Advertorial
Pemotong Rantai Keterlambatan Medis: Peneliti FK UNG Luncurkan Aplikasi Digital ‘Hallo Stroke’
Published
1 week agoon
UNG – Akses terhadap informasi dan layanan medis darurat kini berada dalam genggaman masyarakat. Komitmen Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dalam melahirkan inovasi tepat guna kembali dibuktikan lewat peluncuran platform digital “Hallo Stroke”, sebuah aplikasi terpadu yang dirancang khusus untuk memangkas keterlambatan penanganan pasien stroke.
Inovasi yang diinisiasi oleh tim peneliti Fakultas Kedokteran (FK) UNG ini hadir sebagai media edukasi interaktif sekaligus jembatan layanan kesehatan. Fokus utamanya adalah membekali publik dengan kemampuan deteksi dini gejala stroke serta memberikan panduan penanganan medis yang cepat dan presisi.
Peneliti FK UNG Isman Yusuf memaparkan bahwa pengembangan Hallo Stroke didasari oleh tingginya angka mortalitas dan kecacatan akibat stroke yang kerap dipicu oleh minimnya literasi masyarakat terkait gejala awal (warning signs).
“Tingkat fatalitas stroke sangat bergantung pada golden period atau periode emas penanganan medis. Banyak kasus terlambat ditangani hanya karena keluarga pasien tidak mengenali gejala awal. Aplikasi Hallo Stroke kami hadirkan untuk memotong rantai keterlambatan tersebut,” ujar Isman.
Melalui platform berbasis situs web yang dapat diakses via laman hallostroke.org, masyarakat dapat memanfaatkan beragam fitur navigasi kesehatan. Layanan ini mencakup konsultasi medis bersama dokter, pemetaan langkah pertolongan pertama, panduan pencegahan melalui modifikasi gaya hidup, hingga direktori farmasi dan layanan rehabilitasi fisioterapi.
Sistem ini juga menyediakan kanal informasi ketersediaan ruang rawat inap di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan. Seluruh materi edukasi dikemas secara visual melalui artikel populer dan video animasi interaktif agar mudah dicerna oleh masyarakat awam.
“Aplikasi ini dirancang user-friendly. Pengguna cukup membukanya melalui peramban internet tanpa prosedur rumit, sehingga informasi dan bantuan medis dapat diakses secara instan saat kondisi darurat,” jelasnya.
Proses riset dan pengembangan Hallo Stroke menempuh perjalanan panjang selama dua tahun. Pengembangan ini mengusung pola kolaborasi internasional dan nasional yang melibatkan Monash University, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
Guna memastikan keterjangkauan dan inklusivitas sistem, tim peneliti turut menggandeng organisasi kemasyarakatan serta komunitas disabilitas, seperti Yayasan Stroke Indonesia dan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI).
Hadirnya Hallo Stroke mempertegas peran akademisi perguruan tinggi dalam merespons krisis kesehatan masyarakat melalui pendekatan teknologi terapan. Inovasi ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kesadaran publik, menekan fatalitas serangan stroke, serta meminimalkan risiko kecacatan jangka panjang pada pasien.
You may like
-
-
Selaraskan Standar Kemenkeu RI: UNG Lanjutkan Pemutakhiran Kodefikasi Akun Belanja BLU
-
Tekankan Aspek Integritas Akademik: UNG Bekali 43 Dosen Menuju Sertifikasi Gelombang I 2026
-
Tembus Seleksi Ketat Nasional: Dua Periset Unggulan UNG Sabet Hibah Riset RIIM Gelombang XI
-
Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan ‘Bhinneka Magic Cube’ Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026
-
Atasi Tekanan Kerja Administrasi Kampus: UPA BK UNG Gelar Pelatihan Manajemen Stres Bagi Tendik
Advertorial
Published
3 days agoon
24/07/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memantapkan akselerasinya menuju perguruan tinggi bereputasi global melalui penguatan sistem penjaminan mutu akademik. Komitmen ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) bagi program studi (prodi) yang diproyeksikan meraih Akreditasi Unggul serta akreditasi internasional.
Agenda strategis yang digagas oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPMPP) UNG ini menghadirkan para pimpinan prodi dan tim pengembang kurikulum dari seluruh fakultas di lingkungan universitas.
Ketua LPMPP UNG, Prof. Dr. Elya Nusantari, M.Pd., menjelaskan bahwa reorientasi kurikulum berbasis OBE merupakan instrumen vital dalam memenuhi indikator penilaian akreditasi modern sekaligus merespons dinamika dunia kerja.
“LPMPP berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar setiap prodi mampu merancang struktur kurikulum yang adaptif dan terukur. Kurikulum OBE memastikan setiap capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) relevan dengan tuntutan industri, perkembangan ilmu pengetahuan, dan standar internasional,” paparnya.
Senda dengan hal tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa penerapan pendekatan OBE menandai pergeseran paradigma pendidikan tinggi—dari berorientasi pada proses pengajaran (content-based) menjadi berfokus pada kompetensi nyata lulusan (outcome-based).
“Transformasi menuju kurikulum OBE adalah fondasi utama dalam mendongkrak daya saing lulusan. Kita tidak hanya mengejar predikat Akreditasi Unggul secara administratif, tetapi sungguh-sungguh membangun budaya mutu (quality culture) yang berkelanjutan di setiap prodi,” ujar Prof. Hafidz.
Prof. Hafidz mengimbau seluruh prodi untuk menindaklanjuti hasil workshop ini dengan menyelaraskan peta kurikulum mereka terhadap standar instrumen akreditasi internasional.
Melalui penyusunan kurikulum berstandar internasional ini, UNG optimistis mampu mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, serta siap bersaing di kancah nasional maupun global.
Advertorial
Selaraskan Standar Kemenkeu RI: UNG Lanjutkan Pemutakhiran Kodefikasi Akun Belanja BLU
Published
4 days agoon
23/07/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkokoh komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Tindak Lanjut Pemutakhiran Kodefikasi Segmen Akun Belanja Badan Layanan Umum (BLU) di lingkungan kampus.
Agenda ini merupakan tahap krusial lanjutan dari sosialisasi sebelumnya untuk memastikan migrasi dan penyesuaian kodefikasi akun belanja dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dapat terimplementasi secara presisi di seluruh unit kerja UNG.
Ketua Tim Kerja Keuangan UNG Mukmin Dunggio, S.T., M.T. menjelaskan bahwa pemutakhiran ini melampaui sekadar tertib administrasi. Langkah ini berfungsi sebagai instrumen vital dalam memetakan kepatuhan regulasi serta memperkuat sistem pengendalian internal.
“Pemutakhiran kodefikasi segmen akun belanja adalah fondasi utama dalam menjamin akuntabilitas penyusunan anggaran. Dengan pengodean yang terekam secara sistematis, setiap alokasi belanja unit kerja dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan dipantau secara real-time,” ungkap Mukmin.
Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum UNG Dr. Mohamad Hidayat Koniyo, S.T., M.Kom. menegaskan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan UNG dalam menerapkan prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik (Good University Governance).
“Proses migrasi kode akun ini dijalankan sesuai arahan dan rekomendasi standar Kemenkeu RI. Tujuannya agar seluruh tahapan—mulai dari perencanaan, realisasi, hingga pelaporan keuangan akhir tahun—berjalan lebih terstruktur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Dr. Hidayat.
Ia menambahkan, berdasar hasil evaluasi berkala dari Kementerian Keuangan, rapor tata kelola keuangan UNG telah mencatatkan predikat yang memuaskan. Oleh karena itu, percepatan pemutakhiran standar akuntansi ini diselenggarakan guna mempertahankan serta memacu kualitas efisiensi anggaran institusi.
“Dengan kodefikasi akun yang diperbarui, seluruh siklus administrasi keuangan akan berjalan lebih efektif dan efisien, sekaligus selaras dengan pedoman baku pengelolaan keuangan negara,” pungkasan Dr. Hidayat.
Advertorial
Tekankan Aspek Integritas Akademik: UNG Bekali 43 Dosen Menuju Sertifikasi Gelombang I 2026
Published
4 days agoon
23/07/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat penguatan profesionalisme tenaga pengajar. Komitmen ini diwujudkan melalui pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Portofolio bagi Dosen yang Disertifikasi (DYS) Gelombang I Tahun 2026 di lingkungan UNG, Rabu (22/7/2026).
Agenda strategis yang diinisiasi oleh Biro Keuangan, Kerja Sama, dan Umum berkolaborasi dengan Bidang Akademik UNG ini diikuti oleh 43 dosen peserta yang telah dinyatakan lolos tahap seleksi awal.
Saat membuka kegiatan secara resmi, Wakil Rektor Bidang Akademik UNG Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. menegaskan bahwa sertifikasi dosen bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan bentuk pengesahan legitimasi negara atas kualifikasi profesionalisme pendidik tinggi.
“Sertifikasi dosen adalah pengakuan resmi negara terhadap profesi pendidik. Oleh karena itu, seluruh tahapan penyusunan portofolio wajib dipersiapkan secara matang agar mampu mencerminkan kompetensi, rekam jejak akademik, serta integritas dosen secara objektif,” tegas Prof. Hafidz.
Ia memaparkan, dari sekitar 60 dosen yang mendaftar pada tahapan seleksi berkas awal, sebanyak 43 dosen berhasil memenuhi kualifikasi untuk melanjutkan ke tahap Sertifikasi Dosen Gelombang I Tahun 2026.
Sebagai asesor nasional Serdos, Prof. Hafidz turut memberikan arahan teknis terkait substansi asesmen. Menurutnya, tim asesor tidak hanya memeriksa kelengkapan dokumen formal, tetapi juga melakukan verifikasi faktual terhadap bukti fisik kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Komponen penilaian meliputi efektivitas pengajaran, bobot penelitian, dampak pengabdian masyarakat, publikasi karya ilmiah, hingga kualitas visual video pembelajaran yang diunggah dalam sistem. Prof. Hafidz secara khusus menekankan pentingnya transparansi serta nilai kejujuran akademik.
“Jangan pernah memanipulasi atau melebih-lebihkan capaian akademik yang dimiliki. Kejujuran dalam mendeskripsikan pengalaman pengajaran dan riset justru menjadi indikator pembeda yang dinilai sangat positif oleh asesor,” imbaunya.
Selama Bimtek berlangsung, para peserta mendapatkan pendampingan intensif dari tim ahli mengenai prosedur teknis pengisian portofolio, penyusunan deskripsi diri berkarakter, hingga pemenuhan syarat pemeringkatan dokumen dalam sistem aplikasi Serdos.
Melalui pembekalan ini, UNG menargetkan seluruh peserta Gelombang I Tahun 2026 mampu melampaui standar kelulusan dan mengantongi sertifikat pendidik, guna memperkuat barisan akademisi unggul yang siap mendongkrak daya saing perguruan tinggi di kancah nasional maupun internasional.
Selaraskan Standar Kemenkeu RI: UNG Lanjutkan Pemutakhiran Kodefikasi Akun Belanja BLU
Tekankan Aspek Integritas Akademik: UNG Bekali 43 Dosen Menuju Sertifikasi Gelombang I 2026
Tembus Seleksi Ketat Nasional: Dua Periset Unggulan UNG Sabet Hibah Riset RIIM Gelombang XI
Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan ‘Bhinneka Magic Cube’ Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026
Fakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
Diduga Tembus Rp1,3 Miliar: Skandal Penggelapan Dana Mahasiswa Guncang Kampus Universitas Gorontalo
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Sultan Amai Gorontalo Luncurkan “Manjonongki”, Aplikasi Karya Anak Daerah dari Riset Kampus
Sebut Tim Pemeriksa Masih Bekerja: Jawaban Diplomatis Rektor Universitas Gorontalo Soal Kisruh Keuangan
Sukses Cetak Rekor 13 Kali Beruntun: Pemkab Pohuwato Kembali Sabet Opini WTP dari BPK RI
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah3 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Daerah3 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
News3 months agoKronologi Kasus Toni Aji, Pembuat Website Desa Rp 5,7 Juta yang Jadi Terpidana Korupsi
-
Gorontalo3 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Advertorial3 months agoTotal Hadiah Rp60 Juta: Turnamen Catur Pohuwato Cup 2026 Resmi Dimulai
-
Gorontalo1 week agoFakta Menarik: Anak Muda Gorontalo Bikin Platform Tiket Digital Pesaing Nasional
-
Gorontalo3 months agoDari Tengah Sawah, Jurnalisme Bertumbuh: Menyambut Konferwil AMSI Gorontalo 2026
-
Gorontalo3 months agoBukan Sekadar Hobi: Mods Mayday 2026 Jadi Simbol Kreativitas Anak Vespa Gorontalo