Connect with us

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

1.658 pendaftar Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN Lulus di UNG

Published

on

Rektor UNG Dr. Ir Eduart Wolok, ST, MT

UNG – Hasil penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022, berdasarkan informasi yang diumumkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tercatat ada 120.643 pendaftar yang dinyatakan lulus.

Pada SNMPTN tahun ini jumlah calon mahasiswa yang lulus mendaftar masuk Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berjumlah 1.658 pendaftar. Seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat masuk UNG berdasarkan penilaian prestasi akademik selama mengikuti pendidikan di Sekolah, (28/3/2022).

Rektor UNG Dr. Ir Eduart Wolok, ST, MT, memberikan ucapan selamat kepada pendaftar yang lulus dalam SNMPTN 2022 khususnya yang diterima masuk ke UNG. Keberhasilan lulus dan diterima masuk ke UNG merupakan kesempatan besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terlebih saingan yang mendaftar masuk UNG pada SNMPTN tujuh ribuan pendaftar.

“Tahun ini peminat masuk UNG mencapai 7.232 pendaftar baik itu untuk pendaftaran pilihan pertama maupun kedua jalur SNMPTN. Dari keseluruhan pendaftar tersebut hanya 1.658 yang dinyatakan lulus dan memenuhi standar penilaian oleh LTMPT untuk masuk ke UNG,” ungkap Rektor.

Bagi pendaftar yang dinyatakan lulus masuk UNG, Rektor meminta untuk dapat segera mengikuti tahapan pendaftaran ulang sebagai persyaratan untuk masuk sebagai mahasiswa baru UNG tahun 2022. Dalam tahapan pendaftaran ulang tersebut, peserta diwajibkan melengkapi biodata dengan mengunggah sejumlah dokumen melalui laman www.siat.ung.ac.id atau www.pmb.ung.ac.id.

“Tahapan pendaftaran ulang dimulai sejak tanggal 4 sampai dengan tanggal 6 April 2022. Untuk segera lengkapi dokumen persyaratan dan melakukan pendaftaran kembali sebelum batas waktu ditentukan,” pungkasnya.

Advertorial

Auditorium UNG Siap Jadi Titik Pengungsian Korban Banjir Gorontalo

Published

on

UNG – Auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG) telah dipersiapkan sebagai salah satu titik pengungsian bagi warga yang terdampak banjir di Gorontalo. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyatakan bahwa gedung auditorium ini dapat menampung hingga 1000 pengungsi dan dilengkapi dengan fasilitas dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para korban.

“Auditorium UNG dapat menampung sekitar 1000 pengungsi. Kami juga menyediakan fasilitas dapur umum,” ungkap Prof. Eduart Wolok.

Selain menyediakan tempat pengungsian, UNG juga telah membentuk Crisis Center for Flood and Landslide (Pusat Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor). Pusat penanggulangan bencana ini tidak hanya berfungsi selama bencana berlangsung tetapi juga dalam fase pemulihan pasca-bencana.

“Crisis Center UNG juga akan menyediakan pelayanan kesehatan bagi para korban terdampak banjir tersebut,” jelasnya.

Crisis Center UNG melibatkan dosen dari berbagai disiplin ilmu, seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan kesehatan, untuk memberikan penanganan yang komprehensif selama dan setelah bencana banjir. Hal ini menunjukkan komitmen UNG dalam memberikan bantuan maksimal kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.

“Anggota Crisis Center UNG juga terdiri dari dosen berbagai bidang ilmu selain ilmu kesehatan seperti psikologi, teknik sipil, ilmu lingkungan, dan lainnya yang dibutuhkan saat penanganan pasca banjir,” kata Rektor.

Dengan persiapan ini, diharapkan para korban banjir di Gorontalo dapat merasa aman dan terdukung selama masa pengungsian. Langkah-langkah ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

Universitas Negeri Gorontalo berharap melalui upaya ini, dapat meringankan beban para korban banjir dan membantu mereka dalam proses pemulihan pasca-bencana. Semua pihak diimbau untuk terus saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi situasi darurat ini.

Continue Reading

Advertorial

Atlet UNG Raih Dua Medali pada Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa

Published

on

UNG – Prestasi gemilang berhasil diraih oleh para atlet dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam ajang Kejuaraan Nasional Petanque Antar Mahasiswa yang diselenggarakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 22-26 Mei 2024. Mahasiswa UNG sukses membawa pulang dua medali perunggu, masing-masing untuk kategori double women dan beregu putra.

Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Provinsi Gorontalo, Dr. dr. Cecy Rahma Karim, Sp. GK., mengungkapkan rasa bangga dan senangnya atas pencapaian tersebut. Keberhasilan meraih medali perunggu ini merupakan pencapaian awal yang membanggakan bagi para atlet petanque UNG dan menjadi kebanggaan tersendiri untuk Provinsi Gorontalo.

“Ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa UNG tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam bidang olahraga. Prestasi ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama universitas,” ujar Cecy.

Sebagai Dekan Fakultas Kedokteran UNG, Cecy menambahkan bahwa raihan medali dalam Kejurnas Petanque mahasiswa ini menunjukkan eksistensi UNG di kancah nasional, serta membuktikan bahwa dalam olahraga petanque, UNG mampu bersaing dengan universitas-universitas lainnya di Indonesia.

“Prestasi ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi para atlet petanque UNG untuk meraih lebih banyak lagi prestasi di masa mendatang, baik di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan universitas, tetapi juga memacu semangat seluruh civitas akademika UNG untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai bidang. Semangat dan dedikasi para atlet petanque UNG dalam meraih prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut serta mengukir prestasi di bidang olahraga maupun akademik.

Keberhasilan ini menandai babak baru dalam perkembangan olahraga petanque di UNG dan Provinsi Gorontalo, dengan harapan akan ada lebih banyak lagi prestasi yang diraih oleh para atlet muda di masa depan.

Continue Reading

Advertorial

FSB UNG Gelar Workshop untuk Tingkatkan Kapasitas Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Ilmiah

Published

on

UNG -Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan Workshop Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Ilmiah pada 16 Mei 2024 di Gedung FSB UNG. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen FSB UNG dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya.

Dekan FSB, Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah untuk mendorong dosen dalam menghasilkan penelitian dan pengabdian yang dapat dipublikasikan di tingkat internasional. “Publikasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban ilmiah dosen sebagai ilmuwan serta sarana untuk memperkaya khasanah ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Prof. Nonny juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian visi UNG yang unggul dan berdaya saing. “Dengan publikasi ilmiah yang berkualitas, kita dapat berkontribusi dalam perbincangan ilmu pengetahuan global dan menunjukkan keunggulan UNG di kancah internasional,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman: Dr. Hasan Panigoro, Sekretaris LP2M UNG, yang membahas roadmap penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah UNG, serta Prof. Irwan Abdullah, Guru Besar UGM dan pendiri IAS Foundation, yang memberikan wawasan tentang publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional.

Dengan workshop ini, FSB UNG berharap dapat meningkatkan kompetensi dosen dalam menghasilkan penelitian dan publikasi berkualitas, serta memperkuat kontribusi UNG dalam bidang ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat di tingkat global.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler