Connect with us

News

Mendikbud Bolehkan Sekolah di Wilayah Zona Hijau dan Kuning Belajar Tatap Muka

Published

on

Simulasi sekolah belajar tatap muka di SMPN 02 Bekasi, (KOMPAS.com/CYNTHIA )

JAKARTA-Seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA yang berada di zona kuning maupun zona hijau COVID-19 sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ketentuan ini berlaku dengan catatan peserta didik yang ikut, dibatasi 50 persen. Hal ini berdasarkan penyampaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, pembatasan peserta didik yang ikut bukan berarti tak ada siswa yang tak mengikuti proses pembelajaran. Tetapi siswa lainnya akan mengikuti di waktu selanjutnya sehingga akan di gunakan sistem rotasi.

“Kapasitas itu harus dilakukan. Mau tidak mau dilakukan shifting. SD, SMP, SMA 50 persen. Jadi harus menggunakan sistem rotasi,” ungkap Nadiem

Dirinya juga mengatakan, setiap pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah harus mengacu pada protokol kesehatan penanganan Covid, dimana semuanya harus menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tak melakukan kontak langsung.

”harus ada kesepakatan dari pihak sekolah dan orang tua murid untuk bisa memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka” Kata Nadiem.

Dirinya berharap setelah ada kesepakatan bersama dengan orang tua siswa, Kepala sekolah wajib menyediakan daftar ceklis, dan perangkat lainnya sesuai dengan pencegahan dan penaganan covid.

“Jadi tidak mudah. Standarnya sangat ketat dan harus dimonitor dengan pemda sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News

Minta Keadilan: Pilu Selebgram Nabilah O’Brien, Korban Pencurian yang Jadi Tersangka Polisi

Published

on

JAKARTA – Niat hati mencari keadilan usai tempat usahanya dijarah, selebgram Nabilah O’Brien justru harus menelan pil pahit. Alih-alih mendapatkan perlindungan sebagai korban, wanita pengusaha ini kini mendapati dirinya berstatus sebagai tersangka di Bareskrim Polri.

Kasus ini bermula dari sebuah insiden keributan yang berujung pada dugaan tindak pencurian di restoran miliknya, Bibi Kelinci Kopitiam, yang berlokasi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada September 2025 lalu. Berdasarkan laporan tambahan dari pantauan media Liputan6, insiden tersebut dipicu oleh pelanggan—yang belakangan diketahui sebagai musisi Zendhy Kusuma dan istrinya, Evi Santi—yang merangsek masuk ke area dapur yang dilarang untuk pengunjung. Di sana, mereka diduga membentak kepala dapur, memukul lemari pendingin, mengancam akan mengobrak-abrik restoran, hingga akhirnya pergi membawa 11 bungkus makanan dan 3 minuman senilai Rp530 ribu tanpa membayar sepeser pun.

Berdasarkan tayangan CCTV yang sempat diunggah Nabilah, salah satu staf restoran telah berusaha mengejar pasangan tersebut hingga ke area parkir untuk menagih pembayaran. Namun, iktikad baik tersebut tidak diindahkan.

“Pas saya samperin ke mobilnya, dia jawab ‘Tadi janjinya apa?”

Meskipun pada perkembangannya Zendhy dan Evi sempat ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pencurian, angin tiba-tiba berbalik arah menghantam Nabilah. Selama lima bulan terakhir, ia memilih bungkam karena dirundung ketakutan. Menurut penuturannya yang juga disorot oleh JawaPos, Nabilah mengaku mendapat tekanan hebat untuk meralat pernyataannya. Ia dipaksa mengakui bahwa bukti rekaman CCTV yang ia bagikan adalah fitnah, bahkan dimintai uang damai sebesar Rp 1 miliar.

Kini, merasa terpojok dan kehabisan cara untuk membela diri, Nabilah akhirnya memberanikan diri muncul ke publik. Ia menggunakan platform media sosialnya untuk memohon pertolongan langsung kepada jajaran petinggi hukum di negeri ini.

Dalam curahan hatinya, Nabilah memohon dengan sangat agar suaranya didengar:

“Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon berikan (kepastian) hukum. Saya korban pencurian, saya harap dapat melanjutkan hidup saya dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan. Hanya ini yang bisa saya lakukan, saya tidak tahu harus belindung kemana,” jelas dia.

Kasus ini kini menjadi sorotan tajam publik yang mempertanyakan integritas proses hukum yang berjalan, di mana batas antara korban dan pelaku seolah menjadi bias.

Continue Reading

News

Tembus 2.000 Km, Drone Shahed Iran Hantam RAF Akrotiri di Siprus

Published

on

Iran disebut berhasil mengirim drone Shahed sejauh sekitar 2.000 km hingga menghantam pangkalan udara RAF Akrotiri di Siprus, memantik kekhawatiran baru atas kemampuan pertahanan udara Barat dan eskalasi ketegangan dengan Teheran. Insiden yang terjadi sesaat lewat tengah malam itu mengenai area landasan dan menimbulkan kerusakan material terbatas tanpa korban jiwa, namun cukup untuk memicu status siaga tinggi di pangkalan yang menjadi salah satu titik kunci operasi Inggris di Mediterania timur.

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa negara itu “tidak berada dalam keadaan perang” walau pangkalan militernya diserang, serta memindahkan keluarga personel dari Akrotiri sebagai langkah pencegahan sambil memperkuat patroli udara dan pertahanan sekitar Siprus. Dalam penjelasannya kepada parlemen, Perdana Menteri Keir Starmer menekankan: “We are not joining the US and Israeli offensive strikes. The basis of our decision is the collective self-defence of longstanding friends and allies.”

Analis militer menilai serangan ini sebagai sinyal bahwa drone Shahed berbiaya relatif rendah namun berjangkauan jauh mampu menembus lapisan pertahanan di wilayah NATO, apalagi puing-puing yang ditemukan dilaporkan memuat teknologi anti-jamming buatan Rusia yang dirancang untuk melawan gangguan elektronik Barat. Meski dampak fisik di Akrotiri terbatas, pesan strategisnya jelas: pangkalan-pangkalan Barat di Mediterania timur kini berada dalam jangkauan serangan drone Iran, memaksa NATO mengevaluasi ulang arsitektur pertahanan udaranya.

Continue Reading

Gorontalo

Waspadai Lonjakan Pemudik, Basarnas Gorontalo Gelar Siaga SAR Khusus

Published

on

Gorontalo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo menyiapkan Siaga SAR Khusus guna mengantisipasi potensi kondisi darurat selama periode mudik dan arus balik.

Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, S.Adm, menyampaikan kesiapan tersebut usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-54 Basarnas yang digelar di halaman Kantor SAR Gorontalo. Ia mengatakan, momentum hari jadi Basarnas juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi untuk memperkuat komitmen pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya menjelang periode pergerakan besar masyarakat saat Lebaran.

Heriyanto menjelaskan bahwa Siaga SAR Khusus merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama mudik. Mengingat tingginya mobilitas warga pada momen Hari Raya, Basarnas perlu melakukan langkah antisipatif yang terukur dan terencana.

“Setiap tahun kami melaksanakan Siaga SAR Khusus untuk menyambut dan menyukseskan mudik Lebaran. Tahun ini, seluruh personel telah dipersiapkan dan akan ditempatkan di sejumlah titik strategis sesuai rencana yang telah disusun,” ujar Heriyanto.

Penempatan personel fokus pada lokasi-lokasi vital yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas masyarakat, seperti pelabuhan sebagai jalur transportasi laut, bandara sebagai simpul transportasi udara, serta ruas Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Provinsi Gorontalo dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara.

Menurutnya, jalur darat Trans Sulawesi menjadi perhatian utama karena merupakan akses padat yang dilalui oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik selama musim mudik. Kondisi geografis dan potensi cuaca ekstrem turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi penanganan darurat.

Selain menempatkan personel di titik strategis, Basarnas Gorontalo juga memastikan kesiapan peralatan SAR, termasuk kendaraan operasional, perahu karet, alat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya. Seluruh tim disiagakan untuk merespons cepat bila terjadi kecelakaan transportasi, kondisi darurat medis, hingga insiden lain yang memerlukan tindakan pencarian dan pertolongan.

Dalam pelaksanaannya, Basarnas Gorontalo akan bersinergi dengan sejumlah instansi, antara lain TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta pihak terkait lainnya demi membentuk sistem pengamanan terpadu. Koordinasi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempercepat proses penanganan bila terjadi kejadian darurat di lapangan.

Heriyanto berharap, pelaksanaan Siaga SAR Khusus Mudik Lebaran 2026 dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalani perjalanan pulang kampung. Ia juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta mematuhi aturan lalu lintas.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap siaga, tetapi masyarakat juga perlu berhati-hati selama perjalanan,” tegasnya.

Melalui Siaga SAR Khusus Mudik Lebaran 2026, Basarnas Gorontalo kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam operasi pencarian dan pertolongan, sekaligus memastikan suasana Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan tanpa gangguan keselamatan.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler