<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/umkm-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/umkm-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Mar 2026 23:47:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>UMKM Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/umkm-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masih Banyak PR UMKM, Ridwan Monoarfa Soroti Pentingnya Pentahelix Kewirausahaan</title>
		<link>https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan</link>
					<comments>https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Feb 2026 02:42:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Iim Rusyamsi]]></category>
		<category><![CDATA[kewirausahaan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[kurikulum 7 OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE]]></category>
		<category><![CDATA[OK OCE Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penciptaan lapangan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pendampingan kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[pentahelix]]></category>
		<category><![CDATA[produk lokal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Monoarfa]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29563</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/">Masih Banyak PR UMKM, Ridwan Monoarfa Soroti Pentingnya Pentahelix Kewirausahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/">Masih Banyak PR UMKM, Ridwan Monoarfa Soroti Pentingnya Pentahelix Kewirausahaan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke OK OCE dalam rangka penguatan UMKM dan peningkatan kewirausahaan daerah, Jumat (27/02/2026), di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Kunjungan kerja tersebut bertujuan mendalami tata kelola UMKM agar lebih mandiri dan maju, menumbuhkan lapisan entrepreneur baru di sektor UMKM, serta membangun kemitraan kolaboratif antara OK OCE dan Pemerintah Provinsi Gorontalo guna memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.​ Rombongan DPRD Provinsi Gorontalo diterima langsung oleh Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi, yang memaparkan berbagai program pembinaan kewirausahaan berbasis komunitas yang telah dijalankan di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Gorontalo. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 213 komunitas aktif telah bergabung dan dibina dalam program OK OCE di Gorontalo. Dalam pemaparannya, Iim menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas penguatan komunitas, tetapi juga mencakup pendataan jumlah anggota dan pemetaan potensi lapangan kerja yang dihasilkan dari setiap anggota komunitas. Setiap pelaku usaha yang tergabung dinilai memiliki kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di lingkungan sekitarnya, sehingga data tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan program. Salah satu contoh komunitas aktif di Gorontalo adalah komunitas UMKM yang dipimpin Ibu Sonia, yang juga menjabat sebagai Ketua OK OCE Gorontalo dan aktif di IWP Gorontalo. Selain itu, terdapat pula OK OCE Andalan serta kolaborasi dengan berbagai komunitas pemuda, termasuk karang muda di Gorontalo, yang menjadi motor penggerak kewirausahaan di tingkat lokal. Secara nasional, OK OCE telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 64 perusahaan swasta, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan. Di Jakarta, jumlah anggota yang terhimpun mencapai lebih dari 400 ribu orang, sementara di Gorontalo dan Bangka Belitung masing-masing tercatat lebih dari 100 ribu anggota dari komunitas binaan. Secara keseluruhan, data anggota dalam platform OK OCE telah mencapai sekitar 830 ribu orang yang berasal dari berbagai komunitas, termasuk sektor pemerintah dan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyoroti masih besarnya pekerjaan rumah dalam pengembangan UMKM di daerah, khususnya terkait penerapan konsep pentahelix yang mengintegrasikan peran pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam satu ekosistem yang saling mendukung.​ Ia menegaskan bahwa DPRD akan melakukan asistensi kepada Gubernur agar penguatan ekosistem UMKM tidak lagi berjalan parsial, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan. Menurutnya, program UMKM tidak boleh hanya bersifat administratif atau sebatas penyaluran bantuan, tetapi harus benar-benar mampu mendorong pelaku usaha untuk naik kelas. “Yang terpenting adalah memastikan UMKM memiliki pengetahuan manajemen, pelaporan keuangan, serta pendampingan yang jelas agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Ridwan. DPRD juga berencana mendorong Gubernur untuk mengirim perwakilan guna memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi dan dinas terkait, sehingga upaya penciptaan lapangan kerja melalui UMKM dapat selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah. Selain itu, DPRD menilai pentingnya keberpihakan terhadap produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah. Dengan mendorong penggunaan produk lokal, perputaran ekonomi dan kontribusi pajak diharapkan tetap berada di Gorontalo, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM setempat di pasar yang lebih luas. OK OCE sendiri terus memperkuat ekosistem usaha melalui kurikulum kewirausahaan yang terstruktur dan pendampingan berkelanjutan, termasuk kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Gorontalo dalam pelatihan dan penguatan kapasitas kewirausahaan mahasiswa dan pelaku usaha muda. Ke depan, OK OCE menargetkan pembinaan hingga 500 komunitas baru dengan visi mencetak 2 juta pelaku usaha di Indonesia. Gerakan kewirausahaan ini berawal dari inisiatif sejak 1998 melalui Yayasan Min Her Uno Foundation, kemudian dikembangkan pada 2016 melalui konsep OK OCE yang diperkuat dengan Kurikulum 7 sebagai dasar pembinaan pelaku usaha secara sistematis. Sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo akan melakukan pembahasan lanjutan guna merumuskan langkah konkret penguatan ekosistem UMKM berbasis kolaborasi dan berkelanjutan di daerah, termasuk potensi penyesuaian regulasi dan dukungan anggaran yang lebih terarah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Pimpinan dan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke OK OCE dalam rangka penguatan UMKM dan peningkatan kewirausahaan daerah, Jumat (27/02/2026), di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kunjungan kerja tersebut bertujuan mendalami tata kelola UMKM agar lebih mandiri dan maju, menumbuhkan lapisan entrepreneur baru di sektor UMKM, serta membangun kemitraan kolaboratif antara OK OCE dan Pemerintah Provinsi Gorontalo guna memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.<span class="inline-flex" aria-label="OK OCE: HOME - Gerakan Penciptaan Lapangan Kerja Melalui ..." data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rombongan DPRD Provinsi Gorontalo diterima langsung oleh Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi, yang memaparkan berbagai program pembinaan kewirausahaan berbasis komunitas yang telah dijalankan di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Gorontalo. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 213 komunitas aktif telah bergabung dan dibina dalam program OK OCE di Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pemaparannya, Iim menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas penguatan komunitas, tetapi juga mencakup pendataan jumlah anggota dan pemetaan potensi lapangan kerja yang dihasilkan dari setiap anggota komunitas. Setiap pelaku usaha yang tergabung dinilai memiliki kontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja di lingkungan sekitarnya, sehingga data tersebut menjadi dasar penting dalam perencanaan program.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Salah satu contoh komunitas aktif di Gorontalo adalah komunitas UMKM yang dipimpin Ibu Sonia, yang juga menjabat sebagai Ketua OK OCE Gorontalo dan aktif di IWP Gorontalo. Selain itu, terdapat pula OK OCE Andalan serta kolaborasi dengan berbagai komunitas pemuda, termasuk karang muda di Gorontalo, yang menjadi motor penggerak kewirausahaan di tingkat lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara nasional, OK OCE telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 64 perusahaan swasta, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan. Di Jakarta, jumlah anggota yang terhimpun mencapai lebih dari 400 ribu orang, sementara di Gorontalo dan Bangka Belitung masing-masing tercatat lebih dari 100 ribu anggota dari komunitas binaan. Secara keseluruhan, data anggota dalam platform OK OCE telah mencapai sekitar 830 ribu orang yang berasal dari berbagai komunitas, termasuk sektor pemerintah dan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyoroti masih besarnya pekerjaan rumah dalam pengembangan UMKM di daerah, khususnya terkait penerapan konsep pentahelix yang mengintegrasikan peran pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media dalam satu ekosistem yang saling mendukung.<span class="inline-flex" aria-label="OK OCE Indonesia Perkuat Digital Marketing UMKM melalui ..." data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan bahwa DPRD akan melakukan asistensi kepada Gubernur agar penguatan ekosistem UMKM tidak lagi berjalan parsial, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan. Menurutnya, program UMKM tidak boleh hanya bersifat administratif atau sebatas penyaluran bantuan, tetapi harus benar-benar mampu mendorong pelaku usaha untuk naik kelas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Yang terpenting adalah memastikan UMKM memiliki pengetahuan manajemen, pelaporan keuangan, serta pendampingan yang jelas agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Ridwan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DPRD juga berencana mendorong Gubernur untuk mengirim perwakilan guna memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi dan dinas terkait, sehingga upaya penciptaan lapangan kerja melalui UMKM dapat selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain itu, DPRD menilai pentingnya keberpihakan terhadap produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah. Dengan mendorong penggunaan produk lokal, perputaran ekonomi dan kontribusi pajak diharapkan tetap berada di Gorontalo, sekaligus meningkatkan daya saing UMKM setempat di pasar yang lebih luas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">OK OCE sendiri terus memperkuat ekosistem usaha melalui kurikulum kewirausahaan yang terstruktur dan pendampingan berkelanjutan, termasuk kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Negeri Gorontalo dalam pelatihan dan penguatan kapasitas kewirausahaan mahasiswa dan pelaku usaha muda.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ke depan, OK OCE menargetkan pembinaan hingga 500 komunitas baru dengan visi mencetak 2 juta pelaku usaha di Indonesia. Gerakan kewirausahaan ini berawal dari inisiatif sejak 1998 melalui Yayasan Min Her Uno Foundation, kemudian dikembangkan pada 2016 melalui konsep OK OCE yang diperkuat dengan Kurikulum 7 sebagai dasar pembinaan pelaku usaha secara sistematis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja tersebut, DPRD Provinsi Gorontalo akan melakukan pembahasan lanjutan guna merumuskan langkah konkret penguatan ekosistem UMKM berbasis kolaborasi dan berkelanjutan di daerah, termasuk potensi penyesuaian regulasi dan dukungan anggaran yang lebih terarah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/">Masih Banyak PR UMKM, Ridwan Monoarfa Soroti Pentingnya Pentahelix Kewirausahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/">Masih Banyak PR UMKM, Ridwan Monoarfa Soroti Pentingnya Pentahelix Kewirausahaan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/masih-banyak-pr-umkm-ridwan-monoarfa-soroti-pentingnya-pentahelix-kewirausahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Bersejarah: Gorontalo Mulai Bangun Islamic Center di Bone Bolango</title>
		<link>https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango</link>
					<comments>https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 15:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[GIC Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Islamic Center]]></category>
		<category><![CDATA[Hamzah Idrus]]></category>
		<category><![CDATA[ikon keislaman Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Segitiga Mas]]></category>
		<category><![CDATA[landmark religi]]></category>
		<category><![CDATA[nilai keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan Islamic Center]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan kawasan strategis]]></category>
		<category><![CDATA[serambi madinah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28781</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/">Langkah Bersejarah: Gorontalo Mulai Bangun Islamic Center di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/">Langkah Bersejarah: Gorontalo Mulai Bangun Islamic Center di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC) bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan lainnya. Acara penting tersebut digelar di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (12/12/2025). Hamzah Idrus menyambut gembira dimulainya pembangunan GIC yang disebutnya sebagai langkah besar dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mengembangkan kawasan strategis di wilayah Bone Bolango. “Alhamdulillahirabbilalamin, kita sangat bersyukur dengan dimulainya pembangunan Gorontalo Islamic Center di Bone Bolango, khususnya di kawasan Tapa. Ini patut kita syukuri bersama,” ujar Hamzah. Menurut Hamzah, kehadiran GIC akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dari aspek keagamaan, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi. “Pendidikan agama akan lebih dekat, akses tempat ibadah semakin mudah, dan pembangunan ini pasti akan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi baru, khususnya pelaku UMKM di sekitar kawasan,” jelasnya. Ia juga menilai lokasi pembangunan Islamic Center yang berada di kawasan “Segitiga Mas” sangat strategis karena terletak di jalur simpang tiga yang menjadi pintu keluar–masuk wilayah Gorontalo. Lokasi tersebut dinilainya akan menjadikan GIC sebagai pusat aktivitas religius sekaligus destinasi wisata spiritual di masa mendatang. Menanggapi kekhawatiran sebagian warga bahwa kehadiran GIC akan menggeser peran ikon keagamaan lain, seperti Masjid Baiturrahim dan Masjid Agung Jimboto, Hamzah menegaskan hal itu tidak akan terjadi. “Jaraknya cukup jauh dan peruntukannya berbeda. GIC ini memiliki skala yang lebih besar dengan fungsi provinsi bahkan nasional, sedangkan masjid-masjid di kota tetap melayani jamaah dan kegiatan keagamaan di wilayahnya masing-masing,” tegas Hamzah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk turut mendukung pembangunan GIC melalui partisipasi aktif, gotong royong, dan sedekah pembangunan. “GIC ini bukan hanya milik Bone Bolango, tetapi milik seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Kita berharap semua pihak dapat bahu-membahu menyukseskan pembangunan Islamic Center ini,” katanya. Di akhir pernyataannya, Hamzah menegaskan bahwa keberadaan Gorontalo Islamic Center akan menjadi ikon baru Provinsi Gorontalo yang memperkuat identitas daerah sebagai “Serambi Madinah.” “Provinsi Gorontalo membutuhkan ikon keislaman yang bisa dibanggakan. Dengan adanya Islamic Center ini, kita memiliki landmark religius yang mempertegas jati diri Gorontalo sebagai daerah bernuansa Islami,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, <strong>Hamzah Idrus</strong>, menghadiri kegiatan <strong>groundbreaking pembangunan Gorontalo Islamic Center (GIC)</strong> bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan lainnya. Acara penting tersebut digelar di <strong>Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango</strong>, Jumat (12/12/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hamzah Idrus menyambut gembira dimulainya pembangunan GIC yang disebutnya sebagai <strong>langkah besar dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mengembangkan kawasan strategis</strong> di wilayah Bone Bolango.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Alhamdulillahirabbilalamin, kita sangat bersyukur dengan dimulainya pembangunan Gorontalo Islamic Center di Bone Bolango, khususnya di kawasan Tapa. Ini patut kita syukuri bersama,” ujar Hamzah.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Hamzah, kehadiran GIC akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dari aspek keagamaan, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Pendidikan agama akan lebih dekat, akses tempat ibadah semakin mudah, dan pembangunan ini pasti akan mendorong tumbuhnya sektor ekonomi baru, khususnya pelaku UMKM di sekitar kawasan,” jelasnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga menilai lokasi pembangunan Islamic Center yang berada di kawasan “<strong>Segitiga Mas</strong>” sangat strategis karena terletak di jalur simpang tiga yang menjadi pintu keluar–masuk wilayah Gorontalo. Lokasi tersebut dinilainya akan menjadikan GIC sebagai pusat aktivitas religius sekaligus destinasi wisata spiritual di masa mendatang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi kekhawatiran sebagian warga bahwa kehadiran GIC akan menggeser peran ikon keagamaan lain, seperti <strong>Masjid Baiturrahim</strong> dan <strong>Masjid Agung Jimboto</strong>, Hamzah menegaskan hal itu tidak akan terjadi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Jaraknya cukup jauh dan peruntukannya berbeda. GIC ini memiliki skala yang lebih besar dengan fungsi provinsi bahkan nasional, sedangkan masjid-masjid di kota tetap melayani jamaah dan kegiatan keagamaan di wilayahnya masing-masing,” tegas Hamzah.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk turut mendukung pembangunan GIC melalui <strong>partisipasi aktif, gotong royong, dan sedekah pembangunan</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“GIC ini bukan hanya milik Bone Bolango, tetapi milik seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Kita berharap semua pihak dapat bahu-membahu menyukseskan pembangunan Islamic Center ini,” katanya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di akhir pernyataannya, Hamzah menegaskan bahwa keberadaan Gorontalo Islamic Center akan menjadi <strong>ikon baru Provinsi Gorontalo</strong> yang memperkuat identitas daerah sebagai “<strong>Serambi Madinah</strong>.”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Provinsi Gorontalo membutuhkan ikon keislaman yang bisa dibanggakan. Dengan adanya Islamic Center ini, kita memiliki landmark religius yang mempertegas jati diri Gorontalo sebagai daerah bernuansa Islami,” tutupnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/">Langkah Bersejarah: Gorontalo Mulai Bangun Islamic Center di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/">Langkah Bersejarah: Gorontalo Mulai Bangun Islamic Center di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/langkah-bersejarah-gorontalo-mulai-bangun-islamic-center-di-bone-bolango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</title>
		<link>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital</link>
					<comments>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 21:37:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Gobel]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[daya saing UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[HIPMI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi bisnis digital]]></category>
		<category><![CDATA[kewirausahaan digital]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa wirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Adrian Latief]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Maliki]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha muda]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Expo ZENFEST]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Vhia Mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28628</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Talk show bertema “UMKM Berbasis Kreativitas untuk Peningkatan Daya Saing di Era Digital” sukses digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan UMKM Expo ZENFEST. Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi pelaku usaha dan mahasiswa dalam membangun jejaring serta mengembangkan potensi bisnis berbasis inovasi dan teknologi. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ketua Asosiasi UMKM Kota Gorontalo, Mutiara Maliki; Ketua Bidang Investasi dan Kerja Sama Daerah BPC HIPMI, Mohamad Adrian Latief; serta pengusaha muda, Vhia Mbuinga. Diskusi ini dipandu oleh Ade Gobel yang bertindak sebagai host, menghadirkan suasana interaktif dan penuh wawasan. Dalam pemaparannya, Mohamad Adrian Latief menjelaskan bahwa perkembangan UMKM di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, generasi muda kini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah. “Perkembangan UMKM di Gorontalo menunjukkan tren positif. Di tahun 2024 hingga 2025, jumlah pelaku usaha terus meningkat, dan yang menggembirakan, kini banyak digerakkan oleh anak-anak muda,” ungkap Adrian. Sementara itu, Mutiara Maliki menekankan pentingnya adaptasi dalam dunia usaha modern. Ia menilai tren konsumsi masyarakat terus berubah, sehingga pelaku usaha harus tanggap terhadap dinamika pasar. “Kunci sukses seorang pengusaha adalah kemampuan beradaptasi. Lifestyle masyarakat Gorontalo kini condong pada makanan sehat dan kopi. Ini momentum besar bagi mahasiswa untuk memulai bisnis baru karena bisnis sejatinya adalah soal membaca peluang,” jelas Mutiara. Senada dengan hal tersebut, Vhia Mbuinga, pengusaha muda Gorontalo, turut membagikan pengalamannya dalam mempertahankan usaha di tengah tantangan ekonomi. Ia menegaskan bahwa meski pandemi sempat mengguncang ekonomi, minat beli masyarakat tetap terjaga. “Sekarang makin banyak UMKM, terutama dari kalangan mahasiswa. Kita perlu mendukung mereka dengan cara sederhana, yakni membeli dan mempromosikan produk lokal mereka,” tutur Vhia. Melalui talk show ini, para narasumber sepakat bahwa kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, inovatif, serta berani beradaptasi dengan tantangan era digital.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Talk show bertema <strong>“UMKM Berbasis Kreativitas untuk Peningkatan Daya Saing di Era Digital”</strong> sukses digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan <strong>UMKM Expo ZENFEST</strong>. Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi pelaku usaha dan mahasiswa dalam membangun jejaring serta mengembangkan potensi bisnis berbasis inovasi dan teknologi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber utama, yakni <strong>Ketua Asosiasi UMKM Kota Gorontalo, Mutiara Maliki; Ketua Bidang Investasi dan Kerja Sama Daerah BPC HIPMI, Mohamad Adrian Latief; serta pengusaha muda, Vhia Mbuinga.</strong> Diskusi ini dipandu oleh <strong>Ade Gobel</strong> yang bertindak sebagai host, menghadirkan suasana interaktif dan penuh wawasan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam pemaparannya, <strong>Mohamad Adrian Latief</strong> menjelaskan bahwa perkembangan UMKM di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pasca pandemi Covid-19. Menurutnya, generasi muda kini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Perkembangan UMKM di Gorontalo menunjukkan tren positif. Di tahun 2024 hingga 2025, jumlah pelaku usaha terus meningkat, dan yang menggembirakan, kini banyak digerakkan oleh anak-anak muda,” ungkap Adrian.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Mutiara Maliki</strong> menekankan pentingnya adaptasi dalam dunia usaha modern. Ia menilai tren konsumsi masyarakat terus berubah, sehingga pelaku usaha harus tanggap terhadap dinamika pasar.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kunci sukses seorang pengusaha adalah kemampuan beradaptasi. Lifestyle masyarakat Gorontalo kini condong pada makanan sehat dan kopi. Ini momentum besar bagi mahasiswa untuk memulai bisnis baru karena bisnis sejatinya adalah soal membaca peluang,” jelas Mutiara.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Senada dengan hal tersebut, <strong>Vhia Mbuinga</strong>, pengusaha muda Gorontalo, turut membagikan pengalamannya dalam mempertahankan usaha di tengah tantangan ekonomi. Ia menegaskan bahwa meski pandemi sempat mengguncang ekonomi, minat beli masyarakat tetap terjaga.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sekarang makin banyak UMKM, terutama dari kalangan mahasiswa. Kita perlu mendukung mereka dengan cara sederhana, yakni membeli dan mempromosikan produk lokal mereka,” tutur Vhia.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui talk show ini, para narasumber sepakat bahwa kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, inovatif, serta berani beradaptasi dengan tantangan era digital.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/">Talk Show UMKM Gorontalo Angkat Kreativitas di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/talk-show-umkm-gorontalo-angkat-kreativitas-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangkit Lewat Olahraga! PORPAMDA VI Resmi Dibuka oleh Wawali Indra Gobel</title>
		<link>https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel</link>
					<comments>https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 16:50:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[acara olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[indra gobel]]></category>
		<category><![CDATA[kegiatan ekonomi lokal]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga daerah]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM se-Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pekan olahraga daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan pelayanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[PERPAMSI]]></category>
		<category><![CDATA[PORPAMDA 2025]]></category>
		<category><![CDATA[sportivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Merdeka Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28634</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/">Bangkit Lewat Olahraga! PORPAMDA VI Resmi Dibuka oleh Wawali Indra Gobel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/">Bangkit Lewat Olahraga! PORPAMDA VI Resmi Dibuka oleh Wawali Indra Gobel</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wakil Wali Kota Gorontalo Indra Gobel secara resmi membuka Pekan Olahraga Daerah Perusahaan Air Minum Daerah (PORPAMDA) VI Tahun 2025, yang diikuti oleh jajaran Perumda/PDAM se-Provinsi Gorontalo. Ajang olahraga tahunan ini berlangsung meriah di Stadion Merdeka Kota Gorontalo, Senin (8/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam, para direktur dan dewan pengawas PDAM, manajer, serta ratusan peserta dari kabupaten dan kota se-Gorontalo. Suasana kebersamaan tampak hangat mewarnai pembukaan ajang yang menjadi wadah silaturahmi antarpegawai perusahaan air minum daerah tersebut. Dalam sambutannya, Wawali Indra Gobel menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) atas terselenggaranya kegiatan yang dianggap mampu mempererat solidaritas antarinstansi. “Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PERPAMSI dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujar Indra. Lebih lanjut, Indra menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dan kebersamaan dalam setiap pertandingan. Ia menyebut PORPAMDA bukan hanya tentang pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi wahana memperkuat kerja sama dan semangat positif di lingkungan PDAM se-Provinsi Gorontalo. Selain itu, Wawali Indra juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah, menurutnya, mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, terutama sektor UMKM, kuliner, transportasi, dan perhotelan. “Kehadiran peserta dari berbagai daerah membawa manfaat bagi perputaran ekonomi lokal — mulai dari pelaku UMKM, produk lokal, jasa transportasi, hingga penginapan,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan daerah memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat sektor usaha kecil dan menengah. “Kami memberikan dukungan penuh agar setiap event dapat bersinergi, mengangkat sektor UMKM sebagai pilar ekonomi kota, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” terangnya. Menutup sambutannya, Indra berharap penyelenggaraan PORPAMDA VI mampu mempererat hubungan antarperusahaan air minum, menumbuhkan bibit atlet internal, serta mendorong peningkatan pelayanan publik. “Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan mari kita sukseskan PORPAMDA VI Tahun 2025 dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya. Dengan dibukanya PORPAMDA VI, Kota Gorontalo kembali membuktikan komitmennya sebagai tuan rumah yang tidak hanya berprestasi dalam pelayanan publik, tetapi juga mampu menyatukan semangat dan potensi daerah melalui olahraga.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Wakil Wali Kota Gorontalo <strong>Indra Gobel</strong> secara resmi membuka <strong>Pekan Olahraga Daerah Perusahaan Air Minum Daerah (PORPAMDA) VI Tahun 2025</strong>, yang diikuti oleh jajaran <strong>Perumda/PDAM se-Provinsi Gorontalo</strong>. Ajang olahraga tahunan ini berlangsung meriah di <strong>Stadion Merdeka Kota Gorontalo</strong>, Senin (8/12/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kegiatan tersebut turut dihadiri <strong>Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam</strong>, para direktur dan dewan pengawas PDAM, manajer, serta ratusan peserta dari kabupaten dan kota se-Gorontalo. Suasana kebersamaan tampak hangat mewarnai pembukaan ajang yang menjadi wadah silaturahmi antarpegawai perusahaan air minum daerah tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, <strong>Wawali Indra Gobel</strong> menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (<strong>PERPAMSI</strong>) atas terselenggaranya kegiatan yang dianggap mampu mempererat solidaritas antarinstansi.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PERPAMSI dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujar Indra.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Indra menekankan pentingnya menjunjung <strong>sportivitas dan kebersamaan</strong> dalam setiap pertandingan. Ia menyebut PORPAMDA bukan hanya tentang pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi wahana memperkuat kerja sama dan semangat positif di lingkungan PDAM se-Provinsi Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain itu, Wawali Indra juga menyoroti <strong>dampak ekonomi</strong> dari penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah, menurutnya, mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, terutama sektor <strong>UMKM</strong>, kuliner, transportasi, dan perhotelan.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kehadiran peserta dari berbagai daerah membawa manfaat bagi perputaran ekonomi lokal — mulai dari pelaku UMKM, produk lokal, jasa transportasi, hingga penginapan,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan daerah memberikan nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat sektor usaha kecil dan menengah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami memberikan dukungan penuh agar setiap event dapat bersinergi, mengangkat sektor UMKM sebagai pilar ekonomi kota, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” terangnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menutup sambutannya, Indra berharap penyelenggaraan <strong>PORPAMDA VI</strong> mampu mempererat hubungan antarperusahaan air minum, menumbuhkan bibit atlet internal, serta mendorong peningkatan pelayanan publik.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan mari kita sukseskan PORPAMDA VI Tahun 2025 dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan dibukanya PORPAMDA VI, Kota Gorontalo kembali membuktikan komitmennya sebagai tuan rumah yang tidak hanya berprestasi dalam pelayanan publik, tetapi juga mampu menyatukan semangat dan potensi daerah melalui olahraga.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/">Bangkit Lewat Olahraga! PORPAMDA VI Resmi Dibuka oleh Wawali Indra Gobel</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/">Bangkit Lewat Olahraga! PORPAMDA VI Resmi Dibuka oleh Wawali Indra Gobel</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bangkit-lewat-olahraga-porpamda-vi-resmi-dibuka-oleh-wawali-indra-gobel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</title>
		<link>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman</link>
					<comments>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 02:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[insiden penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan kota]]></category>
		<category><![CDATA[kejadian kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[konflik pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Papip Celebes]]></category>
		<category><![CDATA[pelataran sentral]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28592</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memastikan Pelataran Sentral tetap beroperasi seperti biasa pascainsiden penikaman yang terjadi pada Ahad (7/12/2025) dini hari. Dalam kunjungannya di lokasi kejadian, Adhan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM atas insiden tersebut. Ia menegaskan, peristiwa yang terjadi bukan berasal dari masalah di Pelataran Sentral, melainkan murni konflik pribadi antara dua orang. “Masalah ini sudah berlangsung sejak Pilkada setahun lalu. Saat itu Rion menulis di media sosial bahwa Starki hanyalah nama hewan, bahkan dia menyinggung soal utang pribadi saya. Itu yang menjadi sumber persoalan,” jelas Adhan. Menurutnya, kejadian di Pelataran Sentral hanya kebetulan karena kedua pihak bertemu di tempat itu. “Kebetulan Starki dan Rion bertemu di Sentral. Saat Starki menegur Rion, terjadi adu kata yang berujung penyerangan,” ungkapnya. Adhan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Papip Celebes, pihak penyelenggara kegiatan, yang sigap membantu para pelaku UMKM terdampak akibat keributan tersebut. Ia meminta agar setiap pelaku usaha yang merasa mengalami kerugian dapat melapor dengan jujur dan disertai bukti transaksi. “Jangan ditambah-tambah. Kalau menambah itu menjadi dosa. Untuk pesanan yang belum dibayar, harus dilengkapi nota. Saya juga mengingatkan agar teman-teman yang ingin membantu kerugian UMKM memberikan bantuan dalam bentuk barang, bukan uang,” tegas Adhan. Wali Kota dua periode itu turut menyampaikan harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. “Insya Allah, peristiwa seperti tadi malam tidak terjadi lagi ke depan,” ucapnya yang diamini pengunjung Pelataran Sentral. Melalui penegasan ini, pemerintah kota ingin memastikan masyarakat bahwa Pelataran Sentral tetap aman untuk beraktivitas, baik bagi pengunjung maupun pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo <strong>Adhan Dambea</strong> memastikan <strong>Pelataran Sentral</strong> tetap beroperasi seperti biasa pascainsiden penikaman yang terjadi pada <strong>Ahad (7/12/2025) dini hari</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kunjungannya di lokasi kejadian, Adhan menyampaikan <strong>permohonan maaf</strong> kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM atas insiden tersebut. Ia menegaskan, peristiwa yang terjadi bukan berasal dari masalah di Pelataran Sentral, melainkan <strong>murni konflik pribadi antara dua orang</strong>.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Masalah ini sudah berlangsung sejak Pilkada setahun lalu. Saat itu Rion menulis di media sosial bahwa Starki hanyalah nama hewan, bahkan dia menyinggung soal utang pribadi saya. Itu yang menjadi sumber persoalan,” jelas Adhan.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, kejadian di Pelataran Sentral hanya kebetulan karena kedua pihak bertemu di tempat itu.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kebetulan Starki dan Rion bertemu di Sentral. Saat Starki menegur Rion, terjadi adu kata yang berujung penyerangan,” ungkapnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Adhan juga menyampaikan <strong>ucapan terima kasih kepada Papip Celebes</strong>, pihak penyelenggara kegiatan, yang sigap membantu para pelaku <strong>UMKM</strong> terdampak akibat keributan tersebut. Ia meminta agar setiap pelaku usaha yang merasa mengalami kerugian dapat melapor dengan jujur dan disertai bukti transaksi.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Jangan ditambah-tambah. Kalau menambah itu menjadi dosa. Untuk pesanan yang belum dibayar, harus dilengkapi nota. Saya juga mengingatkan agar teman-teman yang ingin membantu kerugian UMKM memberikan bantuan dalam bentuk barang, bukan uang,” tegas Adhan.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wali Kota dua periode itu turut menyampaikan harapan agar peristiwa serupa <strong>tidak kembali terulang</strong> di masa mendatang.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Insya Allah, peristiwa seperti tadi malam tidak terjadi lagi ke depan,” ucapnya yang diamini pengunjung Pelataran Sentral.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui penegasan ini, pemerintah kota ingin memastikan masyarakat bahwa <strong>Pelataran Sentral tetap aman untuk beraktivitas</strong>, baik bagi pengunjung maupun pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/">Tidak Ada Penutupan! Pelataran Sentral Tetap Buka Pasca Insiden Penikaman</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tidak-ada-penutupan-pelataran-sentral-tetap-buka-pasca-insiden-penikaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh! Camilan Khas Gorontalo Jadi Buah Bibir Usai Disantap Wali Kota</title>
		<link>https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota</link>
					<comments>https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 06:06:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[camilan viral]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[keripik pisang]]></category>
		<category><![CDATA[kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner lokal]]></category>
		<category><![CDATA[makanan olahan]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Halal]]></category>
		<category><![CDATA[produk lokal]]></category>
		<category><![CDATA[promosi UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Putra Kusuma]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28136</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/">Heboh! Camilan Khas Gorontalo Jadi Buah Bibir Usai Disantap Wali Kota</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/">Heboh! Camilan Khas Gorontalo Jadi Buah Bibir Usai Disantap Wali Kota</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Sebuah foto dalam kegiatan resmi yang beredar di media sosial sejak kemarin menarik perhatian warganet. Dalam foto tersebut, tampak Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menikmati camilan saat menghadiri kegiatan Peran Saka Nasional di Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo. Banyak pengguna internet penasaran dengan camilan yang dinikmatinya tersebut. Setelah ditelusuri, camilan itu adalah Keripik Pisang Keju Susu produksi UMKM lokal Putra Kusuma yang beralamat di Gorontalo. Produk ini telah beredar luas dan mudah ditemui di sejumlah toko maupun minimarket di wilayah setempat. Keripik Pisang Keju Susu Putra Kusuma terbuat dari bahan pisang tanduk pilihan yang diolah dengan campuran keju dan susu, menghasilkan rasa manis gurih yang khas serta tekstur renyah. Pada kemasannya juga tercantum nomor PIRT sebagai bukti bahwa produk ini telah terdaftar secara resmi dan memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku. UMKM Putra Kusuma merupakan salah satu pelaku usaha lokal yang terus berkembang melalui dukungan pemasaran berbasis komunitas dan etalase retail modern. Viral-nya foto Wali Kota tersebut dinilai banyak pihak sebagai momentum positif untuk memperluas perhatian publik terhadap produk kuliner lokal. “Bagi pelaku UMKM, momentum seperti ini menjadi peluang besar untuk naik kelas. Produk lokal Gorontalo sebenarnya berkualitas tinggi, hanya saja membutuhkan lebih banyak ruang promosi agar dikenal luas,” ujar salah satu pemerhati UMKM Gorontalo saat dimintai tanggapan. Selama masa kepemimpinannya, Wali Kota Adhan Dambea dikenal aktif mendorong peningkatan sertifikasi halal, legalitas usaha, akses permodalan koperasi, serta promosi produk UMKM dalam berbagai event resmi. Mengonsumsi produk lokal di kegiatan nasional menjadi bentuk nyata dukungan terhadap gerakan cinta produk Indonesia. Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner khas daerah, UMKM diharapkan terus menjaga kualitas sekaligus memperluas ketersediaan produknya. Di sisi lain, dukungan masyarakat melalui promosi serta pembelian produk lokal akan turut memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Sebuah foto dalam kegiatan resmi yang beredar di media sosial sejak kemarin menarik perhatian warganet. Dalam foto tersebut, tampak Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menikmati camilan saat menghadiri kegiatan Peran Saka Nasional di Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo. Banyak pengguna internet penasaran dengan camilan yang dinikmatinya tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Setelah ditelusuri, camilan itu adalah <em>Keripik Pisang Keju Susu</em> produksi UMKM lokal <strong>Putra Kusuma</strong> yang beralamat di Gorontalo. Produk ini telah beredar luas dan mudah ditemui di sejumlah toko maupun minimarket di wilayah setempat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>Keripik Pisang Keju Susu Putra Kusuma</em> terbuat dari bahan pisang tanduk pilihan yang diolah dengan campuran keju dan susu, menghasilkan rasa manis gurih yang khas serta tekstur renyah. Pada kemasannya juga tercantum nomor PIRT sebagai bukti bahwa produk ini telah terdaftar secara resmi dan memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UMKM Putra Kusuma merupakan salah satu pelaku usaha lokal yang terus berkembang melalui dukungan pemasaran berbasis komunitas dan etalase retail modern. Viral-nya foto Wali Kota tersebut dinilai banyak pihak sebagai momentum positif untuk memperluas perhatian publik terhadap produk kuliner lokal.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Bagi pelaku UMKM, momentum seperti ini menjadi peluang besar untuk naik kelas. Produk lokal Gorontalo sebenarnya berkualitas tinggi, hanya saja membutuhkan lebih banyak ruang promosi agar dikenal luas,” ujar salah satu pemerhati UMKM Gorontalo saat dimintai tanggapan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selama masa kepemimpinannya, Wali Kota Adhan Dambea dikenal aktif mendorong peningkatan sertifikasi halal, legalitas usaha, akses permodalan koperasi, serta promosi produk UMKM dalam berbagai event resmi. Mengonsumsi produk lokal di kegiatan nasional menjadi bentuk nyata dukungan terhadap gerakan cinta produk Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner khas daerah, UMKM diharapkan terus menjaga kualitas sekaligus memperluas ketersediaan produknya. Di sisi lain, dukungan masyarakat melalui promosi serta pembelian produk lokal akan turut memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/">Heboh! Camilan Khas Gorontalo Jadi Buah Bibir Usai Disantap Wali Kota</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/">Heboh! Camilan Khas Gorontalo Jadi Buah Bibir Usai Disantap Wali Kota</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/heboh-camilan-khas-gorontalo-jadi-buah-bibir-usai-disantap-wali-kota/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Adhan Dambea Tegas: UMKM Tak Bayar Apa Pun di Panjaitan dan Pasar Sentral</title>
		<link>https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral</link>
					<comments>https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 14:51:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Bank BTN]]></category>
		<category><![CDATA[BANTUAN MODAL USAHA]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi lokal]]></category>
		<category><![CDATA[JALAN PANJAITAN]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan pasar]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pro rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar sentral gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang kecil]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[pungutan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[sektor perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28031</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/">Adhan Dambea Tegas: UMKM Tak Bayar Apa Pun di Panjaitan dan Pasar Sentral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/">Adhan Dambea Tegas: UMKM Tak Bayar Apa Pun di Panjaitan dan Pasar Sentral</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Jalan Panjaitan serta kawasan Pasar Sentral dibebaskan dari segala bentuk pungutan selama enam bulan ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan Adhan saat diwawancarai awak media, sebagai klarifikasi terhadap isu yang sempat beredar mengenai adanya biaya yang disebut-sebut harus dibayarkan pedagang UMKM di lokasi tersebut. “Tidak ada pembayaran apa pun. Pemerintah memberi waktu enam bulan agar pelaku UMKM bisa lebih dulu mengembangkan usahanya,” ujar Adhan. Dengan gaya khasnya, Adhan kembali menegaskan bahwa kebijakan ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi pedagang kecil agar bisa tumbuh dan mandiri secara ekonomi. “Kase gode dulu usaha, nanti kalau so gode baru mo cubit,” katanya sambil tersenyum, menegaskan bahwa pemerintah memberi ruang tumbuh sebelum menerapkan kebijakan retribusi atau pungutan resmi. Ia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Gorontalo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM dan pedagang kecil. Salah satunya adalah mempermudah akses berjualan di sejumlah titik strategis di kota tanpa dikenakan biaya. “Saya sudah instruksikan kepada Badan Keuangan: selama enam bulan belum ada retribusi atau pembayaran apa pun. Jangan sampai orang baru mulai usaha sudah diminta biaya ini-itu. Jadi, untuk saat ini gratis enam bulan,” tegas Wali Kota dua periode itu. Selain pembebasan pungutan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan modal kerja bagi UMKM melalui kerja sama dengan perbankan, khususnya Bank BTN. “Saya sudah berbicara dengan Bank BTN mengenai skema modal usaha minimal Rp2,5 juta per orang. Syaratnya cukup menyerahkan KTP dan membuka rekening di BTN. Saya sendiri yang akan menjadi penjaminnya,” terang Adhan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban di area perdagangan sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara pedagang dan pemerintah kota. “Siapa saja yang mau jualan di Kota Gorontalo, syaratnya cuma satu: setelah jualan, tempatnya harus bersih. Jadi, besok ketika datang lagi, tempat itu tetap nyaman untuk dipakai kembali,” tambahnya. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat sektor UMKM di Kota Gorontalo, sekaligus menjadi stimulus bagi pemulihan ekonomi lokal pasca perlambatan ekonomi beberapa tahun terakhir.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Jalan Panjaitan serta kawasan Pasar Sentral dibebaskan dari segala bentuk pungutan selama enam bulan ke depan.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Adhan saat diwawancarai awak media, sebagai klarifikasi terhadap isu yang sempat beredar mengenai adanya biaya yang disebut-sebut harus dibayarkan pedagang UMKM di lokasi tersebut.</p>
<p>“Tidak ada pembayaran apa pun. Pemerintah memberi waktu enam bulan agar pelaku UMKM bisa lebih dulu mengembangkan usahanya,” ujar Adhan.</p>
<p>Dengan gaya khasnya, Adhan kembali menegaskan bahwa kebijakan ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi pedagang kecil agar bisa tumbuh dan mandiri secara ekonomi. <em>“Kase gode dulu usaha, nanti kalau so gode baru mo cubit,”</em> katanya sambil tersenyum, menegaskan bahwa pemerintah memberi ruang tumbuh sebelum menerapkan kebijakan retribusi atau pungutan resmi.</p>
<p>Ia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Gorontalo dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM dan pedagang kecil. Salah satunya adalah mempermudah akses berjualan di sejumlah titik strategis di kota tanpa dikenakan biaya.</p>
<p>“Saya sudah instruksikan kepada Badan Keuangan: selama enam bulan belum ada retribusi atau pembayaran apa pun. Jangan sampai orang baru mulai usaha sudah diminta biaya ini-itu. Jadi, untuk saat ini gratis enam bulan,” tegas Wali Kota dua periode itu.</p>
<p>Selain pembebasan pungutan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan modal kerja bagi UMKM melalui kerja sama dengan perbankan, khususnya Bank BTN.</p>
<p>“Saya sudah berbicara dengan Bank BTN mengenai skema modal usaha minimal Rp2,5 juta per orang. Syaratnya cukup menyerahkan KTP dan membuka rekening di BTN. Saya sendiri yang akan menjadi penjaminnya,” terang Adhan.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban di area perdagangan sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara pedagang dan pemerintah kota.</p>
<p>“Siapa saja yang mau jualan di Kota Gorontalo, syaratnya cuma satu: setelah jualan, tempatnya harus bersih. Jadi, besok ketika datang lagi, tempat itu tetap nyaman untuk dipakai kembali,” tambahnya.</p>
<p>Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat sektor UMKM di Kota Gorontalo, sekaligus menjadi stimulus bagi pemulihan ekonomi lokal pasca perlambatan ekonomi beberapa tahun terakhir.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/">Adhan Dambea Tegas: UMKM Tak Bayar Apa Pun di Panjaitan dan Pasar Sentral</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/">Adhan Dambea Tegas: UMKM Tak Bayar Apa Pun di Panjaitan dan Pasar Sentral</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/adhan-dambea-tegas-umkm-tak-bayar-apa-pun-di-panjaitan-dan-pasar-sentral/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebrakan Baru: PeHa Washpresso Luncurkan Program dan Salurkan Peha Peduli</title>
		<link>https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli</link>
					<comments>https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 12:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[aksi peduli]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi hukum]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[kafe literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas hukum]]></category>
		<category><![CDATA[literasi hukum]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa rantau]]></category>
		<category><![CDATA[PeHa Washpresso]]></category>
		<category><![CDATA[Program Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Senat FH UNG]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28009</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/">Gebrakan Baru: PeHa Washpresso Luncurkan Program dan Salurkan Peha Peduli</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/">Gebrakan Baru: PeHa Washpresso Luncurkan Program dan Salurkan Peha Peduli</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb8" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - PeHa Washpresso menandai satu tahun eksistensinya di tengah masyarakat Gorontalo melalui acara penuh makna sosial pada Rabu (05/11/2025). Pada momen istimewa ini, PeHa Washpresso secara resmi meluncurkan program “Ngopi, Ngobrol, Ngerti Hukum” serta menyerahkan bantuan PeHa Peduli kepada dua mahasiswa perantau yang membutuhkan. Acara berlangsung dengan nuansa hangat dan kebersamaan. Pemilik PeHa menegaskan, sejak awal kehadirannya, PeHa Washpresso bukan sekadar tempat menikmati kopi, melainkan menjadi ruang pertemuan, diskusi, berkembang, serta saling menguatkan komunitas. “PeHa lahir bukan hanya sebagai tempat ngopi. PeHa hadir sebagai ruang temu, ruang tumbuh, dan wadah saling menguatkan,” jelas Yakop Mahmud, S.H., M.H., pendiri Pojok Literasi Hukum PeHa. Melalui program PeHa Peduli, PeHa memberikan bantuan sebesar Rp 1.000.000 kepada dua mahasiswa perantau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keperluan sehari-hari penerima. “Angka bantuan mungkin sederhana, namun kami ingin menegaskan bahwa setiap kebaikan, sekecil apapun, sangat berarti. Semoga ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan bukan hanya berbagi cerita dan meja, tetapi juga kepedulian,” tambah Yakop. Penerima manfaat menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada Owners PeHa atas kepeduliannya terhadap kehidupan mahasiswa rantau di Gorontalo. Bantuan ini sangat membantu kami,\" ujar salah satu penerima. Pada kesempatan yang sama, PeHa memperkenalkan program “Ngopi, Ngobrol, Ngerti Hukum”, yakni diskusi hukum mingguan yang membahas isu-isu aktual di Gorontalo. Program ini terlaksana atas kerja sama Pojok Literasi Hukum PeHa dan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum. Ketua Senat FH UNG, Sandi Idris, turut mengapresiasi langkah PeHa Washpresso. “Kami berharap program ini dapat terus berjalan, mencerahkan masyarakat Gorontalo dan membawa dampak positif terhadap literasi hukum di daerah,” paparnya. Melalui komitmen kebersamaan dan kepedulian, PeHa Washpresso menegaskan posisinya sebagai ruang komunitas dan wadah aktivitas bermakna untuk masyarakat Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Gorontalo</strong> &#8211; PeHa Washpresso menandai satu tahun eksistensinya di tengah masyarakat Gorontalo melalui acara penuh makna sosial pada Rabu (05/11/2025). Pada momen istimewa ini, PeHa Washpresso secara resmi meluncurkan program “Ngopi, Ngobrol, Ngerti Hukum” serta menyerahkan bantuan PeHa Peduli kepada dua mahasiswa perantau yang membutuhkan.</p>
<p>Acara berlangsung dengan nuansa hangat dan kebersamaan. Pemilik PeHa menegaskan, sejak awal kehadirannya, PeHa Washpresso bukan sekadar tempat menikmati kopi, melainkan menjadi ruang pertemuan, diskusi, berkembang, serta saling menguatkan komunitas.</p>
<p>“PeHa lahir bukan hanya sebagai tempat ngopi. PeHa hadir sebagai ruang temu, ruang tumbuh, dan wadah saling menguatkan,” jelas Yakop Mahmud, S.H., M.H., pendiri Pojok Literasi Hukum PeHa.</p>
<p>Melalui program PeHa Peduli, PeHa memberikan bantuan sebesar Rp 1.000.000 kepada dua mahasiswa perantau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu keperluan sehari-hari penerima.</p>
<p>“Angka bantuan mungkin sederhana, namun kami ingin menegaskan bahwa setiap kebaikan, sekecil apapun, sangat berarti. Semoga ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan bukan hanya berbagi cerita dan meja, tetapi juga kepedulian,” tambah Yakop.</p>
<p>Penerima manfaat menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih kepada Owners PeHa atas kepeduliannya terhadap kehidupan mahasiswa rantau di Gorontalo. Bantuan ini sangat membantu kami,&#8221; ujar salah satu penerima.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, PeHa memperkenalkan program “Ngopi, Ngobrol, Ngerti Hukum”, yakni diskusi hukum mingguan yang membahas isu-isu aktual di Gorontalo. Program ini terlaksana atas kerja sama Pojok Literasi Hukum PeHa dan Senat Mahasiswa Fakultas Hukum.</p>
<p>Ketua Senat FH UNG, Sandi Idris, turut mengapresiasi langkah PeHa Washpresso. “Kami berharap program ini dapat terus berjalan, mencerahkan masyarakat Gorontalo dan membawa dampak positif terhadap literasi hukum di daerah,” paparnya.</p>
<p>Melalui komitmen kebersamaan dan kepedulian, PeHa Washpresso menegaskan posisinya sebagai ruang komunitas dan wadah aktivitas bermakna untuk masyarakat Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/">Gebrakan Baru: PeHa Washpresso Luncurkan Program dan Salurkan Peha Peduli</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/">Gebrakan Baru: PeHa Washpresso Luncurkan Program dan Salurkan Peha Peduli</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gebrakan-baru-peha-washpresso-luncurkan-program-dan-salurkan-peha-peduli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dulu Sepi, Kini Pasar Sentral Gorontalo Jadi Tempat Nongkrong Hits</title>
		<link>https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits</link>
					<comments>https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 07:19:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas malam]]></category>
		<category><![CDATA[Anak muda Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pasar rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[pasar ramai]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar sentral gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pelataran pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[SunBae Manado]]></category>
		<category><![CDATA[tempat nongkrong Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Adhan Dambea]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27821</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/">Dulu Sepi, Kini Pasar Sentral Gorontalo Jadi Tempat Nongkrong Hits</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/">Dulu Sepi, Kini Pasar Sentral Gorontalo Jadi Tempat Nongkrong Hits</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb9" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Dulu, Pasar Sentral Gorontalo dikenal sebagai pasar rakyat yang sepi dan kurang diminati. Setelah direvitalisasi, pasar ini justru semakin sepi dan banyak lapak yang ditinggalkan oleh pedagang. Namun, kondisi tersebut kini berubah secara drastis. Pasar Sentral kembali ramai. Lapak-lapak yang dulunya kosong kini mulai diisi oleh pedagang. Yang menarik, aktivitas di pasar ini tidak hanya ramai di siang hari, tetapi juga semakin hidup saat malam tiba. Perubahan ini berkat gagasan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) memanfaatkan pelataran pasar sebagai lokasi baru bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Selain di trotoar eks Jalan Panjaitan, Hos Cokroaminoto, dan eks Jalan Andalas, kini pelataran Pasar Sentral menjadi pusat aktivitas baru. Awalnya, hanya satu hingga dua pelaku UMKM yang membuka usaha di sana. Namun, perlahan jumlahnya terus bertambah. Bahkan, setelah Wali Kota Adhan menerbitkan kebijakan penutupan sebagian Jalan Patimura untuk tempat jualan, suasana di pelataran pasar semakin ramai dan menyerupai SunBae di Manado. \"Sudah seperti di SunBae yang ada di Manado,\" ujar Didik, salah satu pengunjung, saat berbincang dengan pewarta yang sedang menikmati kopi dari UMKM di pelataran Pasar Sentral. Meskipun lokasinya tidak berada di dekat laut seperti SunBae, suasana di pelataran Pasar Sentral kini menjadi tempat nongkrong favorit bagi anak muda. Ada mobil yang dimodifikasi menjadi kedai kopi, kursi warna-warni, serta beragam makanan dan minuman yang tak kalah enak, bahkan ada yang mengatakan lebih lezat dari SunBae. Banyak kalangan memprediksi, lokasi baru bagi UMKM ini akan semakin populer di masa depan. Bahkan, diperkirakan bisa menarik kunjungan dari daerah tetangga, terutama saat bulan Ramadhan nanti.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Dulu, Pasar Sentral Gorontalo dikenal sebagai pasar rakyat yang sepi dan kurang diminati. Setelah direvitalisasi, pasar ini justru semakin sepi dan banyak lapak yang ditinggalkan oleh pedagang. Namun, kondisi tersebut kini berubah secara drastis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pasar Sentral kembali ramai. Lapak-lapak yang dulunya kosong kini mulai diisi oleh pedagang. Yang menarik, aktivitas di pasar ini tidak hanya ramai di siang hari, tetapi juga semakin hidup saat malam tiba.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Perubahan ini berkat gagasan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) memanfaatkan pelataran pasar sebagai lokasi baru bagi pelaku UMKM untuk berjualan. Selain di trotoar eks Jalan Panjaitan, Hos Cokroaminoto, dan eks Jalan Andalas, kini pelataran Pasar Sentral menjadi pusat aktivitas baru.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Awalnya, hanya satu hingga dua pelaku UMKM yang membuka usaha di sana. Namun, perlahan jumlahnya terus bertambah. Bahkan, setelah Wali Kota Adhan menerbitkan kebijakan penutupan sebagian Jalan Patimura untuk tempat jualan, suasana di pelataran pasar semakin ramai dan menyerupai SunBae di Manado.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">&#8220;Sudah seperti di SunBae yang ada di Manado,&#8221; ujar Didik, salah satu pengunjung, saat berbincang dengan pewarta yang sedang menikmati kopi dari UMKM di pelataran Pasar Sentral.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Meskipun lokasinya tidak berada di dekat laut seperti SunBae, suasana di pelataran Pasar Sentral kini menjadi tempat nongkrong favorit bagi anak muda. Ada mobil yang dimodifikasi menjadi kedai kopi, kursi warna-warni, serta beragam makanan dan minuman yang tak kalah enak, bahkan ada yang mengatakan lebih lezat dari SunBae.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Banyak kalangan memprediksi, lokasi baru bagi UMKM ini akan semakin populer di masa depan. Bahkan, diperkirakan bisa menarik kunjungan dari daerah tetangga, terutama saat bulan Ramadhan nanti.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/">Dulu Sepi, Kini Pasar Sentral Gorontalo Jadi Tempat Nongkrong Hits</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/">Dulu Sepi, Kini Pasar Sentral Gorontalo Jadi Tempat Nongkrong Hits</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dulu-sepi-kini-pasar-sentral-gorontalo-jadi-tempat-nongkrong-hits/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Salahnya Membuat Rakyat Tersenyum?</title>
		<link>https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum</link>
					<comments>https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 21:17:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Geliat Ekonomi Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nani Wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perputaran Uang Jalan Nani Wartabone]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kuliner Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27743</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/">Apa Salahnya Membuat Rakyat Tersenyum?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/">Apa Salahnya Membuat Rakyat Tersenyum?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb10" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb10.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Oleh: Asral Kelvin Akademisi Fakultas Ekonomi IAIN Gorontalo Saya ingin memulai tulisan ini dengan satu pertanyaan sederhana: apa salahnya membuat rakyat tersenyum? Sebab, salah satu penghargaan tertinggi bagi seorang pemimpin adalah ketika rakyatnya tersenyum—bukan karena basa-basi, tetapi karena benar-benar merasakan kebijakan yang berpihak pada kehidupan mereka. Beberapa waktu terakhir, saya memperhatikan perdebatan hangat soal pemanfaatan trotoar di Jalan Eks Panjaitan (kini Jalan Nani Wartabone) oleh para pelaku UMKM. Saya tidak hendak masuk dalam ranah hukum, karena itu bukan keahlian saya. Namun sebagai akademisi ekonomi, izinkan saya berbicara tentang perputaran uang, geliat ekonomi rakyat, dan peluang wisata kuliner kota. ⸻ 1. Mengapa Harus Jalan Nani Wartabone? Lokasi ini adalah salah satu kawasan paling hidup di Kota Gorontalo. Dalam teori ekonomi, keramaian adalah magnet utama perputaran uang. Mari kita lihat secara sederhana: bila dalam satu malam saja kawasan ini dikunjungi 200 orang, dan masing-masing membelanjakan Rp50.000 untuk menikmati kuliner lokal, maka terjadi perputaran uang sebesar Rp10 juta hanya dalam satu malam. Itu baru dari pembeli kuliner. Belum dari parkir, minuman, jasa musik, dan lain-lain. Artinya, trotoar yang hidup bukan hanya ruang ekonomi kecil, tetapi denyut ekonomi kota. Jika 200 pelaku UMKM bisa tersenyum karena dagangannya laku, maka sesungguhnya ada 200 senyuman rakyat untuk pemimpinnya. ⸻ 2. Adakah Kota di Dunia yang Membiarkan Trotoar untuk UMKM? Banyak. Mari lihat ke Bangkok, Thailand, tepatnya di Jalan Yaowarat—ikon kuliner jalanan paling populer di Asia Tenggara. Para pedagang memenuhi badan jalan dan trotoar, namun tidak menjadikan Bangkok kota yang semrawut. Sebaliknya, Yaowarat menjadi magnet wisata kuliner dunia, dikunjungi ribuan orang setiap malam. Para wisatawan justru datang untuk menikmati streetfood itu—bukan menghindarinya. ⸻ 3. Di Indonesia, Apakah Ada Contohnya? Ada, bahkan sangat ramai. Cobalah telusuri Jalan Pancoran, Glodok – Jakarta Barat. Di sana, trotoar telah menjadi ruang kreatif UMKM. Ada pedagang bakso viral yang antreannya mengular, ada pula aneka jajanan yang diulas oleh konten kreator nasional. Artinya, ruang kecil di trotoar bisa menjadi panggung ekonomi besar bila diatur dengan baik. Tak sekadar tempat jualan, tapi juga destinasi wisata kuliner urban. Apakah itu mungkin di Gorontalo? Saya percaya bisa. ⸻ 4. Bayangkan Jika Itu Terjadi di Kota Gorontalo Bayangkan ketika penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo tiba. Jalan Nani Wartabone menjadi salah satu destinasi utama—ramai, bersih, teratur, dan penuh aroma kuliner lokal. Di sana bukan hanya makanan yang dijual, tapi cerita dan kebanggaan lokal. Para wisatawan, mahasiswa, hingga warga luar daerah akan mengenal Gorontalo bukan hanya lewat Danau Limboto atau Benteng Otanaha, tapi juga lewat senyum para pedagang di trotoar Nani Wartabone. ⸻ Penutup: Antara Harapan dan Kolaborasi Saya tidak sedang menggurui, dan saya tidak berpihak pada siapa pun. Saya mencintai Pak Gubernur dan Pak Wali Kota sebagai dua khalifah yang sedang berjuang untuk Gorontalo. Saya hanya berharap, suatu hari keduanya bisa duduk bersama, membicarakan bagaimana mewujudkan kawasan ekonomi rakyat yang sekaligus menjadi ikon pariwisata kota. Jika Thailand memiliki Jalan Yaowarat, dan Jakarta memiliki Jalan Pancoran, maka Gorontalo layak memiliki Jalan Nani Wartabone sebagai simbol ekonomi kreatif dan senyum rakyat yang hidup. Sebab, pada akhirnya — pembangunan bukan hanya soal beton dan gedung tinggi, tapi tentang bagaimana rakyat bisa tersenyum dengan perut yang kenyang dan hati yang tenang.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Oleh: Asral Kelvin<br />
Akademisi Fakultas Ekonomi IAIN Gorontalo</p>
<p>Saya ingin memulai tulisan ini dengan satu pertanyaan sederhana: apa salahnya membuat rakyat tersenyum?<br />
Sebab, salah satu penghargaan tertinggi bagi seorang pemimpin adalah ketika rakyatnya tersenyum—bukan karena basa-basi, tetapi karena benar-benar merasakan kebijakan yang berpihak pada kehidupan mereka.</p>
<p>Beberapa waktu terakhir, saya memperhatikan perdebatan hangat soal pemanfaatan trotoar di Jalan Eks Panjaitan (kini Jalan Nani Wartabone) oleh para pelaku UMKM. Saya tidak hendak masuk dalam ranah hukum, karena itu bukan keahlian saya. Namun sebagai akademisi ekonomi, izinkan saya berbicara tentang perputaran uang, geliat ekonomi rakyat, dan peluang wisata kuliner kota.</p>
<p>⸻</p>
<p>1. Mengapa Harus Jalan Nani Wartabone?</p>
<p>Lokasi ini adalah salah satu kawasan paling hidup di Kota Gorontalo. Dalam teori ekonomi, keramaian adalah magnet utama perputaran uang.<br />
Mari kita lihat secara sederhana: bila dalam satu malam saja kawasan ini dikunjungi 200 orang, dan masing-masing membelanjakan Rp50.000 untuk menikmati kuliner lokal, maka terjadi perputaran uang sebesar Rp10 juta hanya dalam satu malam.<br />
Itu baru dari pembeli kuliner. Belum dari parkir, minuman, jasa musik, dan lain-lain. Artinya, trotoar yang hidup bukan hanya ruang ekonomi kecil, tetapi denyut ekonomi kota.<br />
Jika 200 pelaku UMKM bisa tersenyum karena dagangannya laku, maka sesungguhnya ada 200 senyuman rakyat untuk pemimpinnya.</p>
<p>⸻</p>
<p>2. Adakah Kota di Dunia yang Membiarkan Trotoar untuk UMKM?</p>
<p>Banyak.<br />
Mari lihat ke Bangkok, Thailand, tepatnya di Jalan Yaowarat—ikon kuliner jalanan paling populer di Asia Tenggara. Para pedagang memenuhi badan jalan dan trotoar, namun tidak menjadikan Bangkok kota yang semrawut. Sebaliknya, Yaowarat menjadi magnet wisata kuliner dunia, dikunjungi ribuan orang setiap malam.<br />
Para wisatawan justru datang untuk menikmati streetfood itu—bukan menghindarinya.</p>
<p>⸻</p>
<p>3. Di Indonesia, Apakah Ada Contohnya?</p>
<p>Ada, bahkan sangat ramai.<br />
Cobalah telusuri Jalan Pancoran, Glodok – Jakarta Barat. Di sana, trotoar telah menjadi ruang kreatif UMKM. Ada pedagang bakso viral yang antreannya mengular, ada pula aneka jajanan yang diulas oleh konten kreator nasional.<br />
Artinya, ruang kecil di trotoar bisa menjadi panggung ekonomi besar bila diatur dengan baik. Tak sekadar tempat jualan, tapi juga destinasi wisata kuliner urban.<br />
Apakah itu mungkin di Gorontalo? Saya percaya bisa.</p>
<p>⸻</p>
<p>4. Bayangkan Jika Itu Terjadi di Kota Gorontalo</p>
<p>Bayangkan ketika penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Gorontalo tiba. Jalan Nani Wartabone menjadi salah satu destinasi utama—ramai, bersih, teratur, dan penuh aroma kuliner lokal.<br />
Di sana bukan hanya makanan yang dijual, tapi cerita dan kebanggaan lokal.<br />
Para wisatawan, mahasiswa, hingga warga luar daerah akan mengenal Gorontalo bukan hanya lewat Danau Limboto atau Benteng Otanaha, tapi juga lewat senyum para pedagang di trotoar Nani Wartabone.</p>
<p>⸻</p>
<p>Penutup: Antara Harapan dan Kolaborasi</p>
<p>Saya tidak sedang menggurui, dan saya tidak berpihak pada siapa pun. Saya mencintai Pak Gubernur dan Pak Wali Kota sebagai dua khalifah yang sedang berjuang untuk Gorontalo.<br />
Saya hanya berharap, suatu hari keduanya bisa duduk bersama, membicarakan bagaimana mewujudkan kawasan ekonomi rakyat yang sekaligus menjadi ikon pariwisata kota.</p>
<p>Jika Thailand memiliki Jalan Yaowarat,<br />
dan Jakarta memiliki Jalan Pancoran,<br />
maka Gorontalo layak memiliki Jalan Nani Wartabone sebagai simbol ekonomi kreatif dan senyum rakyat yang hidup.</p>
<p>Sebab, pada akhirnya —<br />
pembangunan bukan hanya soal beton dan gedung tinggi,<br />
tapi tentang bagaimana rakyat bisa tersenyum dengan perut yang kenyang dan hati yang tenang.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/">Apa Salahnya Membuat Rakyat Tersenyum?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/">Apa Salahnya Membuat Rakyat Tersenyum?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/apa-salahnya-membuat-rakyat-tersenyum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
