Connect with us

Daerah

Dari Masjid untuk Peradaban Digital: 150 Masjid di Gorontalo Tersambung Internet Berkat Kolaborasi DPR-RI dan BAKTI KOMDIGI

Published

on

Gorontalo, 2 Agustus 2025. Sebuah inisiatif monumental digelar di Provinsi Gorontalo dalam rangka mendukung transformasi digital berbasis keimanan. Anggota DPR RI Komisi I dari Fraksi Partai Gerindra, Elnino Husein Mohi, bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) KOMDIGI, meresmikan Program Internet Masjid untuk 150 masjid di seluruh Provinsi Gorontalo. Kegiatan ini dirangkaikan pula dengan agenda Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Digital pada Infrastruktur Layanan Akses Internet di Gorontalo.

Kegiatan peresmian dan pelatihan ini sukses dilaksanakan di Aula Banthayo Lo Yiladia, Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Anggota DPR-RI Dari Komisi 1 Elnino M. Husein Mohi, Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI, Sudarmanto, Wali Kota Gorontalo H. Adhan Dhambea, serta Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, M. Andri Destriyan H.B Alaydrus. Tidak ketinggalan, sebanyak 150 pengurus Takmirul Masjid dari berbagai wilayah kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo turut hadir sebagai peserta aktif dalam pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Elnino Mohi menyampaikan bahwa program ini bukan hanya berfokus pada penyediaan fasilitas internet, tetapi juga pada penguatan peran masjid sebagai pusat pengembangan literasi digital umat.

“Masjid merupakan pusat peradaban Islam. Di masa lalu, masjid menjadi tempat belajar, berkumpul, dan bermusyawarah. Sekarang, di era digital, masjid bisa kembali mengambil peran tersebut melalui pemanfaatan teknologi informasi yang positif dan produktif,” ujar Elnino penuh semangat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya nyata BAKTI KOMDIGI dan DPR-RI khususnya Komisi 1 sebagai wakil rakyat yang memang membidangi komunikasi dan informatika, pertahanan, dan luar negeri.

“Saya ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur digital bukan hanya dirasakan di kota-kota besar, tetapi juga sampai ke titik-titik penting masyarakat di daerah, seperti masjid. Dengan konektivitas internet yang baik, masjid bisa menjadi jembatan literasi digital, sekaligus tetap menjadi tempat menebarkan kebaikan, ilmu, dan nilai-nilai agama,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI KOMDIGI, Sudarmanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen BAKTI dalam mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan memberdayakan masyarakat, termasuk di tempat ibadah.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mengedepankan kebermanfaatannya. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa pengurus masjid memahami cara mengelola akses internet, memanfaatkannya untuk syiar agama, pengembangan pendidikan Islam, dan informasi keummatan yang bermanfaat,” tutur Sudarmanto.

Ia juga menegaskan bahwa BAKTI siap mendukung masjid-masjid yang telah mendapatkan fasilitas internet agar dapat menjalankan program-program berbasis teknologi secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan.

Ditempat yang sama, Wali Kota Gorontalo, H. Adhan Dhambea, yang turut hadir dan memberikan sambutan, mengapresiasi program ini sebagai langkah strategis dalam membangun masyarakat yang tidak hanya religius tetapi juga cakap digital.

“Ini adalah momen yang sangat penting bagi Gorontalo. Kami percaya bahwa masjid dapat menjadi sentra pembangunan karakter, dan dengan dukungan internet serta pelatihan teknologi, maka peran itu bisa semakin diperluas, untuk itu kami juga berterima kasih kepada BAKTI komdigi dan pak Elnino terhadap program yang di gagas ini khususnya di Kota Gorontalo” ujar Wali Kota Adhan.

Dukungan serupa juga datang dari pihak Bank Indonesia Gorontalo. M. Andri Destriyan H.B Alaydrus, selaku Deputi Kepala Perwakilan, menyatakan bahwa keberadaan internet di masjid akan membuka peluang digitalisasi ekonomi umat, seperti pengembangan UMKM berbasis masjid, pengelolaan zakat dan infaq melalui QRIS, serta sosialisasi sistem pembayaran digital syariah.

“Kami di BI Gorontalo siap bersinergi dalam upaya literasi keuangan digital di lingkungan masjid, termasuk mendorong penerapan QRIS dan program-program edukatif lainnya,” tambahnya.

Kegiatan peresmian ini menandai babak baru integrasi teknologi informasi dalam ruang-ruang spiritual. Internet yang dahulu dianggap asing di lingkungan masjid, kini justru hadir sebagai bagian dari upaya membumikan teknologi dengan semangat keimanan dan kebersamaan.

Elnino Mohi menutup sambutannya dengan harapan agar program ini menjadi model nasional yang dapat diadopsi oleh provinsi lain.

“Mari jadikan masjid sebagai tempat yang bukan hanya terang oleh cahaya lampu, tapi juga oleh ilmu, informasi, dan teknologi. Dengan ini, kita bawa Gorontalo tidak hanya menjadi Serambi Madinah, tapi juga Serambi Digital Umat,” pungkasnya.

Advertorial

Sempat Terhenti Sementara! Pemkot Gorontalo Lanjutkan Pengerjaan Jalan Zainal Umar Sidiki

Published

on

Kota Gorontalo – Sempat terhenti sementara, pengerjaan peningkatan infrastruktur Jalan Zainal Umar Sidiki (ZUS)—atau yang akrab disapa Jalan Palma—resmi dilanjutkan kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo pada Rabu (23/09/2026).

Kelanjutan pengerjaan fisik ini dilakukan sehari setelah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, Meidy Novieta Silangen, memberikan kepastian bahwa proyek akan segera berjalan pascapenyelesaian saluran air bersih di kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Selasa (23/9/2026), pengerjaan peningkatan jalan telah memasuki tahap penghamparan Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A. Proses penghamparan fisik ini dimulai dari kawasan Terminal Tipe A Dungingi.

Langkah ini diambil setelah aktivitas proyek sempat dihentikan guna menunggu perbaikan jaringan pipa air bersih yang juga berada di bawah kewenangan Dinas PUPR Kota Gorontalo.

“Karena menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus), makanya jadi tanggung jawab kita di Dinas PUPR,” terang Meidy usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) di BLY, Senin (22/9/2026).

Meidy menjelaskan bahwa pengerjaan utilitas bawah tanah harus dirampungkan terlebih dahulu agar konstruksi badan jalan yang telah diperbaiki tidak rusak akibat dibongkar ulang di kemudian hari.

“Kita harus menunggu proyek itu selesai, baru kita lanjutkan pengerjaan perbaikan jalan. Biar jalan yang sudah diperbaiki tidak dirusak lagi untuk perbaikan saluran air bersih itu,” tegasnya.

Di lokasi proyek, titik pengerjaan lanjutan tidak dimulai dari lokasi sebelumnya, melainkan dialihkan ke kawasan Terminal Tipe A Dungingi.

Pelaksana lapangan, Bambang Mooduto, mengonfirmasi bahwa penyesuaian titik awal dilakukan karena lokasi sebelumnya masih memerlukan penyelesaian struktur talud.

“Di sana (lokasi sebelumnya) kita masih menunggu penyelesaian pekerjaan talud. Sudah mau selesai juga itu,” ungkap Bambang saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (23/9/2026).

Bambang menegaskan, proses penghamparan LPA Kelas A ditargetkan tuntas pada hari yang sama. Setelah tahap penghamparan selesai, pengerjaan akan langsung disambung dengan pemadatan material sebagai persiapan awal jelang pengaspalan.

“Kita upayakan selesai hari ini dan dilanjutkan pemadatan untuk pengaspalan. Soal pengaspalan, kita menunggu informasi dan instruksi lebih lanjut,” pungkas Bambang.

Sebagai informasi, Jalan Zainal Umar Sidiki merupakan satu dari tiga ruas jalan utama yang menjadi prioritas agenda peningkatan infrastruktur Pemkot Gorontalo sepanjang tahun 2026. Selain Jalan ZUS, Pemkot Gorontalo juga tengah memacu perbaikan Jalan Taman Buah dan Jalan Pangeran Hidayat II, yang didanai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Continue Reading

Advertorial

Tembus Kancah Nasional! Kelurahan Moodu Gorontalo Lolos Seleksi Administrasi Kemendagri 2026

Published

on

Kota Gorontalo – Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, mengukir capaian membanggakan dalam ajang Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026. Kelurahan tersebut dinyatakan resmi lolos seleksi administrasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.

Kepastian kelolosan tersebut tertuang dalam pengumuman resmi Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Nomor 100.3/5311/BPD tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.

Atas raihan tersebut, Kelurahan Moodu berhak melangkah ke tahapan krusial berikutnya, yakni pemaparan materi dan wawancara di tingkat pusat.

Kelurahan Moodu menjadi salah satu dari 22 kelurahan di seluruh Indonesia yang berhasil lolos pada tahapan seleksi administrasi kategori kelurahan. Secara keseluruhan, Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri meloloskan 45 desa dan kelurahan berprestasi di tingkat nasional, yang terdiri atas 23 desa dan 22 kelurahan.

Adapun proses evaluasi dan penilaian administrasi tersebut mencakup empat kriteria utama tata kelola wilayah, yaitu efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, keberhasilan program pembangunan, penataan kewilayahan, serta tingkat pemberdayaan masyarakat.

Kini, jajaran Pemerintah Kelurahan Moodu beserta masyarakat setempat tengah mematangkan berbagai persiapan guna menghadapi tahapan pemaparan dan wawancara di tingkat nasional.

Kelolosan pada tahap seleksi administrasi ini menegaskan bahwa perjuangan Moodu dalam ajang Desa dan Kelurahan Berprestasi 2026 masih berlanjut. Capaian ini sekaligus membawa nama harum Kota Gorontalo khususnya, serta Provinsi Gorontalo secara umum, di panggung nasional.

Continue Reading

Advertorial

Sambut Kemitraan Strategis, UNG dan KemenP2MI Bahas Draf MoU Pengembangan SDM

Published

on

UNG – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus berupaya memperluas jejaring kemitraan strategis dengan lembaga pemerintah guna memperkuat peran dan kontribusi perguruan tinggi. Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan resmi delegasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) ke Gedung Rektorat UNG pada Senin (21/9/2026).

Pertemuan tatap muka tersebut menjadi langkah awal yang krusial untuk mematangkan rencana kemitraan resmi antara kedua belah pihak. Diskusi berfokus pada pembahasan substansi draf Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sekaligus mematangkan berbagai aspek teknis persiapan agenda penandatanganan dokumen kerja sama.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNG, Dr. Harto S. Malik, M.Hum., menjelaskan bahwa koordinasi langsung ini sangat penting untuk menyelaraskan poin-poin kesepahaman sebelum dokumen diputuskan final.

“Pertemuan ini menjadi bagian dari proses untuk mematangkan draf MoU, sekaligus mempersiapkan teknis penandatanganan kerja sama antara UNG dengan KemenP2MI,” ujar Harto, Senin (21/9/2026).

Menurut Harto, penyelarasan substansi draf menjadi prioritas utama agar hubungan kerja sama yang dibangun memiliki arah, batas kewenangan, serta ruang lingkup yang jelas. Dengan demikian, program-program kolaborasi dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak optimal bagi kedua belah pihak.

Proses pembahasan draf tersebut dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan kebutuhan, target strategis, serta kepentingan masing-masing instansi.

“Kehadiran delegasi KemenP2MI dan BP2MI di UNG juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antarlembaga, sekaligus membuka ruang penguatan kolaborasi yang lebih luas di masa depan,” imbuhnya.

Bagi pihak UNG, menjalin kemitraan dengan kementerian maupun lembaga pemerintah pusat merupakan bagian integral dari strategi institusi dalam memperluas jangkauan Tri Dharma Perguruan Tinggi—khususnya pada bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Pertemuan ini diharapkan menjadi pijakan kokoh bagi terbangunnya sinergi yang konkret dan berkelanjutan antara UNG dan KemenP2MI dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler