Connect with us

Advertorial

Langkah Strategis! Pemkab Pohuwato Gandeng FK UNG Cetak Dokter

Published

on

UNG – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran dan profesi dokter. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Fakultas Kedokteran UNG.

Perjanjian ini ditandatangani oleh Rusmiati Pakaya, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato sebagai pihak pertama, dan Cecy Rahma Karim sebagai pihak kedua. Penandatanganan turut disaksikan oleh jajaran pimpinan fakultas, di antaranya Vivien Novarina A. Kasim, Zuhriana K. Yusuf, serta Sri Andriani Ibrahim.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan UNG dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui PKS tersebut, kedua pihak berkomitmen memperkuat penyelenggaraan Program Studi Kedokteran (S1) dan Program Studi Profesi Dokter di lingkungan FK UNG.

Dalam perjanjian tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan mengirimkan mahasiswa utusan daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran di UNG. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat layanan kesehatan di daerah setelah para mahasiswa menyelesaikan pendidikan mereka.

Pada tahun akademik 2024/2025, kerja sama ini mencakup pembiayaan pendidikan bagi tujuh mahasiswa asal Kabupaten Pohuwato yang mengikuti pendidikan sarjana kedokteran hingga profesi dokter. Para mahasiswa akan menjalani proses pendidikan akademik di FK UNG serta praktik profesi di rumah sakit dan puskesmas sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan kedokteran.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengalokasikan anggaran sebesar Rp457 juta melalui skema beasiswa daerah. Anggaran tersebut mencakup biaya pendidikan, operasional studi, serta kebutuhan akademik mahasiswa.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat lahir tenaga dokter yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di daerah. Program ini juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga medis di Kabupaten Pohuwato serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Advertorial

Sikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM

Published

on

Foto Marwah

Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo mengambil langkah hukum tegas terhadap oknum warga berinisial AH yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). AH dilaporkan atas dugaan penarikan upeti ilegal di kawasan Jalan Nani Wartabone (eks Jalan Panjaitan).

Laporan resmi tersebut dilayangkan ke Polresta Gorontalo Kota melalui kuasa hukum Pemerintah Kota Gorontalo. Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan pemerintah terhadap ekonomi rakyat kecil yang terganggu oleh aksi premanisme maupun pungutan tak resmi.

“Kami sudah memberikan kuasa penuh kepada Kuasa Hukum Pemkot, Pak Bathin Tomayahu, untuk melaporkan oknum tersebut ke Polresta Gorontalo Kota,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Selasa (31/03/2026).

Adhan menegaskan bahwa dirinya akan mengawal ketat proses hukum ini hingga mendapatkan putusan inkrah dari pengadilan. Ia mengaku sangat geram dengan aksi pungli yang menyasar para pedagang kecil atau “wong cilik” yang tengah berjuang mencari nafkah.

“Sejak awal saya sudah tegaskan, saya tidak menoleransi adanya pungli di Kota Gorontalo. Apalagi jika sasarannya adalah pelaku UMKM yang sedang kita dorong pertumbuhannya,” tegas Adhan dengan nada bicara tinggi.

Lebih lanjut, Wali Kota menyatakan bahwa pelaporan AH ini merupakan sinyal peringatan keras (shock therapy) bagi oknum-oknum lain yang masih nekat melakukan praktik serupa di wilayah Kota Gorontalo.

“Siapapun pelakunya, akan kami laporkan. Tidak ada tawar-menawar dan tidak ada ampun bagi perusak tatanan ekonomi masyarakat kita,” pungkasnya.

Continue Reading

Advertorial

Kabar Duka: Bupati Saipul Mbuinga Lepas Jenazah KH. Fahri Djafar ke Peristirahatan Terakhir

Published

on

Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi melepas keberangkatan jenazah almarhum KH. Drs. Fahri Djafar, M.Hi, menuju tempat peristirahatan terakhir di pekuburan keluarga, Desa Mananggu, Kabupaten Boalemo, Senin (30/03/2026).

Jenazah almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 16.30 WITA melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo, setelah diterbangkan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Sebelumnya, tokoh agama kharismatik ini dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar, pada Senin dini hari pukul 00.30 WITA.

Pantauan di lokasi, ribuan pelayat dari Kabupaten Pohuwato dan Boalemo tampak memadati rumah duka sejak sore hari. Kehadiran massa yang membludak menunjukkan besarnya rasa kehilangan masyarakat atas sosok ulama yang dikenal santun tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan duka mendalam mewakili pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat Pohuwato.

“Kita kehilangan sosok panutan dan alim ulama yang menjadi kebanggaan daerah. Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya KH. Fahri Djafar,” ujar Bupati dengan nada haru.

Saipul menegaskan bahwa almarhum merupakan pilar penting dalam kehidupan beragama di Bumi Panua. Rekam jejak almarhum tercatat sangat produktif, mulai dari menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Pohuwato, Ketua MUI Pohuwato, Ketua Dewan Pengawas Syariah Baznas, hingga aktif dalam kepengurusan Badan Takmir Masjid Agung Baiturrahim.

“Beliau adalah pribadi yang istikamah dalam dakwah dan bijaksana dalam menyikapi setiap perbedaan. Nasihat-nasihat beliau selalu menyejukkan hati. Pengabdian almarhum merupakan inspirasi bagi kita semua,” tambah Saipul.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan doa dari ribuan pelayat mengiringi prosesi pemakaman sosok yang dikenal sebagai guru dan pembimbing umat tersebut hingga selesai.

Continue Reading

Advertorial

Penuh Makna! Halalbihalal UNG Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi

Published

on

UNG – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti halaman Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) pada Minggu (22/3). Ribuan sivitas akademika memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan Silaturahmi dan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang menjadi tradisi tahunan kampus tersebut.

Kegiatan ini mengusung tema “Sucikan Hati, Perkuat Kolaborasi”, yang mencerminkan semangat untuk mempererat hubungan antarsesama sekaligus memperkuat sinergi di lingkungan kampus setelah menjalani bulan suci Ramadan.

Acara tersebut menjadi momentum istimewa bagi seluruh keluarga besar UNG, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, untuk saling bermaafan dan memperkuat nilai kebersamaan dalam suasana penuh kehangatan.

Rektor UNG, Eduart Wolok, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Halalbihalal tidak sekadar menjadi agenda seremonial pasca-Idulfitri, tetapi memiliki makna yang lebih mendalam sebagai refleksi spiritual sekaligus penguat komitmen kelembagaan.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Halalbihalal yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum spiritual untuk meneguhkan kembali komitmen kita sebagai insan beriman dan berilmu,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai pijakan dalam membangun institusi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kontribusi terhadap peradaban.

Ia menekankan pentingnya nilai kejujuran, integritas, serta semangat kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat agar setiap langkah kita, baik dalam pendidikan, penelitian, maupun pengabdian, selalu dilandasi oleh kejujuran, integritas, dan semangat kebersamaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UNG kembali menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan akademik yang harmonis, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai spiritual, sekaligus memperkuat solidaritas di antara seluruh sivitas akademika.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler