<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>corona Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/corona/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/corona/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Apr 2021 15:21:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>corona Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/corona/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penutupan Perbatasan Provinsi Gorontalo Tidak Efektif Lagi</title>
		<link>https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi</link>
					<comments>https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 09:33:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Penutupan perbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=9061</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO &#8211; Penutupan akses masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo akan dilaksanakan mulai 6 Mei 2021. Kebijakan ini diambil oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo setelah pemerintah pusat melarang mudik lebaran tahun 2021 untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Dosen Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo Funco Tanipu ST., MA., mengatakan bahwa alasan menutup perbatasan untuk menekan penyebaran virus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/">Penutupan Perbatasan Provinsi Gorontalo Tidak Efektif Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/">Penutupan Perbatasan Provinsi Gorontalo Tidak Efektif Lagi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Penutupan akses masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo akan dilaksanakan mulai 6 Mei 2021. Kebijakan ini diambil oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo setelah pemerintah pusat melarang mudik lebaran tahun 2021 untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Dosen Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo Funco Tanipu ST., MA., mengatakan bahwa alasan menutup perbatasan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 menjadi tidak efektif karena saat ini pandemi Covid-19 di Gorontalo berada pada kategori tidak dapat dikendalikan. “Pertanyaannya, apakah pandemi ini masih terkendali di Gorontalo? Jawabannya tidak terkendali. Kenapa? Sebab protokol kesehatan sudah tidak diikuti secara serius, apalagi tracing, tracking hingga treatment sudah pada tahap \"mana-mana jo\". Apalagi rasio testing tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan”, jelasnya. Menurutnya menghentikan mobilitas penduduk antar wilayah tidak efektif, sebab di Provinsi Gorontalo sendiri mobilitas penduduk masih berlangsung seperti biasa. “Penutupan perbatasan sebenarnya menjadi semakin tidak relevan karena selama ini, kurang lebih hampir setahun, perbatasan tetap dibuka tanpa pengawasan yang ketat. Kalau misalnya dalih untuk menjaga \"jangan-jangan\" ada pembawa virus yang masuk, lalu bagaimana dengan kebijakan Rapid Antibody, Antigen, Swab PCR selama ini?, Kenapa hanya pada saat diluar waktu mudik lebaran hal ini dianggap \"relevan\" dan dibolehkan, lalu saat mudik lebaran ini bukan sebagai alternatif bagi pelaku perjalanan?”, ujarnya. Funco menambahkan bahwa solusi untuk test covid-19 yang mahal dapat diatasi dengan Gnose dari Science Technopark UGM yang harganya untuk sekali tes berkisar antara Rp.10.000-Rp.20.000 dan memiliki hasil yang hampir sama presisi dengan alat uji lainnya. “Pertanyaan publik lain yang perlu dijawab adalah bagaimana dengan yang telah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali dan patuh pada protokol kesehatan sesuai regulasi, apakah tetap tidak bisa melakukan mudik atau melintasi perbatasan? Jawaban ini harus dijawab otoritas pengambil keputusan menutup perbatasan secara lebih detail, karena jika tidak ada jawaban yang memuaskan publik, maka kepercayaan publik pada program vaksinasi akan semakin turun, yang tentunya pasti akan memakan waktu dalam konteks pemulihan”, ujarnya. Di sisi lain, secara ekonomi akan menjadi suplemen bagi daerah karena pemudik bisa meningkatkan pemasukan. “Dari sisi kultural, mudik, bagi orang Gorontalo, bukanlah soal naik mobil melintasi perbatasan, tapi terkait \"mohuwalingo mondo u.moleleyangi\" atau pulang untuk menggenapkan kerinduan soal kampung. Ada rentetan silaturahmi, ada cium tangan kepada kedua orang tua yang masih hidup, ada bagi-bagi baju baru bagi keluarga, ada bagi-bagi jakati, ada ziarah kubur dan banyak ragam agenda kultural-agamis yang itu terangkum dalam sepotong waktu mudik”, pungkasnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO &#8211; Penutupan akses masuk ke wilayah Provinsi Gorontalo akan dilaksanakan mulai 6 Mei 2021. Kebijakan ini diambil oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo setelah pemerintah pusat melarang mudik lebaran tahun 2021 untuk menekan penyebaran virus Covid-19.</p>
<p>Dosen Jurusan Ilmu Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo Funco Tanipu ST., MA., mengatakan bahwa alasan menutup perbatasan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 menjadi tidak efektif karena saat ini pandemi Covid-19 di Gorontalo berada pada kategori tidak dapat dikendalikan.</p>
<p>“Pertanyaannya, apakah pandemi ini masih terkendali di Gorontalo? Jawabannya tidak terkendali. Kenapa? Sebab protokol kesehatan sudah tidak diikuti secara serius, apalagi tracing, tracking hingga treatment sudah pada tahap &#8220;mana-mana jo&#8221;. Apalagi rasio testing tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan”, jelasnya.</p>
<p>Menurutnya menghentikan mobilitas penduduk antar wilayah tidak efektif, sebab di Provinsi Gorontalo sendiri mobilitas penduduk masih berlangsung seperti biasa.</p>
<p>“Penutupan perbatasan sebenarnya menjadi semakin tidak relevan karena selama ini, kurang lebih hampir setahun, perbatasan tetap dibuka tanpa pengawasan yang ketat. Kalau misalnya dalih untuk menjaga &#8220;jangan-jangan&#8221; ada pembawa virus yang masuk, lalu bagaimana dengan kebijakan Rapid Antibody, Antigen, Swab PCR selama ini?, Kenapa hanya pada saat diluar waktu mudik lebaran hal ini dianggap &#8220;relevan&#8221; dan dibolehkan, lalu saat mudik lebaran ini bukan sebagai alternatif bagi pelaku perjalanan?”, ujarnya.</p>
<p>Funco menambahkan bahwa solusi untuk test covid-19 yang mahal dapat diatasi dengan Gnose dari Science Technopark UGM yang harganya untuk sekali tes berkisar antara Rp.10.000-Rp.20.000 dan memiliki hasil yang hampir sama presisi dengan alat uji lainnya.</p>
<p>“Pertanyaan publik lain yang perlu dijawab adalah bagaimana dengan yang telah melakukan vaksinasi sebanyak dua kali dan patuh pada protokol kesehatan sesuai regulasi, apakah tetap tidak bisa melakukan mudik atau melintasi perbatasan? Jawaban ini harus dijawab otoritas pengambil keputusan menutup perbatasan secara lebih detail, karena jika tidak ada jawaban yang memuaskan publik, maka kepercayaan publik pada program vaksinasi akan semakin turun, yang tentunya pasti akan memakan waktu dalam konteks pemulihan”, ujarnya.</p>
<p>Di sisi lain, secara ekonomi akan menjadi suplemen bagi daerah karena pemudik bisa meningkatkan pemasukan.</p>
<p>“Dari sisi kultural, mudik, bagi orang Gorontalo, bukanlah soal naik mobil melintasi perbatasan, tapi terkait &#8220;mohuwalingo mondo u.moleleyangi&#8221; atau pulang untuk menggenapkan kerinduan soal kampung. Ada rentetan silaturahmi, ada cium tangan kepada kedua orang tua yang masih hidup, ada bagi-bagi baju baru bagi keluarga, ada bagi-bagi jakati, ada ziarah kubur dan banyak ragam agenda kultural-agamis yang itu terangkum dalam sepotong waktu mudik”, pungkasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/">Penutupan Perbatasan Provinsi Gorontalo Tidak Efektif Lagi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/">Penutupan Perbatasan Provinsi Gorontalo Tidak Efektif Lagi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/penutupan-perbatasan-provinsi-gorontalo-tidak-efektif-lagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gorontalo Hari ini: 155 Sampel Negatif, 17 Pasien Sembuh</title>
		<link>https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh</link>
					<comments>https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 12:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[virus corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5288</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Jumlah spesimen negatif Covid-19 di Provinsi Gorontalo kian bertambah dari waktu ke waktu. Angka kesembuhan pasien terpapar virus corona juga makin hari makin naik. Hasil pemeriksaan Balai POM Gorontalo Kamis (25/6/2020) lagi-lagi menunjukkan trend positif. Di mana dari 162 sampel yang diperiksa, sebanyak 155 sampel dinyatakan negatif, 17 di antaranya pasien sembuh, 7 sampel positif, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/">Gorontalo Hari ini: 155 Sampel Negatif, 17 Pasien Sembuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/">Gorontalo Hari ini: 155 Sampel Negatif, 17 Pasien Sembuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Jumlah spesimen negatif Covid-19 di Provinsi Gorontalo kian bertambah dari waktu ke waktu. Angka kesembuhan pasien terpapar virus corona juga makin hari makin naik. Hasil pemeriksaan Balai POM Gorontalo Kamis (25/6/2020) lagi-lagi menunjukkan trend positif. Di mana dari 162 sampel yang diperiksa, sebanyak 155 sampel dinyatakan negatif, 17 di antaranya pasien sembuh, 7 sampel positif, dan 3 pasien baru. \"Pasien sembuh hari ini pasien 85, SP perempuan umur 19 tahun, swab kelima dan keenam hasil PCRnya negatif. Pasien 154 SUS perempuan 41 tahun. Swab ketiga dan keempat, PCR negatif,\" ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penangan Covid-19 Gorontalo, Triyanto S. Bialangi, dalam konferensi pers Kamis (25/6) siang . Selanjutnya, pasien sembuh adalah pasien 156, LKO, perempuan, 28 tahun, Pasien 168, SPM, perempuan, 28 thaun, hari. Pasien 169, JF, Laki-laki, 27 tahun. Ketiga pasien ini Swab ketiga dan keempat, PCRnya negatif dan dirawat selama 14 hari. Pasien 172, SYT, Perempuan. 20 tahun dan Pasien 177, DQK, Laki-laki. 22 tahun, dimana Swab kedua dan ketiga PCR negatif pasien ini dirawat selama 13 hari. Pasien 179, KLE, Laki-laki, 23 tahun. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dirawat 12 hari. Pasien 180, JSO, Laki-laki. 39 tahun. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dirawat 13 hari. Pasien 186, TTA, Perempuan, 45 tahun. Pasien 187, RWM, Laki-laki, 38 tahun. Pasien 200, MPS, Perepuan, 28 tahun. Pasien 202, FGW, Perempuan 26 tahun. Pasien 204, SID, perempuan, 32 tahun. Dimana Swab kedua dan ketiga hasil PCRnya negatif dan dirawat 11 hari. Pasien 208. FRA, perempuan, 28 tahun. Swab ketiga dan keempa, PCR negatif. Pasien 211 IKP, perempuan. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dan yang terakhir Pasien 222, AAC, 33 tahun. Swab kedua dan ketiganya PCR negatif pasien dirawat 5 hari. Sementara itu pasien yang terkonfirmasi positif Pasien 241, MAJ, Perempuan, 25 tahun. Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Kota Gorontalo. Pasien merupakan tenaga kesehatan, dan sementara persiapan rujukan ke RSAS. Selanjutnya Pasien 242, HDM, Perempuan, 57 tahun. Kelurahan Dembe I, Kota Barat, Kota Gorontalo. Pasien masuk RSAS dengan keluhan sesak, dan ada penyakit komorbit. Kondisi pasien Keadaan umum baik. Selanjutnya lagi Pasien 243, IRY, Laki-laki, 36 tahun. Desa Ayula Utara, Bulango Selatan, Bone Bolango. Pasien 243 merupakan tracking kontak pasien 225, SMF. Total pasien yang terkonfirmasi positif berjumlah 243 orang, meninggal 8 orang, sembuh 197 orang dalam perawatan 37 orangorang, dan persiapan rujukan 1 orang.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Jumlah spesimen negatif Covid-19 di Provinsi Gorontalo kian bertambah dari waktu ke waktu. Angka kesembuhan pasien terpapar virus corona juga makin hari makin naik.</p>
<p>Hasil pemeriksaan Balai POM Gorontalo Kamis (25/6/2020) lagi-lagi menunjukkan trend positif. Di mana dari 162 sampel yang diperiksa, sebanyak 155 sampel dinyatakan negatif, 17 di antaranya pasien sembuh, 7 sampel positif, dan 3 pasien baru.</p>
<p>&#8220;Pasien sembuh hari ini pasien 85, SP perempuan umur 19 tahun, swab kelima dan keenam hasil PCRnya negatif. Pasien 154 SUS perempuan 41 tahun. Swab ketiga dan keempat, PCR negatif,&#8221; ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penangan Covid-19 Gorontalo, Triyanto S. Bialangi, dalam konferensi pers Kamis (25/6) siang .</p>
<p>Selanjutnya, pasien sembuh adalah pasien 156, LKO, perempuan, 28 tahun,<br />
Pasien 168, SPM, perempuan, 28 thaun, hari.<br />
Pasien 169, JF, Laki-laki, 27 tahun. Ketiga pasien ini Swab ketiga dan keempat, PCRnya negatif dan dirawat selama 14 hari.</p>
<p>Pasien 172, SYT, Perempuan. 20 tahun dan Pasien 177, DQK, Laki-laki. 22 tahun, dimana Swab kedua dan ketiga PCR negatif pasien ini dirawat selama 13 hari.</p>
<p>Pasien 179, KLE, Laki-laki, 23 tahun. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dirawat 12 hari. Pasien 180, JSO, Laki-laki. 39 tahun. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dirawat 13 hari.</p>
<p>Pasien 186, TTA, Perempuan, 45 tahun.<br />
Pasien 187, RWM, Laki-laki, 38 tahun.<br />
Pasien 200, MPS, Perepuan, 28 tahun.<br />
Pasien 202, FGW, Perempuan 26 tahun.<br />
Pasien 204, SID, perempuan, 32 tahun. Dimana Swab kedua dan ketiga hasil PCRnya negatif dan dirawat 11 hari.</p>
<p>Pasien 208. FRA, perempuan, 28 tahun. Swab ketiga dan keempa, PCR negatif. Pasien 211 IKP, perempuan. Swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Dan yang terakhir Pasien 222, AAC, 33 tahun. Swab kedua dan ketiganya PCR negatif pasien dirawat 5 hari.</p>
<p>Sementara itu pasien yang terkonfirmasi positif Pasien 241, MAJ, Perempuan, 25 tahun. Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Utara, Kota Gorontalo. Pasien merupakan tenaga kesehatan, dan sementara persiapan rujukan ke RSAS.</p>
<p>Selanjutnya Pasien 242, HDM, Perempuan, 57 tahun. Kelurahan Dembe I, Kota Barat, Kota Gorontalo. Pasien masuk RSAS dengan keluhan sesak, dan ada penyakit komorbit. Kondisi pasien Keadaan umum baik.</p>
<p>Selanjutnya lagi Pasien 243, IRY, Laki-laki, 36 tahun. Desa Ayula Utara, Bulango Selatan, Bone Bolango. Pasien 243 merupakan tracking kontak pasien 225, SMF.</p>
<p>Total pasien yang terkonfirmasi positif berjumlah 243 orang, meninggal 8 orang, sembuh 197 orang dalam perawatan 37 orangorang, dan persiapan rujukan 1 orang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/">Gorontalo Hari ini: 155 Sampel Negatif, 17 Pasien Sembuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/">Gorontalo Hari ini: 155 Sampel Negatif, 17 Pasien Sembuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gorontalo-hari-ini-155-sampel-negatif-17-pasien-sembuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo: Hari ini 26 Orang Positif</title>
		<link>https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif</link>
					<comments>https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2020 07:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5141</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr.Triyanto Bialangi mengumumkan hasil pemeriksaan 230 spesimen, Senin (15/6). Triyanto mengungkapkan dari hasil tersebut berjumlah 204 sampel dinyatakan negatif, 8 pasien sembuh, sementara 26 sisanya terkonfirmasi positif. Sampel pasien positif terdiri dari 3 orang pasien lama dan 23 pasien baru. Triyanto menguraikan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/">Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo: Hari ini 26 Orang Positif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/">Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo: Hari ini 26 Orang Positif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr.Triyanto Bialangi mengumumkan hasil pemeriksaan 230 spesimen, Senin (15/6). Triyanto mengungkapkan dari hasil tersebut berjumlah 204 sampel dinyatakan negatif, 8 pasien sembuh, sementara 26 sisanya terkonfirmasi positif. Sampel pasien positif terdiri dari 3 orang pasien lama dan 23 pasien baru. Triyanto menguraikan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh hari ini antara lain pasien 63 dengan inisial MA. MA adalah perempuan 19 tahun, dimana hasil swab ketiga dan keempat negatif. Pasien sebelumnya dirawat selama 19 hari. Berikutnya Pasien 75, MA, laki-laki 21 tahun, swab kedua dan ketiga PCR negatif. Pasien Dirawat 16 hari. Berikutnya lagi Pasien 80, SM, Perempuan, 22 tahun, hasil swab kedua dan ketiga PCRnya negatif. Pasien Dirawat selama 16 hari. Sambungnya lagi Pasien 104, ELK, perempuan, 26 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif. Pasien 115, SMA, Perempuan, 25 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif pasien ini Dirawat selama 14 hari. Pasien 116, WH, perempuan 19 tahun, swab kedua dan ketiga PCR negatif dirawat 14 hari. Sementara itu Pasien 127, LNB, Perempuan, 35 tahun, swab kedua dan ketiganya negatif pasien Dirawat selama 10 hari. Pasien 131, FPD, Perempuan, 34 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif pasien Dirawat 10 hari. Sementara itu Pasien 145, NYA, perempuan, 47 tahun, Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Pasien 145 terkonfirmasi positif sejak 9 Juni 2020. \"Pasien ini meninggal pada 13 Juni 2020, pukul 1.45 WITA. Hasil swab ketiga, hasilnya negatif, hasil terakhir sebelum meninggal hasilnya belum keluar, dan keluar setelah meninggal.\". Selain itu, 23 pasien baru terdiri Kota Gorontalo 10 orang, Bone Bolango 8 orang, kabupaten Gorontalo 4 orang, dan Boalemo 1 orang.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr.Triyanto Bialangi mengumumkan hasil pemeriksaan 230 spesimen, Senin (15/6). Triyanto mengungkapkan dari hasil tersebut berjumlah 204 sampel dinyatakan negatif, 8 pasien sembuh, sementara 26 sisanya terkonfirmasi positif.</p>
<p>Sampel pasien positif terdiri dari 3 orang pasien lama dan 23 pasien baru.</p>
<p>Triyanto menguraikan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh hari ini antara lain pasien 63 dengan inisial MA. MA adalah perempuan 19 tahun, dimana hasil swab ketiga dan keempat negatif. Pasien sebelumnya dirawat selama 19 hari.</p>
<p>Berikutnya Pasien 75, MA, laki-laki 21 tahun, swab kedua dan ketiga PCR negatif. Pasien Dirawat 16 hari.</p>
<p>Berikutnya lagi Pasien 80, SM, Perempuan, 22 tahun, hasil swab kedua dan ketiga PCRnya negatif. Pasien Dirawat selama 16 hari.</p>
<p>Sambungnya lagi Pasien 104, ELK, perempuan, 26 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif.</p>
<p>Pasien 115, SMA, Perempuan, 25 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif pasien ini Dirawat selama 14 hari.</p>
<p>Pasien 116, WH, perempuan 19 tahun, swab kedua dan ketiga PCR negatif dirawat 14 hari.</p>
<p>Sementara itu Pasien 127, LNB, Perempuan, 35 tahun, swab kedua dan ketiganya negatif pasien Dirawat selama 10 hari.</p>
<p>Pasien 131, FPD, Perempuan, 34 tahun, Swab kedua dan ketiga PCRnya negatif pasien Dirawat 10 hari.</p>
<p>Sementara itu Pasien 145, NYA, perempuan, 47 tahun, Desa Luhu, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Pasien 145 terkonfirmasi positif sejak 9 Juni 2020.</p>
<p>&#8220;Pasien ini meninggal pada 13 Juni 2020, pukul 1.45 WITA. Hasil swab ketiga, hasilnya negatif, hasil terakhir sebelum meninggal hasilnya belum keluar, dan keluar setelah meninggal.&#8221;.</p>
<p>Selain itu, 23 pasien baru terdiri Kota Gorontalo 10 orang, Bone Bolango 8 orang, kabupaten Gorontalo 4 orang, dan Boalemo 1 orang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/">Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo: Hari ini 26 Orang Positif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/">Gugus Tugas Covid-19 Gorontalo: Hari ini 26 Orang Positif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gugus-tugas-covid-19-gorontalo-hari-ini-26-orang-positif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari ini, 7 Orang Pasien Covid19 di Gorontalo Sembuh</title>
		<link>https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh</link>
					<comments>https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2020 07:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[pasien sembuh]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5054</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus corona di Gorontalo, Rabu (10/6). Juru bicara tim gugus dr. Triyanto S. Bialangi mengatakan, dari 91 spesimen yang diperiksa Balai POM, sebanyak 73 orang dinyatakan negatif, 7 orang di antaranya sembuh. Sementara untuk kasus positif terdapat 18 spesimen yang terdiri dari 11 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/">Hari ini, 7 Orang Pasien Covid19 di Gorontalo Sembuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/">Hari ini, 7 Orang Pasien Covid19 di Gorontalo Sembuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus corona di Gorontalo, Rabu (10/6). Juru bicara tim gugus dr. Triyanto S. Bialangi mengatakan, dari 91 spesimen yang diperiksa Balai POM, sebanyak 73 orang dinyatakan negatif, 7 orang di antaranya sembuh. Sementara untuk kasus positif terdapat 18 spesimen yang terdiri dari 11 pasien lama dan 7 orang pasien baru. Adapun pasien yang dinyatakan sembuh antara lain pasien 40, SYH, perempuan berusia 23 tahun asal Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien sembuh berdasarkan hasil PCR ke empat dan ke-limanya negatif. Berikutnya pasien 78 AR laki-laki 33 tahun desa pentadio barat Kecamatan Telaga Biru kabupaten Gorontalo. Pasien hasil PCR kedua dan ketiga hasilnya negatif dan pasien keadaan umum baik. Selanjutnya pasien 88 NA perempuan 25 tahun Desa pentadu Kecamatan Biluhu Barat Kabupaten Gorontalo hasil pcr kedua dan ketiga pasien negatif. Pasien 106 SMU perempuan 26 Kelurahan Tinelo Kota Barat Kota Gorontalo pasien pcr kedua ketiga negatif, pasien dirawat selama 8 hari Pasien 108 merupakan bayi ROS perempuan (11 hari) Desa Ipilo, Kecamatan Gentuma, kabupaten Gorontalo Utara, pasien PCR kedua dan ketiga negatif. \"Pasien 110 RD laki-laki umur 20 tahun Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Boalemo\" Pasien 122 MOH laki-laki umur Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Bone Bolango pasien dirawat selama 8 hari dan hasil pcr kedua dan ketiga negatif. Total pasien terkonfirmasi positif 145 orang dimana meninggal 7, sembuh 69 orang dalam perawatan 66 orang persiapan rujukan 3 orang.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo mengumumkan perkembangan terbaru kasus virus corona di Gorontalo, Rabu (10/6). Juru bicara tim gugus dr. Triyanto S. Bialangi mengatakan, dari 91 spesimen yang diperiksa Balai POM, sebanyak 73 orang dinyatakan negatif, 7 orang di antaranya sembuh. Sementara untuk kasus positif terdapat 18 spesimen yang terdiri dari 11 pasien lama dan 7 orang pasien baru.</p>
<p>Adapun pasien yang dinyatakan sembuh antara lain pasien 40, SYH, perempuan berusia 23 tahun asal Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien sembuh berdasarkan hasil PCR ke empat dan ke-limanya negatif.</p>
<p>Berikutnya pasien 78 AR laki-laki 33 tahun desa pentadio barat Kecamatan Telaga Biru kabupaten Gorontalo. Pasien hasil PCR kedua dan ketiga hasilnya negatif dan pasien keadaan umum baik.</p>
<p>Selanjutnya pasien 88 NA perempuan 25 tahun Desa pentadu Kecamatan Biluhu Barat Kabupaten Gorontalo hasil pcr kedua dan ketiga pasien negatif.</p>
<p>Pasien 106 SMU perempuan 26 Kelurahan Tinelo Kota Barat Kota Gorontalo pasien pcr kedua ketiga negatif, pasien dirawat selama 8 hari</p>
<p>Pasien 108 merupakan bayi ROS perempuan (11 hari) Desa Ipilo, Kecamatan Gentuma, kabupaten Gorontalo Utara, pasien PCR kedua dan ketiga negatif.</p>
<p>&#8220;Pasien 110 RD laki-laki umur 20 tahun Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Boalemo&#8221;</p>
<p>Pasien 122 MOH laki-laki umur Desa Timbuolo, Kecamatan Botupingge, Bone Bolango pasien dirawat selama 8 hari dan hasil pcr kedua dan ketiga negatif.</p>
<p>Total pasien terkonfirmasi positif 145 orang dimana meninggal 7, sembuh 69 orang dalam perawatan 66 orang persiapan rujukan 3 orang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/">Hari ini, 7 Orang Pasien Covid19 di Gorontalo Sembuh</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/">Hari ini, 7 Orang Pasien Covid19 di Gorontalo Sembuh</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hari-ini-7-orang-pasien-covid19-di-gorontalo-sembuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Baru Positif di Gorontalo Bertambah 5, Satu Meninggal</title>
		<link>https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal</link>
					<comments>https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 May 2020 12:44:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[kasus positif]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4655</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo dr. Triyanto S. Bialangi mengumumkan 6 kasus pasien positif corona, pada Minggu (17/5). &#8220;Mereka terdiri dari satu pasien lama dan lima pasien baru,&#8221; ujar Triyanto pada konferensi pers di posko penanganan covid-19. Dikatakan Triyanto, dari lima pasien baru itu satu orang telah meninggal dunia dan empat masih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/">Kasus Baru Positif di Gorontalo Bertambah 5, Satu Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/">Kasus Baru Positif di Gorontalo Bertambah 5, Satu Meninggal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton5" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo dr. Triyanto S. Bialangi mengumumkan 6 kasus pasien positif corona, pada Minggu (17/5). \"Mereka terdiri dari satu pasien lama dan lima pasien baru,\" ujar Triyanto pada konferensi pers di posko penanganan covid-19. Dikatakan Triyanto, dari lima pasien baru itu satu orang telah meninggal dunia dan empat masih dalam persiapan untuk dirujuk. Pasien lama yang terkonfirmasi positif kembali adalah pasien ke 15 dengan inisial AI (8). Pasien merupakan anak laki-laki dari pasien 05 dan 06 warga Kelurahan Tomulobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Sementara pasien baru yang terkonfirmasi positif dan telah meninggal yaitu pasien 24 dengan inisial HL (53), warga Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Pasien dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid 19. \"Pasien terkonfirmasi tadi dengan riwayat perjalanan masuk RSAS dengan keluhan demam batuk sesak dan pasien ini mempunyai riwayat penyakit penyerta,\" ucap Triyanto. Berikutnya, pasien baru adalah 25 dengan inisial AN (17). Pasian adalah seorang perempuan asal Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien merupakan keponakan dari pasien 22. \"Rapit tes pertama dilakukan 15 mei dengan hasil reaktif, swap pertama 17 mei dengan hasil PCR Positif\" katanya. Selain itu, pasien terkonfirmasi positif antara lain pasien 26 (29) dengan inisial MBU. Pasien merupakan anak laki-laki dari pasien 22, warga Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo. \"Pasien yang terkonfirmasi berikutnya adalah pasien 27 inisial YK perempuan 27 tahun Warga Kelurahan Padebuolo yang merupakan tetangga dekat dari pasien 22. Kemudian pasien 28 LM perempuan umur 45 tahun warga Ipilo Kota Selatan, sebelumnya pasien pernah kkontak dengan pasien 22,\" urai Triyanto. Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Gorontalo hingga Minggu (17/5) sebanyak 28 orang. Dengan angka meninggal 2, sembuh 6 orang dan yang masih dirawat sebanyak 6 orang. \"Dan persiapan rujukan 4 orang sehingga nanti yang akan dirawat sejumlah 10 orang, \" tutup Tri.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo dr. Triyanto S. Bialangi mengumumkan 6 kasus pasien positif corona, pada Minggu (17/5).</p>
<p>&#8220;Mereka terdiri dari satu pasien lama dan lima pasien baru,&#8221; ujar Triyanto pada konferensi pers di posko penanganan covid-19.</p>
<p>Dikatakan Triyanto, dari lima pasien baru itu satu orang telah meninggal dunia dan empat masih dalam persiapan untuk dirujuk. Pasien lama yang terkonfirmasi positif kembali adalah pasien ke 15 dengan inisial AI (8). Pasien merupakan anak laki-laki dari pasien 05 dan 06 warga Kelurahan Tomulobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.</p>
<p>Sementara pasien baru yang terkonfirmasi positif dan telah meninggal yaitu pasien 24 dengan inisial HL (53), warga Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Pasien dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid 19.</p>
<p>&#8220;Pasien terkonfirmasi tadi dengan riwayat perjalanan masuk RSAS dengan keluhan demam batuk sesak dan pasien ini mempunyai riwayat penyakit penyerta,&#8221; ucap Triyanto.</p>
<p>Berikutnya, pasien baru adalah 25 dengan inisial AN (17). Pasian adalah seorang perempuan asal Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Pasien merupakan keponakan dari pasien 22.</p>
<p>&#8220;Rapit tes pertama dilakukan 15 mei dengan hasil reaktif, swap pertama 17 mei dengan hasil PCR Positif&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, pasien terkonfirmasi positif antara lain pasien 26 (29) dengan inisial MBU. Pasien merupakan anak laki-laki dari pasien 22, warga Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Pasien yang terkonfirmasi berikutnya adalah pasien 27 inisial YK perempuan 27 tahun Warga Kelurahan Padebuolo yang merupakan tetangga dekat dari pasien 22. Kemudian pasien 28 LM perempuan umur 45 tahun warga Ipilo Kota Selatan, sebelumnya pasien pernah kkontak dengan pasien 22,&#8221; urai Triyanto.</p>
<p>Sehingga, total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Gorontalo hingga Minggu (17/5) sebanyak 28 orang. Dengan angka meninggal 2, sembuh 6 orang dan yang masih dirawat sebanyak 6 orang.</p>
<p>&#8220;Dan persiapan rujukan 4 orang sehingga nanti yang akan dirawat sejumlah 10 orang, &#8221; tutup Tri.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/">Kasus Baru Positif di Gorontalo Bertambah 5, Satu Meninggal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/">Kasus Baru Positif di Gorontalo Bertambah 5, Satu Meninggal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kasus-baru-positif-di-gorontalo-bertambah-5-satu-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Dua. Sembuh 1 Orang</title>
		<link>https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang</link>
					<comments>https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2020 12:37:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[kasus positif]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4585</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Kasus positif covid-19 di Gorontalo bertambah 2 orang. Bersamaan dengan itu, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah satu. Hal ini disampaikan juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Triyanto Bialangi, dalam konferensi pers, Rabu (13/5). Triyanto mengatakan, kedua pasien positif merupakam pasien 20 (11) dan pasien 21 (26). Untuk pasien 20 adalah anak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/">Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Dua. Sembuh 1 Orang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/">Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Dua. Sembuh 1 Orang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>GORONTALO-Kasus positif covid-19 di Gorontalo bertambah 2 orang. Bersamaan dengan itu, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah satu. Hal ini disampaikan juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Triyanto Bialangi, dalam konferensi pers, Rabu (13/5).</p>
<p>Triyanto mengatakan, kedua pasien positif merupakam pasien 20 (11) dan pasien 21 (26). Untuk pasien 20 adalah anak perempuan dari pasien 01 warga Kelurahan Tumbihe Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. Sedangkan pasien 21 merupakan laki-laki yang beralamat Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Keduanya lanjut dia diperiksa swab test bersama dengan 62 sampel yang dikirim gugus tugas ke laboratorium Balai POM di Gorontalo beberapa hari lalu.</p>
<p>“Pasien 20 adalah anak keenam dari pasien 01. Rapid test pertama 8 April hasilnya non reaktif. Namun karena ada kontak dengan pasien 01 diisolasi di RS Toto, kemudian dipindahkan di karantina LPMP. Di rapid test kedua hasilnya reaktif. Pasien 21 melakukan perjalanan dari Sukabumi, transit Makassar,” ucap dr. Triyanto.</p>
<p>Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh adalah RI (6). Ia merupakan pasien 18 anak dari pasien 14 warga Marisa Utara, Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Dengan bertambahnya 2 dan sembuhnya satu orang pasien ini, maka jumlah pasien positif di Provinsi Gorontalo saat ini ada 7 orang yang sebelumnya berjumlah enam.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/">Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Dua. Sembuh 1 Orang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/">Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Bertambah Dua. Sembuh 1 Orang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kasus-positif-covid-19-di-gorontalo-bertambah-dua-sembuh-1-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Positif Corona di Gorontalo Sudah 15 Orang</title>
		<link>https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang</link>
					<comments>https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2020 06:54:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[positif korona]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4260</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Pasien positif coronavirus disease atau covid-19 di provinsi Gorontalo bertambah lagi 1 orang. Hal ini setelah muncul hasil swab test AI, bocah berusia delapan tahun asal Kelurahan Tomulabutao, Kota Gorontalo, Selasa (28/4). Juru bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 dr. Triyanto menyebutkan, pasien yang merupakan anak dari pasien 05 (almarhum) dan 06 memiliki riwayat perjalanan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/">Kasus Positif Corona di Gorontalo Sudah 15 Orang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/">Kasus Positif Corona di Gorontalo Sudah 15 Orang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton6" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Pasien positif coronavirus disease atau covid-19 di provinsi Gorontalo bertambah lagi 1 orang. Hal ini setelah muncul hasil swab test AI, bocah berusia delapan tahun asal Kelurahan Tomulabutao, Kota Gorontalo, Selasa (28/4). Juru bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 dr. Triyanto menyebutkan, pasien yang merupakan anak dari pasien 05 (almarhum) dan 06 memiliki riwayat perjalanan dari Nunukan, Kalimantan Utara. Ia tiba di Gorontalo pada 3 April melalui pelabuhan Kwandang dengan menumpangi kapal tol laut Sabuk Nusantara 97. AI lalu di rujuk ke Rumah Sakit Aloei Soboe (RSAS) Kota Gorontalo pada tanggal 14 April 2020, karena mengalami demam dan kejang. Sempat ada kabar baik untuk AI, karena pada pemeriksaan swab test yang pertama, hasil PCRnya dinyatakan non reaktif atau negatif. Namun pada swab kedua yang dilakukan pada 21 April 2020, hasil PCR dinyatakan positif. \"Jadi sampai saat ini Provinsi Gorontalo sudah 15 pasien positif terkonfirmasi, yang sembuh masih kosong dan yang meninggal sudah satu orang,\" kata Triyanto saat konferensi pers.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Pasien positif coronavirus disease atau covid-19 di provinsi Gorontalo bertambah lagi 1 orang. Hal ini setelah muncul hasil swab test AI, bocah berusia delapan tahun asal Kelurahan Tomulabutao, Kota Gorontalo, Selasa (28/4).</p>
<p>Juru bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 dr. Triyanto menyebutkan, pasien yang merupakan anak dari pasien 05 (almarhum) dan 06 memiliki riwayat perjalanan dari Nunukan, Kalimantan Utara. Ia tiba di Gorontalo pada 3 April melalui pelabuhan Kwandang dengan menumpangi kapal tol laut Sabuk Nusantara 97.</p>
<p>AI lalu di rujuk ke Rumah Sakit Aloei Soboe (RSAS) Kota Gorontalo pada tanggal 14 April 2020, karena mengalami demam dan kejang. Sempat ada kabar baik untuk AI, karena pada pemeriksaan swab test yang pertama, hasil PCRnya dinyatakan non reaktif atau negatif. Namun pada swab kedua yang dilakukan pada 21 April 2020, hasil PCR dinyatakan positif.</p>
<p>&#8220;Jadi sampai saat ini Provinsi Gorontalo sudah 15 pasien positif terkonfirmasi, yang sembuh masih kosong dan yang meninggal sudah satu orang,&#8221; kata Triyanto saat konferensi pers.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/">Kasus Positif Corona di Gorontalo Sudah 15 Orang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/">Kasus Positif Corona di Gorontalo Sudah 15 Orang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kasus-positif-corona-di-gorontalo-sudah-15-orang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasien Positif di Gorontalo Jadi 7 Kasus, Satu Meninggal Dunia</title>
		<link>https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia</link>
					<comments>https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2020 07:12:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[pasien positif]]></category>
		<category><![CDATA[positif gorontalo 7]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4124</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Kasus positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo bertambah. Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Triyanto S. Bialangi menyebut, ada 3 pasien lagi yang dikonfirmasi terpapar sesuai hasil swab test Laboratorium Makassar. &#8220;Pasien yang positif sebelumnya 4, kini ketambahan 3 sehingga menjadi 7 yang terkonfirmasi sesuai dengan hasil PCR,&#8221; ujar Triyanto saat konferensi pers Selasa (21/4). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/">Pasien Positif di Gorontalo Jadi 7 Kasus, Satu Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/">Pasien Positif di Gorontalo Jadi 7 Kasus, Satu Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton7" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Kasus positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo bertambah. Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Triyanto S. Bialangi menyebut, ada 3 pasien lagi yang dikonfirmasi terpapar sesuai hasil swab test Laboratorium Makassar. \"Pasien yang positif sebelumnya 4, kini ketambahan 3 sehingga menjadi 7 yang terkonfirmasi sesuai dengan hasil PCR,\" ujar Triyanto saat konferensi pers Selasa (21/4). Selain itu, pihaknya juga menginformasikan bahwa pasien 05 dengan inisial HM telah meninggal dunia. Pasien yang merupakan warga Kecamatan Dungingi menghembuskan nafas terakhir pada pukul 08.14 Wita tadi pagi di Rumah Sakit Aloei Saboe. Sebelumnya lanjut Triyanto, pasien 05 merupakan suami dari pasien 06 yang memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah yakni Kalimantan dengan menggunakan kapal penyebrangan Sabuk Nusantara beberapa minggu lalu. \"Dan untuk pasien 07 saat ini telah di rawat di RSAS dengan mendapatkan perawatan intensif setelah melakukan perjalanan dari Lombok, Makasar, Bajo dan juga Ternate, pasien ini merupakan warga kecamatan Dungingi kota Gorontalo,\" ujarnya. Sementara ini kata dia, petugas masih melakukan tracking secara etimologi, dan informasi awal bahwa pasien dirujuk dari rumah sakit Otanaha dengan keluhan batuk panas.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Kasus positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo bertambah. Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Triyanto S. Bialangi menyebut, ada 3 pasien lagi yang dikonfirmasi terpapar sesuai hasil swab test Laboratorium Makassar.</p>
<p>&#8220;Pasien yang positif sebelumnya 4, kini ketambahan 3 sehingga menjadi 7 yang terkonfirmasi sesuai dengan hasil PCR,&#8221; ujar Triyanto saat konferensi pers Selasa (21/4).</p>
<p>Selain itu, pihaknya juga menginformasikan bahwa pasien 05 dengan inisial HM telah meninggal dunia. Pasien yang merupakan warga Kecamatan Dungingi menghembuskan nafas terakhir pada pukul 08.14 Wita tadi pagi di Rumah Sakit Aloei Saboe.</p>
<p>Sebelumnya lanjut Triyanto, pasien 05 merupakan suami dari pasien 06 yang memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah yakni Kalimantan dengan menggunakan kapal penyebrangan Sabuk Nusantara beberapa minggu lalu.</p>
<p>&#8220;Dan untuk pasien 07 saat ini telah di rawat di RSAS dengan mendapatkan perawatan intensif setelah melakukan perjalanan dari Lombok, Makasar, Bajo dan juga Ternate, pasien ini merupakan warga kecamatan Dungingi kota Gorontalo,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara ini kata dia, petugas masih melakukan tracking secara etimologi, dan informasi awal bahwa pasien dirujuk dari rumah sakit Otanaha dengan keluhan batuk panas.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/">Pasien Positif di Gorontalo Jadi 7 Kasus, Satu Meninggal Dunia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/">Pasien Positif di Gorontalo Jadi 7 Kasus, Satu Meninggal Dunia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pasien-positif-di-gorontalo-jadi-7-kasus-satu-meninggal-dunia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Corona Ancam Pendidikan di Indonesia</title>
		<link>https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=corona-ancam-pendidikan-di-indonesia</link>
					<comments>https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2020 16:32:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4102</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Wiwin Mahasiswa Manajamen Pendidikan UNG Meningkatnya angka kasus COVID-19 di Indonesia membuat seluruh elemen di tanah air kelimpungan. Tak hanya aspek kesehatan, sisi sensitive seperti ekonomi dan pendidikan pun turut merasakan getah. Pemerintah sebagai gerbong utama juga telah mengeluarkan berbagai imbaun yang disertai peraturan dengan harapan penyakit dan krisis ini segera berlalu di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/">Corona Ancam Pendidikan di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/">Corona Ancam Pendidikan di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton8" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton8.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Oleh : Wiwin Mahasiswa Manajamen Pendidikan UNG Meningkatnya angka kasus COVID-19 di Indonesia membuat seluruh elemen di tanah air kelimpungan. Tak hanya aspek kesehatan, sisi sensitive seperti ekonomi dan pendidikan pun turut merasakan getah. Pemerintah sebagai gerbong utama juga telah mengeluarkan berbagai imbaun yang disertai peraturan dengan harapan penyakit dan krisis ini segera berlalu di muka bumi pertiwi. Imbauan-imbauan berupa pembatasan sosial yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengumumkan kasus pertama di Indonesia, pada 2 Maret 2020, memberi perubahan – perubahan yang seketika. Seperti di dunia pendidikan. Seluruh sistematika pendidikan menjadi lain dari biasanya. Kegiatan pembelajaran yang tadi-tadinya dilaksanakan dengan tatap muka, kini menjadi tidak bertatap muka demi memutus penularan virus mematikan ini. Meski begitu, upaya pembatasan dari pemerintah menjadi hal yang penuh dilematis. Di satu sisi belum ada cara lain yang paripurna dalam menangkal penyebaran wabah selain membatasi aktivitas sosial, akan tetapi di sisi lain kita terpaksa menerima efek semacam tindak balas keburukan dari upaya itu. Sebagai penjabaran, penerapan proses belajar di rumah baik siswa maupun mahasiswa tanpa sadar memengaruhi minat dan kualitas belajar para pelajar itu sendiri. Kurangnya proses diskusi langsung dalam pendidikan juga membuat siswa lebih banyak mengahabiskan waktu dengan media sosial yang dikhawatirkan menurunkan fungsi kesehatan terutama mata. Selain itu, diadakannya proses belajar di rumah masing-masing yang mengandalkan teknologi daring juga menyumbang berbagai masalah yang tak kalah menakutkan dari virus korona itu sendiri. Seperti contoh banyak mahasiswa/siswa yang saat ini lebih memilih mampir di halaman kurang bermanfaat ketimbang membuka materi pembelajaran. Bahkan yang paling parah, waktu-waktu luang yang bisa menambah wawasan keilmuan justru dipakai untuk main game. United Nations Educational, Scientific And Cultural Organization (UNESCO) juga telah mengakui dampak-dampak ini. Menurut lembaga ini wabah virus corona sangat berdampak terhadap sektor dunia pendidikan, misalnya banyaknya paket data yang harus dikeluarkan mahasiswa, ditambah dengan beban tugas yang meningkat drastis dari biasanya, bahkan di setiap pertemuan tumpukan tugas yang jika dihitung mencapai belasan setiap minggunya. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan stres dan kejenuhan para pelajar. Adapun kendala lain dari pembelajaran online di antaranya tidak tersedianya perangkat jaringan yang memadai. Seperti kasus yang kerap dirasakan para mahasiswa yang berada di kampung-kampung atau perdesaan. Kondisi ini akan mengancam hak-hak mereka di masa depan, seperti kurangnya pemahaman materi dan berbagai pelajaran penting lainya, karena guru-guru maupun dosen lebih menfokuskan siswa untuk belajar sendiri tanpa adanya penjelasan dan arahan yang lebih lugas. Sementara itu dampak lain dari soal-soal pembatasan sosial adalah berbenturnya antara upaya menyelamatkan manusia dan kultur sosial bangsa Indonesia itu sendiri. Sebagai kalimat sederahana, meskipun COVID-19 adalah makhluk menakutkan, namun ikatan relasi sosial yang telah terbangun sejak lama masih lebih kuat dan lebih dihormati dalam perspektif masyarakat berbudaya. Perspektif interaksionis simbolik dalam social distancing dapat dilihat dari perilaku masyarakat. Di mana penerapan social distancing sangat sulit dilakukan karena adanya kebiasaan dalam kerja sama, kebersamaan solidaritas, dan bentuk interaksi sosial di masyarakat. Belum lagi jika kita menyentuh lingkungan yang lebih asri dari kultur-kultur kebersamaan itu seperti di perdesaan dan perkampungan, tentu hal ini lebih sulit lagi. Menyinggung kembali tentang sosial distancing yang memberi dampak bagi pendidikan. Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) juga sebelumnya telah mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk meliburkan sekolah selama pandemi COVID-19. Menurut perspektifnya, pelaksanaan belajar di rumah adalah cara tepat pada kondisi seperti ini. Bahkan dalam ilmu sosiologi menyebutkan bahwa interaksi antar sesama manusia tidak harus bertemu langsung, bersentuhan langsung atau bertatap muka, melainkan dapat dilakukan melalui media komunikasi seperti menggunakan smartphone dan alat-alat komunikasi. Meski begitu, munculnya virus korona rupanya tak hanya memberi dampak negatif saja, sebab dari musibah global ini penduduk bumi seakan dipaksa untuk memaksimalkan keterntasan. Mulai dari segala bentuk pekerjaan yang diusahan dilakukan dari rumah, hingga perkumpulan dengan keluarga lebih dekat dari sebelumnya. Akhirnya, penerapan social distancing baik di dunia pendidikan oleh Pemerintah sebenarnya dapat terlaksana dengan baik ketika itu dijalankan penuh keseriusan dan kesadaran masyarakat terutama pelaku pendidikan itu sendiri. Semoga musibah ini cepat berlalu.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Oleh : Wiwin<br />
Mahasiswa Manajamen Pendidikan UNG</p>
<p>Meningkatnya angka kasus COVID-19 di Indonesia membuat seluruh elemen di tanah air kelimpungan. Tak hanya aspek kesehatan, sisi sensitive seperti ekonomi dan pendidikan pun turut merasakan getah. Pemerintah sebagai gerbong utama juga telah mengeluarkan berbagai imbaun yang disertai peraturan dengan harapan penyakit dan krisis ini segera berlalu di muka bumi pertiwi.</p>
<p>Imbauan-imbauan berupa pembatasan sosial yang disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengumumkan kasus pertama di Indonesia, pada 2 Maret 2020, memberi perubahan – perubahan yang seketika. Seperti di dunia pendidikan. Seluruh sistematika pendidikan menjadi lain dari biasanya. Kegiatan pembelajaran yang tadi-tadinya dilaksanakan dengan tatap muka, kini menjadi tidak bertatap muka demi memutus penularan virus mematikan ini.</p>
<p>Meski begitu, upaya pembatasan dari pemerintah menjadi hal yang penuh dilematis. Di satu sisi belum ada cara lain yang paripurna dalam menangkal penyebaran wabah selain membatasi aktivitas sosial, akan tetapi di sisi lain kita terpaksa menerima efek semacam tindak balas keburukan dari upaya itu.</p>
<p>Sebagai penjabaran, penerapan proses belajar di rumah baik siswa maupun mahasiswa tanpa sadar memengaruhi minat dan kualitas belajar para pelajar itu sendiri. Kurangnya proses diskusi langsung dalam pendidikan juga membuat siswa lebih banyak mengahabiskan waktu dengan media sosial yang dikhawatirkan menurunkan fungsi kesehatan terutama mata.</p>
<p>Selain itu, diadakannya proses belajar di rumah masing-masing yang mengandalkan teknologi daring juga menyumbang berbagai masalah yang tak kalah menakutkan dari virus korona itu sendiri. Seperti contoh banyak mahasiswa/siswa yang saat ini lebih memilih mampir di halaman kurang bermanfaat ketimbang membuka materi pembelajaran. Bahkan yang paling parah, waktu-waktu luang yang bisa menambah wawasan keilmuan justru dipakai untuk main game.</p>
<p>United Nations Educational, Scientific And Cultural Organization (UNESCO) juga telah mengakui dampak-dampak ini. Menurut lembaga ini wabah virus corona sangat berdampak terhadap sektor dunia pendidikan, misalnya banyaknya paket data yang harus dikeluarkan mahasiswa, ditambah dengan beban tugas yang meningkat drastis dari biasanya, bahkan di setiap pertemuan tumpukan tugas yang jika dihitung mencapai belasan setiap minggunya. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan stres dan kejenuhan para pelajar.</p>
<p>Adapun kendala lain dari pembelajaran online di antaranya tidak tersedianya perangkat jaringan yang memadai. Seperti kasus yang kerap dirasakan para mahasiswa yang berada di kampung-kampung atau perdesaan. Kondisi ini akan mengancam hak-hak mereka di masa depan, seperti kurangnya pemahaman materi dan berbagai pelajaran penting lainya, karena guru-guru maupun dosen lebih menfokuskan siswa untuk belajar sendiri tanpa adanya penjelasan dan arahan yang lebih lugas.</p>
<p>Sementara itu dampak lain dari soal-soal pembatasan sosial adalah berbenturnya antara upaya menyelamatkan manusia dan kultur sosial bangsa Indonesia itu sendiri. Sebagai kalimat sederahana, meskipun COVID-19 adalah makhluk menakutkan, namun ikatan relasi sosial yang telah terbangun sejak lama masih lebih kuat dan lebih dihormati dalam perspektif masyarakat berbudaya.</p>
<p>Perspektif interaksionis simbolik dalam social distancing dapat dilihat dari perilaku masyarakat. Di mana penerapan social distancing sangat sulit dilakukan karena adanya kebiasaan dalam kerja sama, kebersamaan solidaritas, dan bentuk interaksi sosial di masyarakat. Belum lagi jika kita menyentuh lingkungan yang lebih asri dari kultur-kultur kebersamaan itu seperti di perdesaan dan perkampungan, tentu hal ini lebih sulit lagi.</p>
<p>Menyinggung kembali tentang sosial distancing yang memberi dampak bagi pendidikan. Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) juga sebelumnya telah mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk meliburkan sekolah selama pandemi COVID-19. Menurut perspektifnya, pelaksanaan belajar di rumah adalah cara tepat pada kondisi seperti ini. Bahkan dalam ilmu sosiologi menyebutkan bahwa interaksi antar sesama manusia tidak harus bertemu langsung, bersentuhan langsung atau bertatap muka, melainkan dapat dilakukan melalui media komunikasi seperti menggunakan smartphone dan alat-alat komunikasi.</p>
<p>Meski begitu, munculnya virus korona rupanya tak hanya memberi dampak negatif saja, sebab dari musibah global ini penduduk bumi seakan dipaksa untuk memaksimalkan keterntasan. Mulai dari segala bentuk pekerjaan yang diusahan dilakukan dari rumah, hingga perkumpulan dengan keluarga lebih dekat dari sebelumnya.</p>
<p>Akhirnya, penerapan social distancing baik di dunia pendidikan oleh Pemerintah sebenarnya dapat terlaksana dengan baik ketika itu dijalankan penuh keseriusan dan kesadaran masyarakat terutama pelaku pendidikan itu sendiri.</p>
<p>Semoga musibah ini cepat berlalu.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/">Corona Ancam Pendidikan di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/">Corona Ancam Pendidikan di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/corona-ancam-pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Corona Infeksi Wakikota Bogor Bima Arya dan Satu ASN</title>
		<link>https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn</link>
					<comments>https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2020 09:54:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[bima arya]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi walikota bogor]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[virus corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3412</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR-Kabar terbaru penyebaran virus corona datang dari Kota Bogor, Jawa Barat. Jika dua pekan lalu Menteri Perhubungan RI Budi Karya dinyatakan positif covid19, kini virus corona menginfeksi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Dikutip detik.com, Bima Arya bahkan telah melaporkan kondisi kesehatannya ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara, hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Plt. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/">Corona Infeksi Wakikota Bogor Bima Arya dan Satu ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/">Corona Infeksi Wakikota Bogor Bima Arya dan Satu ASN</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton9" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton9.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("BOGOR-Kabar terbaru penyebaran virus corona datang dari Kota Bogor, Jawa Barat. Jika dua pekan lalu Menteri Perhubungan RI Budi Karya dinyatakan positif covid19, kini virus corona menginfeksi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Dikutip detik.com, Bima Arya bahkan telah melaporkan kondisi kesehatannya ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara, hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Plt. Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keteranganya, Jumat (20/3/2020), Walikota Bima meminta warga Bogor untuk selalu menjaga kesehatan dan waspada ancaman virus Corona. Ia mengingatkan pula agar masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Bima Arya juga mengimbau kepada seluruh warga Bogor dan publik untuk terus waspada. \"Betul-betul menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati dalam tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa,\" kata Sri. Bima Arya dinyatakan positif Corona Usai melalui serangkaian pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bogor Senior. Bukan hajya Bima, seorang pejabat Pemkot Bogor lainnya pun dinyatakan positif terinfeksi. Sebelumnya diketahui, Bima Arya bersama 4 jajarannya, termasuk istri Bima, Yane Ardian, baru saja melakukan kunjungan dinas ke Turki dan Azerbaijan selama 8 hari dimulai sejak 8-15 Maret 2020. Selama di Turki dan Azerbaijan, Bima dan rombongan mengunjungi Mall Pelayanan Publik terbaik di dunia yang menjadi rujukan Indonesia. Bima juga melakukan kerjasama di bidang wisata dan pertanian. Setelah pulang ke Indonesia, Bima Arya berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Kini pemerintahan berada di bawah komando Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>BOGOR-Kabar terbaru penyebaran virus corona datang dari Kota Bogor, Jawa Barat. Jika dua pekan lalu Menteri Perhubungan RI Budi Karya dinyatakan positif covid19, kini virus corona menginfeksi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.</p>
<p>Dikutip detik.com, Bima Arya bahkan telah melaporkan kondisi kesehatannya ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara, hingga Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.</p>
<p>Plt. Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keteranganya, Jumat (20/3/2020), Walikota Bima meminta warga Bogor untuk selalu menjaga kesehatan dan waspada ancaman virus Corona. Ia mengingatkan pula agar masyarakat selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Bima Arya juga mengimbau kepada seluruh warga Bogor dan publik untuk terus waspada.</p>
<p>&#8220;Betul-betul menjaga kesehatan dan selalu berhati-hati dalam tawakal dan munajat kepada Yang Maha Kuasa,&#8221; kata Sri.</p>
<p>Bima Arya dinyatakan positif Corona Usai melalui serangkaian pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bogor Senior. Bukan hajya Bima, seorang pejabat Pemkot Bogor lainnya pun dinyatakan positif terinfeksi.</p>
<p>Sebelumnya diketahui, Bima Arya bersama 4 jajarannya, termasuk istri Bima, Yane Ardian, baru saja melakukan kunjungan dinas ke Turki dan Azerbaijan selama 8 hari dimulai sejak 8-15 Maret 2020.</p>
<p>Selama di Turki dan Azerbaijan, Bima dan rombongan mengunjungi Mall Pelayanan Publik terbaik di dunia yang menjadi rujukan Indonesia. Bima juga melakukan kerjasama di bidang wisata dan pertanian.</p>
<p>Setelah pulang ke Indonesia, Bima Arya berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP).</p>
<p>Kini pemerintahan berada di bawah komando Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/">Corona Infeksi Wakikota Bogor Bima Arya dan Satu ASN</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/">Corona Infeksi Wakikota Bogor Bima Arya dan Satu ASN</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/corona-infeksi-wakikota-bogor-bima-arya-dan-satu-asn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
