Kabupaten Gorontalo
Nelson Rombak Kabinet, 77 Pejabat Dilantik
Published
6 years agoon
GORONTALO – Sebanyak 77 pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas, Kabupaten Gorontalo dilantik, Kamis 02/01/2020.
Pelantikan dilakukan Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo di Gedung Kasmat Lahay, kecamatan Limboto, serta di hadiri Sekda Gorontalo, para staf, dan seluruh ASN yang ada dilingkungan Pemkab Gorontalo.
Dengan pelantikan kemarin, terhitung sudah yang ke empat kalinya Nelson melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Gorontalo sejak dirinya menjadi bupati.
“Ini hal yang biasa dan rutin dilakukan oleh pemerintah daerah karena kebutuhan organisasi. Semenjak saya jadi bupati, kalau tidak salah sudah 4 kali kita lakukan rotasi seperti ini,” kata Nelson Pomalingo saat memberikan sambutan.
Belum lama ini Pemkab Gorontalo juga melakukan perubahan dilingkup Organisasi Tata Kerja (OTK) daerah, dengan mengacu pada tata aturan yang baru. Sehingga beberapa tempat harus diisi denganmemperhatikan pula adanya jobbidding dan pengisian jabatan yang lowong atau pensiun.
Nelson mengungkapkan, hal ini dilakukan untuk penyegaran sekaligus percepatan proses pembangunan. selain itu memberi peluang bagi semua pejabat untuk bisa berkarir membangun Gorontalo.
Nelson mengaku, dengan perombakan komposisi jabatan ini mengakibatkan beberapa eselon, seperti eselon lll, lV yang dipanitsmen untuk dinon job. Namun bukan berarti yang bersangkutan bermasalah.
“Bukan Karena suka atau tidak suka, tapi setiap proses pelaksanaan tugas dari masing-masing pasti ada masalah,” ungkap Nelson.
“Oleh karena itu saya mohon kepada BKD, kalau ada yang di-non job maka itu berikan pemahaman agar mereka dapat menerima mengapa hal ini dilakukan,” sambungnya lagi.
Nelson mengingatkan, agar yang sudah mengikuti jobbiding namun belum sempat, kedepan akan ada yang pensiun maupun pergeseran jabatan struktural kepada fungsional. Maka menurutnya semua akan mendapat kesempatan apalagi berkinerja dengan baik.
Diakhir penyampaian Nelson meminta agar keputusan tersebut dapat diterima dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
“Dan saya berharap banyak ditahun 2020 ini kita kerja, kerja, kerja dan terus bekerja,” imbuh Nelson.
Berikut nama dan jabatan para pejabat yang dilantik.
1. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Darwan Usman, S.,P., Msi.
2. Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Zubair Pomalingo, S.,P.,D., M.,Pd.
3. Asisten I Drs. Astri Tuna
4. Asisten II Doni Lahati, S.,E., M.,H.
5. Asiten III Yusran Lapananda,S.,H., M.,H.
6. Staf ahli Pemerintahan, hukum dan Politok, Drs. Selmin Papeo.
7. Staf ahli Bidang Ekonomi,Keuangan dan Pembangunan Muchtar Nuna.
8. Kepala Kesbangpol Husni Deka.
9. Kepala badan keuangan Roswati Lasimpala.
10. Inspektorat Drs. Hen Restu.
11. Kepala Dinas Perkim Ibrahim Jantu.
12. Kepala Dinas Disporapar Syamsul Baharuddin.
13. Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu Pintu Dewi Masita Usman.
14. Kepala Dinas PU Romi Syahrain.
15. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Drs. Ismet Tuhala.
16. Kepala Bagian Organisasi Reformasi Birokrasi Rachmat Mohamad.
17. Kepala Bagian Protokol Dan Komunikasi Pimpinan Herman K. Umar.
18. Kepala Bagian Kerjasama Global Viktor Asiku.
19. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Moh. Erwan Tone.
20. Kepala Bagian perEkonomian Yudhi Abdulatif.
21. Camat Pulubala Mulyono Yusuf.
22. Camat Boliyohuto Isnawati Nuruji.
23. Camat Mootilango Hasim Rivai.
24. Camat Biluhu Pirdaus Otoluwa.
25. Camat Asparaga Adriyanto Pilomonu.
26. Insfektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Arifi Suaib.
27. Inspektur Pembantu Wilayah V Rolis Katili.
28. Wakil Direktur RS.MM Dunda Limboto Ismail Akase.
29. Direktur RSU.Boliyohuto Dr. Imelda Mohamad.
30. Sekertaris BKD Dr. Abdul Waris.
31. Kepala Bagian Keuangan Sekertariat DPDR Kabupaten Gorontalo Mohamad Yasin Alintu.
32. Sekertaris dinas sosial Titi Nur.
33. Sekertaris perpustakaan dan kearsipan Rasit Kobis
34. Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan, Syarifuddin Abadulrahman.
35. SekertarisDikbud Iswan Isa.
36. SekertarisKeporasi UKM Drs. Zulkifli Lasaleo.
37. Sekertaris Balitbang Rusman Djakaria.
38. Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Zulkifli Pomalingo.
39. Sekertaris PU Kisman Ishak.
40. SekertarisPerkim Carlina Eki.
41. Sekertaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Abdul Ajis Pakaya.
42. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Yusuf Tomayahu.
43. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Marjan Jusuf.
44. Kepala bidang perencanaan, pengendalian dan evaluasi Pembangunan daerah Bappeda Ahmad Daud Laudengi.
45. Kepala Bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia Bappeda, Yeni Gobel
46. Kepala Bidang Aset Badan Keuangan Ismail Jamu.
47. Kepala Bidang Anggran Badan Keuangan Hariyanto Manan.
48. Kepala Bidang Pemberdayaan sosial Dinsos Untung Taduga.
49. Kepala Bidang RehabilitasDinsos Feri Koem.
50. Kepala Bidang Pembanguman Desa dinas Pemdes Abdul Karim Rahman Sarii.
51. Kepala Bidang Pembangunan Desa Ria Citra Suaib.
52. Kepala Bidang Perpustakaan Karmila Karim.
53. Kepala bidang kearsipan Abdulrahman Engahu.
54. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Dinas Satpol PP Rahmat Djailani.
55. Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Iskandar, S.,E., Msi.
56. Kepala Bidang sosial ekonomi dan pemerintahan badan Balitbang Moli Usman.
57. Kepala Bidang Perikanan dinas perikanan Ir. HasmanManasa.
58. Kepala Bidang Komnsumsi dan keamanan Pangan dinas ketahnan pangan Karlina Mohamad.
59. Kepala Bidang Perindustrian dan perdagangan Ridwan Yusuf Mahmud.
60. Kepala Bidang pelayanan perizinan PTSP Doni Abd Mointi.
61. Kepala Bidang Aplikasi Infokom Zulkifli Mohi.
62. Kepala Bidang Kehumasan Informasi dan Komunikasi Publik dinas Infokom Moh. Helmi Daud.
63. Kepala bidang Industrial dinas Nakertrans Roswati Sultan.
64. Kepala Bidang peningkatan Produktifitas dan penempatann tenaga kerja Abdul Halim.
65. Kepala bidang trasnsmigrasi Irawati Bada.
66. Kepala Bidang Penanaman modal PTSP Saripuudin.
67. Kepala Bagian Keuangan RSU ,MM dunda Mohamad Hidayat Lahabu.
68. Kepala Bidang Pelayanan kerja RSU MM dunda Yolanda Puluhulawa.
69. Kepala Bidang Pelayanan redik Sri Poni Isa.
70. Kepala Bagian administrasi umum RSUD MM Dunda Lili Laseling.
71. Kepala Bidang pelayanan kesehatan dinas kesehatan Dr. Andi Kurniyati Naue.
72. SekcamBatudaa Pantai Alan Januari.
73. SekcamBatudaa Yunus Isya.
74. SekcamTabongo Narto Akase.
75. SekcamMootilango Santi Ismail.
76. SekcamAsparga Mulyadi Pasa.
77. Seksi Fakir Miskin dan Perkotaan Marta.
You may like
Kabupaten Gorontalo
Ketika APBD Diduga Menyimpang, DPRD Kabupaten Gorontalo Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Alasan Administratif
Published
14 hours agoon
30/01/2026
Oleh: Agung Bobihu
KABGOR – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Gorontalo atas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gorontalo tahun 2024 bukan sekadar catatan teknis. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut mengungkap adanya pola penganggaran yang berulang, menyimpang, dan berpotensi menimbulkan pemborosan sistemik, terutama pada pos belanja DPRD Kabupaten Gorontalo.
BPK mencatat adanya penganggaran Dana Operasional Pimpinan DPRD sebesar Rp201.600.000, padahal hasil perhitungan Tim Evaluasi hanya Rp110.880.000. Selisih Rp90.720.000 tetap dimasukkan ke dalam APBD tanpa dasar evaluasi yang valid. Ini bukan perbedaan kecil, melainkan bentuk pengabaian terhadap hasil evaluasi resmi yang seharusnya menjadi acuan utama dalam penyusunan anggaran.
Lebih jauh, BPK juga menemukan selisih signifikan pada Tunjangan Komunikasi Intensif DPRD Kabupaten Gorontalo senilai Rp2.520.000.000, serta Tunjangan Reses sebesar Rp945.000.000. Bila dijumlahkan, potensi pembengkakan anggaran mencapai miliaran rupiah—angka yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Ini bukan lagi persoalan salah hitung. Ini menyangkut keberanian mengabaikan aturan.
Padahal PP Nomor 18 Tahun 2017 dan Permendagri Nomor 62 Tahun 2017 secara tegas mengatur bahwa pemberian hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD harus disesuaikan dengan klasifikasi kemampuan keuangan daerah dan berlandaskan asas efisiensi, efektivitas, kepatutan, serta rasionalitas. Alasan Pemerintah Kabupaten Gorontalo bahwa “anggaran sudah sesuai” karena kemampuan keuangan daerah dikategorikan sedang, justru memperkuat dugaan bahwa regulasi hanya dijadikan tameng, bukan pedoman.
Lebih memprihatinkan lagi, BPK menemukan bahwa Tim Evaluasi Rancangan Perda dan Rancangan Perbup APBD Provinsi Gorontalo tidak mengetahui bahwa matriks tindak lanjut APBD dan APBD-P Kabupaten Gorontalo belum sesuai dengan Permendagri Nomor 9 Tahun 2021. Matriks evaluasi tersebut bahkan diakui hanya dijalankan secara formalitas demi memperoleh nomor register Perda, tanpa pemeriksaan substansi yang sebenarnya.
Jika evaluasi hanya menjadi formalitas, reviu ditunda karena alasan waktu, dan anggaran tetap dijalankan meski menyimpang dari evaluasi, publik pantas menduga adanya pembiaran terstruktur dalam tata kelola keuangan daerah, terutama pada pos belanja DPRD Kabupaten Gorontalo.
Menanggapi temuan tersebut, Agung Bobihu menyatakan siap melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran DPRD Kabupaten Gorontalo ke Kejaksaan Agung untuk diuji secara hukum. Tindakan ini bukan dilandasi opini pribadi, melainkan berdasar pada dokumen resmi negara—Laporan Hasil Pemeriksaan BPK—yang memiliki kekuatan hukum dan pembuktian.
“Penegakan hukum diperlukan agar APBD tidak terus diperlakukan sebagai ruang kompromi kepentingan elit,” tegas Agung. Menurutnya, DPRD seharusnya menjadi contoh kepatuhan terhadap anggaran publik, bukan justru pos paling longgar dan minim kontrol.
Jika temuan BPK dibiarkan tanpa tindak lanjut hukum, pesan yang sampai ke publik sangat berbahaya: bahwa penyimpangan anggaran cukup dijelaskan, tanpa perlu dipertanggungjawabkan.
Pertanyaan akhirnya sederhana namun menggigit: apakah DPRD Kabupaten Gorontalo masih layak dipercaya mengawasi uang rakyat, jika pengelolaan anggarannya sendiri bermasalah?
Gorontalo
Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah
Published
1 month agoon
22/12/2025
Gorontalo – Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menjadi sorotan warga. Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun membuat akses menuju kawasan wisata di desa tersebut semakin sulit dijangkau, terutama bagi wisatawan yang datang dari luar daerah.
Jalan utama yang menghubungkan pemukiman warga dengan destinasi wisata Villa Desaku dan Kolam Arfiah rusak berat di sejumlah titik. Lubang-lubang besar hingga badan jalan yang ambles membuat perjalanan menuju lokasi wisata semakin berisiko.

Kondisi memprihatinkan tersebut diperparah dengan jembatan yang tak kunjung diperbaiki selama hampir empat tahun. Salah satu bukti nyata dampak kerusakan itu terjadi ketika mobil pemadam kebakaran yang hendak menuju Desa Ilomata untuk memadamkan rumah yang terbakar terpaksa melintasi jembatan rusak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di lokasi.
Seorang warga Molowahu yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kerusakan jalan dan jembatan telah lama mengganggu kenyamanan serta mobilitas masyarakat.
“Hingga kini belum ada tanggapan dari pemerintah. Padahal sudah hampir empat tahun jembatan ini dibiarkan rusak begitu saja,” ujarnya dengan nada kecewa saat ditemui tim media.
Warga tersebut menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan agar kondisi infrastruktur di desanya mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya dilakukan secara kreatif melalui lagu bertema “Jalan Rusak,” yang diciptakan oleh Wawan Sabongi—dikenal melalui akun media sosialnya—untuk menyuarakan keresahan warga Molowahu.
“Kami ingin Desa Molowahu dikenal karena keindahan wisatanya, bukan karena jalannya rusak. Itulah sebabnya kami mencoba memviralkan kondisi ini agar cepat ditanggapi,” tambahnya.
Ironisnya, meski Molowahu dikenal sebagai salah satu desa maju dengan potensi wisata unggulan, akses menuju wilayah tersebut justru terhambat akibat infrastruktur yang tidak layak. Saat musim hujan, jalanan menjadi licin dan berbahaya bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Di Dusun Kayumas, yang merupakan dusun tertua dan juga paling padat penduduknya, kerusakannya bahkan lebih parah. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” ungkap warga itu lagi.
Warga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo segera turun tangan memperbaiki jalan dan jembatan tersebut agar roda perekonomian, mobilitas masyarakat, serta pariwisata desa dapat kembali berjalan lancar.
Gorontalo
BMN 2025: Ketika Generasi Muda Jadi Mesin Pemulihan Lingkungan
Published
2 months agoon
10/12/2025
KABGOR – Kegiatan Bulan Menanam Nasional (BMN) Desember 2025 resmi dilaksanakan di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Mengusung tema “Hijaukan Bumi, Pulihkan Negeri”, acara ini menjadi momentum penting untuk mengajak masyarakat terlibat secara aktif dalam pelestarian lingkungan dan penghijauan kawasan sekitar.
Kegiatan diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Limboto, dengan turut melibatkan Saka Wanabakti Cabang Gorontalo yang dikenal aktif dalam program-program penanaman, pemeliharaan pohon, dan konservasi hutan.
Ketua Pimpinan Saka Wanabakti Cabang Gorontalo, Kak Bakri Nongko, menyatakan bahwa BMN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan nyata untuk menguatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem dan fungsinya.
“Bulan Menanam Nasional adalah kesempatan bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk mengambil peran nyata dalam menjaga kelestarian bumi. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kepedulian dan tanggung jawab lingkungan sejak dini,” ujar Kak Bakri Nongko.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dan sinergi antara BPDAS Bone Limboto, pemerintah daerah, dan Saka Wanabakti merupakan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan lingkungan, terutama hutan dan lahan, serta meningkatkan tutupan vegetasi dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Kegiatan penanaman di Limboto menjadi simbol bahwa kerja pemulihan lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri; dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak, terutama kalangan generasi muda.
Dengan terselenggaranya BMN 2025, diharapkan kesadaran masyarakat Gorontalo terhadap kelestarian lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan semangat menghijaukan bumi dan memulihkan negeri.
Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Gorontalo (selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka), Kadis LHK Provinsi Gorontalo (selaku Ketua Mabisa Wanabakti), Kepala BPDAS Bone Limboto (selaku Ketua Mabisaka Wanabakti Cabang Gorontalo), Sekda Kabupaten Gorontalo, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Penyegaran Birokrasi! Sekda Ismail Lantik Pejabat Baru di Dinas Pangan
Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung
Seleksi Transparan: 237 Pegawai Perumdam Muara Tirta Diuji untuk Pengisian Jabatan Strategis
Ketika APBD Diduga Menyimpang, DPRD Kabupaten Gorontalo Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Alasan Administratif
Hasil Lobi Sukses! Wali Kota dan Wawali Bawa Bantuan Armada Baru untuk BPBD
Janji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka
Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas
Diduga Korsleting, Kebakaran Hanguskan Bangunan Asrama Santri di Popayato Barat
Klarifikasi Penting! UNG Tegaskan Penelitian Mikroplastik Tak Ganggu Nelayan Torosiaje
Tak Hanya Bertugas, Prajurit Brigif 22/OM Akrab Bareng Warga di Lomba Mancing
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo2 months agoMenolak Lupa: Tragedi 2 Januari 2025, Ketika Keadilan untuk Julia Belum Datang
-
Gorontalo2 months agoBukan Rapat Biasa, Instruksi Gerindra Tegaskan Kader Harus Kompak dan Berdampak untuk Mayoritas Rakyat
-
Gorontalo1 month agoJIKA 100 TAHUN LAGI ORANG MENCARI GORONTALO 2025
-
Gorontalo3 months agoMenakar Fungsi Kontrol di DPRD Kota Gorontalo
-
Advertorial3 months agoPanasnya Konflik Sawit! DPRD Provinsi Gorontalo dan KPK Turun Tangan
-
Gorontalo1 month agoBerawal dari Arahan Wali Kota, Kelurahan Biawao Raih Juara Pemungutan PBB-P2
-
Gorontalo2 months agoAbai dan Bungkam: Refleksi Elit Gorut Atas Tragedi Julia
-
Gorontalo3 months agoBerani Bongkar Tambang Ilegal, Aktivis Muda Gorontalo Dapat Ancaman Brutal
