja sama antara Kodim 1313/Pohuwato dan PT. Merdeka Copper Gold dalam rangka menyediakan akses air bersih bagi masyarakat setempat.

Acara peresmian diawali dengan penyambutan adat Mopotilolo kepada Pangdam XIII/Merdeka, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video testimoni masyarakat yang telah merasakan manfaat program ini. Kehadiran Mayjen TNI Suhardi memberikan makna khusus bagi acara ini, mengingat program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi, termasuk Waas Ops Kasdam XIII/Mdk, Letkol Inf. Lawdewick Brucelle Kathrine; Kasi Intel Kasrem 133/NW, Kolonel Cke Dr. Subur Wahono; Kasiter Kasrem 133/NW, Kolonel Arm. Azhari; serta Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Inf. Madiyan Surya. Selain itu, acara juga dihadiri oleh Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno; Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento; serta perwakilan dari PT Merdeka Copper Gold, Boyke Purbaya Abidin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, mengapresiasi program ini dan menyatakan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat Siduwonge.

“Kalau tadi disampaikan di sini ada 15 kepala keluarga yang menikmati air bersih, insyaallah nantinya bisa tersuplai hingga 150 KK. Ini desa penggaraman, ada empat dusun, dan baru satu dusun yang tersentuh. Kami berharap dusun lainnya juga bisa mendapatkan manfaat dari program ini,” ujar Wabup Suharsi.

Beliau juga menyoroti kontribusi Kodim 1313/Pohuwato dalam berbagai program lainnya, termasuk di sektor pertanian dan peternakan, yang turut membantu menekan inflasi di daerah tersebut. Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada PT. Merdeka Copper Gold atas dukungan mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama masyarakat Pohuwato, khususnya Desa Siduwonge, kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Kehadiran Pak Jenderal ke sini sangat berarti bagi kami, memastikan langsung bahwa program ini benar-benar berjalan,” tambahnya.

Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kodim 1313/Pohuwato dan PT Merdeka Copper Gold dalam mewujudkan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Siduwonge serta Kabupaten Pohuwato secara keseluruhan.

“Kalau kita bersatu, punya kelebihan rezeki, tenaga, dan pemikiran, kita bisa menemukan solusi terbaik untuk setiap masalah,” ungkap Pangdam, mengutip pesan moral dari Jenderal Sudirman bahwa sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tetapi dalam satu ikatan sapu, ia dapat menyapu segalanya.

Di akhir acara, dilakukan pemberian tali asih kepada 10 perwakilan warga penerima manfaat, serta penandatanganan prasasti oleh Pangdam XIII/Merdeka sebagai simbol diresmikannya Program TNI AD Manunggal Air di Desa Siduwonge. Acara ini ditutup dengan harapan agar program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah lain.

Advertorial

Jaga Standar Pendidikan Doktor! Prodi S3 Administrasi Publik UNG Sukses Gelar AMI 2026

Published

on

UNG – Program Studi Doktor (S3) Administrasi Publik Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga standar mutu akademik melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026.

Pelaksanaan AMI tersebut menjadi bagian dari upaya evaluasi dan penjaminan mutu secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh proses akademik di tingkat program studi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Audit dengan kode dokumen AMI-PRODI-2026 ini mengacu pada Standar Instrumen AMI Program Studi Tahun 2026.

Proses audit dipimpin oleh tim auditor yang independen dan profesional, diketuai oleh Prof. Dr. Margaretha Solang, M.Si., dengan anggota Huzaima Mas’ud, M.Pd. Tim auditor melakukan verifikasi dan evaluasi secara mendalam terhadap berbagai dokumen pendukung penyelenggaraan akademik di Program Studi S3 Administrasi Publik.

Dalam pelaksanaannya, proses audit berlangsung secara cermat, transparan, dan konstruktif. Sejumlah aspek vital menjadi penelaahan utama, di antaranya keselarasan kurikulum, kualifikasi dan pelaksanaan riset, kelengkapan dokumen proses pembelajaran, serta penerapan sistem penjaminan mutu pada tingkat program studi.

Koordinator Program Studi S3 Administrasi Publik UNG, Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si., bersama jajaran pengelola program studi berperan aktif dalam mempersiapkan berbagai dokumen dan data pendukung yang dibutuhkan selama proses audit berlangsung.

Kesiapan tersebut mencerminkan komitmen program studi dalam menjadikan penjaminan mutu sebagai bagian dari budaya kerja akademik. AMI tidak hanya dipandang sebagai kegiatan evaluasi rutin, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk mengidentifikasi kekuatan, menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki, serta memastikan keberlanjutan peningkatan kualitas akademik.

Melalui proses audit yang dilakukan secara objektif dan terukur, Program Studi S3 Administrasi Publik memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesesuaian pelaksanaan kegiatan akademik dengan standar mutu yang berlaku.

Hasil AMI Tahun 2026 selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi Program Studi S3 Administrasi Publik Pascasarjana UNG dalam menentukan langkah tindak lanjut serta perbaikan pada berbagai aspek yang masih memerlukan penguatan.

Tindak lanjut hasil audit diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, penelitian, serta sistem penjaminan mutu secara terpadu di tingkat program studi.

Dengan terlaksananya AMI 2026, Prodi S3 Administrasi Publik UNG kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar mutu akademik sekaligus membangun budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pendidikan jenjang doktor yang berkualitas, transparan, berdaya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi akademik yang nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Continue Reading

Advertorial

Cetak Generasi Unggul! UNG Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-63

Published

on

UNG – Suasana penuh suka cita menyelimuti Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Kamis (17/9/2026). Sebanyak 700 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan—mulai dari Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor—resmi mengakhiri masa studinya dalam prosesi Wisuda ke-63 UNG.

Ratusan lulusan terbaik UNG tersebut dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka yang dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. Prosesi ini turut didampingi Ketua Senat, Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, M.Si., serta seluruh anggota senat universitas. Momen bersejarah ini menjadi puncak perjalanan akademik para wisudawan yang telah menimba ilmu di Kampus Kerakyatan.

Dalam sambutannya, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyampaikan bahwa keberhasilan para wisudawan merupakan capaian yang membahagiakan bagi seluruh civitas akademika. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar akademik ini bukan sekadar pencapaian individu mahasiswa semata.

“Ini bukan hanya tanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi, tetapi juga bukti dedikasi para dosen yang telah mendidik, membimbing, dan mengantarkan kalian hingga merengkuh gelar akademik hari ini. Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama,” ujar Prof. Eduart.

Momentum wisuda kali ini tidak hanya menjadi perayaan seremoni akademik, melainkan bentuk wujud nyata komitmen UNG dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing tinggi. Bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, serta penanaman nilai-nilai karakter selama berkuliah diharapkan mampu melengkapi para lulusan untuk menjawab tantangan zaman.

Prof. Eduart berpesan agar para alumni baru UNG mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan bangsa dan negara.

“Dengan bekal penting yang diperoleh selama menempuh pendidikan, para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi di tengah tantangan dunia modern,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Menuju Desa Digital! KKN Tematik II UNG dan GenBI Gorontalo Dorong UMKM Pakai QRIS

Published

on

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program akuisisi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, pada Rabu (16/9/2026).

Program ini diinisiasi untuk memperluas pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai di kalangan pelaku usaha lokal. Langkah inovatif ini diambil setelah melihat masih tingginya ketergantungan pelaku usaha setempat pada transaksi tunai konvensional.

Kegiatan diawali dengan aksi “jemput bola” oleh mahasiswa KKN UNG yang menjadi penanggung jawab program. Mereka mendatangi langsung sejumlah UMKM di Desa Hutadaa untuk memberikan sosialisasi mengenai fungsi, keuntungan, serta fleksibilitas QRIS dalam mendukung transaksi bisnis harian.

Pendekatan tatap muka ini sengaja dipilih agar para pemilik usaha mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai kemudahan pembayaran digital, sekaligus memberikan ruang diskusi interaktif terkait proses pendaftaran QRIS.

Langkah digitalisasi ini dinilai semakin strategis mengingat posisi geografis Desa Hutadaa yang berada di kawasan Danau Limboto. Penguatan layanan transaksi digital diproyeksikan dapat menopang kesiapan UMKM lokal dalam menyambut pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata daerah.

Sebagai tindak lanjut bagi pelaku usaha yang berminat, tim KKN Tematik II UNG menjalin kolaborasi resmi dengan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Gorontalo untuk memfasilitasi proses akuisisi QRIS.

Dalam pelaksanaannya, Ketua Komisariat GenBI Gorontalo diwakili oleh Muhammad Rizky Abdillah Syah. Perwakilan GenBI Gorontalo hadir secara langsung mendampingi mahasiswa KKN UNG selama proses pendaftaran teknis.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya membantu pelaku UMKM dalam proses pengajuan QRIS sekaligus memberikan pendampingan agar mereka dapat memahami tahapan yang perlu dilakukan. Kami berharap QRIS dapat menjadi salah satu alternatif pembayaran yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM di Desa Hutadaa, terutama dalam mendukung perkembangan transaksi digital di lingkungan masyarakat,” ujar Rizky.

Mahasiswa KKN UNG bersama perwakilan GenBI Gorontalo mendampingi pelaku usaha secara bertahap, mulai dari penyiapan berkas, pengisian data daring, hingga tahapan validasi akhir sesuai prosedur perbankan yang berlaku.

Pendampingan langsung ini menjadi kunci krusial agar pelaku UMKM tidak hanya menerima informasi teoritis, tetapi juga mampu mengoperasikan sistem pembayaran QRIS secara mandiri dalam aktivitas usahanya.

Bagi mahasiswa KKN UNG, program ini menjadi sarana pembelajaran lapangan untuk terlibat langsung dalam ekosistem digitalisasi UMKM. Kolaborasi bersama GenBI Gorontalo menjadi bentuk sinergi nyata dalam mendorong pelaku usaha agar adaptif terhadap perkembangan teknologi keuangan.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik II UNG Desa Hutadaa menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi iklim usaha di desa tersebut.

“Program ini kami harapkan tidak hanya berhenti pada proses pengenalan QRIS, tetapi juga dapat membantu pelaku UMKM di Desa Hutadaa untuk mulai beradaptasi dengan sistem pembayaran digital. Melalui pendampingan ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada pelaku usaha yang sebelumnya masih menggunakan pembayaran tunai agar memiliki alternatif pembayaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi. Kami juga berharap semakin banyak UMKM di Desa Hutadaa yang dapat memanfaatkan QRIS ke depannya,” tegas Kordes KKN UNG.

Melalui transformasi digital ini, tim KKN Tematik II UNG berharap penggunaan pembayaran non-tunai semakin dikenal luas oleh masyarakat. Program ini diharapkan menjadi pemicu percepatan transformasi digital UMKM di Desa Hutadaa, sehingga pelaku usaha lebih siap mengoptimalkan peluang ekonomi di kawasan Danau Limboto.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler