UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Beri Kuliah Umum di UNG, Menpora dorong Kreativitas Generasi Muda
Published
6 years agoon
UNG-Pemberdayaan generasi muda kreatif, inovatif, dan berdaya saing menjadi prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI saat ini. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat memberi kuliah umum di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (22/1/2020).
“Kita mendorong pemuda kearah enterpreneurship daripada kepemimpinan dibidang sosial politik,” terang Zainudin.
Menurut Zainudin, di tengah perkembangan zaman yang semakin maju seperti sekarang, arah kreatifitas generasi akan lebih dikonsentrasikan ke sektor kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan program pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi ‘bonus demografi’ yang menjadi titik fokus Kemenpora.
Zainudin mengatakan pula bahwa saat ini kemenpora mendorong beberapa instansi termasuk perguruan tinggi untuk bisa melahirkan peserta didik yang memiliki keterampilan dan jiwa kompetitif.
“Karena bonus demografi yang akan dihadapi sangat luar biasa,” ujarnya.
“jika tak kita kelola dengan baik maka akan jadi malapetaka buat kita itulah sebabnya kita harus mempersiapkan semua instansi dan anak anak didik dengan keterampilan yang mumpuni,” sambungnya lagi.
Jika ini berhasil, maka tujuan kemenpora untuk melahirkan kemandirian generasi penerus terutama anak-anak muda yang berimbas terhadap masyarakat bisa terwujud.
Oleh karena itu, menurut menpora, perlu ada manajemen yang baik untuk mencapai SDM yang berkualitas dan gagasan gagasan yang inovatif.
Pantauan awak barakati.id, acara kuliah umum diikuti ribuan mahasiswa. Hadir pula Rektor UNG Dr. Eduart Wolok, Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo, Bupati Bone Bolango Hamim Pou.
You may like
-
Langkah Berani UNG: Fakultas Termuda Buka Pendidikan Dokter Spesialis
-
Rumah Dekan Jadi Saksi! LD Al Fatih FIS UNG Hidupkan Ramadan dengan Tadarusan
-
Bukan Ormawa Biasa! FOK UNG Genjot Kapasitas Lewat Sosialisasi PPK Ormawa
-
Gaya Global, Tas Lokal! Skripsi Ungkap Tren Tas Kecil di Kalangan Mahasiswa Sosiologi
-
Kabar Baik dari Timur! UNG Kantongi Izin Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif
-
Esai Melintas Batas Negara! Tim FIP UNG Sabet Bronze Medal di International Student Summit
Advertorial
Belajar Feelings and Emotions, Cara Kreatif Asah Kecerdasan Emosional Siswa Pesisir
Published
1 hour agoon
14/03/2026
UNG – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak lagi sebatas penguatan kemampuan akademik, tetapi juga menyentuh pengembangan kecerdasan emosional siswa. Hal inilah yang menjadi fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Fahria Malabar, S.Pd., M.A., dan Dr. Magvirah El Walidayni Kau, S.Pd., M.Pd.
Kegiatan bertajuk “Penguatan Emotional Intelligence bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama di Lokasi Pariwisata Kawasan Teluk Tomini melalui Pembelajaran Topik Feelings and Emotions” ini menyasar siswa SMP Negeri SATAP No. 5 Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, yang berlokasi di sekitar kawasan wisata Teluk Tomini.
Melalui pembelajaran bahasa Inggris dengan topik feelings and emotions, para siswa diajak mengenal dan menggunakan kosakata yang berkaitan dengan berbagai perasaan dan emosi dalam konteks kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga membantu siswa mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi mereka dengan lebih sehat.
Sebanyak 27 siswa mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dalam satu sesi pertemuan selama 90 menit. Dalam sesi tersebut, siswa dilatih menggunakan kosakata bahasa Inggris sederhana untuk menggambarkan perasaan sekaligus mendeskripsikan objek wisata di sekitar Teluk Tomini.
Pendekatan ini dinilai relevan karena kawasan Teluk Tomini memiliki potensi pariwisata yang cukup besar dan terus dikembangkan. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang lebih baik, diharapkan para siswa di masa mendatang mampu berkomunikasi dengan wisatawan domestik maupun mancanegara serta ikut mempromosikan potensi wisata daerahnya.
Selain meningkatkan kemampuan linguistik, kegiatan ini juga berdampak positif pada perkembangan kecerdasan emosional siswa. Mereka menjadi lebih peka dalam mengenali emosi diri sendiri maupun orang lain, yang penting untuk membangun empati, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan sekolah.
Para dosen pelaksana menilai, integrasi pembelajaran bahasa dengan penguatan kecerdasan emosional dapat menciptakan suasana kelas yang lebih positif, inklusif, dan partisipatif. Siswa terdorong lebih percaya diri untuk berbicara, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi dengan teman sebaya maupun guru.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kecerdasan emosional melalui pembelajaran bahasa dapat memberikan manfaat ganda: meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih empatik dan percaya diri. Pendekatan ini juga membuka peluang bagi generasi muda di kawasan wisata Teluk Tomini untuk berperan aktif memperkenalkan daerahnya ke tingkat nasional dan internasional.
Advertorial
Literasi Pesisir Terus Bergerak, FKTP UNG Terbitkan Buku Ilmiah tentang Teluk Tomini
Published
2 days agoon
12/03/2026
UNG – Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan literasi akademik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam penerbitan buku ilmiah berjudul “Gerbang Khatulistiwa: Ekologi, Ritual, dan Ruang Hidup Masyarakat Pesisir Teluk Tomini.”repository.
Buku ini merupakan hasil kerja kolaboratif yang mengangkat beragam perspektif mengenai kehidupan masyarakat pesisir di kawasan Teluk Tomini. Di dalamnya dibahas berbagai aspek penting, mulai dari kondisi ekologi pesisir, praktik budaya dan ritual masyarakat, hingga dinamika ruang hidup yang berkembang di wilayah pesisir Teluk Tomini sebagai salah satu kawasan strategis di Indonesia Timur.
Penyusunan buku melibatkan sejumlah mahasiswa FKTP UNG yang aktif melakukan kajian, pengumpulan data, dan penulisan ilmiah di bawah bimbingan dosen. Buku ini diedit oleh Prof. Dr. Femy Mahmud Sahami, S.Pi., M.Si. dan Veggy Arman, S.Pi., M.Si., yang mengarahkan proses penyusunan naskah sehingga menjadi karya ilmiah yang sistematis dan komprehensif.
Mahasiswa yang terlibat sebagai penulis antara lain Yuldi Usman, Mahmudin Albakir, Renaldi A. Miolo, Aspri Mokoagow, Aliya Idrus, Nabila Harun, Siti Nurfadilah Ugi, Ihksan Rahim, Awaludin Ismail, Erlangga Ali Pisuna, Siti Thalib, dan Fachry Fauzi Paputungan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik, tetapi juga kontributor aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kelautan dan pesisir.
Melalui buku ini, para penulis berupaya menghadirkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara manusia, budaya, dan lingkungan pesisir di kawasan Teluk Tomini. Selain itu, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, pemangku kebijakan, maupun masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap kajian kelautan, sosial budaya pesisir, serta pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
Penerbitan “Gerbang Khatulistiwa” menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi akademik FKTP UNG dalam memperkaya literatur tentang kawasan pesisir Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan dinamika ekologi dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah Teluk Tomini yang dikenal sebagai kawasan pesisir strategis yang dilintasi garis khatulistiwa.
Advertorial
Cetak Sejarah Baru! Dua Prodi Kedokteran FK UNG Raih Akreditasi Unggul
Published
2 days agoon
11/03/2026
UNG – Sebuah sejarah baru tercipta di bumi Serambi Madinah. Meski usianya tergolong masih muda, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) membuktikan bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh lamanya sebuah institusi berdiri.
Dua program studi andalan, yakni Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, resmi menyandang status Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). Pencapaian ini menempatkan FK UNG di barisan elit fakultas kedokteran di Indonesia, berdiri sejajar dengan berbagai institusi besar yang telah lebih dulu mapan.
Prestasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan LAM-PTKes Nomor 0066/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2026 untuk Program Studi Sarjana Kedokteran dan Nomor 0067/LAM-PTKes/Akr/Pro/II/2026 untuk Program Studi Pendidikan Profesi Dokter. Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Februari 2026 itu menegaskan bahwa FK UNG telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi kesehatan yang sangat ketat.
Dekan FK UNG, Dr. Cecy Wolok Karim, Sp.GK., mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan pengakuan nasional atas kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Universitas Negeri Gorontalo, baik pada tahap pendidikan akademik sarjana maupun pendidikan profesi dokter. Ia menjelaskan, penilaian akreditasi mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, kualitas sumber daya manusia, sarana prasarana, proses pembelajaran klinis, hingga sistem penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan secara berkelanjutan.
“Pencapaian ini adalah bukti komitmen kami untuk tidak sekadar menyelenggarakan pendidikan, tetapi memberikan layanan pendidikan kedokteran dengan standar terbaik. Ini adalah hadiah bagi kerja keras seluruh tim di FK UNG,” ujar Cecy.
Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyambut gembira akreditasi “Unggul” yang diraih Fakultas Kedokteran UNG. Menurutnya, predikat ini menjadi fondasi penting bagi UNG untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Capaian ini menegaskan komitmen UNG dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa lulusan dokter dari UNG adalah mereka yang kompeten, profesional, dan siap mengabdi di tengah masyarakat dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi,” tegas Eduart.
Dengan predikat Unggul ini, FK UNG kini semakin mantap melangkah sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan kedokteran di kawasan Indonesia Timur, sekaligus menjadi daya tarik utama bagi calon dokter terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Belajar Feelings and Emotions, Cara Kreatif Asah Kecerdasan Emosional Siswa Pesisir
Sembako Terancam Tersendat, Adhan Desak Pemprov Atasi Kekurangan Kontainer
Dibongkar di Depan Wartawan, Ini Penjelasan Soal Rp14 M Harta Bupati Pohuwato
Polemik Memanas, Koordinator BGN Gorontalo Akhirnya Buka Suara Soal Bahan Lokal MBG
Berani Bertindak, Pemdes Teratai Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal
Tertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
Pemuda Bergerak: Karang Taruna Patriot Bilungala Kukuhkan Silaturahmi
Suara Tradisi di Tengah Zaman: Koko’o Bilungala Tetap Berdentum Tanpa Sound System
Tak Tinggal Diam! Dugaan Pelecehan dan Pelanggaran Kerja Alfamidi Dilaporkan ke Disnaker
Resmi Maret 2026! DPD PSI Gorontalo Siap Dikukuhkan
PKK GELAR JAMBORE PKK TINGKAT KABUPATEN GORUT
Kota Gorontalo Peringkat kedua Internet Paling Ngebutt se-Indonesia
PIMPIN RAPAT PENYERAPAN PROGRAM, BUPATI PUAS HASIL EVALUASI
PEMKAB GORUT BERIKAN BANTUAN RP. 1 JUTA/ORANG UNTUK JAMAAH CALON HAJI
Dua Kepala Desa Di copot Bupati
Terpopuler
-
Gorontalo3 months agoJIKA 100 TAHUN LAGI ORANG MENCARI GORONTALO 2025
-
Gorontalo3 months agoBerawal dari Arahan Wali Kota, Kelurahan Biawao Raih Juara Pemungutan PBB-P2
-
Advertorial3 months agoBukan Sekadar Imbauan! Wali Kota Gorontalo Tegas Larang Petasan di Malam Tahun Baru
-
Gorontalo3 months agoPotret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah
-
Advertorial3 weeks agoTertib Administrasi! Pemkab Pohuwato Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan
-
Gorontalo2 months agoAnggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas
-
Gorontalo2 months agoJanji Potong Jari Berbuah Nyata? Ka Kuhu Ditetapkan Tersangka
-
kabupaten pohuwato2 months agoDiduga Korsleting, Kebakaran Hanguskan Bangunan Asrama Santri di Popayato Barat
