Connect with us

News

Ahli Ekonomi : Gorontalo Penyumbang Terkecil Pembentukan Ekonomi Nasional

Published

on

Amir Archam, Ahli Ekonomi dan Dosen UNG (Foto : Arlank Pakaya/barakati.id)

Gorontalo – Kontribusi ekonomi Gorontalo terhadap pembentukan ekonomi nasional masih sangat kecil kurang dari 1 persen,  terhadap Pulau Sulawesi saja hanya 4,09 persen. “Kecilnya kontribusi Gorontalo dalam kue pembangunan menggambarkan banyak problem mendasar yang perlu dibenahi dan dipacu, salah satunya adalah investasi”. Ungkap Amir Archam, Ahli Ekonomi dan juga dosen di Universitas Negeri Gorontalo (UNG.

Minimnya investasi untuk sektor rill mengakibatkan kinerja industri tidak menggembirakan, padahal prasyarat percepatan pembangunan ekonomi sektor industri harus tumbuh pesat. Di tahun 2018 sektor industri di Gorontalo tumbuh rata-rata 5 – 6 persen, dan perananannya hanya 4 persen terhadap pembentukan ekonomi. Bahkan peranan sektor industri kurun waktu 5 tahun terakhir stagnan, penyerapan tenaga kerja di sektor ini sangat kecil, yakni 8 persen dari total tenaga kerja di Gorontalo. Tambah Amir.

Stagnasi pertumbuhan sektor industri menunjukkan gejala lemahnya proses transformasi ekonomi, justru sebaliknya peranan sektor pertanian makin meningkat. Perubahan struktur ekonomi ke sektor industri dan jasa sebagai prasyarat peningkatan pertumbuhan dan kesinambungan pertumbuhan.

Sifat kerja sektor industri dan jasa tidak mengenal musim dan perubahan cuaca, sementara sektor pertanian sangat volatile terhadap perubahan harga, dan sangat bergantung pada kondisi cuaca. Lemahnya kinerja sektor industri juga akan menghambat peningkatan produktivitas tenaga kerja, dari simulasi yang saya lakukan produktivitas tenaga kerja di Gorontalo satu cluster dengan NTT, NTB, Sulbar, Bengkulu dan Maluku Utara. Jelasnya.

Efek dari rendahnya produktivitas tenaga kerja akan menghambat penurunan angka kemiskinan, dan kondisi ini paling nampak di wilayah perdesaan. “Masyarakat perdesaan dipastikan sebagian besar bekerja di sektor pertanian, hal ini ditunjukkan pekerja di sektor pertanian mencapai 33 persen” sambung Amir.

Lalu apa yang perlu dilakukan oleh pemerintah? Setidaknya empat poin yang perlu saya rekomendasikan, yang pertama adalah Perlunya mendorong sektor industri pengolahan berbasis sektor pertanian, atau linkage dengan sektor pertanian agar  harga di Gorontalo dapat meningkat sekaligus memberikan nilai tambah serta dampak luas bagi perekonomian untuk menyerap tenaga kerja.

Yang kedua adalah Pengembangan sektor jasa, fokus di bidang pendidikan dan jasa kesehatan di Kawasan Teluk Tomini, potensi itu sudah ada misalnya sekolah-sekolah unggulan serta keberadaan UNG yang sudah makin berkembang. Sementara sektor jasa kesehatan Rumah Sakit yang ada di Gorontalo mutu layanan, sarana dan SDM perlu dilakukan percepatan peningkatan kualifikasi sehigga RS di Gorontalo dapat menjadi rujukan regional, karena itu RS Ainun perlu didukung pengembangannya.

Yang ketiga adalah Peningkatan sektor pariwisata dengan memperbaiki aksesibilitas Sulut-Gorontalo khususnya bagian selatan kawasan wisata nature, sebab Sulut lagi gencar-gencarnya menarik wisatawan secara langsung dari Tiongkok, dan yang keempat adalah Peningkatan mutu SDM disemua bidang dan memperbaiki daya saing daerah untuk menarik investasi sebagai syarat mutlak terjadinya proses transformasi ekonomi. Pungkas Amir Archam.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Perkuat Pondasi Ekonomi Akar Rumput, KADIN Pacu Pelaku Usaha Gorontalo Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Published

on

GORONTALO — Upaya percepatan transformasi ekonomi desa kembali mendapat dorongan nyata dari kalangan dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia secara tegas menyatakan dukungannya terhadap implementasi program strategis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dicanangkan pemerintah pusat, sekaligus mengajak jajaran pengusaha di daerah untuk mengambil peran sentral.

Seruan tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Widiyanto Saputro, dalam agenda Dialog KADIN Indonesia bersama KADIN Kabupaten dan Kota se-Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan di Ballroom Aston Hotel Gorontalo, Minggu (20/9/2026).

Di hadapan para pelaku usaha dan jajaran pengurus KADIN daerah, Widiyanto menekankan bahwa inisiatif ekonomi berbasis desa ini menyimpan potensi kemitraan strategis yang solid antara sektor privat dan pemerintah.

“Kami melihat, program strategis nasional Pemerintah Pusat ini sebagai peluang memperkuat kemitraan antara KADIN dengan pemerintah, yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian dari tingkat akar rumput,” ujar Widiyanto.

Sebagai organisasi payung dunia usaha, KADIN memposisikan diri sebagai penghubung aktif yang menjembatani kapasitas korporasi dengan unit-unit usaha pedesaan. Skema kolaborasi yang didorong salah satunya berupa program bimbingan intensif agar koperasi lokal lekas naik kelas.

“KADIN Indonesia berkomitmen menjadi jembatan kolaborasi agar sektor swasta dapat berperan aktif, salah satunya sebagai ayah angkat bagi koperasi-koperasi di desa demi mempercepat peningkatan kelas usaha mikro. Sehingga kami berharap, langkah ini bisa diikuti KADIN se Provinsi Gorontalo,” terangnya.

Berdasarkan data dan arahan program prioritas nasional pemerintah yang dirilis melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) serta Kementerian Koperasi, keberadaan KDMP ditargetkan menjadi pusat gravitasi pelayanan ekonomi desa yang serba-lengkap. Lembaga ini disiapkan menjadi instrumen stabilitas pasokan pangan, memfasilitasi logistik penyimpanan hasil bumi (cold storage dan pergudangan), hingga menjadi saluran utama pendistribusian program bantuan sosial dan subsidi secara presisi kepada petani maupun masyarakat desa.

Langkah penguatan ini dipandang krusial guna membentengi pedesaan dari praktik perantara modal ilegal dan tengkulak yang kerap membebani produktivitas warga desa.

“Mengingat pentingnya aspek pendampingan, maka KADIN mendorong adanya partisipasi. Apalagi KDMP ini ditargetkan menjadi pusat distribusi barang pokok di desa, penyaluran sarana pertanian termasuk memutus mata rantai renternir di tingkat desa,” tegasnya.

Widiyanto menambahkan, jejaring ekonomi di Gorontalo tidak boleh hanya bertumpu pada perputaran pasar lokal yang terbatas. Dengan keterlibatan dunia usaha, produk-produk unggulan berbasis desa di Gorontalo diharapkan mampu terserap langsung ke dalam jaringan industri manufaktur, ritel modern nasional, hingga menembus pasar ekspor internasional.

Menutup arahannya, ia menegaskan perlunya komitmen jangka panjang antara pemerintah dan pelaku usaha di seluruh tingkatan birokrasi agar inisiatif pemberdayaan ini tidak berhenti sebatas seremonial.

“Saya berharap, ini menjadi perhatian kita bersama dalam hal ini menyukseskan program KDMP. Sehingga singeritas antara KADIN dengan pemerintah dari daerah sampai pusat terjaga dengan baik, sehingga bisa melahirkan inovasi dan peluang bisnis yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Continue Reading

Daerah

Sah Memenuhi Syarat, Panitia Musprov V Kadin Gorontalo Tetapkan Dua Bakal Calon Ketum

Published

on

Panitia Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo secara resmi menetapkan nama-nama Bakal Calon Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo Periode 2026-2031. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panitia/Steering Committee Musyawarah Provinsi V Kadin Provinsi Gorontalo Nomor: 020/SK-MUPROV/KADIN-GTO/IX/2026.

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan penjaringan persyaratan yang dilakukan oleh panitia pengarah, terdapat dua tokoh pengusaha yang dinyatakan lolos dan memenuhi persyaratan.

Kedua nama tersebut yakni Andi Ilham, SE dari perusahaan Amura Pratama serta Fauzan Fadel Muhammad dari perusahaan Dwinanta Putra Pratama.

“Menetapkan Andi Ilham, SE dan Fauzan Fadel Muhammad sebagai Bakal Calon Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo Periode 2026-2031 berdasarkan hasil verifikasi persyaratan yang telah dilakukan oleh Panitia/Steering Committee,” bunyi petikan Surat Keputusan tersebut.

Dalam Keputusan Diktum Kedua tertulis bahwa kedua bakal calon yang telah ditetapkan berhak mengikuti seluruh rangkaian dan tahapan selanjutnya dalam proses pemilihan Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo sesuai dengan pedoman dan tata tertib Musprov V.

Meski demikian, panitia menegaskan dalam Diktum Ketiga bahwa keputusan ini masih sebatas penetapan Bakal Calon dan belum merupakan penetapan sebagai Calon Tetap. Tahapan penetapan Calon Tetap Ketua Umum Kadin Provinsi Gorontalo nantinya akan dilaksanakan sesuai mekanisme serta tahapan yang diatur dalam Tata Tertib Musprov V Tahun 2026. Surat Keputusan ini secara resmi ditandatangani oleh Ketua Panitia Pengarah Roni Hadinata, Ketua Panitia Penyelenggara Iben Rifa Faisal, dan Ketua Panitia Pelaksana Akhmad Pauji.

Continue Reading

Daerah

Persiapan Rampung 90 Persen, Muprov Kadin Gorontalo Siap Dihadiri Anindya Bakrie

Published

on

Kedua kandidat Calon Ketua Kadin Provinsi Gorontalo Fauzan FM dan Andi Ilham sedang menanda tangani Pakta Integritas

GORONTALO – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia perwakilan Gorontalo tengah merampungkan persiapan akhir pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov). Agenda pergantian pengurus pengusaha daerah tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2026 di Hotel Aston, Gorontalo, dengan tingkat kesiapan yang kini telah mencapai 90 persen.

Rangkaian agenda Muprov akan diawali terlebih dahulu dengan pelantikan pengurus Kadin Kabupaten/Kota terpilih pada 20 September 2026. Pelantikan serentak di tingkat daerah ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Caretaker Kadin Provinsi Gorontalo, Yuliandre Darwis.

Ketua Organizing committee, Ahmad Fauzi menjelaskan bahwa pengukuhan struktur organisasi di tingkat kabupaten dan kota menjadi langkah krusial untuk memastikan keabsahan legimitasi kepengurusan sebelum melangkah ke tingkat provinsi.

“Sebelum puncak Muprov dimulai, kami melantik terlebih dahulu pengurus Kadin Kabupaten dan Kota terpilih pada 20 September. Ini langkah penting agar seluruh instrumen organisasi di daerah sah dan siap berkontribusi aktif dalam musyawarah,” ujar Ahmad Fauzi.

Ia menegaskan, panitia pelaksana terus mematangkan teknis acara demi menjamin kelancaran seluruh prosesi Muprov dari awal hingga akhir.

“Persiapan gelaran Muprov ini secara keseluruhan sudah mencapai 90 persen. Kami berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak agar agenda ini berjalan aman, tertib, dan sukses,” tambahnya.

Muprov Kadin Gorontalo pada 21 September 2026 dipastikan bakal dihadiri oleh jajaran petinggi Kadin Indonesia. Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dijadwalkan hadir secara langsung bersama jajaran Organisasi, Keanggotaan, dan Kelembagaan (OKK) serta para Wakil Ketua Umum (Waketum).

Kehadiran jajaran pengurus pusat diharapkan memperkuat sinergi antara kebijakan ekonomi nasional dengan potensi sektor bisnis daerah di Gorontalo. Melalui Muprov ini, Kadin Gorontalo berkomitmen merumuskan program kerja strategis sekaligus memilih kepemimpinan baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler