Connect with us

Gorontalo

Lintasi Pegunungan telaga Hingga Telaga Biru: Yayasan Niswadi Ilmu Gemilang Salurkan 100 Bantuan SD di Kabupaten Gorontalo

Published

on

Gorontalo – Kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah pelosok kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Yayasan Pendidikan Niswadi Ilmu Gemilang menyalurkan 100 paket bantuan pendidikan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) yang membutuhkan di Kabupaten Gorontalo.

Penyaluran bantuan Yayasan Pendidikan Niswadi Ilmu Gemilang diserahkan langsung oleh Niswadi Esa, yang akrab disapa Ka Adi, selaku Ketua Yayasan, didampingi oleh jajaran pembina yayasan.

Paket bantuan yang diserahkan dirancang secara komprehensif untuk menunjang kebutuhan belajar harian para siswa. Setiap paket berisi perlengkapan utama, meliputi seragam SD, topi, buku tulis, hingga sepatu sekolah.

Program penyaluran bantuan ini terlaksana berkat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, salah satunya dari Elnino Center yang turut memberikan kontribusi sehingga bantuan dapat menjangkau anak-anak yang membutuhkan di wilayah pelosok Kabupaten Gorontalo.

Demi memastikan bantuan tepat sasaran, Ka Adi bersama tim relawan turun langsung menyusuri medan berat di wilayah pegunungan. Rombongan menembus rute terjal hingga menjangkau kawasan Telaga dan Telaga Biru untuk menyerahkan paket perlengkapan secara bertatap muka. Bagi yayasan, tantangan geografis dan jarak tempuh bukanlah penghalang untuk memperluas akses pendidikan yang berkeadilan.

Ka Adi menjelaskan, aksi sosial ini lahir dari keprihatinan terhadap masih banyaknya anak yang terkendala perlengkapan sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

“Kebutuhan seperti seragam, buku, dan sepatu mungkin terlihat sederhana bagi sebagian orang. Namun, bagi keluarga kurang mampu, pemenuhannya bisa menjadi beban yang sangat berat. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bersemangat menimba ilmu tanpa terkendala perlengkapan,” ujar Ka Adi.

Ia menegaskan, kehadiran tim yayasan ke pelosok desa tidak sekadar untuk menyerahkan bantuan secara simbolis, melainkan juga untuk menyerap aspirasi serta melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat penerima manfaat.

“Dengan turun langsung menembus wilayah pegunungan Telaga hingga Telaga Biru, kami bisa memastikan bantuan benar-benar diterima oleh anak-anak yang paling membutuhkan,” tuturnya.

Melalui bantuan ini, Yayasan Pendidikan Niswadi Ilmu Gemilang berharap dapat meringankan beban finansial orang tua murid sekaligus memantik motivasi siswa dalam meraih cita-cita. Ke depan, yayasan berkomitmen untuk melanjutkan program sosial ini secara berkelanjutan dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.

“Ini bukan sekadar membagikan seragam atau sepatu. Kami ingin memberi penegasan kepada anak-anak di pelosok bahwa mereka tidak berjuang sendiri dan pendidikan mereka sangatlah berharga bagi masa depan,” tegas Ka Adi.

Aksi tanggap ini menjadi bukti komitmen berkelanjutan Yayasan Pendidikan Niswadi Ilmu Gemilang dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda, khususnya mereka yang bermukim di daerah terpencil dan jauh dari pusat perkotaan. Dukungan dari Elnino Center dalam kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia.

Gorontalo

Salurkan Paket Bantuan Pendidikan, IAC: Jangan Sampai Anak Berhenti Sekolah karena Tak Punya Sepatu

Published

on

Gorontalo – Yayasan Ishak Abdi Cendekia (IAC) menyalurkan paket bantuan pendidikan untuk siswa sekolah dasar di Gorontalo. Paket tersebut berisi kebutuhan sekolah, antara lain seragam, topi, hingga sepatu.

Ketua IAC, Ronal Iliya, mengatakan bantuan itu ditujukan untuk meringankan pengeluaran orang tua, terutama keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan sekolah anak.

“Jangan sampai anak berhenti sekolah karena tak punya sepatu,” kata relawan Elnino Center tersebut, Senin, 24 Agustus 2026.

Kebutuhan perlengkapan sekolah, lanjut Ronal, terlihat sederhana, tapi bukan pengeluaran yang kecil bagi sebagian keluarga. Karena itu, bantuan diberikan dalam bentuk paket lengkap yang dapat meringankan pengeluaran orang tua.

“Harapannya, orang tua so tidak pusing lagi dengan seragam, sepatu, dll,” jelas Ronal.

IAC, yayasan yang dikelola secara gotong-royong ini, sepenuhnya memfokuskan kegiatannya pada bidang pendidikan. IAC meyakini pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengubah nasib seseorang. Ke depan, IAC mengarahkan kegiatannya pada pendampingan pendidikan, posko informasi beasiswa, termasuk aspirasi PIP dan KIP Kuliah.

Continue Reading

Gorontalo

Salurkan 150 Bantuan Pendidikan di Bonepantai, Aserval: Ini langkah Awal

Published

on

Gorontalo – Yayasan Pendidikan Aserval (YPA) menyerahkan 150 paket bantuan pendidikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan pesisir Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Program aksi sosial ini menjadi pijakan awal komitmen YPA dalam menekan angka putus sekolah di wilayah pesisir.

Kepada redaksi, Pendiri sekaligus Pengurus YPA, Aserval, menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian nyata untuk menjaga asa serta motivasi belajar anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Ini adalah bantuan pendidikan yang kami utamakan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Harapan kami, bantuan ini bisa menjaga semangat mereka untuk terus bersekolah dan mencegah potensi putus sekolah,” ujar Aserval.

Program bantuan yang mendapatkan dukungan penuh dari Elnino Center ini dirancang secara komprehensif untuk memenuhi kebutuhan pokok perlengkapan sekolah siswa.

“Paket yang disalurkan mencakup kebutuhan sekolah siswa secara mendasar, mulai dari topi hingga sepatu,” terangnya.

Aserval menambahkan bahwa pelaksanaan program ini akan terus dievaluasi secara berkala guna memastikan penyaluran bantuan di masa mendatang makin efektif, terukur, dan tepat sasaran.

“Ini baru langkah awal. Ke depan, pelaksanaan program akan terus kami perbaiki dan evaluasi agar penyalurannya benar-benar tepat sasaran serta menjawab kebutuhan nyata para penerima,” tutur Aserval.

Selain penyaluran perlengkapan sekolah secara mandiri, YPA berkomitmen untuk memperluas jangkauan kebermanfaatan dengan memperjuangkan program Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi. YPA juga membuka ruang kolaborasi secara berkelanjutan dengan pihak sekolah demi menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak di Bone Bolango.

Continue Reading

Advertorial

Gelar Pelantikan di Tengah Sawah: DPD Tani Merdeka Indonesia Pohuwato Resmi Dikukuhkan Periode 2026–2031

Published

on

Pohuwato – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pohuwato periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dan dilantik di kawasan persawahan Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan unik di tengah bentangan sawah tersebut menjadi momentum krusial bagi TMI Pohuwato untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyuarakan berbagai persoalan mendasar yang masih membayangi kehidupan masyarakat petani di daerah.

Prosesi pengukuhan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir, Ketua DPW TMI Provinsi Gorontalo Rian Uno, serta Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga. Turut hadir jajaran camat, pimpinan Bank SulutGo (BSG) Cabang Marisa, perwakilan PT Loka Indah Lestari (LIL), perwakilan Kodim 1313/Pohuwato, Danramil, hingga Komandan Pos TNI AL (Danposal) Pohuwato.

Pemilihan kawasan persawahan sebagai lokasi acara menyimbolkan komitmen TMI Pohuwato untuk senantiasa hadir dekat dengan realitas kehidupan serta pergumulan para petani di akar rumput.

Ketua DPD TMI Pohuwato yang baru dilantik, Abdul Hamid Sukoli, dalam orasi sambutannya membeberkan kompleksitas persoalan yang dihadapi sektor pertanian lokal, membentang dari wilayah Paguat hingga Popayato. Ia menyoroti kondisi memprihatinkan di kawasan Buntulia dan Duhiadaa, di mana para petani kerap mengalami kelumpuhan masa tanam hingga ancaman gagal panen yang berulang.

“Kompleksitas masalah petani kita membentang dari Paguat sampai Popayato. Apalagi di wilayah Buntulia dan Duhiadaa, petani kesulitan menanam bahkan dihadapkan pada ancaman gagal panen. Ini salah satu isu krusial yang membutuhkan perhatian serius,” tegas Abdul Hamid.

Ia menekankan pentingnya solusi konkret dan jangka panjang dari pemerintah daerah maupun pusat agar masa depan petani tidak terus terancam setiap musim tanam. Abdul Hamid berharap kehadiran TMI mampu menjadi jembatan aspirasi yang efektif antara petani dan pemangku kebijakan.

Secara khusus, ia menggarisbawahi urgensi penanganan sekitar 3.000 hektare lahan pertanian di Pohuwato yang membutuhkan penyelesaian komprehensif. Momen kehadiran Ketua Umum DPN TMI Don Muzakir pun diharapkan membawa dampak positif bagi percepatan penanganan masalah tersebut.

“Kehadiran Ketua Umum di Pohuwato semoga membawa spirit dan jangkauan strategis Presiden untuk mengawal serta menyelesaikan masalah petani di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW TMI Rian Uno menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal implementasi program-program pertanian agar kemanfaatannya benar-benar menyentuh masyarakat bawah. Rian menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai Pembina TMI, sehingga seluruh program kebijakan sektor pertanian difokuskan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan taraf hidup petani.

Sebagai wujud kerja nyata, rangkaian pelantikan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga dengan disaksikan langsung oleh Ketum DPN TMI Don Muzakir.

Penyerahan alsintan tersebut diharapkan dapat mempermudah pengolahan lahan, mendongkrak produktivitas hasil panen, serta mendorong modernisasi pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler