Gorontalo Utara
Angka Fantastis! 1000 Triliun Uang Negara Hilang Setiap Tahun dari Transaksi Gelap Ekspor
Published
12 months agoon
Menguak tabir ekspor Indonesia, terkuak praktik manipulasi transaksi melalui under dan over invoicing yang menyebabkan kerugian negara hingga ribuan triliun rupiah setiap tahun. Dalam podcast Forum Keadilan TV, ekonom sekaligus peneliti Lingkar Studi Perjuangan, Gede Sandra, mengurai bagaimana modus gelap ini terjadi.
Menjelaskan di hadapan host Margi Syarif, Gede Sandra menegaskan dua bentuk utama praktik: “Jadi ini dalam istilah resminya itu namanya misinicing. Misinvoicing iya artinya invoice yang tidak tepatlah kira-kira gitu. Oke. Dan kejadiannya itu ada dua jenis misinicing ini. Yang pertama under invoicing. Oke. Artinya nilainya di bawah dari nilai sebenarnya gitu. Under kan. Dimurah-murahin. Dimurah-murahin. Oke. Yang kedua, over invoicing. Dimahal-mahalin kebalikannya. Oke.”
Modus under invoicing biasanya dipakai untuk mengurangi beban pajak dan kewajiban lainnya dengan cara melaporkan nilai ekspor lebih kecil dibandingkan nilai sesungguhnya di negara tujuan. Sementara over invoicing lekat dengan upaya memindahkan dana secara ilegal keluar negeri lewat transaksi yang nilainya justru dilebihkan. Praktik ini bukan barang baru, telah berlangsung secara konsisten selama 10 tahun terakhir di pemerintahan Presiden Joko Widodo menurut hasil penelitian LSP dan pendataan Next Indonesia.
Pendekatan manipulasi ini kerap menyasar komoditas primadona seperti batu bara, minyak sawit, minyak bumi, hingga logam mulia. Data Dirjen Pajak Kemenkeu terbaru mengungkap temuan 25 wajib pajak pada 2025 menggunakan under invoicing pada ekspor limbah sawit (POME), dengan total transaksi Rp 2,08 triliun. Potensi kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 140 miliar hanya dari satu komoditas tersebut.
Lebih jauh, peneliti menyatakan, Dua data ini dibandingkan dan selisihnya inilah yang dianggap ini gelap yang kemudian memunculkan Jadilah angka 1000 triliun. Indikasi klasik under invoicing adalah ketika catatan ekspor Indonesia jauh lebih kecil daripada data impor negara tujuan—hal ini kerap muncul di audit lembaga internasional seperti Global Financial Integrity.
Kekurangan koordinasi antarinstansi seperti Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, dan Ditjen Pajak menajamkan celah manipulasi, sehingga pengawasan masih lemah dan potensi kebocoran makin besar. Bimo Wijayanto, Dirjen Pajak, menegaskan, “Kami deteksi di tahun 2025 itu ada sekitar 25 wajib pajak pelaku ekspor yang menggunakan modus yang sama. Ini masih dugaan dari 25 pelaku tersebut setidaknya total transaksinya itu sekitar Rp 2,08 triliun. Jadi, potensi kerugian negara kami estimasi dari Rp 2,08 triliun dari sisi pajak itu sekitar Rp 140 miliar,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Utara.
Forum Keadilan TV dan LSP menegaskan urgensi reformasi agar Indonesia tak terus dirugikan melalui praktik manipulasi faktur transaksi lintas negara. Jika tak segera diatasi, kerugian negara bakal semakin menganga, menunda pembenahan ekonomi rakyat.
You may like
-
Akhirnya, KPK Jerat Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Korupsi Lagi ! Adik Yusuf Kalla Resmi Jadi Tersangka. Nilai Kerugian Negara Capai 1,3 Triliun
-
PT Loka Indah Lestari dan PT Sawit Tiara Nusa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Popayato
-
Rugikan Negara 7 Miliar, Kejati Gorontalo Tetapkan 4 Tersangka
Gorontalo Utara
Sinergi TNI-Polri Jaga Kondusivitas! Polsek Sumalata dan Batalion TP 824 Moea Gelar Patroli Gabungan
Published
2 weeks agoon
16/10/2026
GORUT – Dalam upaya mengantisipasi serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Sumalata bersama personel Batalion TP 824 Moea menggelar aksi patroli gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polsek Sumalata, Kamis (15/10/2026) malam.
Patroli presisi yang dimulai sejak pukul 20.00 WITA tersebut mengikutsertakan personel piket Regu II dan Kanit Provos Polsek Sumalata yang berkolaborasi erat dengan personel Batalion TP 824 Moea. Agenda ini difokuskan pada langkah pencegahan tindak kriminalitas serta menjaga situasi keamanan wilayah agar tetap kondusif.
Kapolsek Sumalata, IPTU Medin Pakaya, S.H., menjelaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud sinergitas TNI-Polri sekaligus langkah preventif untuk mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menyisir sejumlah lokasi keramaian yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga, serta titik-titik strategis yang dinilai rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain melangsungkan pemantauan situasi di lapangan, petugas juga menyapa warga dan memberikan imbauan kamtibmas secara persuasif agar masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Kehadiran personel TNI dan Polri secara langsung di lapangan diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak serta celah terjadinya aksi kriminalitas.
IPTU Medin Pakaya menegaskan, pelaksanaan KRYD ini menjadi komitmen berkelanjutan kepolisian dalam menekan angka kejahatan serta mengantisipasi dinamika gangguan keamanan, khususnya di seluruh wilayah hukum Polsek Sumalata.
Aksi patroli gabungan tersebut berlangsung hingga pukul 22.05 WITA. Selama kegiatan penjelajahan wilayah dilaksanakan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sumalata terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Polsek Sumalata memastikan akan terus mengedepankan tindakan pencegahan melalui patroli berkala, serta merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat situasi kamtibmas yang aman, harmonis, dan tertib.
Daerah
Respon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat
Published
4 weeks agoon
29/09/2026
GORONTALO UTARA — Usai merampungkan agenda Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) beberapa hari lalu, Laskar Gerindra Gorontalo Utara (Gorut) langsung diterjunkan ke lapangan untuk melayani masyarakat. Melalui instruksi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Gorontalo Utara, para kader menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang tengah dilanda kekeringan ekstrem di Kecamatan Kwandang.
Aksi sosial ini menyasar wilayah yang terdampak krisis pasokan air bersih, dimulai dari Desa Ombulodata dan Desa Pontolo Atas. Penyaluran bantuan air bersih ini dipastikan akan terus berlanjut secara bertahap ke desa-desa lain yang membutuhkan di seluruh wilayah Kecamatan Kwandang.
Koordinator Laskar Gerindra Gorontalo Utara, Febriyan Mohu, menegaskan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan bentuk pengabdian nyata para kader pasca-pelatihan.
“Laskar Gerindra tidak hanya dididik untuk memiliki kedisiplinan internal, tetapi juga diajarkan untuk peka dan hadir di tengah kesulitan rakyat. Begitu selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan, kami langsung bergerak ke lapangan menyalurkan air bersih bagi warga yang mengalami krisis air. Langkah awal kami mulai dari Desa Ombulodata dan Desa Pontolo Atas, dan akan terus berlanjut ke desa-desa lain se-Kecamatan Kwandang yang membutuhkan,” tegas Febriyan Mohu.
Krisis air bersih yang melanda wilayah Gorontalo Utara tidak terlepas dari fenomena iklim El Niño Godzilla—sebuah fenomena pemanasan suhu permukaan laut tingkat kuat yang memicu musim kemarau ekstrem. Dampak fenomena ini menyebabkan penipisan cadangan air tanah, mengeringnya sumber-sumber air bersih warga, serta lumpuhnya pasokan air bersih di berbagai kawasan pemukiman.
Di tengah kondisi darurat pasokan air akibat fenomena cuaca ekstrem tersebut, Laskar Gerindra Gorut berkomitmen untuk terus siaga memfasilitasi kebutuhan mendasar masyarakat hingga pasokan air warga kembali normal.
Gorontalo Utara
Studi Dermatologis : Mandi Setiap Hari Bisa Merusak Kulit. Cukup Mandi 3 Hari Sekali Saja
Published
5 months agoon
01/06/2026
Kebiasaan mandi setiap hari, apalagi hingga dua kali sehari, telah lama mendarah daging dalam budaya masyarakat modern. Banyak yang merasa belum bersih atau tidak bersemangat jika belum mengguyur tubuh dengan air dan sabun. Namun, sebuah fakta medis yang mengejutkan justru mematahkan anggapan tersebut. Secara saintifik, manusia ternyata tidak perlu mandi setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuhnya.
Alih-alih menyehatkan, terlalu sering mandi justru berpotensi merusak keseimbangan alami kulit. Para ahli dermatologi mengungkapkan bahwa frekuensi mandi yang ideal bagi rata-rata orang dewasa sebenarnya hanyalah dua hingga tiga hari sekali. Hal ini berkaitan erat dengan lapisan minyak alami dan mikrobioma—populasi bakteri baik—yang hidup di permukaan kulit manusia.
“Bagi kebanyakan orang, mandi dua hingga tiga kali seminggu sudah cukup untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit,” jelas narasumber pakar kesehatan kulit terkait frekuensi ideal membersihkan tubuh.
Secara biologis, kulit manusia memiliki pelindung alami berupa lapisan minyak (sebum) yang berfungsi menjaga kelembapan. Saat seseorang mandi terlalu sering, apalagi menggunakan air panas dan sabun berbahan kimia keras, lapisan pelindung ini akan terkikis. Dampaknya, kulit menjadi kering, mudah teriritasi, bersisik, dan bahkan memicu retakan kecil yang memungkinkan bakteri jahat penyebab infeksi masuk ke dalam tubuh.
Temuan ini juga sejalan dengan publikasi medis dari Harvard Health Publishing. Laporan tersebut menegaskan bahwa obsesi manusia modern untuk mandi setiap hari lebih didorong oleh norma sosial, kebiasaan, serta strategi pemasaran industri sabun kecantikan, alih-alih kebutuhan medis yang sesungguhnya. Sistem imun tubuh manusia sejatinya membutuhkan paparan kotoran dan bakteri dalam jumlah wajar untuk merangsang antibodi agar tetap kuat.
Meski demikian, anjuran untuk mandi 2-3 kali seminggu ini memiliki pengecualian. Melansir data tambahan dari Healthline, mereka yang rutin melakukan olahraga berat, bekerja di luar ruangan yang bersinggungan langsung dengan kotoran, atau memiliki kondisi medis tertentu tetap disarankan untuk membersihkan diri setiap hari.
Bagi Anda yang aktivitasnya lebih banyak dihabiskan di dalam ruangan ber-AC, melewatkan waktu mandi sehari tidak akan membahayakan kesehatan. Pakar menyarankan, jika Anda tetap ingin merasa segar setiap hari tanpa harus mandi seluruh tubuh, cukup bersihkan area-area lipatan yang rentan menghasilkan bau badan, seperti ketiak dan pangkal paha, menggunakan waslap basah.
Sukses Besarkan Kawasan Teluk Tomini, Kemenko PMK Anugerahi Rektor UNG Penghargaan Bergengsi
Kekayaan Laut Gorontalo Curi Perhatian! Riset Dosen UNG Ungkap Potensi Antioksidan Teripang Hitam
Kepercayaan Nasional Kembali Diemban! Universitas Negeri Gorontalo Siap Kawal Penyeliaan TKA 2026
Abaikan Penegakan Hukum! Ekskavator PETI di Bugu Pohuwato Diduga Masih Bebas Beroperasi
Lebih dari 900 Warga Menolak! Femy Udoki Minta Pemerintah Dengar Suara Masyarakat Bonepantai
Respon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat
Menjaga Jiwa Serambi Madinah: Bukti Nyata Perhatian Pemerintah Kota Gorontalo Terhadap Kebudayaan
Sejajar Perguruan Tinggi Terbaik Nasional! S1 Kesmas dan D3 Farmasi UNG Raih Akreditasi Unggul
Sinyal Untuk 2029! Diklat Laskar Gerindra Gorontalo Mulai Panaskan Mesin Tempur Partai
Tolak Kriminalisasi! Warga Gorontalo Bentangkan Spanduk 50 Meter Dukung Adhan Dambea
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo2 months agoTampil Memukau, MIN 1 Pohuwato Sabet Gelar Juara 1 Umum Hulonthalo Marching Festival 2026
-
Gorontalo2 months agoSalurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal
-
kabupaten boalemo2 months agoPolemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?
-
Gorontalo2 months agoSalurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu
-
Gorontalo2 months agoBerani! Tolak PT Celebes Bone Mineral, Camat Bonepantai Siap Pertaruhkan Jabatan
-
Daerah4 weeks agoRespon Dampak Buruk El nino! Laskar Gerindra Gorut Langsung Gerak Cepat
-
Daerah1 month agoMuda, Disiplin, dan Militan! Gemblengan Kaderisasi khas Hambalang Hadir di Diklat Laskar Gerindra Gorontalo
-
Ruang Literasi3 weeks agoMenjaga Jiwa Serambi Madinah: Bukti Nyata Perhatian Pemerintah Kota Gorontalo Terhadap Kebudayaan
