Connect with us

kabupaten pohuwato

Pohuwato Utus 55 Kafilah Pada MTQ X Tingkat Provinsi

Published

on

POHUWATO – Bupati Pohuwato melalui Sekretaris Daerah, Iskandar Datau melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Pohuwato untuk mengikuti MTQ X tingkat Provinsi Gorontalo tahun 2022 yang diselenggarakan di Kabupaten Bone Bolango, Selasa, (21/6/2022).

Sekda Iskandar Datau mengatakan, saat ini semua yang hadir pada kegiatan pelepasan kafilah MTQ Pohuwato untuk hadir dan tampil pada MTQ X tingkat provinsi gorontalo. “Mereka para peserta yang tergabung dalam kafilah Kabupaten Pohuwato ini merupakan insan-insan terbaik yang telah mengikuti berbagai seleksi dari bawah baik tingkat desa, kecamatan bahkan tingkat kabupaten,” Kata Iskandar Datau.

Menurut sekda, Pohuwato memiliki potensi dan peluang besar untuk mengukir prestasi yang gemilang di ajang MTQ tingkat provinsi tahun ini. Karena para peserta telah dipersiapkan dengan baik serta mendapat pembinaan yang intensif dari para pelatih.

“Adik-adik peserta MTQ adalah harapan daerah dan masyarakat pohuwato, karena adik-adik mengemban amanah dan tugas mulia demi mengharumkan nama orang tua dan kabupaten Pohuwato khususnya”, Ucap Iskandar.

Ia juga meminta kepada kafilah MTQ Pohuwato, selama kegiatan berlangsung agar senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, saling berkoordinasi dan bekerjasama serta mengikuti peraturan dan arahan yang ditetapkan oleh training center, sehingga dapat tampil maksimal dan prima dalam pelaksanaan lomba nantinya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Pohuwato, H. Ibrahim Dj Noer, S.E melaporkan, jumlah kafilah pohuwato sebanyak 55 orang terdiri dari 38 orang peserta, pendamping 12 dan official 5 orang dengan pelaksanaan mulai dari 22 Juni sampai dengan 28 Juni 2022 di kabupaten bone bolango.

Advertorial

Ancam Ratusan Rumah, Endapan Lumpur di Marisa Kembali Meluap Tutupi Badan Jalan

Published

on

Pohuwato – Persoalan genangan air yang disertai endapan lumpur tebal masih terus menghantui warga Dusun Mekar Indah, Desa Palopo, Kecamatan Marisa. Meskipun pemerintah sebelumnya telah melakukan pembesaran ukuran saluran air (box culvert), material lumpur terbukti masih meluap dan menyumbat aliran air, sehingga berdampak buruk pada mobilitas serta aktivitas harian masyarakat setempat.

Merespons kondisi yang kian meresahkan tersebut, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, turun tangan meninjau langsung lokasi titik rawan banjir lumpur pada Senin (13/4/2026). Dalam peninjauan lapangan itu, Bupati Saipul didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pohuwato, Risdiyanto Mokodompit, Kepala Bagian Prokopim, Ikbal Mbuinga, serta sejumlah Tenaga Ahli Bupati.

Berdasarkan riwayat penanganannya, tumpukan lumpur di kawasan tersebut sebelumnya sempat diatasi dengan membongkar badan jalan agar aliran material dapat mengalir lebih lancar. Setelahnya, pemerintah membangun box culvert guna mengembalikan fungsi akses jalan raya bagi kendaraan maupun pejalan kaki.

Nahas, seiring berjalannya waktu, volume endapan lumpur yang terbawa arus kembali menumpuk hingga meluap menutupi badan jalan.

Melihat kenyataan di lapangan, Bupati Saipul Mbuinga langsung menginstruksikan Dinas PUPR untuk bergerak cepat. Ia meminta agar instansi terkait segera melakukan pelebaran saluran air dan menutup sisi box culvert agar material lumpur tidak lagi tumpah ke jalan raya dan menyebabkan penyumbatan parah.

Sebagai kilas balik, luapan lumpur di kawasan ini sebelumnya telah mengakibatkan kerugian yang cukup signifikan. Ratusan rumah warga serta hamparan lahan pertanian dilaporkan sempat terendam material lumpur. Oleh karena itu, warga sangat menaruh harapan adanya solusi penanganan yang lebih optimal dan permanen, mengingat kapasitas box culvert yang terpasang saat ini dinilai sudah tidak mampu menampung debit air lumpur ketika volume curah hujan meningkat.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato berencana melakukan pembongkaran tambahan sekaligus pelebaran drainase guna menampung pergerakan aliran lumpur. Upaya taktis ini diharapkan mampu memutus siklus luapan lumpur yang berpotensi memutus akses jalan raya dan merugikan perekonomian warga di sekitar Desa Palopo.

Continue Reading

Gorontalo

Diduga Angkut Solar, Pikap Terbakar Hebat di Ruas Jalan Trans Desa Hulawa Pohuwato

Published

on

Pohuwato – Warga dan pengendara yang melintas di ruas Jalan Trans Sulawesi, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, dikejutkan oleh insiden terbakarnya sebuah mobil pikap pada Minggu (12/04/2026).

Insiden nahas ini pertama kali menyedot perhatian publik melalui unggahan video pendek (Reels) di akun Facebook bernama Fadly M. Gani. Dalam tayangan tersebut, tampak satu unit mobil pikap jenis Suzuki Carry model lama tengah dilalap kobaran api. Beruntung, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari perusahaan pertambangan PT Pani Gold Project (PGP) segera tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan si jago merah.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun oleh awak media di lapangan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari muatan kendaraan yang tengah mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan hampir 70 persen bodi kendaraan bermotor tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian dan otoritas terkait guna mengungkap kronologi pasti serta total kerugian materiel akibat insiden kebakaran tersebut.

Continue Reading

Gorontalo

Bantah Klarifikasi Polisi, Warga Pohuwato: Itu Uang Beli Emas, Saya Tahu Kronologinya!

Published

on

NEWS – Fakta baru mulai mencuat di balik viralnya video status WhatsApp seorang oknum polisi berinisial DA yang memamerkan tumpukan uang tunai miliaran rupiah. Meski DA dan pihak Polres Pohuwato sempat memberikan klarifikasi bahwa uang tersebut merupakan hasil penjualan aset berupa rumah toko (ruko), seorang warga setempat justru membeberkan kesaksian yang bertolak belakang.

Warga Kabupaten Pohuwato berinisial R secara terang-terangan membantah alibi tersebut. Ia menegaskan bahwa tumpukan uang miliaran rupiah itu sama sekali bukanlah hasil dari transaksi properti, melainkan diyakini kuat sebagai dana untuk transaksi jual beli emas ilegal di wilayah tersebut.

“Itu uang untuk beli emaslah. Kronologi sebenarnya saya tahu persis semua,” ungkap R secara singkat namun meyakinkan, Kamis (9/4/2026).

Tak sampai di situ, R juga mengklaim bahwa dirinya memiliki informasi detail mengenai jaringan di balik perputaran uang miliaran tersebut. Ia mengaku mengetahui sosok dalang atau ‘bos besar’ yang mendanai DA, jalur distribusi logistik, hingga akomodasi mewah mereka selama berada di Pohuwato.

”Saya tahu siapa bosnya, di mana mereka menarik uang itu, siapa yang menjemput mereka di bandara, sampai siapa yang membiayai tempat tinggal mereka di hotel,” beber R memberikan petunjuk tajam.

Di sisi lain, oknum polisi berinisial DA saat ini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pohuwato serta Polda Gorontalo.

Dalam video klarifikasinya sebelum diamankan, DA bersikukuh membantah rumor keterlibatannya dalam pusaran bisnis emas ilegal. Ia berdalih bahwa video tersebut tidak ada kaitannya dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

“Uang tersebut bukan uang milik saya pribadi, tetapi murni uang milik teman saya yang baru saja menjual rukonya,” kilah DA dalam rekaman klarifikasi tersebut.

Munculnya kesaksian dari warga berinisial R ini sontak menambah panjang teka-teki dan spekulasi liar di tengah masyarakat. Publik kini menanti ketegasan Propam Polda Gorontalo dalam mengusut tuntas dari mana muasal uang miliaran tersebut dan siapa dalang sebenarnya di balik layar.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler