UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Berhasil! Lima Prodi UNG Terakreditasi Internasional
Published
3 years agoon
UNG – Sebanyak 5 program studi Universitas Negeri Gorontalo telah terakreditasi internasional. Raihan akreditasi internasional ini secara resmi diberikan oleh FIBAA Foundation for International Business Administration Accreditation lembaga akreditasi yang berbasis di Jerman.
5 Prodi yang telah terakreditasi internasional dengan predikat Quality Seal adalah S1 pendidikan fisika, S1 pendidikan kimia, S1 pendidikan biologi, S1 pendidikan geografi, dan S1 pendidikan bahasa inggris. Akreditasi predikat Quality Seal tersebut menegaskan kualitas tinggi dan tingkat akademik program studi.
Rektor UNG Eduart Wolok mengatakan, bahwa akreditasi ini merupakan satu lompatan besar, yang menegaskan pengakuan akan kualifikasi dan kapasitas Program Studi (Prodi) yang ada di UNG tidak hanya di level nasional namun juga di level internasional.
“Pengakuan secara internasional melalui akreditasi ini akan semakin mendorong peningkatan daya saing kita kedepan untuk berkontribusi lebih terhadap ilmu pengetahuan,” ungkapnya.
Menurut Rektor keberhasilan ini harus disyukuri bersama, karena akreditasi institusi unggul dan akreditasi internasional 5 prodi tersebut merupakan buah dari kerja keras serta kontribusi dari seluruh civitas akademika UNG.
Sebelumnya, assessment lapangan telah dilakukan pada 14 September 2022 untuk 4 Prodi Fakultas MIPA dan 21 September untuk Prodi S1 bahasa inggris. Keberhasilan akreditasi internasional prodi semakin lengkap dengan keberhasilan UNG mencatatkan pencapaian akreditasi unggul perguruan tinggi dari Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT).
You may like
-
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
-
Buka Jalur Afirmasi Kedokteran: Langkah Berani UNG dan Pemkab Parigi Moutong Cetak Dokter Daerah
-
Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM
-
Targetkan Cetak Ratusan Doktor: Rektor Eduart Wolok Pacu Dosen Muda UNG Segera Studi Lanjut
-
Satu-satunya Utusan Kampus: Dosen FKTP UNG Dr. Arfiani Tembus Forum Akuakultur Dunia di Tiongkok
-
Kuota Terbatas Kampus Merah Maron: Pendaftaran Wisuda ke-62 UNG Hanya Sediakan 700 Kursi
Advertorial
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
Published
1 hour agoon
23/06/2026
UNG – Kampus Kerakyatan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak ratusan sumber daya manusia (SDM) unggul siap pakai. Sebanyak 700 lulusan dari berbagai disiplin ilmu resmi dikukuhkan dalam prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-61 yang berlangsung khidmat di Auditorium UNG, Selasa (23/06/2026).
Para wisudawan yang dilepas kali ini berasal dari klaster penjenjangan yang komprehensif, mulai dari program diploma, sarjana (S1), profesi, magister (S2), hingga strata doktor (S3).
Rapat Senat Terbuka pengukuhan gelar ini dipimpin langsung oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., bersama jajaran Senat Universitas. Momen sakral ini menandai puncak pencapaian akademis para mahasiswa setelah berhasil melewati seluruh fase kurikulum ketat di universitas terbesar di Teluk Tomini tersebut.
Dalam pidato rektoratnya, Prof. Eduart Wolok melayangkan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa lembaran ijazah dan gelar akademik yang disandang hari ini tidak lahir dari ruang instan, melainkan buah dari konsistensi, pengorbanan linear, serta daya tahan melewati tantangan studi.
“Keberhasilan hari ini merupakan potret kemenangan kolektif. Ada tetesan keringat dan doa dari orang tua, keluarga, dedikasi dosen, serta ekosistem civitas akademika yang konsisten mengawal sepanjang proses mentoring pendidikan,” ujar Eduart.
Lebih lanjut, Rektor yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) ini mengingatkan bahwa toga yang dikenakan hari ini bukanlah tanda berakhirnya masa belajar. Sebaliknya, wisuda adalah garis start menuju medan pengabdian yang lebih heterogen di tengah masyarakat.
Menurutnya, lanskap global saat ini menuntut infiltrasi generasi muda yang tidak sekadar superior secara indeks prestasi, melainkan tangguh dalam beradaptasi, piawai melahirkan inovasi, serta solutif membedah problem sosial.
“Kelulusan ini adalah awal dari pengabdian yang sesungguhnya di dunia nyata. Jadilah aktor pembaru yang terus menyerap ilmu, berinovasi, dan melahirkan impak konkret bagi lingkungan sekitar. Jagalah marwah dan nama baik almamater UNG lewat karya nyata serta prestasi yang maslahat bagi bangsa,” pesan Eduart khidmat.
Ia juga menantang para lulusan untuk bertransformasi menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu menstimulus pertumbuhan positif di berbagai sektor kehidupan, selaras dengan kompetensi keilmuan masing-masing. Lewat bekal intelektual, pengalaman organisasi, dan internalisasi karakter moral selama di UNG, lulusan ke-61 ini diproyeksikan mampu menjadi pilar SDM yang memiliki daya saing tinggi di level lokal, nasional, hingga internasional.
Advertorial
Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo
Published
1 day agoon
22/06/2026
UNG – Sinergi lintas perguruan tinggi dalam wujud pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif dari kedua institusi bergengsi tersebut secara resmi diterjunkan ke Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/06/2026).
Prosesi penerimaan delegasi intelektual muda ini berlangsung hangat di balai desa setempat. Agenda tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah desa, Tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta mahasiswa peserta KKN Kolaboratif yang siap menjalankan masa pengabdian komprehensif selama 45 hari ke depan.
Ketua Tim DPL KKN Kolaboratif Ervan Hasan Harun, yang didampingi oleh dua anggota DPL lainnya, Obhin Pakaya dan Jumiati Ilham, memaparkan bahwa program pengabdian tahun ini mengusung misi strategis. Tema spesifik yang diangkat adalah “Pengembangan Desa Wisata Mandiri Energi Berbasis Tenaga Surya untuk Mendukung Sport Tourism Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal.”
Kepala Desa Botutonuo Nuzzul Abdul Radjak menyampaikan apresiasi dan menyambut tangan terbuka kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut. Ia menilai intervensi dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan untuk memoles potensi pesisir wilayahnya.
“Pemerintah dan masyarakat Desa Botutonuo menerima dengan sangat terbuka pelaksanaan program KKN Kolaboratif ini. Kami berharap seluruh rancangan kegiatan dapat tereksekusi dengan lancar, serta mampu memberikan multiplier effect (dampak ganda) yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga kami,” ujar Nuzzul.
Lebih rinci, Ketua DPL Ervan Hasan Harun menjelaskan bahwa program strategis yang dibawa berorientasi pada lompatan inovasi desa wisata. Fokus garapan mahasiswa tidak sekadar pembenahan fisik, melainkan mencakup optimalisasi sport tourism, penguatan sentra ekonomi kreatif, digitalisasi pemasaran, hingga implementasi teknologi panel surya sebagai suplai energi ramah lingkungan.
Melalui payung kolaborasi UNG dan UGM ini, diharapkan terbangun sinergitas solid antara perguruan tinggi dan entitas masyarakat akar rumput. Selain menargetkan luaran aplikatif sebagai pondasi pengembangan tata ruang wisata berkelanjutan, program ini juga menjadi wujud nyata dukungan kampus terhadap percepatan pembangunan Kawasan Teluk Tomini melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dan transisi energi terbarukan.
Advertorial
Buka Jalur Afirmasi Kedokteran: Langkah Berani UNG dan Pemkab Parigi Moutong Cetak Dokter Daerah
Published
2 days agoon
22/06/2026
UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus melebarkan sayap kontribusi akademiknya ke wilayah luar provinsi. Komitmen ekspansi jejaring ini dibuktikan lewat jalinan kemitraan strategis bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, guna mengakselerasi pembangunan daerah dan mutu sumber daya manusia.
Langkah taktis tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T. bersama Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom. Prosesi penandatanganan berlangsung khidmat di Aula Rektorat UNG, Minggu (21/06/2026).
Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menegaskan, kolaborasi dengan UNG memiliki nilai geopolitik dan strategis yang sangat tinggi bagi daerahnya. Institusi pendidikan tinggi dinilai sebagai mitra intelektual yang mampu menyuplai pemikiran saintifik untuk melahirkan kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.
“Kerja sama ini kami proyeksikan menjadi fondasi kokoh untuk menopang berbagai program strategis daerah, khususnya dalam memetakan serta mengembangkan potensi wilayah serta mendongkrak indeks kualitas sumber daya manusia di Parimo,” urai Erwin Burase usai seremoni.
Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama dalam kesepakatan ini adalah dibukanya keran pemanfaatan Program Afirmasi Fakultas Kedokteran UNG bagi putra-putri berprestasi asal Kabupaten Parigi Moutong. Program afirmasi ini ditargetkan mampu memangkas ketimpangan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Parimo untuk menempuh studi kedokteran, yang nantinya diproyeksikan kembali ke daerah sebagai tenaga medis daerah.
Merespons hal itu, Rektor UNG Prof. Eduart Wolok menyambut optimis implementasi dari kesepakatan antardua institusi ini. Baginya, jalinan kerja sama dengan pemerintah daerah merupakan pengejawantahan dari esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup aspek pendidikan, riset, serta pengabdian masyarakat.
“Kami menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremonial di atas selembar dokumen legalitas belaka. Ini adalah manifestasi nyata komitmen UNG untuk hadir secara konkret, mengintervensi pembangunan daerah, serta mengelevasi tingkat kesejahteraan masyarakat,” tegas Eduart Wolok.
Eduart menambahkan, melalui peta jalan kolaboratif yang disepakati, UNG siap menyuplai dukungan penuh di bidang akademik, kajian riset, transfer inovasi, hingga penguatan kapasitas aparatur sipil maupun masyarakat yang dibutuhkan oleh Pemkab Parigi Moutong. Sinergi ini diharapkan mengukuhkan peran kampus sebagai motor penggerak pembangunan daerah berkelanjutan di kawasan Teluk Tomini.
Sasar Semua Jenjang Pendidikan: Rektor Eduart Wolok Kukuhkan 700 Lulusan pada Wisuda ke-61 UNG
Tak Perlu Terbang ke Makassar: Menikmati Semangkuk Pallubasa Kaya Rempah di Kota Gorontalo
Bawa Misi Desa Wisata Mandiri Energi: Mahasiswa KKN Kolaboratif UNG–UGM Resmi Mengabdi di Botutonuo
Berangkat Lengkap Pulang Utuh: Pemkot Gorontalo Sambut 264 Jemaah Haji Kloter 28
Jadi Contoh Pencacahan SE2026: Wawali Indra Gobel Terima Tim BPS di Rumah Jabatan
Tak Tinggal Diam! DPC Gerindra Gorut Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir Biau
Menggugah Kembali Naluri Belajar yang Meredup: Reformasi Pedagogi di Era Distraksi Digital
TUNTUTAN KONTROVERSIAL! Empat Oknum TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun BUI
Viral! Baling-baling Wings Air Diikat Kabel Ties Sebelum Terbang dari Bali, Begini Kata Lion Air Group
Studi Dermatologis : Mandi Setiap Hari Bisa Merusak Kulit. Cukup Mandi 3 Hari Sekali Saja
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Daerah2 months agoMasyarakat Apresiasi Peran Adhan Dambea dalam Mendukung Program Kampung Nelayan Presiden di Leato Selatan
-
Gorontalo3 months agoViral di Medsos: Dalih Tugas Intelijen, Oknum Polisi Pohuwato Pamer Transaksi Emas Miliaran
-
Gorontalo3 months agoMeresahkan Pelanggan! Paket Ditahan Berhari-hari, Layanan Shopee Express Kembali Disorot Tajam
-
Daerah2 months agoSentil Gubernur Gusnar! Wali Kota Adhan Kecewa Pemisahan Disparpora Mangkrak di Pemprov
-
Gorontalo2 months agoNyanyian Bos Tambang: Bayar Puluhan Juta Tapi Tak Diberi Akses, Daeng Muding Minta Uang Kembali
-
Gorontalo3 months agoTuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak “Main Mata” dalam Kasus Mafia Obat
-
Advertorial3 months agoSikat Pungli: Wali Kota Adhan Dambea Polisikan Oknum AH Terkait Pungutan UMKM
-
Advertorial3 months agoKabar Duka: Bupati Saipul Mbuinga Lepas Jenazah KH. Fahri Djafar ke Peristirahatan Terakhir
