Connect with us

Provinsi Gorontalo

Nasir Majid Ajak Oke Oce Milik Sandiaga Uno Dampingi Pelaku UKM di Gorontalo

Published

on

GORONTALO-Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Muhamad Nasir Majid terus memberi perhatian agar iklim Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Gorontalo, berkembang. Aleg Fraksi Gerindra ini berpandangan perlu adanya pendampingan kepada pelaku UKM/UMKM, agar produk-produk yang dihasilkan memiliki nilai jual serta mampu menembus ekspor.

Hal ini disampaikan Nasir saat diwawancarai lewat via Whatsapp usai melakukan pertemuan bersama Sandiaga Salahudin Uno, di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Pertemuan Muhamad Nasir bersama pendiri gerakan social entrepreneur Oke Oce Indonesia tersebut tidak lain untuk membahas rencana peningkatan UKM berbasis pendampingan di Gorontalo.

Ia juga dalam kesempatan itu memperkenalkan beberapa produk usaha berbasis komunitas (UBK), yang dibuat masyarakat kelompok usaha bersama Desa Tihengo, Ponelo Kepulauan, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) kepada Sandi.

“Saya sekaligus juga memperkenalkan beberapa produk buatan kelompok usaha bersama masyarakat Gorontalo kepada pak Sandiaga,” ujar Muhamad Nasir.

Nasir mengatakan, konsep pendampingan harus dilakukan secara berkesinambungan. Bisa satu, dua, atau bahkan tiga tahun. Ini agar para pelaku UKM benar-benar memiliki skill usaha yang memadai sehingga mampu mengembangkan usahanya sendiri.
Para pelaku harus dibekali ilmu berusaha, mulai dari menciptakan produk, mengemas, hingga melakukan pemasaran.

Nasir menilai, selama ini, konsep pendampingan kepada UKM maupun UMKM di Gorontalo, terkesan hanya dalam bentuk seremonial. Hal ini mengakibatkan iklim usaha tidak bergerak maju.

“Kalau ini kita bangkitkan, sektor UKM hidup, maka akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah. Olehnya itu pendampingan sangat perlu,” kata Nasir.

Nasir menjelaskan lagi, kesempatan untuk mengembangkan dunia UKM di Gorontalo sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan bahan baku yang begitu banyak, yang dapat diolah menjadi produk bernilai.

“Saya percaya produk dari Gorontalo bisa bersaing, dan bisa kita pasarkan secara nasional,” ujar Nasir Majid.

Nasir juga berharap pertemuannya dengan Sandiaga Uno menjadi gerbang kolaborasi antara Pemprov dengan Oke Oce, dalam menjalankan program pendampingan UKM/UMKM di Gorontalo.

News

Tanggapi Pernyataan Jasin Mohammad, Ketua OC Tegaskan Muprov Kadin Gorontalo Ditunda Murni Karena Arahan Pusat, Bukan Masalah Finansial

Published

on

GORONTALO — Ketua Panitia (Organizing Committee/OC) Musyawarah Provinsi (Muprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, S.E., angkat bicara menanggapi isu yang beredar terkait pelaksanaan Muprov Kadin Gorontalo. Ia secara tegas membantah pernyataan Jasin Mohammad yang menyiratkan bahwa Kadin Gorontalo tengah mengalami kendala sehingga pelaksanaannya tertunda.

“Statemen Bapak Jasin Mohammad tentang kesanggupannya membiayai jalannya Muprov Kadin Gorontalo, itu sama sekali tidak seperti yang dia utarakan. Narasi yang dibangun itu tidak sesuai fakta. Jadi, salah besar apa yang disampaikan oleh Jasin Mohammad” tegas Sulyanto Pateda, Jumat.

Ia menekankan bahwa Kadin Provinsi Gorontalo saat ini dalam kondisi sangat siap, baik secara kepanitiaan maupun pendanaan, untuk menggelar seluruh rangkaian musyawarah mulai dari tingkat Kabupaten (Mukab), tingkat Kota (Mukot), hingga Muprov. Bahkan, pihak Kadin Gorontalo telah mengirimkan surat pemberitahuan resmi mengenai kesiapan tersebut kepada Kadin Indonesia.

Lebih lanjut, Sulyanto meluruskan bahwa tertundanya pelaksanaan Muprov semata-mata merupakan bentuk kepatuhan kepengurusan daerah terhadap instruksi dari Kadin Pusat.

“Sesuai arahan Kadin Indonesia, Muprov ditunda sementara sambil menunggu petunjuk dan arahan selanjutnya. Kadin Provinsi pada prinsipnya sangat siap menggelar Mukab, Mukot, dan Muprov, hanya saja sampai saat ini kami masih menunggu asistensi dari Kadin Indonesia,” jelasnya.

Sulyanto membeberkan, Kadin Indonesia juga telah membalas dan menyurat resmi ke Kadin Provinsi Gorontalo untuk meminta penundaan sementara Muprov. Ada beberapa pertimbangan krusial di tingkat pusat yang menjadi alasan penundaan tersebut.

“Penundaan ini memiliki alasan yang jelas dari pusat, di antaranya karena Ketua Umum Kadin Indonesia sedang mempersiapkan agenda mendampingi Presiden ke luar negeri. Selain itu, Wakil Ketua Umum, jajaran OKK, serta pengurus teras lainnya saat ini sedang menunaikan ibadah haji,” papar Sulyanto.

Terkait kelanjutan agenda strategis tersebut, Sulyanto memastikan bahwa komunikasi dengan Kadin pusat terus berjalan dengan baik.

“Berdasarkan informasi terakhir, dalam waktu dekat tim asistensi dari Kadin Indonesia akan turun langsung ke Gorontalo untuk mensupervisi persiapan Muprov. Intinya, Kadin Gorontalo sangat siap, kita hanya menunggu waktu dan arahan yang tepat dari Kadin Indonesia,” pungkasnya.

Continue Reading

Daerah

Kampung Nelayan Leato Selatan, Kolaborasi Prabowo Subianto dan Adhan Dambea

Published

on

Gorontalo – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Gorontalo dalam agenda peresmian Kampung Nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Program Kampung Nelayan tersebut dinilai menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Gorontalo dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat pesisir dan nelayan.

Sekretaris Gerindra Kota Gorontalo, Zulfikar M Tahuru, mengatakan Program Kampung Nelayan Leato Selatan menunjukkan sinergi yang baik antara Presiden Prabowo dan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

“Kampung Nelayan Leato Selatan merupakan hasil kolaborasi Presiden Prabowo dan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pesisir dan nelayan,” ujar Zulfikar M Tahuru.

Menurutnya, program pemerintah pusat tersebut berjalan dengan baik di daerah karena adanya dukungan dan fasilitasi dari pemerintah daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program Kampung Nelayan di Leato Selatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan kawasan pesisir, mendukung aktivitas ekonomi nelayan, serta memperbaiki kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kehadiran Presiden Prabowo meresmikan langsung program tersebut juga dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah dan masyarakat nelayan di Kota Gorontalo.

Continue Reading

Daerah

Gerindra Gorontalo Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden

Published

on

Gorontalo – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Gorontalo dalam rangka meresmikan Program Kampung Nelayan di Kota Gorontalo berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Momentum tersebut turut mendapat perhatian dari Gerindra Gorontalo yang menyampaikan apresiasi kepada Adhan Dambea atas perannya dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat tersebut di daerah.

Sekretaris Gerindra Gorontalo, Moh Nasir Majid, mengatakan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya warga pesisir dan nelayan.

“Kami mengapresiasi dukungan dan peran Pak Adhan Dambea dalam memfasilitasi serta mendukung Program Kampung Nelayan di Kota Gorontalo. Kehadiran Presiden Prabowo meresmikan langsung program ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Gorontalo,” ujar Moh Nasir Majid.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler