Connect with us

Bone Bolango

Sungai Bilungala Tak Kunjung Dinormalisasi, Warga Bonepantai Terus Diteror Banjir Bandang

Published

on

Bonbol – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Provinsi Gorontalo, khususnya Kecamatan Bonepantai, kembali mengakibatkan banjir yang merendam pemukiman warga. Pada Selasa (15/04/2025), Desa Bilungala kembali dilanda banjir bandang akibat luapan Sungai Bilungala yang hingga kini belum juga dinormalisasi.

Warga mengaku resah dan kecewa atas lambannya respons pemerintah, khususnya Balai Sungai, yang dinilai hanya datang untuk mendokumentasikan kondisi namun belum juga mengambil langkah nyata.

“Dorang ini mo datang kamari cuman mo ba foto, baru sudah so tida ada. Mo banjir kamari ulang, cuman dorang mo foto,” ujar salah satu warga dengan nada kesal saat ditemui tim media Barakati.id di lokasi banjir.

Sungai Bilungala diketahui melintasi tiga desa di Kecamatan Bonepantai, dan telah beberapa kali menyebabkan banjir besar. Tercatat, pada Agustus 2024, banjir akibat luapan sungai ini sempat menghantam 106 kepala keluarga (KK) dan merobohkan tanggul pengaman. Kini, aliran sungai yang dahulu cukup jauh dari permukiman, hanya berjarak beberapa meter dari rumah-rumah warga.

Kepala BNPB Provinsi Gorontalo, saat diwawancarai usai Rapat LKPJ di Kantor DPRD, menegaskan bahwa normalisasi sungai bukanlah kewenangan BNPB. Ia menyebut pihaknya tidak bisa serta-merta turun menangani tanpa arahan teknis dari instansi yang berwenang.

“Sungai itu kewenangan Balai Sungai. Kami tidak bisa semena-mena masuk karena nanti tidak sesuai dengan teknis dari mereka,” jelas Kepala BNPB Provinsi.

Hingga berita ini diturunkan, beberapa rumah warga masih tergenang air. Meski curah hujan mulai reda, warga tetap siaga dan khawatir akan banjir susulan jika normalisasi sungai tidak segera dilakukan.

Mereka berharap pemerintah, khususnya Balai Sungai, segera mengambil langkah konkret agar bencana serupa tidak terus berulang setiap musim hujan tiba.

Bone Bolango

Terkendala Pohon Tumbang! Tim SAR Evakuasi Warga Lemas di Air Terjun Lombongo

Published

on

Gorontalo – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang warga yang ditemukan dalam kondisi lemas di sekitar jalur menuju Air Terjun Lombongo, Desa Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (27/09/2026).

Korban diketahui bernama Suparman (46), warga Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo. Laporan mengenai keberadaan korban diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Gorontalo pada sore hari dari Ferdi, seorang pengelola Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW).

Sebelumnya, sekitar pukul 17.00 WITA, Ferdi menerima laporan dari warga di lokasi yang melihat korban terbaring lemas di sekitar area air terjun. Setelah memastikan kondisi Suparman yang membutuhkan penanganan khusus, pihak pengelola langsung menghubungi command center Kantor SAR Gorontalo untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Kantor SAR Gorontalo segera berkoordinasi dengan Balai TNBNW. Tim Rescue kemudian menggelar pengarahan (briefing) singkat dan bergerak menuju lokasi kejadian di Desa Lombongo menggunakan kendaraan Rescue Car Type II dengan membawa perlengkapan medis serta peralatan evakuasi.

Setibanya di lokasi, tim berkoordinasi dengan personel Taman Nasional setempat sebelum menyisir rute menuju titik keberadaan korban di Air Terjun Lombongo.

Petugas yang berhasil menjangkau lokasi langsung memberikan penanganan medis awal untuk menstabilkan kondisi fisik korban. Selanjutnya, Suparman dievakuasi menggunakan tandu menyusuri jalur darat hingga ke pemukiman di Desa Lombongo, sebelum dipulangkan ke kediaman keluarganya.

Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, menjelaskan bahwa proses evakuasi di lapangan menghadapi rintangan fisik yang cukup berat.

“Dalam proses evakuasi, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya ketiadaan jaringan komunikasi serta banyaknya pohon tumbang di sepanjang jalur. Namun alhamdulillah, setelah kurang lebih lima jam, proses evakuasi berjalan aman tanpa insiden,” ujar Heriyanto.

Heriyanto menambahkan bahwa korban telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat. Operasi penyelamatan ini melibatkan unsur sinergis dari personel Basarnas, Balai TNBNW, keluarga korban, serta warga masyarakat setempat.

Dengan terevakuasinya korban dan diserahkannya kepada pihak keluarga, seluruh rangkaian Operasi SAR di Air Terjun Lombongo resmi dinyatakan ditutup.

Continue Reading

Bone Bolango

Buka Posko Pendaftaran Beasiswa, Milan Amrullah Salurkan 100 Seragam Sekolah Hingga Pedalaman Mongiilo

Published

on

BONE BOLANGO — Dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, Posko Pendaftaran Beasiswa Milan Amrullah resmi dibuka melalui kolaborasi Yayasan Pendidikan Bapu Umar Djuhu bersama Ketua Karang Taruna Kabupaten Bone Bolango, Milan Amrullah.

Program kepedulian sosial ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh (support) dari Elnino Center. Pembukaan posko pendaftaran beasiswa tersebut dirangkaikan dengan aksi penyaluran 100 paket seragam sekolah untuk anak-anak di wilayah terpencil, salah satunya menyasar Desa Mongiilo, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.

Posko Pendaftaran Beasiswa ini dihadirkan khusus untuk memfasilitasi dan mendampingi warga kurang mampu yang terdaftar dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4 (Sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial / DTKS) agar lebih mudah mengurus dan mengakses program bantuan pendidikan dari pemerintah, khususnya Program Indonesia Pintar (PIP), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Untuk memastikan layanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, posko pendaftaran beasiswa ini dibuat tersebar hingga ke kawasan pedalaman Kabupaten Bone Bolango, termasuk menjangkau Desa Mongiilo. Kehadiran titik-titik posko di daerah terpencil ini bertujuan membantu masyarakat desa yang selama ini menghadapi kendala teknis, keterbatasan akses informasi, maupun sulitnya jaringan internet dalam pengurusan administrasi beasiswa.

Ketua Karang Taruna Bone Bolango, Milan Amrullah, menegaskan bahwa hadirnya posko-posko yang tersebar hingga pelosok ini—dengan dukungan Elnino Center—merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan tidak ada anak di Bone Bolango yang terancam putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kendala geografis. Penyaluran 100 paket seragam hingga ke pedalaman Mongiilo menjadi langkah awal guna memberikan motivasi belajar bagi generasi penerus bangsa.

Bagi warga masyarakat Kabupaten Bone Bolango, khususnya yang berada pada kategori Desil 1–4 dan membutuhkan pendampingan pendaftaran beasiswa PIP maupun KIP Kuliah, dapat langsung mendatangi lokasi *Posko Pendaftaran Beasiswa Milan Amrullah / Yayasan Pendidikan Bapu Umar Djuhu* terdekat dengan membawa dokumen kependudukan yang relevan.

Continue Reading

Bone Bolango

Bukan Sekadar Pemasangan Garis Polisi: Polda Gorontalo Buru Pemilik Lubang dan Pengelola Rendaman PETI

Published

on

Gorontalo – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo mengambil tindakan tegas dengan memasang garis polisi (police line) di lokasi dugaan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Batu Gergaji, Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (29/7/2026).

Operasi penertiban ini dipimpin oleh AKP Imam Ansyari Rambe bersama sembilan personel Ditreskrimsus, dengan sokongan (back-up) satu regu taktis Satbrimob Polda Gorontalo serta jajaran Satreskrim Polres Bone Bolango.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. melalui Dirreskrimsus Kombes Pol. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa pemasangan police line difokuskan pada lubang-lubang yang disinyalir aktif digunakan untuk penambangan ilegal. Selain itu, petugas menyisir dan menyelidiki lokasi penampungan serta rendaman pengolahan material emas di kawasan tersebut.

“Langkah penyegelan ini bertujuan untuk mendukung proses penegakan hukum secara tuntas terhadap praktik PETI di wilayah Kabupaten Bone Bolango,” tegas Kombes Pol. Maruly Pardede.

Dari hasil penyisiran di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti operasional, meliputi dua karung material batu galian, dua buah pipa karbon, tiga mata bor jet hammer, serta satu buah mangkuk plastik warna biru.

Selain menyegel lubang tambang dan mengamankan barang bukti material serta alat pengolahan, petugas turut menempelkan surat imbauan tertulis di sekitar area penambangan agar tidak ada lagi aktivitas ilegal yang berlangsung.

Kendati saat tim tiba di lokasi tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan yang tengah berjalan, seluruh rangkaian kegiatan penyelidikan berlangsung aman, kondusif, dan tanpa hambatan.

Kombes Pol. Maruly menegaskan, Polda Gorontalo tidak akan berhenti pada tindakan penyegelan semata. Pihaknya kini tengah melakukan penelusuran mendalam terhadap pihak-pihak yang terafiliasi dengan aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Sebagai tindak lanjut, Ditreskrimsus Polda Gorontalo akan menelusuri seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemilik lubang tambang, para pekerja di lapangan, hingga pengelola tempat rendaman material,” pungkas Maruly.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler