Connect with us

kabupaten pohuwato

Dukung Program Pemda, Kwarcab Pohuwato Gelar Vaksinasi Anak

Published

on

POHUWATO – Untuk menyukseskan dan mendukung program pemerintah terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato melaksanakan Vaksinasi Siaga dan Penggalang Tahun 2022,(5/2/2021) di Pelataran Kantor Kwarcab Pramuka Pohuwato.

Ketua Kwarcab Pohuwato Nasir Giasi menjelaskan pada gelombang pertama, mengikut sertakan siaga penggalang Kwartir Ranting (Kwaran) di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Marisa, Buntulia, Duhiadaa, Patilanggio dan Randangan.

“Gerakan Pramuka adalah organisasi yang mempunyai gerakan ke-Pramuka-an sampai ke gugus depan (di sekolah) untuk mendukung program vaksinasi,” ucap Ketua Kwarcab Pohuwato saat diwawancarai awak media.

Dalam penjelasannya, Nasir menuturkan bahwa target dari pelaksanaan vaksinasi sebanyak 500 anak.

“Alhamdulillah, hari ini Kwartir Cabang Pramuka Kab. Pohuwato melaksanakan Vaksinasi anak dengan target 500 orang,” jelasnya.

Ditambahkan Nasir bahwa kalau dengan Animo anak-anak siaga penggalang ini tinggi, ia optimis target 500 itu bisa tercapai dengan waktu selama dua hari.

Menurut Ketua Kwarcab Pohuwato hal ini merupakan sebagai bentuk bela negara yang di wujudkan dalam melawan Covid-19

“Prinsip kita adalah Pramuka turut terlibat dalam bela negara dan bela negara yang dibutuhkan sekarang ini adalah melawan Covid-19,” kata dia.

Terakhir, dalam pelaksanaan vaksinasi ini disediakan ragam dorprize berupa segaram, masker dan beras.

“Kita juga menyediakan seragam sekolah sebanyak 500 lembar, ada dorprize sumbangsih dari berbagai macam organisasi dari BRI, Bank Sulutgo, dan BPBD, itu semua siapkan secara maksimal,” bebernya.

“Ada seragam sekolah, beras, ada masker anak, ada juga snack-snack yang disukai anak itu kita adakan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, sekaligus Plt Kadis Kominfo-St Bapak. Arman Mohammad, Arman Mohamad, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pohuwato sekaligus Plt. Kadis Kesehatan, Rusmiati Pakaya.

Wakapolres Pohuwato, Sektretaris BPBD Kabupaten Pohuwato, Hasan Haluta dan Kasie Perlindungan Masyakat Satpol-PP Kabupaten Pohuwato, Bayu Eka Septian Kaluku.

Gorontalo

Pasar Malam Marisa Ditutup dengan Meriahnya Konser Spesial Bersama Artis Ibukota

Published

on

POHUWATO – Masyarakat Kabupaten Pohuwato dan para penggemar pasar malam menyambut momen penutupan pasar malam Marisa dengan antusias dan kegembiraan yang tiada tara. Dipanggil dengan sebutan lokal “hoya-hoya”, pasar malam ini telah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial selama beberapa waktu, menarik pengunjung dari berbagai penjuru untuk menikmati keberagaman kuliner, barang unik, dan berbagai wahana hiburan.

Terletak di Desa Marisa Teratai, Kecamatan Marisa, pasar malam ini tidak hanya menjadi daya tarik lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang mengunjungi Kabupaten Pohuwato setiap tahunnya. Dengan tema akhir “Ganteng-Ganteng Ceria (GGC)”, panitia penyelenggara merencanakan penutupan yang megah dan tak terlupakan.

Para pengunjung akan disuguhi konser spesial dari beberapa artis ibukota yang diundang khusus untuk meramaikan penutupan pasar malam ini. Di antaranya, Imel, Mira, Ica, Mutia, dan DJ Rahmat Tahalu. DJ Rahmat Tahalu, dengan reputasi energi panggungnya yang memukau dan campuran musik yang beragam, diharapkan dapat memberikan penampilan yang mengguncang panggung utama pasar malam Marisa.

Acara konser spesial ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, (13/04/2024), di panggung utama pasar malam Marisa. Pengunjung yang hadir sangat bersemangat dan menantikan penampilan para artis serta DJ yang akan menghibur mereka hingga larut malam.

Salah satu pengunjung, Iswan, menyatakan kegembiraannya atas keberadaan pasar malam tersebut. “Saya cukup senang dengan pasar malam ini. Dengan adanya wahana-wahana dan beragam kegiatan, kami bisa melepas penat dengan santai di tempat ini. Semoga ini bukanlah penutupan terakhirnya, dan kita semua berharap ada lagi pasar malam yang gemilang dan meriah seperti ini di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Continue Reading

Gorontalo

Kecaman Terhadap Tragedi Longsor PETI: LSM Desak Tindakan Hukum Terhadap Pelaku Usaha

Published

on

GORONTALO – Tragedi longsor yang terjadi di lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) yang dimiliki oleh salah satu pelaku usaha dengan inisial M, atau lebih dikenal sebagai Midun, menimbulkan kecaman keras dari LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI).

Aktivis LSM Pohuwato Watch, Ruslan Pakaya, SH, menegaskan perlunya Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan dengan memanggil pemilik lokasi untuk diproses hukum atas perusakan lingkungan yang berakibat fatal terhadap nyawa manusia serta menghilangkan habitat hewan dan tumbuhan di sekitar lokasi tersebut.

“Kita tidak perlu menjelaskan lebih lanjut, namun APH tentunya lebih memahami proses hukum dan sanksi yang berlaku bagi pelaku perusakan lingkungan tanpa izin,” tegas Ruslan dengan nada datar.

Ruslan juga menyoroti sikap para pelaku usaha yang tampak mengabaikan betapa mahalnya proses restorasi lingkungan yang telah dirusak dalam waktu singkat.

“Dana besar telah dialokasikan oleh negara untuk mengembalikan hutan yang telah gundul, namun segelintir orang dengan mudah merusaknya tanpa rasa takut akan konsekuensi hukum,” ungkapnya dengan kesal.

Ruslan berharap agar APH memberikan perhatian yang serius terhadap insiden yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia tersebut.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh aktivis LAI, Harson Ali, yang menekankan perlunya APH untuk mengambil langkah tegas dengan memanggil pemilik lokasi dan memproses hukum kegiatan ilegal tersebut.

“Agar ada efek jera, APH harus bertindak dan memproses hukum kegiatan ilegal yang dilakukan oleh pemilik lokasi,” tegas Harson.

Continue Reading

Gorontalo

Korban Longsor PETI Di Desa Popaya Dimakamkan, LSM dan LAI Desak Tindakan Hukum

Published

on

GORONTALO – Keluarga korban longsoran material PETI di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato akhirnya mengantarkan jenazah korban ke peristirahatan terakhir di Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Korban yang telah diidentifikasi bernama Suprianto Mohamad, berusia 22 tahun, warga Desa Bendungan, Kecamatan Mananggu.

Pada Jumat (12/04/24), proses pemakaman sementara dilaksanakan di rumah duka. Dijadwalkan pukul 10.30, proses pemakaman almarhum akan dilaksanakan dengan khidmat.

Meskipun dalam suasana yang sedih, keluarga korban melepas dengan tenang saudara mereka yang telah berjuang keras untuk mencari nafkah bagi keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada informasi yang diperoleh dari pihak keluarga mengenai langkah-langkah yang akan diambil selanjutnya. Namun, sebelumnya LSM Pohuwato Watch dan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) telah menekankan pentingnya agar pihak yang bertanggung jawab, termasuk pemilik lokasi dan pelaku usaha, dipanggil untuk mempertanggungjawabkan aktivitas ilegalnya di hadapan APH.

Continue Reading

Facebook

Terpopuler