Connect with us

Advertorial

UNG Resmi Peroleh Izin Pembukaan Prodi Pendidikan Profesi Insinyur

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kini resmi menjadi salah satu perguruan tinggi yang akan menyelenggarakan Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur, setelah memperoleh izin resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menyebutkan bahwa izin penyelenggaraan program ini diberikan setelah Kemdiktisaintek melakukan penilaian terhadap kesiapan dan pemenuhan persyaratan yang harus dipenuhi oleh UNG dalam menjalankan kegiatan akademik.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil penilaian, UNG dinyatakan memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan serta siap melaksanakan kegiatan akademik untuk pendidikan profesi insinyur,” ujar Eduart.

Eduart menambahkan bahwa kehadiran pendidikan profesi insinyur semakin melengkapi program pendidikan profesi yang ada di UNG. Program ini merupakan bagian dari komitmen UNG dalam mencetak lulusan profesional di berbagai bidang, khususnya dalam keilmuan teknik dan rekayasa.

Selain itu, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan pembangunan infrastruktur nasional yang semakin kompleks. Dengan adanya pendidikan profesi insinyur, lulusan UNG diharapkan memiliki kompetensi tambahan yang lebih praktis dan profesional sesuai dengan standar bidang teknik.

“Semoga dengan hadirnya program ini, semakin banyak insinyur profesional yang lahir dari Gorontalo dan kawasan Teluk Tomini, yang nantinya siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkas Eduart.

Dengan adanya program ini, UNG semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi dalam mencetak tenaga profesional di bidang teknik dan rekayasa untuk pembangunan berkelanjutan.

Advertorial

Sentil Pemprov! Wali Kota Gorontalo Pertanyakan Beban Anggaran MTQ Tingkat Provinsi

Published

on

Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, secara terbuka menyampaikan kritiknya terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo terkait sistem pembiayaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi. Ia mengaku heran lantaran beban biaya kegiatan berskala provinsi tersebut justru lebih banyak dibebankan kepada pemerintah kabupaten atau kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah.

“Ini kan aneh. Acaranya tingkat provinsi, tetapi yang membiayai secara penuh justru kabupaten atau kota yang menjadi tuan rumah,” ungkap Adhan Dambea.

Merespons hal tersebut, Adhan mengambil langkah berani dengan berencana menggelar MTQ tandingan berskala provinsi yang akan diikuti oleh peserta dari seluruh daerah di Provinsi Gorontalo. Tak tanggung-tanggung, guna memeriahkan kompetisi keagamaan ini, ia telah menyiapkan deretan hadiah fantastis, salah satunya adalah empat tiket ibadah umrah gratis bagi para pemenang utama.

Selain hadiah yang menggiurkan, Adhan juga menjamin kenyamanan para kafilah. Pemkot Gorontalo akan menanggung penuh fasilitas penginapan bagi peserta yang datang dari luar daerah, lengkap dengan pengaturan logistik dan konsumsi selama acara berlangsung.

Gebrakan ini disampaikan Adhan saat memimpin rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo pada Senin (30/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia langsung menginstruksikan panitia penyelenggara untuk segera mendistribusikan undangan ke kabupaten-kabupaten tetangga.

“Pelaksanaan MTQ tingkat provinsi ini juga akan menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-298 Kota Gorontalo. Untuk itu, saya minta panitia HUT segera mengirimkan undangan resmi ke kabupaten lain agar persiapannya matang,” tegasnya.

Meskipun Pemkot Gorontalo akan menggelar MTQ tingkat provinsi secara mandiri, Adhan memastikan pihaknya tidak akan membatasi atau menghalangi agenda Pemprov Gorontalo yang juga dijadwalkan akan menggelar MTQ pada bulan Juni mendatang di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Advertorial

Sikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM

Published

on

Foto Marwah

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mengambil langkah hukum tegas terhadap oknum warga berinisial AH yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). AH dilaporkan atas dugaan penarikan upeti ilegal di kawasan Jalan Nani Wartabone (eks Jalan Panjaitan).

Laporan resmi tersebut dilayangkan ke Polresta Gorontalo Kota melalui kuasa hukum Pemerintah Kota Gorontalo. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil yang terganggu oleh aksi premanisme maupun pungutan tak resmi.

“Kami sudah memberikan kuasa penuh kepada Kuasa Hukum Pemkot, Pak Bathin Tomayahu, untuk melaporkan oknum tersebut ke Polresta Gorontalo Kota,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Selasa (31/03/2026).

Adhan menegaskan bahwa dirinya akan mengawal ketat proses hukum ini hingga mendapatkan putusan inkrah dari pengadilan. Ia mengaku sangat geram dengan aksi pungli yang menyasar para pedagang kecil atau “wong cilik” yang tengah berjuang mencari nafkah.

“Sejak awal saya sudah tegaskan, saya tidak menoleransi adanya pungli di Kota Gorontalo. Apalagi jika sasarannya adalah pelaku UMKM yang sedang kita dorong pertumbuhannya,” tegas Adhan dengan nada bicara tinggi.

Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan bahwa pelaporan AH ini merupakan sinyal peringatan keras (shock therapy) bagi oknum-oknum lain yang masih nekat melakukan praktik serupa di wilayah Kota Gorontalo.

“Siapapun pelakunya, akan kami laporkan. Tidak ada tawar-menawar dan tidak ada ampun bagi perusak tatanan ekonomi masyarakat kita,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Kabar Duka: Bupati Saipul Mbuinga Lepas Jenazah KH. Fahri Djafar ke Peristirahatan Terakhir

Published

on

Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi melepas keberangkatan jenazah almarhum KH. Drs. Fahri Djafar, M.Hi, menuju tempat peristirahatan terakhir di pekuburan keluarga, Desa Mananggu, Kabupaten Boalemo, Senin (30/03/2026).

Jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 16.30 WITA melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo, setelah diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Sebelumnya, tokoh agama kharismatik ini dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Senin dini hari pukul 00.30 WITA.

Pantauan di lokasi, ribuan pelayat dari Kabupaten Pohuwato dan Boalemo tampak memadati rumah duka sejak sore hari. Kehadiran massa yang membludak menunjukkan besarnya rasa kehilangan masyarakat atas sosok ulama yang dikenal santun tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan duka mendalam mewakili pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Pohuwato.

“Kita kehilangan sosok panutan dan alim ulama yang menjadi kebanggaan daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya KH. Fahri Djafar,” ujar Bupati dengan nada haru.

Saipul menegaskan bahwa almarhum merupakan pilar penting dalam kehidupan beragama di Bumi Panua. Rekam jejak almarhum tercatat sangat produktif, mulai dari menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato, Ketua MUI Pohuwato, Ketua Dewan Pengawas Syariah Baznas, hingga aktif dalam kepengurusan Badan Takmir Masjid Agung Baiturrahim.

“Beliau adalah pribadi yang istikamah dalam dakwah dan bijaksana dalam menyikapi setiap perbedaan. Nasihat-nasihat beliau selalu menyejukkan hati. Pengabdian almarhum merupakan inspirasi bagi kita semua,” tambah Saipul.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan doa dari ribuan pelayat mengiringi prosesi pemakaman sosok yang dikenal sebagai guru dan pembimbing umat tersebut hingga selesai.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler