<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketahanan pangan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ketahanan-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 May 2026 07:46:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Ketahanan pangan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih</title>
		<link>https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih</link>
					<comments>https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2026 14:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Manunggal Karya]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kerakyatan]]></category>
		<category><![CDATA[KDKMP]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan randangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi merah putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Bidang Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[zulkifli hasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30477</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/">Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/">Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari KDKMP Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Sabtu (16/05/2026). Prosesi peresmian operasionalisasi ribuan KDKMP tersebut dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, langsung dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene. Di lokasi virtual, Bupati Saipul didampingi oleh Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, serta Kadis Perindagkop dan UKM Ibrahim Kiraman. Turut hadir pula Camat Randangan Saharudin Saleh, Camat Wanggarasi Elan I. Mohi, Tenaga Ahli Bupati, jajaran unsur Muspika, serta para kepala desa se-Kecamatan Randangan. Usai agenda peresmian, Bupati Saipul menyatakan apresiasi mendalam dan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan. Langkah strategis ini dinilai memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi desa melalui penyediaan fasilitas berupa gudang serta alat produksi yang dikelola mandiri oleh masyarakat setempat. Bupati Saipul mengungkapkan bahwa KDKMP Desa Manunggal Karya merupakan salah satu dari 7 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pohuwato yang kini telah siap beroperasi secara penuh. Ia berharap capaian ini dapat memotivasi desa-desa lain di Bumi Panua untuk segera bergerak, terutama dalam mengatasi kendala penyediaan lahan. \"Kami selaku pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung penuh program ini. Kebijakan Bapak Presiden Prabowo ini merupakan implementasi nyata dari Pasal 33 UUD 1945, di mana beliau konsisten mendorong terciptanya ekonomi kerakyatan di Indonesia,\" jelas Saipul. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak sejarah baru bagi bangsa. Pasalnya, dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, pemerintah mampu merampungkan pembangunan fisik gedung, infrastruktur gudang, sistem manajerial, ketersediaan barang, hingga kesiapan logistik dan petugasnya. \"Saya kira ini adalah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Bangsa Indonesia. Pada Agustus mendatang, kita menargetkan 30 ribu KDKMP sudah siap,\" tegas Presiden. Presiden Prabowo optimis kehadiran KDKMP akan menggenjot perputaran ekonomi di tingkat tapak. Terlebih, program ini terintegrasi dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti menghidupkan ekonomi desa melalui peredaran uang yang mencapai Rp900 juta per bulan atau setara dengan Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa. \"Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di setiap desa dan kelurahan menjadi nyata. Kita tidak akan lagi tergantung pada pihak luar karena kita memiliki kekuatan mandiri,\" imbuh Kepala Negara. Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan bahwa setelah sukses meresmikan kelembagaan 80.000 KDKMP di Klaten, Jawa Tengah, kini Presiden RI melangkah ke tahap peresmian operasionalisasi unit. “Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan ekonomi Bangsa Indonesia. Semangat ini sejalan dengan konstitusi kita, Pasal 33 UUD 1945,” terang Zulkifli. Zulkifli menambahkan, program ini merupakan wujud ekonomi konstitusional di mana negara hadir memastikan rakyat menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat utama pembangunan. Hingga saat ini, sebanyak 9.294 koperasi telah rampung dibangun dan 1.061 di antaranya siap beroperasi penuh. Pemerintah mematok target 30.000 unit lebih KDKMP selesai dibangun dan beroperasi sebelum 16 Agustus mendatang. \"Guna memastikan koperasi berjalan profesional, pemerintah tengah melakukan rekrutmen 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 manajer untuk Koperasi Nelayan Merah Putih. Mereka akan menjadi motor penggerak, mengawasi distribusi pangan, dan memastikan sirkulasi ekonomi sepenuhnya kembali ke masyarakat desa,\" pungkas Menko Pangan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Pohuwato &#8211; Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari KDKMP Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Sabtu (16/05/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Prosesi peresmian operasionalisasi ribuan KDKMP tersebut dilakukan secara simbolis oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, langsung dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene.</p>
<p data-path-to-node="5">Di lokasi virtual, Bupati Saipul didampingi oleh Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, serta Kadis Perindagkop dan UKM Ibrahim Kiraman. Turut hadir pula Camat Randangan Saharudin Saleh, Camat Wanggarasi Elan I. Mohi, Tenaga Ahli Bupati, jajaran unsur Muspika, serta para kepala desa se-Kecamatan Randangan.</p>
<p data-path-to-node="6">Usai agenda peresmian, Bupati Saipul menyatakan apresiasi mendalam dan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan. Langkah strategis ini dinilai memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi desa melalui penyediaan fasilitas berupa gudang serta alat produksi yang dikelola mandiri oleh masyarakat setempat.</p>
<p data-path-to-node="7">Bupati Saipul mengungkapkan bahwa KDKMP Desa Manunggal Karya merupakan salah satu dari 7 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Pohuwato yang kini telah siap beroperasi secara penuh. Ia berharap capaian ini dapat memotivasi desa-desa lain di Bumi Panua untuk segera bergerak, terutama dalam mengatasi kendala penyediaan lahan.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Kami selaku pemerintah daerah akan terus mendorong dan mendukung penuh program ini. Kebijakan Bapak Presiden Prabowo ini merupakan implementasi nyata dari Pasal 33 UUD 1945, di mana beliau konsisten mendorong terciptanya ekonomi kerakyatan di Indonesia,&#8221; jelas Saipul.</p>
<p data-path-to-node="9">Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak sejarah baru bagi bangsa. Pasalnya, dalam kurun waktu hanya tujuh bulan, pemerintah mampu merampungkan pembangunan fisik gedung, infrastruktur gudang, sistem manajerial, ketersediaan barang, hingga kesiapan logistik dan petugasnya.</p>
<p data-path-to-node="10">&#8220;Saya kira ini adalah prestasi sekaligus kebanggaan bagi Bangsa Indonesia. Pada Agustus mendatang, kita menargetkan 30 ribu KDKMP sudah siap,&#8221; tegas Presiden.</p>
<p data-path-to-node="11">Presiden Prabowo optimis kehadiran KDKMP akan menggenjot perputaran ekonomi di tingkat tapak. Terlebih, program ini terintegrasi dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terbukti menghidupkan ekonomi desa melalui peredaran uang yang mencapai Rp900 juta per bulan atau setara dengan Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.</p>
<p data-path-to-node="12">&#8220;Kita harapkan pertumbuhan ekonomi di setiap desa dan kelurahan menjadi nyata. Kita tidak akan lagi tergantung pada pihak luar karena kita memiliki kekuatan mandiri,&#8221; imbuh Kepala Negara.</p>
<p data-path-to-node="13">Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melaporkan bahwa setelah sukses meresmikan kelembagaan 80.000 KDKMP di Klaten, Jawa Tengah, kini Presiden RI melangkah ke tahap peresmian operasionalisasi unit.</p>
<p data-path-to-node="14">“Yang Bapak Presiden resmikan hari ini adalah instrumen keadilan ekonomi Bangsa Indonesia. Semangat ini sejalan dengan konstitusi kita, Pasal 33 UUD 1945,” terang Zulkifli.</p>
<p data-path-to-node="15">Zulkifli menambahkan, program ini merupakan wujud ekonomi konstitusional di mana negara hadir memastikan rakyat menjadi pelaku sekaligus penerima manfaat utama pembangunan. Hingga saat ini, sebanyak 9.294 koperasi telah rampung dibangun dan 1.061 di antaranya siap beroperasi penuh. Pemerintah mematok target 30.000 unit lebih KDKMP selesai dibangun dan beroperasi sebelum 16 Agustus mendatang.</p>
<p data-path-to-node="16">&#8220;Guna memastikan koperasi berjalan profesional, pemerintah tengah melakukan rekrutmen 30.000 manajer KDKMP dan 5.476 manajer untuk Koperasi Nelayan Merah Putih. Mereka akan menjadi motor penggerak, mengawasi distribusi pangan, dan memastikan sirkulasi ekonomi sepenuhnya kembali ke masyarakat desa,&#8221; pungkas Menko Pangan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/">Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/">Ekonomi Kerakyatan Nyata: Bupati Saipul Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ekonomi-kerakyatan-nyata-bupati-saipul-hadiri-peresmian-1-061-koperasi-merah-putih/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern</title>
		<link>https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern</link>
					<comments>https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 20:29:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Leato selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Modernisasi Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Kelautan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30441</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/">HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/">HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri agenda kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka peresmian Program Kampung Nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (09/05/2026). Kehadiran Program Kampung Nelayan ini merupakan manifestasi komitmen Pemerintah Pusat dalam memperkuat sektor kelautan nasional. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan kawasan yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan. Ditemui usai kegiatan, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo memberikan penekanan kuat pada kedaulatan maritim. Presiden menegaskan bahwa kekayaan laut Indonesia harus dikelola sepenuhnya oleh putra daerah untuk kemaslahatan masyarakat lokal. “Presiden menegaskan bahwa kekayaan laut kita harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nelayan nasional. Beliau menyampaikan bahwa kita ingin rakyat sendiri yang mengambil hasil laut, bukan kapal asing,” ujar Saipul mengutip pidato Presiden. Lebih lanjut, Saipul menilai Program Kampung Nelayan di Leato Selatan adalah potret nyata sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat pesisir. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk mereplikasi semangat kolaborasi tersebut di daerahnya. \"Program ini menyentuh langsung denyut nadi kehidupan nelayan. Kami di daerah berkomitmen penuh mendukung program pusat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,\" tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul juga menyambut antusias rencana Pemerintah Pusat yang akan mendistribusikan 1.582 unit kapal ikan ke berbagai wilayah di Indonesia. Program ini dipandang sebagai \'angin segar\' bagi peningkatan produktivitas dan volume tangkapan nelayan. Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menjelaskan bahwa armada kapal yang disiapkan mencakup berbagai ukuran, mulai dari kapal kecil hingga kapal besar. Pengelolaannya akan dilakukan melalui skema koperasi nelayan guna memastikan distribusi manfaat yang merata. “Nanti bapak-bapak nelayan bersama keluarganya membentuk koperasi. Kapalnya ada yang kecil, menengah, sampai kapal besar,” tegas Presiden di hadapan para nelayan. Selain penguatan armada tangkap, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang pendingin (cold storage), pabrik es, hingga jalur distribusi hasil laut yang terintegrasi. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri, kompetitif, serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="4">Pohuwato &#8211; Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menghadiri agenda kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka peresmian Program Kampung Nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (09/05/2026).</p>
<p data-path-to-node="5">Kehadiran Program Kampung Nelayan ini merupakan manifestasi komitmen Pemerintah Pusat dalam memperkuat sektor kelautan nasional. Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengembangan kawasan yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="6">Ditemui usai kegiatan, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo memberikan penekanan kuat pada kedaulatan maritim. Presiden menegaskan bahwa kekayaan laut Indonesia harus dikelola sepenuhnya oleh putra daerah untuk kemaslahatan masyarakat lokal.</p>
<p data-path-to-node="7">“Presiden menegaskan bahwa kekayaan laut kita harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nelayan nasional. Beliau menyampaikan bahwa kita ingin rakyat sendiri yang mengambil hasil laut, bukan kapal asing,” ujar Saipul mengutip pidato Presiden.</p>
<p data-path-to-node="8">Lebih lanjut, Saipul menilai Program Kampung Nelayan di Leato Selatan adalah potret nyata sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat pesisir. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk mereplikasi semangat kolaborasi tersebut di daerahnya.</p>
<p data-path-to-node="9">&#8220;Program ini menyentuh langsung denyut nadi kehidupan nelayan. Kami di daerah berkomitmen penuh mendukung program pusat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,&#8221; tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul juga menyambut antusias rencana Pemerintah Pusat yang akan mendistribusikan 1.582 unit kapal ikan ke berbagai wilayah di Indonesia. Program ini dipandang sebagai &#8216;angin segar&#8217; bagi peningkatan produktivitas dan volume tangkapan nelayan.</p>
<p data-path-to-node="11">Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menjelaskan bahwa armada kapal yang disiapkan mencakup berbagai ukuran, mulai dari kapal kecil hingga kapal besar. Pengelolaannya akan dilakukan melalui skema koperasi nelayan guna memastikan distribusi manfaat yang merata.</p>
<p data-path-to-node="12">“Nanti bapak-bapak nelayan bersama keluarganya membentuk koperasi. Kapalnya ada yang kecil, menengah, sampai kapal besar,” tegas Presiden di hadapan para nelayan.</p>
<p data-path-to-node="13">Selain penguatan armada tangkap, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendukung seperti gudang pendingin (<i data-path-to-node="13" data-index-in-node="127">cold storage</i>), pabrik es, hingga jalur distribusi hasil laut yang terintegrasi. Langkah strategis ini diharapkan mampu mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mandiri, kompetitif, serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/">HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/">HADIR DI LEATO: Bupati Saipul Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Modern</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hadir-di-leato-bupati-saipul-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-kampung-nelayan-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bela Rakyat Kecil: Di Gorontalo, Prabowo Janji Ubah Fokus Pembangunan ke Nelayan</title>
		<link>https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan</link>
					<comments>https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 May 2026 12:58:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Elite Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib Petani]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pesisir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[presiden prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Sektor Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30423</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/">Bela Rakyat Kecil: Di Gorontalo, Prabowo Janji Ubah Fokus Pembangunan ke Nelayan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/">Bela Rakyat Kecil: Di Gorontalo, Prabowo Janji Ubah Fokus Pembangunan ke Nelayan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan kritik tajam terhadap kelompok elite di Jakarta saat meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (09/05/2026). Di hadapan ratusan nelayan dan warga pesisir, Prabowo menilai perhatian terhadap nasib pahlawan pangan nasional masih jauh dari kata cukup. “Orang-orang pintar di Jakarta banyak yang tidak peduli terhadap nasib nelayan dan petani kita,” tegas Prabowo dalam sambutannya yang disambut riuh warga. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memaparkan arah kebijakan strategis pemerintah di sektor kelautan dan ketahanan pangan. Menurut Prabowo, pemerintah pusat kini tengah melakukan pergeseran besar dalam fokus pembangunan, yakni dengan memberikan afirmasi lebih luas kepada masyarakat di daerah, khususnya mereka yang berada di garis depan sektor perikanan dan pertanian. Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk mendongkrak taraf hidup masyarakat pesisir. Selain infrastruktur pemukiman, pemerintah juga tengah memacu program swasembada pangan nasional sebagai pilar utama kedaulatan negara. “Sekarang arahnya berubah. Pemerintah pusat akan memberikan perhatian serius dan nyata kepada para nelayan dan petani,” imbuhnya. Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan ini menekankan bahwa nelayan dan petani adalah kelompok strategis yang menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai serta program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Gorontalo &#8211; Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan kritik tajam terhadap kelompok elite di Jakarta saat meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (09/05/2026). Di hadapan ratusan nelayan dan warga pesisir, Prabowo menilai perhatian terhadap nasib pahlawan pangan nasional masih jauh dari kata cukup.</p>
<p data-path-to-node="4">“Orang-orang pintar di Jakarta banyak yang tidak peduli terhadap nasib nelayan dan petani kita,” tegas Prabowo dalam sambutannya yang disambut riuh warga.</p>
<p data-path-to-node="5">Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memaparkan arah kebijakan strategis pemerintah di sektor kelautan dan ketahanan pangan. Menurut Prabowo, pemerintah pusat kini tengah melakukan pergeseran besar dalam fokus pembangunan, yakni dengan memberikan afirmasi lebih luas kepada masyarakat di daerah, khususnya mereka yang berada di garis depan sektor perikanan dan pertanian.</p>
<p data-path-to-node="6">Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk mendongkrak taraf hidup masyarakat pesisir. Selain infrastruktur pemukiman, pemerintah juga tengah memacu program swasembada pangan nasional sebagai pilar utama kedaulatan negara.</p>
<p data-path-to-node="7">“Sekarang arahnya berubah. Pemerintah pusat akan memberikan perhatian serius dan nyata kepada para nelayan dan petani,” imbuhnya.</p>
<p data-path-to-node="8">Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan ini menekankan bahwa nelayan dan petani adalah kelompok strategis yang menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan melalui penyediaan infrastruktur yang memadai serta program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/">Bela Rakyat Kecil: Di Gorontalo, Prabowo Janji Ubah Fokus Pembangunan ke Nelayan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/">Bela Rakyat Kecil: Di Gorontalo, Prabowo Janji Ubah Fokus Pembangunan ke Nelayan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bela-rakyat-kecil-di-gorontalo-prabowo-janji-ubah-fokus-pembangunan-ke-nelayan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China</title>
		<link>https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china</link>
					<comments>https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 14:51:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Anindya Bakrie]]></category>
		<category><![CDATA[dapur MBG]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[hilirisasi unggas]]></category>
		<category><![CDATA[Hubei Shendi]]></category>
		<category><![CDATA[industri unggas]]></category>
		<category><![CDATA[investasi Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan telur ayam]]></category>
		<category><![CDATA[pengusaha China]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan ayam]]></category>
		<category><![CDATA[program MBG]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30293</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/">MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/">MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengambil langkah strategis guna memastikan ketahanan pasokan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyadari kebutuhan masif akan protein hewani, Kadin kini tengah menjajaki kerja sama di sektor hilirisasi industri unggas dengan sejumlah perusahaan asal China. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial mengingat status Indonesia yang belum sepenuhnya mencapai surplus pangan untuk komoditas telur dan susu. Skala program MBG memang tidak main-main. Sebagai gambaran, untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di Provinsi Aceh saja, diperlukan setidaknya 600.000 butir telur setiap harinya. \"Presiden Indonesia melihat ini sebagai proyek prioritas, dengan 30.000 dapur, di mana KADIN berencana untuk terlibat dalam 1.000 dari 30.000 dapur, menggunakan sumber daya kita sendiri,\" ujarnya. Langkah Kadin ini turut dikonfirmasi oleh laporan dari jaringan media Okezone dan IDX Channel, yang mencatat bahwa secara nasional, program MBG akan menyerap hingga 24 juta butir telur per hari atau sekitar 700 juta telur per tahun. Untuk merealisasikan target raksasa tersebut, Kadin menggandeng beberapa perusahaan agroteknologi terkemuka asal Tiongkok, di antaranya adalah Hubei Shendi dan Shandong Yuwang. Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya sebatas pemenuhan suplai harian, tetapi juga transfer teknologi, mulai dari suplai pakan, penyediaan peralatan peternakan, hingga bioteknologi inovasi produk turunan unggas. Hal ini diyakini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Kesiapan para investor Tiongkok pun sudah terlihat. Wang Zhongqiang, perwakilan dari pengusaha unggas asal China, menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem industri unggas berskala besar di Indonesia guna menopang keberlanjutan program MBG. \"Kami juga memiliki salah satu rumah potong hewan yang sangat besar di China dan mereka menyembelih sekitar 120 juta ayam per tahun,\" ucap Wang. Dengan kolaborasi lintas negara ini, Kadin optimistis bahwa roda ekonomi lokal akan berputar lebih cepat, sejalan dengan terpenuhinya hak gizi jutaan anak Indonesia melalui program prioritas pemerintah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Jakarta &#8211; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengambil langkah strategis guna memastikan ketahanan pasokan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menyadari kebutuhan masif akan protein hewani, Kadin kini tengah menjajaki kerja sama di sektor hilirisasi industri unggas dengan sejumlah perusahaan asal China.</p>
<p>Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial mengingat status Indonesia yang belum sepenuhnya mencapai surplus pangan untuk komoditas telur dan susu. Skala program MBG memang tidak main-main. Sebagai gambaran, untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di Provinsi Aceh saja, diperlukan setidaknya 600.000 butir telur setiap harinya.</p>
<p>&#8220;Presiden Indonesia melihat ini sebagai proyek prioritas, dengan 30.000 dapur, di mana KADIN berencana untuk terlibat dalam 1.000 dari 30.000 dapur, menggunakan sumber daya kita sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Langkah Kadin ini turut dikonfirmasi oleh laporan dari jaringan media Okezone dan IDX Channel, yang mencatat bahwa secara nasional, program MBG akan menyerap hingga 24 juta butir telur per hari atau sekitar 700 juta telur per tahun. Untuk merealisasikan target raksasa tersebut, Kadin menggandeng beberapa perusahaan agroteknologi terkemuka asal Tiongkok, di antaranya adalah Hubei Shendi dan Shandong Yuwang.</p>
<p>Kemitraan ini diproyeksikan tidak hanya sebatas pemenuhan suplai harian, tetapi juga transfer teknologi, mulai dari suplai pakan, penyediaan peralatan peternakan, hingga bioteknologi inovasi produk turunan unggas. Hal ini diyakini akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.</p>
<p>Kesiapan para investor Tiongkok pun sudah terlihat. Wang Zhongqiang, perwakilan dari pengusaha unggas asal China, menyatakan komitmennya untuk membangun ekosistem industri unggas berskala besar di Indonesia guna menopang keberlanjutan program MBG.</p>
<p>&#8220;Kami juga memiliki salah satu rumah potong hewan yang sangat besar di China dan mereka menyembelih sekitar 120 juta ayam per tahun,&#8221; ucap Wang.</p>
<p>Dengan kolaborasi lintas negara ini, Kadin optimistis bahwa roda ekonomi lokal akan berputar lebih cepat, sejalan dengan terpenuhinya hak gizi jutaan anak Indonesia melalui program prioritas pemerintah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/">MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/">MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Indonesia Gaet Pengusaha China</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mbg-butuh-700-juta-telur-kadin-indonesia-gaet-pengusaha-china/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Curhat &#8220;MBG Mengerikan dan Bikin Susah&#8221;</title>
		<link>https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah</link>
					<comments>https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:15:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita viral]]></category>
		<category><![CDATA[curhat petani]]></category>
		<category><![CDATA[dampak MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Mas Pit]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[panen sayur]]></category>
		<category><![CDATA[pasokan sayur]]></category>
		<category><![CDATA[petani hidroponik]]></category>
		<category><![CDATA[selada]]></category>
		<category><![CDATA[stok sayur ludes]]></category>
		<category><![CDATA[supplier sayur]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Viral TikTok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30120</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/">Petani Curhat &#8220;MBG Mengerikan dan Bikin Susah&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/">Petani Curhat &#8220;MBG Mengerikan dan Bikin Susah&#8221;</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tak hanya jadi perbincangan warganet, tapi juga dirasakan dampaknya secara langsung oleh para petani lokal. Hal ini diungkapkan oleh seorang petani hidroponik bernama Mas Pit melalui akun TT-nya @mas.pit.owner.baf. Dalam video yang diunggah pada 14 April 2026 dan telah ditonton lebih dari 116 ribu kali itu, Mas Pit dengan gaya blak-blakan menceritakan bagaimana program MBG membuat stok sayurannya terkuras habis. \"MBG berulah lagi, teman-teman. MBG berulah lagi. Ini kalau kayak gini bikin susah petani, teman-teman ya,\" ujar Mas Pit dalam videonya yang diberi caption: \'Serangan MBG memang nyata poll, bikin selada gak betah di kebun\'. Dampak kelangkaan ini ternyata cukup luas. Mas Pit menuturkan, \"Bukan hanya stok saya, stok teman-teman saya, itu juga habis. Bukan hanya stok teman-teman saya, tapi stok temannya teman-teman saya, juga habis, teman-teman.\" Ia bahkan menunjukkan bukti tangkapan layar percakapan dengan supplier yang meminta pasokan selada dalam jumlah fantastis. Namun, permintaan tersebut terpaksa ditolak.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata tak hanya jadi perbincangan warganet, tapi juga dirasakan dampaknya secara langsung oleh para petani lokal. Hal ini diungkapkan oleh seorang petani hidroponik bernama Mas Pit melalui akun TT-nya @mas.pit.owner.baf.</p>
<p>Dalam video yang diunggah pada 14 April 2026 dan telah ditonton lebih dari 116 ribu kali itu, Mas Pit dengan gaya blak-blakan menceritakan bagaimana program MBG membuat stok sayurannya terkuras habis.</p>
<p>&#8220;MBG berulah lagi, teman-teman. MBG berulah lagi. Ini kalau kayak gini bikin susah petani, teman-teman ya,&#8221; ujar Mas Pit dalam videonya yang diberi caption: &#8216;Serangan MBG memang nyata poll, bikin selada gak betah di kebun&#8217;.</p>
<p>Dampak kelangkaan ini ternyata cukup luas. Mas Pit menuturkan, &#8220;Bukan hanya stok saya, stok teman-teman saya, itu juga habis. Bukan hanya stok teman-teman saya, tapi stok temannya teman-teman saya, juga habis, teman-teman.&#8221;</p>
<p>Ia bahkan menunjukkan bukti tangkapan layar percakapan dengan supplier yang meminta pasokan selada dalam jumlah fantastis. Namun, permintaan tersebut terpaksa ditolak.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/">Petani Curhat &#8220;MBG Mengerikan dan Bikin Susah&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/">Petani Curhat &#8220;MBG Mengerikan dan Bikin Susah&#8221;</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/petani-curhat-mbg-mengerikan-dan-bikin-susah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</title>
		<link>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg</link>
					<comments>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 16:32:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[badan gizi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Program MBG]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Sigit Bangga]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Pemuda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Dapur MBG]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah 3T]]></category>
		<category><![CDATA[Zasmin Dalanggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29706</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Forum Pemuda Gorontalo melontarkan kritik tajam kepada Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Gorontalo, Zasmin Dalanggo, terkait belum selesainya pembayaran pembangunan dapur MBG di Kabupaten Pohuwato, meski proyek tersebut telah rampung 100 persen sejak Januari 2026. Para pemuda menilai, keterlambatan pembayaran ini telah menimbulkan keresahan serius di kalangan investor, pekerja, hingga penyedia material bangunan yang hingga kini belum menerima hak mereka. Kondisi itu disebut mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program strategis nasional di daerah, terutama di kawasan 3T (terluar, terisolir, dan tertinggal). “Bangunan dapur MBG sudah berdiri permanen dan selesai sejak Januari. Bahkan proses appraisal sudah dilakukan awal Februari. Tapi sampai sekarang pembayarannya belum juga terealisasi. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Ketua Forum Pemuda Gorontalo, Jumat (13/03/2026). Forum tersebut menegaskan, keterlambatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat lokal, terutama para pekerja yang telah menyelesaikan tugasnya. Mereka menilai, alasan pergantian pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangani wilayah 3T tidak seharusnya menjadi hambatan pencairan anggaran. “Pergantian pejabat tidak boleh mengorbankan hak masyarakat. Investor sudah berutang ke sana-sini demi menyelesaikan pembangunan dapur MBG. Kalau dibiarkan, hal ini bisa memicu konflik sosial di lapangan,” tegasnya. Forum Pemuda Gorontalo juga mendesak Koordinator MBG wilayah Gorontalo, Zasmin Dalanggo, agar lebih proaktif memperjuangkan penyelesaian pembayaran tersebut kepada pihak pusat, supaya tidak merugikan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas MBG. Mereka turut meminta pemerintah pusat untuk segera memberikan kepastian terkait pencairan dana yang disebut mencapai Rp30 triliun untuk program MBG di wilayah 3T. “Jangan sampai program yang seharusnya membantu masyarakat justru menimbulkan persoalan baru. Koordinator wilayah harus berani menyampaikan kondisi nyata di lapangan kepada BGN pusat,” tambahnya. Sebelumnya, investor pembangunan dapur MBG di Pohuwato menyebut proyek tersebut telah selesai sejak Januari 2026 dan telah melalui proses penilaian atau appraisal pada awal Februari. Namun hingga awal Maret 2026, pembayaran masih belum direalisasikan. Akibatnya, sejumlah kewajiban pembayaran kepada penyedia material seperti semen, besi, keramik, dan perlengkapan dapur belum terpenuhi. Para pekerja dan mitra penyedia pun terus menagih hak mereka. Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Pohuwato, Erik Sigit Bangga, menyatakan bahwa masalah keterlambatan pembayaran ini tidak hanya terjadi di Pohuwato, melainkan juga menjadi persoalan nasional. “Ini bukan hanya terjadi di Gorontalo, tapi di seluruh Indonesia. Karena yang menentukan pembayaran adalah Direktur Mitra dan Kerja Sama BGN di pusat,” jelas Erik. Kasus ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait kepastian tata kelola program MBG di daerah 3T, terlebih ketika pembangunan telah rampung namun hak para pelaksana di lapangan belum juga terpenuhi. Forum Pemuda Gorontalo berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak semakin merugikan masyarakat yang telah bekerja keras membangun fasilitas tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Forum Pemuda Gorontalo melontarkan kritik tajam kepada Koordinator Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wilayah Gorontalo, <strong>Zasmin Dalanggo</strong>, terkait belum selesainya pembayaran pembangunan dapur MBG di Kabupaten <strong>Pohuwato</strong>, meski proyek tersebut telah rampung 100 persen sejak Januari 2026.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Para pemuda menilai, keterlambatan pembayaran ini telah menimbulkan keresahan serius di kalangan investor, pekerja, hingga penyedia material bangunan yang hingga kini belum menerima hak mereka. Kondisi itu disebut mencerminkan lemahnya koordinasi dan pengawasan pelaksanaan program strategis nasional di daerah, terutama di kawasan <strong>3T (terluar, terisolir, dan tertinggal)</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Bangunan dapur MBG sudah berdiri permanen dan selesai sejak Januari. Bahkan proses appraisal sudah dilakukan awal Februari. Tapi sampai sekarang pembayarannya belum juga terealisasi. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Ketua Forum Pemuda Gorontalo, Jumat (13/03/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Forum tersebut menegaskan, keterlambatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat lokal, terutama para pekerja yang telah menyelesaikan tugasnya. Mereka menilai, alasan pergantian pejabat di <strong>Badan Gizi Nasional (BGN)</strong> yang menangani wilayah 3T tidak seharusnya menjadi hambatan pencairan anggaran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pergantian pejabat tidak boleh mengorbankan hak masyarakat. Investor sudah berutang ke sana-sini demi menyelesaikan pembangunan dapur MBG. Kalau dibiarkan, hal ini bisa memicu konflik sosial di lapangan,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Forum Pemuda Gorontalo juga mendesak Koordinator MBG wilayah Gorontalo, <strong>Zasmin Dalanggo</strong>, agar lebih proaktif memperjuangkan penyelesaian pembayaran tersebut kepada pihak pusat, supaya tidak merugikan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas MBG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mereka turut meminta <strong>pemerintah pusat</strong> untuk segera memberikan kepastian terkait pencairan dana yang disebut mencapai <strong>Rp30 triliun</strong> untuk program MBG di wilayah 3T. “Jangan sampai program yang seharusnya membantu masyarakat justru menimbulkan persoalan baru. Koordinator wilayah harus berani menyampaikan kondisi nyata di lapangan kepada BGN pusat,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebelumnya, investor pembangunan dapur MBG di Pohuwato menyebut proyek tersebut telah selesai sejak Januari 2026 dan telah melalui proses penilaian atau appraisal pada awal Februari. Namun hingga awal Maret 2026, pembayaran masih belum direalisasikan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Akibatnya, sejumlah kewajiban pembayaran kepada penyedia material seperti semen, besi, keramik, dan perlengkapan dapur belum terpenuhi. Para pekerja dan mitra penyedia pun terus menagih hak mereka.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Koordinator Wilayah BGN Pohuwato</strong>, <strong>Erik Sigit Bangga</strong>, menyatakan bahwa masalah keterlambatan pembayaran ini tidak hanya terjadi di Pohuwato, melainkan juga menjadi persoalan nasional.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ini bukan hanya terjadi di Gorontalo, tapi di seluruh Indonesia. Karena yang menentukan pembayaran adalah Direktur Mitra dan Kerja Sama BGN di pusat,” jelas Erik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus ini pun memunculkan pertanyaan publik terkait kepastian tata kelola program MBG di daerah 3T, terlebih ketika pembangunan telah rampung namun hak para pelaksana di lapangan belum juga terpenuhi. Forum Pemuda Gorontalo berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak semakin merugikan masyarakat yang telah bekerja keras membangun fasilitas tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/">Janji Gizi, Realita Tersendat: Forum Pemuda Desak Pembayaran Dapur MBG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/janji-gizi-realita-tersendat-forum-pemuda-desak-pembayaran-dapur-mbg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ironi di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh</title>
		<link>https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh</link>
					<comments>https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 18:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Asta Cita]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi desa]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[petani Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Uno]]></category>
		<category><![CDATA[Tani Merdeka Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29703</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/">Ironi di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/">Ironi di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dinilai belum sepenuhnya memberikan ruang bagi petani dan nelayan lokal di Gorontalo. Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo, Rian Uno, menilai program MBG merupakan kebijakan strategis yang memiliki dua manfaat sekaligus: memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyerapan hasil pertanian serta perikanan lokal. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih adanya persoalan. Beberapa dapur pelaksana MBG di Gorontalo disebut masih menyuplai bahan makanan dari luar daerah, bukan dari hasil tani dan tangkapan nelayan lokal. “Program MBG sebenarnya sangat baik karena dapat menyerap hasil panen petani dan memastikan mereka tidak lagi kesulitan mencari pasar. Hasil tanam mereka jelas dibutuhkan dan terserap,” ujar Rian Uno, Senin (11/03/2026). Ia menambahkan, jika keterlibatan petani dan nelayan lokal dimaksimalkan, dampak ekonominya akan langsung terasa di tingkat desa. Pendapatan masyarakat meningkat, dan perputaran ekonomi desa menjadi lebih dinamis. “Ketika hasil panen terserap dengan baik, pendapatan petani meningkat, roda ekonomi desa ikut bergerak, dan siklus produksi hingga konsumsi menjadi lebih hidup,” jelasnya. Rian menegaskan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari seberapa banyak masyarakat memperoleh makanan bergizi, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah daerah mampu menjamin partisipasi petani dan nelayan lokal dalam rantai pasok program tersebut. Ia pun mengimbau pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo untuk memberikan dukungan penuh agar program nasional ini benar-benar memberikan manfaat bagi ekonomi rakyat. “Program ini harus diperkuat dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah agar petani tetap semangat menanam dan anak-anak tetap memperoleh asupan gizi yang baik,” tegas Rian. Lebih lanjut, Rian berharap agar pemerintah daerah tidak setengah hati dalam menjalankan kebijakan nasional ini. Menurutnya, peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kualitas hasil pertanian serta perikanan lokal menjadi kunci utama menjaga ketersediaan bahan pangan untuk program MBG di Gorontalo. “Kalau petani dan nelayan lokal benar-benar didorong dan difasilitasi dengan serius, pasokan pangan berkualitas untuk MBG pasti bisa terpenuhi dari Gorontalo sendiri,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Program <strong>Makan Bergizi Gratis (MBG)</strong> yang menjadi bagian dari <em>Asta Cita Presiden Prabowo Subianto</em> untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dinilai belum sepenuhnya memberikan ruang bagi petani dan nelayan lokal di Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Gorontalo, <strong>Rian Uno</strong>, menilai program MBG merupakan kebijakan strategis yang memiliki dua manfaat sekaligus: memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyerapan hasil pertanian serta perikanan lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih adanya persoalan. Beberapa dapur pelaksana MBG di Gorontalo disebut masih menyuplai bahan makanan dari luar daerah, bukan dari hasil tani dan tangkapan nelayan lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Program MBG sebenarnya sangat baik karena dapat menyerap hasil panen petani dan memastikan mereka tidak lagi kesulitan mencari pasar. Hasil tanam mereka jelas dibutuhkan dan terserap,” ujar Rian Uno, Senin (11/03/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, jika keterlibatan petani dan nelayan lokal dimaksimalkan, dampak ekonominya akan langsung terasa di tingkat desa. Pendapatan masyarakat meningkat, dan perputaran ekonomi desa menjadi lebih dinamis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Ketika hasil panen terserap dengan baik, pendapatan petani meningkat, roda ekonomi desa ikut bergerak, dan siklus produksi hingga konsumsi menjadi lebih hidup,” jelasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rian menegaskan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari seberapa banyak masyarakat memperoleh makanan bergizi, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah daerah mampu menjamin partisipasi petani dan nelayan lokal dalam rantai pasok program tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia pun mengimbau pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo untuk memberikan dukungan penuh agar program nasional ini benar-benar memberikan manfaat bagi ekonomi rakyat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Program ini harus diperkuat dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah agar petani tetap semangat menanam dan anak-anak tetap memperoleh asupan gizi yang baik,” tegas Rian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Rian berharap agar pemerintah daerah tidak setengah hati dalam menjalankan kebijakan nasional ini. Menurutnya, peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kualitas hasil pertanian serta perikanan lokal menjadi kunci utama menjaga ketersediaan bahan pangan untuk program MBG di Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau petani dan nelayan lokal benar-benar didorong dan difasilitasi dengan serius, pasokan pangan berkualitas untuk MBG pasti bisa terpenuhi dari Gorontalo sendiri,” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/">Ironi di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/">Ironi di Balik Program MBG: Petani Lokal Belum Dilibatkan Penuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ironi-di-balik-program-mbg-petani-lokal-belum-dilibatkan-penuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang</title>
		<link>https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang</link>
					<comments>https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 06:04:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim 1313 pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Danrem 133 nani wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas pertanian pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gusnar ismail]]></category>
		<category><![CDATA[Kamri Alwi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mayjen TNI Mirza Agus]]></category>
		<category><![CDATA[pangdam XIII merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[perluasan sawah]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Rakor cetak sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[target cetak sawah 5000 hektare]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29553</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/">Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/">Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah di Kabupaten Pohuwato kembali digelar sebagai upaya mengejar target perluasan areal persawahan, dan tahun ini dilaksanakan di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/02/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, yang menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah provinsi dan TNI terhadap program ketahanan pangan di daerah. Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, turut hadir mengikuti rakor. Sejumlah pejabat dan unsur terkait juga hadir, antara lain Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, serta perwakilan instansi lain yang terlibat dalam pelaksanaan program cetak sawah. Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai hal terkait percepatan program, terutama menyangkut tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat untuk pelaksanaan cetak sawah di Pohuwato. Sejumlah kendala teknis dan nonteknis di lapangan diakui menjadi tantangan yang berpotensi menghambat pencapaian target, sehingga diperlukan langkah korektif dan penguatan koordinasi lintas sektor. Bupati Saipul menjelaskan, jajaran TNI yang dikomandoi Pangdam XIII/Merdeka terus berupaya maksimal agar program percetakan sawah di Pohuwato dapat mencapai sasaran. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini di lapangan. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, sembari melakukan konsultasi intensif dengan kementerian terkait di tingkat pusat. Hal ini dinilai penting mengingat dinamika dan kondisi di lapangan kerap menghadirkan tantangan baru yang harus diselesaikan secara bersama-sama, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun dukungan anggaran. Bupati Pohuwato menegaskan agar Kepala Dinas Pertanian Pohuwato terus melakukan koordinasi secara intens dengan jajaran TNI serta Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap, melalui komunikasi yang terarah dan kerja sama yang solid, program percetakan sawah dapat berjalan lebih efektif dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di Pohuwato. “Insyaallah atas perhatian gubernur dapat teratasi, karena melihat bahwa waktu yang terus berjalan kiranya ini bisa menjadi perhatian. Target sampai Maret nanti tentunya ini perlu untuk ditinjau kembali, karena hampir dapat dipastikan dengan kondisi yang berkembang dalam diskusi, dengan target waktu tersebut kemungkinan capaiannya tidak bisa tercapai,” terang Bupati Saipul. Ia juga meminta agar Gubernur Gorontalo dapat mengonsultasikan kondisi tersebut kepada menteri terkait, khususnya terkait kemungkinan penyesuaian atau perpanjangan waktu pelaksanaan program. “Yang penting target 5 ribu sekian hektare dapat kita capai dengan baik. Kita semua akan berusaha untuk itu,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Cetak Sawah di Kabupaten Pohuwato kembali digelar sebagai upaya mengejar target perluasan areal persawahan, dan tahun ini dilaksanakan di Hotel Aston Kota Gorontalo, Sabtu (28/02/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, yang menunjukkan kuatnya dukungan pemerintah provinsi dan TNI terhadap program ketahanan pangan di daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Kepala Dinas Pertanian Pohuwato, Kamri Alwi, turut hadir mengikuti rakor. Sejumlah pejabat dan unsur terkait juga hadir, antara lain Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Provinsi, serta perwakilan instansi lain yang terlibat dalam pelaksanaan program cetak sawah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai hal terkait percepatan program, terutama menyangkut tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat untuk pelaksanaan cetak sawah di Pohuwato. Sejumlah kendala teknis dan nonteknis di lapangan diakui menjadi tantangan yang berpotensi menghambat pencapaian target, sehingga diperlukan langkah korektif dan penguatan koordinasi lintas sektor.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Bupati Saipul menjelaskan, jajaran TNI yang dikomandoi Pangdam XIII/Merdeka terus berupaya maksimal agar program percetakan sawah di Pohuwato dapat mencapai sasaran. Menurutnya, sinergi dan kebersamaan seluruh pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi, menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini di lapangan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah Provinsi Gorontalo juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, sembari melakukan konsultasi intensif dengan kementerian terkait di tingkat pusat. Hal ini dinilai penting mengingat dinamika dan kondisi di lapangan kerap menghadirkan tantangan baru yang harus diselesaikan secara bersama-sama, baik dari sisi regulasi, teknis pelaksanaan, maupun dukungan anggaran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Bupati Pohuwato menegaskan agar Kepala Dinas Pertanian Pohuwato terus melakukan koordinasi secara intens dengan jajaran TNI serta Dinas Pertanian Provinsi. Ia berharap, melalui komunikasi yang terarah dan kerja sama yang solid, program percetakan sawah dapat berjalan lebih efektif dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi pangan di Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Insyaallah atas perhatian gubernur dapat teratasi, karena melihat bahwa waktu yang terus berjalan kiranya ini bisa menjadi perhatian. Target sampai Maret nanti tentunya ini perlu untuk ditinjau kembali, karena hampir dapat dipastikan dengan kondisi yang berkembang dalam diskusi, dengan target waktu tersebut kemungkinan capaiannya tidak bisa tercapai,” terang Bupati Saipul.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga meminta agar Gubernur Gorontalo dapat mengonsultasikan kondisi tersebut kepada menteri terkait, khususnya terkait kemungkinan penyesuaian atau perpanjangan waktu pelaksanaan program. “Yang penting target 5 ribu sekian hektare dapat kita capai dengan baik. Kita semua akan berusaha untuk itu,” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/">Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/">Waktu Kian Mepet, Bupati Saipul Minta Tenggat Program Cetak Sawah Ditinjau Ulang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waktu-kian-mepet-bupati-saipul-minta-tenggat-program-cetak-sawah-ditinjau-ulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi TNI dan Pemda: Bupati Pohuwato Dampingi Pangdam Tinjau Lahan Pertanian</title>
		<link>https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian</link>
					<comments>https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 04:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bendung Randangan]]></category>
		<category><![CDATA[cetak sawah]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Mayjen Mirza Agus]]></category>
		<category><![CDATA[Motolohu]]></category>
		<category><![CDATA[pangdam XIII merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Randangan]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan]]></category>
		<category><![CDATA[tni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29210</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/">Sinergi TNI dan Pemda: Bupati Pohuwato Dampingi Pangdam Tinjau Lahan Pertanian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/">Sinergi TNI dan Pemda: Bupati Pohuwato Dampingi Pangdam Tinjau Lahan Pertanian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyambut hangat kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, di Kabupaten Pohuwato, tepatnya di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Jumat (23/01/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda peninjauan proyek percetakan sawah baru di Desa Motolohu sebagai salah satu langkah nyata mendukung program ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan ini, Pangdam XIII/Merdeka didampingi oleh Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Saipul bersama jajaran Forkopimda Pohuwato, antara lain Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, Kajari Pohuwato Arif Renaldi, SH., MH, Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, serta pejabat dan tokoh daerah lainnya seperti Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Limonu Hipy, Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi, perwakilan Balai Wilayah Sungai Sulawesi, Camat Randangan Saharudin Saleh, para kepala desa se-Kecamatan Randangan, penyuluh pertanian, petani, dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pangdam XIII/Merdeka terhadap upaya pengembangan sektor pertanian di Pohuwato. “Percetakan sawah di Pohuwato, khususnya di Kecamatan Randangan, terus dilakukan seiring beroperasinya Bendung Randangan. Kami berupaya maksimal memperluas lahan tanam demi mendukung program swasembada pangan nasional,” jelas Bupati Saipul. Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan langsung progres dan kualitas pelaksanaan program percetakan sawah yang ditangani Kodim 1313/Pohuwato. “Kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani di daerah ini,” ujar Mayjen Mirza Agus. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Kamri Alwi menjelaskan bahwa luas lahan percetakan sawah di Desa Motolohu mencapai 39,74 hektare dan seluruhnya akan ditanami padi sawah. “Saat ini proses tinggal menunggu tahap akhir pengolahan lahan. Sebagian sudah siap tanam, dan kami targetkan penanaman bisa dimulai pada akhir Januari atau pekan pertama Februari,” tutur Kamri Alwi. Ia menambahkan bahwa kendala utama di lapangan adalah saluran pembuang, yang diharapkan segera ditangani oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi, agar kegiatan pertanian warga dapat berjalan optimal.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Bupati Pohuwato, <strong>Saipul A. Mbuinga</strong>, menyambut hangat kunjungan kerja <strong>Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka</strong>, <strong>Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P</strong>, di Kabupaten Pohuwato, tepatnya di <strong>Desa Motolohu, Kecamatan Randangan</strong>, Jumat (23/01/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda peninjauan proyek <strong>percetakan sawah baru</strong> di Desa Motolohu sebagai salah satu langkah nyata <strong>mendukung program ketahanan pangan nasional</strong>. Dalam kegiatan ini, Pangdam XIII/Merdeka didampingi oleh <strong>Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rombongan disambut langsung oleh Bupati Saipul bersama jajaran Forkopimda Pohuwato, antara lain <strong>Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento</strong>, <strong>Kapolres Pohuwato AKBP Busroni</strong>, <strong>Kajari Pohuwato Arif Renaldi, SH., MH</strong>, <strong>Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos</strong>, serta pejabat dan tokoh daerah lainnya seperti <strong>Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Limonu Hipy</strong>, <strong>Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi</strong>, <strong>perwakilan Balai Wilayah Sungai Sulawesi</strong>, <strong>Camat Randangan Saharudin Saleh</strong>, <strong>para kepala desa se-Kecamatan Randangan</strong>, penyuluh pertanian, petani, dan masyarakat setempat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, <strong>Bupati Saipul A. Mbuinga</strong> mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pangdam XIII/Merdeka terhadap upaya pengembangan sektor pertanian di Pohuwato.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Percetakan sawah di Pohuwato, khususnya di Kecamatan Randangan, terus dilakukan seiring beroperasinya <strong>Bendung Randangan</strong>. Kami berupaya maksimal memperluas lahan tanam demi mendukung <strong>program swasembada pangan nasional</strong>,” jelas Bupati Saipul.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus</strong> menegaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk memastikan langsung <strong>progres dan kualitas pelaksanaan program percetakan sawah</strong> yang ditangani <strong>Kodim 1313/Pohuwato</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami ingin memastikan program ini berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani di daerah ini,” ujar Mayjen Mirza Agus.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di tempat yang sama, <strong>Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Kamri Alwi</strong> menjelaskan bahwa <strong>luas lahan percetakan sawah di Desa Motolohu</strong> mencapai <strong>39,74 hektare</strong> dan seluruhnya akan ditanami padi sawah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saat ini proses tinggal menunggu tahap akhir pengolahan lahan. Sebagian sudah siap tanam, dan kami targetkan penanaman bisa dimulai pada akhir Januari atau pekan pertama Februari,” tutur Kamri Alwi.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan bahwa kendala utama di lapangan adalah <strong>saluran pembuang</strong>, yang diharapkan segera ditangani oleh <strong>Balai Wilayah Sungai Sulawesi</strong>, agar kegiatan pertanian warga dapat berjalan optimal.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/">Sinergi TNI dan Pemda: Bupati Pohuwato Dampingi Pangdam Tinjau Lahan Pertanian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/">Sinergi TNI dan Pemda: Bupati Pohuwato Dampingi Pangdam Tinjau Lahan Pertanian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/sinergi-tni-dan-pemda-bupati-pohuwato-dampingi-pangdam-tinjau-lahan-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 16:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[agrikultur modern]]></category>
		<category><![CDATA[bappeda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Saipul A. Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Choi Byeong Moon]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[investasi asing]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Taluditi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29179</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb10" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb10.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyambut positif penjajakan investasi dari investor asal Korea Selatan di sektor agrikultur modern, khususnya bidang peternakan. Pertemuan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di ruang kerja Bupati Pohuwato. Investor asal Negeri Ginseng, Choi Byeong Moon, hadir bersama tim yang terdiri atas David Hermawan, Untung Hendra Sukawati, serta Ibu Arum sebagai penerjemah. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mahyudin Ahmad, Kepala Bappeda Rustam Melleng, serta Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi. Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian investor terhadap potensi ekonomi Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor pertanian, peternakan, dan pangan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. “Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan pangan secara berkelanjutan. Kami ingin mendorong peningkatan produktivitas, nilai tambah hasil pertanian dan peternakan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani dan peternak lokal,” ujar Bupati Saipul. Ia menegaskan, Kabupaten Pohuwato dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo. Potensi lahan dan sumber daya alam yang dimiliki terus dioptimalkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan. Lebih lanjut, Bupati Saipul menuturkan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap peluang investasi di sektor pertanian dan peternakan. Bentuk dukungan diberikan melalui penyediaan data dan informasi, serta pendampingan teknis bagi para calon investor. “Kami juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah pusat agar setiap investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, dan mendorong pembangunan yang inklusif,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Pohuwato, Rustam Melleng, menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pohuwato, lokasi pengembangan investasi direncanakan di Kecamatan Taluditi. “Kami berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan, agar investor dapat melihat langsung potensi dan kesiapan lokasi,” tutur Rustam Melleng. Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyambut positif penjajakan investasi dari investor asal Korea Selatan di sektor agrikultur modern, khususnya bidang peternakan. Pertemuan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di ruang kerja Bupati Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Investor asal Negeri Ginseng, Choi Byeong Moon, hadir bersama tim yang terdiri atas David Hermawan, Untung Hendra Sukawati, serta Ibu Arum sebagai penerjemah. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mahyudin Ahmad, Kepala Bappeda Rustam Melleng, serta Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian investor terhadap potensi ekonomi Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor pertanian, peternakan, dan pangan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan pangan secara berkelanjutan. Kami ingin mendorong peningkatan produktivitas, nilai tambah hasil pertanian dan peternakan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani dan peternak lokal,” ujar Bupati Saipul.</p>
</blockquote>
<div class="relative flex items-center justify-center">
<div class="inline-flex">Ia menegaskan, Kabupaten Pohuwato dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo. Potensi lahan dan sumber daya alam yang dimiliki terus dioptimalkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan.</div>
</div>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Bupati Saipul menuturkan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap peluang investasi di sektor pertanian dan peternakan. Bentuk dukungan diberikan melalui penyediaan data dan informasi, serta pendampingan teknis bagi para calon investor.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah pusat agar setiap investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, dan mendorong pembangunan yang inklusif,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, Kepala Bappeda Pohuwato, Rustam Melleng, menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pohuwato, lokasi pengembangan investasi direncanakan di Kecamatan Taluditi.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan, agar investor dapat melihat langsung potensi dan kesiapan lokasi,” tutur Rustam Melleng.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
