Connect with us

Advertorial

Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo Konsultasi ke BKN RI, Perjelas Larangan Pengangkatan Staf Khusus Kepala Daerah

Published

on

DEPROV – Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan ke Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) pada Rabu (19/03/2025) untuk memperjelas regulasi terkait larangan kepala daerah mengangkat staf khusus (stafsus).

Dalam pertemuan tersebut, Kristina Udoki, anggota Komisi 1 DPRD Gorontalo, menegaskan bahwa hasil konsultasi dengan BKN RI sangat jelas dan tegas mengenai larangan bagi kepala daerah untuk mengangkat stafsus maupun pegawai baru di luar ketentuan yang berlaku.

“BKN telah menyatakan dengan tegas bahwa kepala daerah tidak diperbolehkan mengangkat staf khusus dan pegawai baru. Ini merupakan kebijakan yang harus dipatuhi oleh seluruh kepala daerah,” ujar Kristina.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan fokus pemerintah pusat dalam menyelesaikan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan tidak adanya pengangkatan stafsus, anggaran dapat digunakan lebih efektif, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Wakil Ketua DPRD Gorontalo, La Ode Haimudin, yang memimpin rombongan Komisi 1 DPRD Gorontalo, juga mengimbau agar seluruh kepala daerah di Gorontalo menindaklanjuti edaran yang telah dikeluarkan oleh BKN RI.

“Kami berharap kepala daerah dapat mematuhi edaran ini dan fokus pada efisiensi anggaran, terutama dalam pengangkatan CASN dan PPPK, termasuk memastikan anggaran bagi mereka,” tegas La Ode Haimudin.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kepegawaian di daerah serta menjamin kesejahteraan pegawai berstatus CASN dan PPPK di Provinsi Gorontalo. Selain itu, DPRD Provinsi Gorontalo juga mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi terhadap struktur organisasi dan kebutuhan pegawai, sehingga tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Langkah ini dianggap penting untuk menghindari tumpang tindih kebijakan, serta memastikan setiap keputusan yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi pelayanan publik di daerah.

Advertorial

Siap Hadapi Kondisi Darurat Bencana: Mahasiswa KKN UNG Cetak Kader ‘BUMIL TANGGUH’ di Desa Hutadaa

Published

on

UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar program inovatif BUMIL TANGGUH (Ibu Hamil Tangguh) di Desa Hutadaa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (24/7/2026). Program ini dihadirkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam merespons kondisi kegawatdaruratan ibu hamil, khususnya saat situasi bencana alam.

Dipusatkan di Koperasi Desa Hutadaa, kegiatan ini mengusung tema “Model Pemberdayaan Kader dan Tenaga Kesehatan Berbasis Buku Panduan Manajemen Kegawatdaruratan Ibu Hamil pada Situasi Bencana untuk Menurunkan Risiko Angka Kematian Ibu dan Anak di Desa Hutadaa”. Agenda ini melibatkan kader kesehatan, tenaga medis, serta aparatur desa setempat.

Program BUMIL TANGGUH dirancang untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan sebagai garda terdepan di tingkat desa. Lewat pelatihan ini, para kader dibekali keterampilan mengidentifikasi tanda bahaya kehamilan, memberikan pertolongan pertama maternal, serta mengoordinasikan mekanisme rujukan cepat (fast-track referral).

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan UNG Desa Hutadaa menekankan pentingnya posisi strategis kader yang bersinggungan langsung dengan masyarakat harian.

“Kader adalah pihak terdekat dengan ibu hamil dan keluarganya. Melalui program ini, kami ingin memastikan kader di Desa Hutadaa memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam mengenali kegawatdaruratan kehamilan, terutama di tengah situasi krisis bencana, serta mampu berkoordinasi secara efektif dengan tenaga kesehatan,” jelasnya.

Selain sesi edukasi teknis, mahasiswa UNG turut meluncurkan Buku Panduan Manajemen Kegawatdaruratan Ibu Hamil pada Situasi Bencana. Buku petunjuk praktis ini berfungsi sebagai pedoman standar bagi kader dalam melakukan deteksi dini, pendampingan, hingga skenario evakuasi ibu hamil berisiko tinggi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Profesi Kesehatan UNG menegaskan bahwa pemberdayaan kader berbasis komunitas merupakan instrumen krusial dalam mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Anak (AKA).

“Penyelamatan jiwa ibu hamil saat bencana tidak bisa hanya bergantung pada fasilitas kesehatan formal. Harus ada sistem kesiapsiagaan berbasis masyarakat yang solid. Kehadiran buku panduan ini memperjelas alur koordinasi penanganan darurat di lapangan,” ujar DPL KKN.

Pelatihan berlangsung interaktif lewat simulasi penanganan awal, diskusi kasus, hingga penyamaan persepsi peran keluarga dalam pengawasan masa kehamilan.

Inisiatif BUMIL TANGGUH menjadi wujud nyata komitmen KKN Profesi Kesehatan UNG 2026 dalam mengoptimalkan pengawasan kehamilan risiko tinggi. Melalui sinergi mahasiswa, kader, dan pemerintah desa, UNG berharap terbangun sistem mitigasi kebencanan maternal yang tanggap, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Continue Reading

Advertorial

Bidik Akreditasi Unggul dan Internasional: Siasat UNG Perkuat Prodi Lewat Kurikulum OBE

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memantapkan akselerasinya menuju perguruan tinggi bereputasi global melalui penguatan sistem penjaminan mutu akademik. Komitmen ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) bagi program studi (prodi) yang diproyeksikan meraih Akreditasi Unggul serta akreditasi internasional.

Agenda strategis yang digagas oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) UNG ini menghadirkan para pimpinan prodi dan tim pengembang kurikulum dari seluruh fakultas di lingkungan universitas.

Ketua LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menjelaskan bahwa reorientasi kurikulum berbasis OBE merupakan instrumen vital dalam memenuhi indikator penilaian akreditasi modern sekaligus merespons dinamika dunia kerja.

“LPMPP berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar setiap prodi mampu merancang struktur kurikulum yang adaptif dan terukur. Kurikulum OBE memastikan setiap capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) relevan dengan tuntutan industri, perkembangan ilmu pengetahuan, dan standar internasional,” paparnya.

Senda dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa penerapan pendekatan OBE menandai pergeseran paradigma pendidikan tinggi—dari berorientasi pada proses pengajaran (content-based) menjadi berfokus pada kompetensi nyata lulusan (outcome-based).

“Transformasi menuju kurikulum OBE adalah fondasi utama dalam mendongkrak daya saing lulusan. Kita tidak hanya mengejar predikat Akreditasi Unggul secara administratif, tetapi sungguh-sungguh membangun budaya mutu (quality culture) yang berkelanjutan di setiap prodi,” ujar Prof. Hafidz.

Prof. Hafidz mengimbau seluruh prodi untuk menindaklanjuti hasil workshop ini dengan menyelaraskan peta kurikulum mereka terhadap standar instrumen akreditasi internasional.

Melalui penyusunan kurikulum berstandar internasional ini, UNG optimistis mampu mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, serta siap bersaing di kancah nasional maupun global.

Continue Reading

Advertorial

Selaraskan Standar Kemenkeu RI: UNG Lanjutkan Pemutakhiran Kodefikasi Akun Belanja BLU

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkokoh komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Tindak Lanjut Pemutakhiran Kodefikasi Segmen Akun Belanja Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan kampus.

Agenda ini merupakan tahap krusial lanjutan dari sosialisasi sebelumnya untuk memastikan migrasi dan penyesuaian kodefikasi akun belanja dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dapat terimplementasi secara presisi di seluruh unit kerja UNG.

Ketua Tim Kerja Keuangan UNG Mukmin Dunggio, S.T., M.T. menjelaskan bahwa pemutakhiran ini melampaui sekadar tertib administrasi. Langkah ini berfungsi sebagai instrumen vital dalam memetakan kepatuhan regulasi serta memperkuat sistem pengendalian internal.

“Pemutakhiran kodefikasi segmen akun belanja adalah fondasi utama dalam menjamin akuntabilitas penyusunan anggaran. Dengan pengodean yang terekam secara sistematis, setiap alokasi belanja unit kerja dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan dipantau secara real-time,” ungkap Mukmin.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG Dr. Mohamad Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom. menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan UNG dalam menerapkan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance).

“Proses migrasi kode akun ini dijalankan sesuai arahan dan rekomendasi standar Kemenkeu RI. Tujuannya agar seluruh tahapan—mulai dari perencanaan, realisasi, hingga pelaporan keuangan akhir tahun—berjalan lebih terstruktur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Hidayat.

Ia menambahkan, berdasar hasil evaluasi berkala dari Kementerian Keuangan, rapor tata kelola keuangan UNG telah mencatatkan predikat yang memuaskan. Oleh karena itu, percepatan pemutakhiran standar akuntansi ini diselenggarakan guna mempertahankan serta memacu kualitas efisiensi anggaran institusi.

“Dengan kodefikasi akun yang diperbarui, seluruh siklus administrasi keuangan akan berjalan lebih efektif dan efisien, sekaligus selaras dengan pedoman baku pengelolaan keuangan negara,” pungkasan Dr. Hidayat.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler